Featured

Ini 5 Penyesalan Hidup Yang Kerap Disembunyikan Oleh Laki-laki

Penyesalan selalu datang teralambat. Pepatah yang telah sangat akrab di telinga itu memang benar adanya. Meski  telah sering diperingatkan, nyatanya semua orang pasti pernah menyesali hal yang telah terjadi.  Entah itu untuk perkara kecil atau besar. Hidup yang dijalani memang akan selalu menghadirkan hal-hal baru yang kadang tidak sesuai rencana.

Banyak hal yang sebelumnya tidak pernah dibayangkan tapi tiba-tiba hadir untuk mengisi hari hingga kepada hal-hal yang diinginkan malah berjalan tidak sesuai keinginan. Kecewa lalu menyesal untuk kemudian belajar melupakan, mungkin semuanya memang terlihat baik-baik namun dibalik semua itu sebenarnya ada banyak hal yang berhasil membuat laki-laki menyesal. Berbalik untuk menghitung kembali apa saja kejadian yang menjadi penyesalan dalam hidup mungkin tidak akan merubah apapun, akan tetapi setidaknya melakukan hal itu bisa membuat manusia belajar dari pengalaman. Begitu pun yang terjadi pada laki-laki.

Tidak Bisa Menunjukkan Jati Diri Yang Sebenarnya  Menjadi Hal Pertama Yang Kami Sesali

Untuk hal yang satu ini tentu pernah terjadi pada beberapa aspek kehidupan yang kami jalani. Ada beberapa hal yang mungkin kami lakukan dengan berperan sebagai orang lain. Meski hasil yang kami dapatkan menjadi sesuatu pencapaian besar dimata orang lain dan patut dibanggakan, toh kami tetap tak merasa senang. Hal tersebut bukanlah sesuatu yang kami inginkan, bukan pula pencapaian yang harus diagungkan.

Sebab kami sadar bahwa kami melakukannya bukan untuk diri sendiri. Bukan karena memang suka dan ingin melakukannya tapi karena ada beberapa faktor yang memaksa kami untuk melakukannya. Seberapa baik hasil yang kami terima akan tetap terasa tidak berarti karena hal itu bukanlah diri sendiri yang sebenarnya. Bukankan memang tak ada satu pun yang layak dibanggakan saat kita hanya bisa berpura-pura menjadi orang lain?

Ada Beberapa Mimpi Dan Cita-Cita Yang Belum Berhasil Dicapai, Sementara Kesempatan Tak Lagi Seluas Dulu

Siapa pun tentu memiliki daftar hal-hal yang menjadi mimpi dan cita-cita dalam hidup, demikian pula dengan laki-laki. Diberi kesempatan untuk bisa merasakan semua hal yang ada di dunia ini membuat kami berusaha keras untuk memanfatkan  waktu dengan sebaik-baiknya. Mulai merencanakan banyak mimpi dan cita-cita apa saja yang akan dilakukan dalam hidup. Betul bahwa ungkapan “Kita hanya berencana, selebihnya Tuhan yang menentukan” akan sangat membantu untuk mengurangi sedikit rasa sesal tiap kali ada sesuatu yang tidak bisa tergenapi. Meski demikian semua rasa kecewa yang datang tidak akan langsung hilang dengan begitu saja. Hal ini akan menjadi sesuatu yang akan terkenang sepanjang masa, mencari-cari kesalahan diri untuk suatu kemungkinan yang bisa jadi akan menjadi alasan untuk penyesalan seumur hidp.

Menghabiskan Separuh Waktu Yang Di Miliki Untuk Bekerja Telah Membuat Kami Kehilangan Banyak Waktu Bersama Keluarga

Tercipta sebagai sosok yang berperan menjadi tulang punggung keluarga kadang membuat kami harus belajar mengabaikan banyak hal. Kesibukan bekerja yang terfokus untuk mendapat sesuatu yang akan bisa membahagiakan keluarga justru kadang mendapat hasil yang tidak sebanding. Mungkin kami memang akan disebut “hebat” karena mampu menghidupi keluarga dengan segala sesuatu tanpa merasa kekurangan. Namun disisi lain ada sesuatu yang tidak mampu kamu berikan kepada keluarga di rumah. Hal berharga itu disebut “waktu”.

