Sport

Partai Final Sudah Berlalu, Aksi Bela Mohamed Salah di Jakarta Tetap Berseru

Real Madrid telah sukses mengunci gelar ke-13nya saat mengandaskan Liverpool 3-1. Mohamed Salah, harus menyingkir terlebih dahulu karena cedera bahu yang diterima selepas berjibaku dengan Sergio Ramos. Merasa insiden tersebut disengaja oleh kapten Madrid itu, seseorang bernama Mohammad Dendi Budiman menginisiasi menggelar ‘Aksi Bela Salah’.

“Sebab kan ini bicara soal sepak bola dan ada saudara kami sesama muslim yang sedang teraniaya ya. Sebenarnya kami ingin menggelar aksi damai. Jadi nanti rangkaiannya akan ada doa bersama. Insya Allah (Aksi bela Salah) akan diakhiri buka bersama. Target massa itu baru sekitar 500-an yang komunikasi sampai saat ini,” ungkap Dendi seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Demo ini bakal digelar di Jakarta dan menyasar gedung kedutaan besar Spanyol sebagai bentuk protes pelanggaran yang dilakukan Ramos terhadap Salah. Mohammad Dendi Budiman yang mengaku sebagai anggota BIGREDS menyatakan aksi ini bakal digelar pada tanggal 31 Mei 2018 tepat di hari Kamis.

Namun, setelah dikonfirmasi kepada BIGREDS yang diwakili VP Commercial & Communication BIGREDS, Aditya Mahendra  menyatakan tidak terlibat dengan aksi tersebut. Bahkan ia menyatakan tidak ada nama Dendi di dalam database keanggotaan BIGREDS.

“Di database anggota kami tidak ada yang namanya Mohamad Dendi Budiman. Kami tidak ada urusan dengan seruan aksi Indonesia bela Salah,” pungkas Adit.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Tak Cuma Banjir Hujatan, Sebuah Petisi Juga Dihadirkan Untuk Sergio Ramos

Geram melihat aksi Sergio Ramos yang ditengarai sengaja menjatuhkan Mohamed Salah, tak cuma membuat pendukung Liverpool dan Mesir saja yang marah. Tetapi netizen pun banyak yang mengecam akan aksinya tersebut.

Dalam laga final yang dilakukan akhir pekan lalu Mohamed Salah. Bola memang berhasil dihadang, dan kedua pemain terjatuh. Dalam tayangan lambat tangan Salah seperti dijepit dengan lengan Ramos, hingga membuat Salah mengalami dislokasi bahu.

Karena banyak yang mengira itu sengaja, alhasil lahirnya sebuah petisi di situs Change.org yang menuntut UEFA berserta FIFA untuk menghukum Ramos yang dinilai dengan sengaja mencederai Salah.

Isi dari petisi tersebut pun tidak hanya membahas soal berjibakunya Ramos dengan Salah. Aksi pura-pura cidera yang membuat mendapat kartu kuning juga disinggung. Ramos pun dituding sebagai pemain yang tak memberikan esensi semangat permainan fair play.

“Sergio Ramos memberikan contoh yang sangat buruk kepada para pemain sepak bola generasi masa depan. Bukannya memenangkan pertandingan dengan adil, dia menggunakan trik yang mencederai semangat sepak bola dan fair play,” demikian isi dari konten petisi.

Petisi ini sudah ditandatangani lebih dari 100 ribu orang dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Liverpool Terkapar, Sementara Real Madrid Membuktikan Diri Sebagai Singa yang Lapar Gelar

Liga Champions seolah-olah sudah menjadi liga domestik bagi Real Madrid. Setelah pada akhir pekan lalu tim ini kembali menang di partai final ketiga berturut-turut selama tiga tahun belakangan. Jalan terjal memang dialami oleh tim ibu kota Spanyol ini, deretan juara dan klub top di kelasnya menjadi lawan berat yang harus dijalani mulai dari Paris Saint Germain, Juventus, sampai Bayern Munchen. Ketiga klub tersebut merupakan jagoan di liganya masing-masing.

Madrid sendiri dibilang tampil buruk di liganya sendiri. Dominasi Barcelona semakin kuat, bahkan tim asuhan Zidane harus berada di posisi ketiga di bawah rival sekota Atletico Madrid. Sedangkan dari Liverpool, tim ini menjadi buah bibir berkat penampilan Mohamed Salah yang apik hingga membawa Liverpool ke partai final. Namun sayang ketidakberuntungan dalam laga tersebut membuat klub yang sangat bernafsu memiliki gelar ke-6 Liga Champions ini harus tersungkur dengan skor 3-1.