Mencurahkan sebagian besar waktu kami untuk bekerja adalah salah satu hal yang membuat kami menyesal. Coba bayangkan sudah berapa banyak waktu yang kami habiskan untuk bekerja dan terlewati begitu saja tanpa merasakan kehangatan di tengah-tengah keluarga.Hingga waktu telah berlalu begitu cepat. Ketika satu persatu orang yang pernah berjasa membasarkan kamu telah pergi atau anak-anak kami telah tumbuh dengan begitu cepat kami hanya bisa menyesali hal itu.

Pun Merasa Belum Jadi Anak Yang Berbakti Pada Orangtua Menjadi Salah Satu Penyesalan Kami

Mendapati kenyataan bahwa ternyata kami belum bisa dikatakan sebagai anak yang berbakti kepada orangtua terlebih kepada sosok ibu menjadi salah satu penyesalan berat dalam hidup. Biar bagaimanapun mereka tidak akan pernah berkata demikian, justru rasa ini sering timbul saat kami mulai merenungi segala sesuatu yang telah diperbuat dalam hidup. Kesadaran itu kadang membuat kami berpikir bahwa apa yang telah kita lakukan pada orang tua masih belum seberapa bila dibandingkan dengan curahan kasih sayangnya dari dulu hingga sekarang.

Mungkin mereka akan selalu merasa bahwa sesuatu yang diberikan anaknya telah lebih dari cukup. Kasih sayang orang tua yang tak terbatas membuat mereka hanya ingin memberi  kebahagiaan pada anaknya. Tak heran bila mereka tak menuntut apapun dari  anak nya. Oleh karena itu, selagi orang tua masih ada, kami berusaha sebaik mungkin untuk memperjuangkan kebahagiaanya . Sebab orang tua tak akan hidup selamanya bukan?

Belum Sempat Mengungkapkan Perasaan Dan Isi Hati Kepada Seorang Wanita Bisa Membuat Kami Menyesal Seumur Hidup

Terlihat sepele karena mungkin hanya masalah hati tapi nyatanya hal ini bisa jadi penyesalan yang akan terkenang sepanjang hayat. Kami bisa saja memantapkan hati dengan seseorang yang juga memiliki perasaan yang sama, tapi bayang-bayang akan seseorang yang pernah kami cintai namun belum pernah tersampaikan akan selalu jadi hal yang membuat diri menyesal. Hingga kepada banyak kemungkinan yang harusnya bisa terjadi jika kami lebih sedikit berani untuk mengungkapkan perasaan menjadi bayang-bayang yang akan semakin membuat hati menyesal. Sementara itu dilain sisi kami juga pasti pernah menyesal akan sesuatu yang seharusnya kami sampaikan kepada orang lain demi tujuan menghindar dari perselisihan. Lalu kami pun jadi lebih sering berbohong hanya untuk menyenangkan orang lain yang justru akan menjadi penyesalan berat bagi diri sendiri.

Bersikap kuat untuk terlihat baik-baik saja dihadapan orang lain bisa saja kami lakukan termaksud untuk membohongi diri sendiri, namun untuk menutupi semua penyesalan tersebut pada diri sendiri adalah sesuatu yang tidak mungkin kami lakukan.

2 Comments

2 Comments

  1. abid abdullah

    July 15, 2017 at 4:25 pm

    Yang jelas isi hati pria lebih mudah dipahami daripada wanita, mungkin kalau ini artikel bahas penyesalan wanita bakal nggak kelar-kelar nih tulisan, hehehe, just kidding

  2. syuhada

    July 16, 2017 at 4:35 pm

    Bisa jadi pembelajaran buat lelaki yang belum ngalamin penyesalan ini.Jangan sampai gue juga ngalamin yang terakhir deh, hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Buat Yang Doyan Touring Motor, Nih Ada Motor Edisi Spesial Yang Layak Dilirik

Setelah menuai respon positif dari para pecinta roda dua pada GSX seri miliknya, Suzuki Indomobil Sales sepertinya tidak mau ketinggalan mementum. Banyaknya bukti perjalanan jarak jauh yang telah berhasil ditempuh Suzuki GSX-S150 di beberapa penjuru tanah air. Mengundang minat serta rasa penasaran dari para pecinta roda dua yang ingin menjelajah lebih jauh lagi.

Dan bak gayung bersambut sepertinya Suzuki sangat mengerti apa yang menjadi kebutuhan para bikers akan motor touring. Mereka kembali melahirkan satu gebrakan baru untuk menambah seri motor jelajah miliknya, yaitu Suzuki GSX-S150 Touring Edition. Hadir dengan masih mengusung basis seri sebelumnya yaitu Suzuki GSX-S150, namun telah dilengkapi dengan beragam aksesoris yang sudah termaksud dalam komponen penjualannya.