Dibalik pertandingan yang penuh dengan perjuangan tiap pemain. Ada pula cerita, mulai dari yang sedih sampai yang menorehkan prestasi. Bung mau tahu apa saja? Simak saja di bawah ini!

Salah Keluar Lapangan, Menjadi Petaka Pertama Bagi Liverpool

Petaka adalah ketika pemain bintang lebih dulu keluar lapangan karena cidera. Di menit ke-30, Sergio Ramos coba menghadang Mohamed Salah yang sedang asyik menggiring bola. Bola memang berhasil terhalau, namun Salah harus tersungkur hingga membuatnya mendapatkan cidera dislokasi bahu. Ramos, dianggap aktor oleh jutaan pasang mata maupun netizen karena lewat tayangan lambat terlihat lengannya menjepit tangan Salah dan menjatuhkannya. Namun bek solid sekaligus kapten Madrid memberikan statement kalau ia tak merasa bersalah karena itu semua tidak sengaja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Partai Final Digelar di Bulan Puasa, Tak Membuat Para Pemain Kelar Ibadahnya

Laga final yang mempertemukan sang jawara Eropa, Real Madrid dan Liverpool, akan digelar pada tanggal 27 Mei 2018. Pertandingan yang direncanakan dihelat di Kiev, Ukraina ini, sudah pasti bakal dilaksanakan pada saat bulan puasa. Namun, laga final dan puasa nampaknya jadi dua hal yang sama-sama penting bagi kedua belah pihak pemain terutama yang beragama Islam. Taktik dan strategi bakal menjadi modal utama di laga hidup dan mati ini, tetapi apakah puasa bakal menghalangi pemain untuk berlaga? Atau mereka bakal tidak berpuasa?

Ternyata laga akbar yang sangat penting bagi kedua tim, Liverpool ataupun Real Madrid, tak bakal menghalangi pemain yang notabene muslim untuk tetap berpuasa. Mereka bakal menjalankan kedua hal ini sama baiknya dan sama seriusnya. Kira-kira siapa saja pemain yang bakal tetap berpuasa di laga pamungkas ini?

Sang Mesin Gol Bangau Merah Tetap Menahan Lapar dan Hausnya

Siapa lagi mesin gol tersebut kalau bukan Mohamed Salah, yang telah mencetak 44 gol di musim ini. Banyak ekspetasi besar, terutama dari fans Liverpol kepadanya di laga final kali ini. Kematangan dan keganasan di lini depan menjadi jawaban baginya untuk menghadirkan gelar ke-6. Sebagai pesepakbola, ia terkenal religius akan keimanannya sebagai seorang muslim. Selebrasi bersujud acap kali dilakukannya, dan waktu luangnya kerap digunakan untuk melantunkan ayat suci Al Quran.

Partner di Lini Depan Liverpool Asal Senegal

Sadio Mane, menjadi teman Salah dalam berjibaku menyerang pertahanan lawan selain Firminho. Tampil ciamik di musim ini, Mane pun kerap dipuji meskipun spotlight selalu berada pada Salah. Menjadi salah satu pemain muslim lainnya di Liverpool, Mane merupakan pemain yang taat menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Pemain yang tak pernah menyentuh alkohol ini dikabarkan bakal tetap berpuasa.

Punggawa Asal Jerman Menjadi Pemain Muslim Ketiga di Liverpool

Secara kewarganegaraan punggawa yang satu ini adalah orang Jerman, tetapi secara nadi ia memiliki keturunan kental dari Turki. Emre Can, merupakan salah satu pemain yang taat dalam menjalankan perintah agamanya. Rasanya pemain ini bakal tetap berpuasa meskipun laga genting berada di depan mata.

Karim Benzema yang Tak Luput Perhatian Kala Berdoa

Sedangkan di kubu Real Madrid, Karim Benzema merupakan salah satu pemain yang yang taat dalam menjalankan agama. Pada tahun 2009 bersama dengan Lassana Diarra dan Mahamadou Diarra, dirinya menjalankan puasa satu bulan penuh, bahkan saat bertanding sekalipun loh, Bung! Sebelum pertandingan pun, pemain ini juga turut berdoa.

Punggawa Muda yang Diorbitkan Zinedine Zidane

Achraf Hakimi adalah pemain kelahiran Spanyol yang memiliki darah Maroko. Sudah sejak kecil Hakimi akrab dengan yang namanya ibadah puasa. Bergabung dengan Real Madrid di tahun 2015, ia dipromosikan Zidane di musim ini untuk menembus skuad utama. Apabila ia termasuk pemain yang dibawa ke Kiev nanti, ia akan menjadi salah satu pemain yang berkemungkinan bakal tetap berpuasa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top