Bagi sobat Yomamen yang memang mencintai dunia motor dan touring, Seri ini akan menjadi teman yang melengkapi kecintaan kalian. Penambahan tiga komponen aksesoris berupa Windshield smoke + bracket black, Hand guard color dan Bracket & Side bag soft yang siap memacu perjalanan untuk menyusuri beberapa tempat indah di Indonesia. Tampilan desain dan performa yang mengangumkan membuat Suzuki GSX-S150 Touring Edition, Menjadi motor yang semakin terlihat gagah dengan tetap mengutamakan fungsionalitas.

Dan hal yang mungkin akan membuat para pecinta touring semakin gregetan adalah seri ini hanya akan dilepas sebanyak 150 unit/ bulan. Tergolong sebagai produk yang eksklusif dari perusahaan berlogo S ini, Suzuki GSX-S150 Touring Edition hanya akan tersedia dengan dua pilihan warna saja, yaitu Stronger Red/Titan Black dan Matt Black.

Dengan tebusan harga hanya 25 juta rupiah on the road DKI Jakarta hingga akhir bulan ini. Ini jadi harga yang sangat terjangkau untuk ukuran sebuah motor touring teman perjalanan para bikers.

Untuk sobat Yomamen yang mungkin sudah memiliki Suzuki GSX-S150 dan pecinta modifikasi, Jangan khawatir dulu, karena tak cuma meluncurkan seri terbarunya SIS juga memikirkan keinginan para konsumen terdahulunya. Untuk itu pihak SIS juga menjual beberapa aksesoris yang akan memberikan tampilan lebih macho pada GSX-S150 kalian. Dijual terpisah pastikan bahwa sobat yomamen membelinya di dealer-dealer resmi Suzuki. Untuk tampilan dan kualitas yang tentunya sudah terjamin.

Buat para pecinta touring dan modifikasi, terobosan terbaru dari Suzuki ini tentu jadi jawaban yang akan mendukung perjalanan tangguh selanjutnya. Berita baik berikutnya, melihat besarnya antusias calon pemilik yang sudah menantikan kehadiran Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 ini. Pihak SIS akan memperpanjang promosi hingga akhir bulan ini dengan harga perkenalan Suzuki GSX-R150 (Rp 27.900.000,- OTR DKI Jakarta) dan GSX-S150 (Rp 23.900.000,- OTR DKI Jakarta). Impian untuk bisa memiliki motor touring tangguh dengan harga terjangkau, tak lagi hanya mimpi dengan Suzuki GSX-S150 Touring Edition.

2 Comments

2 Comments

  1. abid abdullah

    July 15, 2017 at 4:25 pm

    Yang jelas isi hati pria lebih mudah dipahami daripada wanita, mungkin kalau ini artikel bahas penyesalan wanita bakal nggak kelar-kelar nih tulisan, hehehe, just kidding

  2. syuhada

    July 16, 2017 at 4:35 pm

    Bisa jadi pembelajaran buat lelaki yang belum ngalamin penyesalan ini.Jangan sampai gue juga ngalamin yang terakhir deh, hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Serunya Meihat Motor Sport Terbaru Suzuki Ini Dipelonco 5 Hari Sejauh 1.500 Km

Meluncurkan sebuah produk baru ke pasaran adalah sebuah perkara mudah bagi brand terkemuka. Namun sejauh mana produk baru tersebut memang berkualitas dan andal? Ini yang perlu pembuktian.

Nah, untuk menjawab keraguan terhadap sebuah produk baru tersebut, brand otomotif roda dua Suzuki yang sebelumnya melegenda dengan motor Satria FU, kali ini menguji keandalan produk motor sport terbarunya, Suzuki GSX S 150.

Bagaimana caranya? Yaitu dengan menggelar event “Touring Suzuki GSX S 150 Taklukan Batas Jelajah Jawa”.

Dan ini bukan event basa-basi, sekedar perkenalan motor semata. Karena tak tanggung-tanggung berawal di Jakarta dan berakhir di Surabaya, motor ini “dipelonco” selama 5 hari dengan jarak 1.500 kilometer.

Sebanyak 25 Motor Suzuki GSX S 150 ditunggangi secara bergantian oleh 75 test riders yang berprofesi wartawan dan blogger ternama. Motor digeber dalam perjalanan melintasi 7 kota utama dalam event yang berlangsung di 17 hingga 21 April 2017 lalu.

Rute yang ditempuh setelah melakukan start dari Dealer Suzuki SMG Sunter, Jakarta Utara, rombongan peserta touring singgah di Garut, Baturaden, Jogjakarta, Madiun, Bromo dan berakhir di Surabaya. Perjalanan 7 kota tersebut dibagi dalam tiga etape berbeda.

Etape 1, dimulai di Jakarta dan berakhir di Batu Raden Purwokerto, Jawa Tengah. Para test rider diberikan fasilitas istirahat sejenak di Purwokerto. Dalam kegiatan ini, selain melakukan pembuktian ketangguhan Suzuki GSX-S150, para peserta juga diajak melakukan aksi sosial. Yakni, kegiatan berbagi kepada calon penerus bangsa dikemas dalam Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan di tiga tempat yaitu Ciamis, Yogyakarta dan Malang. Perjalanan antar kota yang tak main-main bukan?

Suzuki mendonasikan unit sepeda motor dan mesin untuk 4 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Motor pemberian Suzuki ini akan dimanfaatkan untuk keperluan belajar mengajar yang lebih komprehensif di masing-masing sekolah. Sehingga bisa memperkaya pengetahuan para murid SMK yang kelak akan menjadi profesional di bidang otomotif.

Sementara Etape 2, dimulai dari Java Heritage Hotel Purwokerto. Rombongan dikawal Denwal Korlantas Polri melakukan City Riding alias keliling kota, lalu dilanjutkan menuju Kota Purbalingga. Hari pertama etape 2 menyelesaikan perjalanan dari Purwokerto menuju Solo.

Secara umum, Suzuki GSX S 150 ini masih terasa aura sport meski bergenre naked. Melibas jalan rusak, handling motor ini cukup terkendali dan mampu melewati hambatan jalanan licin dan berbatu dengan mudah.

Hal yang mencengangkan adalah ketika seorang test rider mengaku kaget dan terkagum-kagum dengan keiritan motor yang ditungganginya itu. Bayangkan motor sport ini ada yang bisa mencapai keiritan 50 km per 1 liter BBM.

Memang keiritan BBM juga bergantung dengan berat badan rider, dan style rider mengendarai motornya. Namun secara umum bila dilihat saat berangkat dari Purwokerto hingga Yogyakarta dan mengisi BBM di SPBU Giwangan Ringroad Selatan, Yogyakarta, tingkat konsumsi BBM motor yang ditunggangi test riders bervariasi antara 41, 45, 47, hingga 50,8 Km per liter.

Hal ini dimungkinkan karena manajemen mesin GSX-S 150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Lanjut ke Etape 3, atau etape terakhir berangkat dari Kota Madiun pada 20 April 2017 menuju Surabaya via Gunung Bromo. Rute yang dilalui mulai dari Madiun – Mojokerto – Pasuruan – Probolinggo – Gunung Bromo. Touring berlangsung sukses dengan finish di Surabaya, 21 April 2017.
Jika dilihat dari jalur yang dilalui, jelas ini adalah paket touring yang komplit. Variasi perjalanan yang dilalui jelas penuh dengan tantangan. Mulai dari trek lurus, tikungan tajam di kawasan Gunung Bromo hingga macetnya di Kota Surabaya.

Ketika melahap jalanan mendaki saat menuju Bromo, motor ini memiliki kestabilan yang baik karena sudah menggunakan ban tubeless dengan lebar depan 90/80-17 dan belakang 130/70-17.

Belum lagi bagian suspensi yang dirasa empuk. Hal tersebut karena penggunaan suspensi telescopic fork di bagian depan dan monoshock bagian belakang. Sementara performa remnya sudah menggunakan cakram depan maupun belakang. Pastinya akan membuat pengendara lebih percaya diri saat menghadapi jalanan menurun seperti trek di Bromo.

Saat dihadapkan pada kemacetan Kota Surabaya, GSX-S150 ini memiliki posisi riding yang nyaman. Hal itu karena bagian kemudi ini dibuat lebih tinggi dari tangki dan tempat duduk, sehingga tidak perlu terlalu menunduk. Untuk dimensi,garapan Suzuki ini ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup bongsor untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Sementara sebagai motor sport, mesin Suzuki GSX-S150 DOHC ini memiliki tenaga yang tak pernah habis. Dan Jelas ini sangat membantu si rider dalam melibas berbagai rintangan dalam perjalanan baik tanjakan, tanjakan berkelok dan lainnya. Apalagi dari segi bobot, motor ini juga paling ringan di kelasnya, yakni hanya 130 kg.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

2 Comments

2 Comments

  1. abid abdullah

    July 15, 2017 at 4:25 pm

    Yang jelas isi hati pria lebih mudah dipahami daripada wanita, mungkin kalau ini artikel bahas penyesalan wanita bakal nggak kelar-kelar nih tulisan, hehehe, just kidding

  2. syuhada

    July 16, 2017 at 4:35 pm

    Bisa jadi pembelajaran buat lelaki yang belum ngalamin penyesalan ini.Jangan sampai gue juga ngalamin yang terakhir deh, hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Situasi Kian Rawan, Amankan Motormu dari Pencurian dengan Cara Ini

Nah, belakangan ini aksi pencurian kendaraan motor (curanmor) memang semakin marak. Tak hanya rawan di jalan raya kena begal tapi motor yang lagi diparkir di dalam rumah pun bisa raib digondol pencuri. Bermacam modus dipakai para pelaku curanmor, mulai dari menggunakan kunci T, menggunakan cairan kimia untuk merusak kunci, hingga memepet kendaraan korban dan meminta paksa.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang tahun 2015 lalu, telah terjadilebih dari 38.000 kali aksi curanmor di seluruh wilayah Indonesia. Angka ini cenderung menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2014, yang bisa mencapai lebih dari 40.000 kasus.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kejadian curanmor terbanyak di Indonesia, yaitu 5.000 kasus pencurian, lalu di urutan kedua, Sumatera Utara dengan 4.900 kasus, dan urutan ketiga DKI Jakarta dengan 3.200 kasus.

Selanjutnya, Sumatera Barat berada di urutan keempat dengan 3.000 kasus pencurian motor, Sulawesi Selatan di urutan kelima dengan 2.500 kasus, Jawa Tengah di urutan keenam dengan 2.500 kasus, Sumatera Selatan di urutan ketujuh dengan 1.700 kasus, Aceh di urutan kedelapan dengan 1.600 kasus, Papua di urutan kesembilan dengan 1.500 kasus, dan urutan kesepuluh adalah Kalimantan Timur dengan 1.400 kasus pencurian motor.

Aih, ngeri ya kalau lihat deretan angka tersebut. Tapi kita tak bisa terus larut dalam ketakutan bukan? Coba kita lihat bagaimana cara mengamankan tunggangan kesayangan kita.

Gunakan Kunci Pengaman Tambahan

Ada baiknya, sobat Yomamen menggunakan pengaman tambahan untuk mengamankan sepeda motor kesayangan. Bentuknya bisa macam-macam. Inovasi baru juga bermunculan soal kunci tambahan ini. Misalnya kunci tambahan yang disematkan pada tuas rem. Ada juga berupa kunci yang dikaitkan ke velg motor.

Paling sederhana adalah menggunakan gembok biasa alias gembok pagar rumah yang cara penggunaannya bisa diselipkan ke lubang cakram sepeda motor. Tentunya pilihlah kunci gembok yang bagus, kokoh dan berkualitas. Jangan pelit membelanjakan uang untuk pengaman tambahan satu ini.

Masukan Motor ke Dalam Rumah

Seringkali kita memarkirkan motor secara sembarangan. Bahkan bila berada di rumah, motor hanya diparkirkan di pinggir jalan depan rumah dengan alasan kepraktisan agar mudah dan tidak ribet saat akan digunakan.
Padahal kebiasaan semacam ini justru dapat memancing pencuri motor untuk beraksi. Inget pepatah, “kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku tapi juga karena ada kesempatan”.

Nah untuk itulah sebaiknya kiya selalu memasukkan motor ke dalam rumah apabila selesai digunakan. Mencegah lebih baik dari pada kehilangan motor kesayangan. Bisa dipastikan, pencoleng akan berpikir dua tiga kali untuk mengambil motor yang tersimpan rapi di dalam rumah.

Parkirkan Motor di Tempat Parkir Resmi

Saat berkunjung ke satu tempat, apakah pusat perbelanjaan, pasar, atau perkantoran, sebaiknya memarkirkan sepeda motor di tempat parkir resmi dibandingkan parkir di tempat parkir liar. Sebab bila parkir di tempat parkir resmi yang saat akan masuk kita harus mengambil struk parkir dan harus memperlihatkan STNK saat akan keluar area parkir. Setidaknya hal ini membuat motor lebih aman.

Memang sih agak sedikit ribet dan bayar parkirnya progresif sesuai lamanya waktu parkir, namun ini lebih baik dari pada kita berisiko kehilangan sepeda motor. Apalagi sebagian parkiran resmi ini sudah menyertakan biaya asuransi kehilangan untuk setiap harga tiket yang kita bayarkan. Jadi kita bisa lebih aman meninggalkannya bukan?

Gunakan Motor dengan Magnetic Key Shutter

Pilihlah sepeda motor yang dilengkapi magnetic key shutter. Yakni, pengaman tambahan berupa cover atau penutup rumah kunci kontak. Cover ini hanya bisa dibuka oleh bagian kepala anak kunci yang berbentuk lingkaran dan terbuat dari plastik. Jadi bagian lingkaran anak kunci ini harus dimasukan ke cylinder shutter untuk membuka cover kunci kontak.

Saat ini sudah banyak beredar sepeda motor yang dilengkapi kunci pengaman semacam ini. Teranyar adalah sepeda motor Suzuki yakni, GSX S 150 yang sudah menggunakan kunci tipe ini. Pasalnya beberapa maling sepeda motor sering menggunakan kunci T untuk memaksa membuka kunci.

Dengan model magnetic ini cara tersebut akan terhambat. Apalagi kunci magnetic key shutter milik GSX S 150 ini misalnya sudah menggunakan bahan yaang kuat. Dan otomatis menutup jika kamu mengangkat anak kunci. Jadi tak perlu khawatir kelupaan menutupnya ketika terburu-buru meninggalkan motor.

Gunakan Motor Dengan Keyless Ignition System

Suzuki GSX R 150 malah sudah menerapkan teknologi yang lebih canggih yang diberi nama Keyless Ignition System. Alias tidak lagi menggunakan anak kunci konvensional. Layaknya seperti mengoperasikan sebuah mobil mewah Jadi untuk mengoperasikan motor Suzuki GSX hanya bisa dilakukan dengan menggunakan remote yang sudah disetting ID numbernya. Disarankan nomor identitas itu lebih baik dicatat dan rahasiakan lalu disimpan di tempat aman.

Fitur ini diklaim Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai yang pertama di kelas sepeda motor sport 150 cc. Sistem keyless membantu pengoperasian motor menjadi lebih mudah. Sistem keyless terdiri dari dua komponen utama, yaitu kunci remote dan anak kunci.

Biasanya pada mobil dengan sistem keyless, anak kunci kontak tersimpan menyatu dengan kunci remote. Namun GSX R 150, anak kunci terpasang pada rumah kunci (main switch) yang letaknya di dekat tangki bahan bakar.

Bentuk anak kunci itu seperti knob, jadi pengoperasian ke posisi on, off, atau mengunci setang tinggal diputar. Anak kunci itu juga bisa dicopot jika biker ingin membuka penutup tangki bahan bakar dan jok boncenger.

Cara menggunakan sistem keyless mendeteksi kunci remote dalam radius 1 meter. Jika terdeteksi maka biker bisa menyalakan mesin. Bila kunci remote berada di luar radius, maka secara otomatis mesin motor akan langsung mengunci.

Ketika anak kunci diputar ke posisi off dan sistem gagal melakukan identifikasi karena remote rusak atau hilang maka lampu indikator LED berwarna biru akan mulai berkedip maksimum 30 detik. Selama itu anak kunci masih bisa diputar ke posisi on.

Bukankah buat maling mudah saja, tinggal potong kabel dari rumah kunci, sambungkan langsung dan menyalakan motor? Nah, Suzuki juga mengklaim sistemnya ini tak bisa di potong dengan menggunakan teknik jumper seperti yang lazim dilakukan para pencuri mobil di film. Mereka telah melakukan uji coba dengan teknik itu dan hasilnya nihil. Semua klistrikan memang terlihat menyala jika jalurnya dipotong, tapi niscaya motor tetap tidak akan mau hidup.

GSX R 150 juga memiliki fitur tambahan keamanan yaitu Answer Back. Fitur yang dioperasikan dari kunci remote ini bisa membuat motor mengeluarkan sinyal lampu dan suara jadi memudahkan pencarian di parkiran. Canggih kan?

2 Comments

2 Comments

  1. abid abdullah

    July 15, 2017 at 4:25 pm

    Yang jelas isi hati pria lebih mudah dipahami daripada wanita, mungkin kalau ini artikel bahas penyesalan wanita bakal nggak kelar-kelar nih tulisan, hehehe, just kidding

  2. syuhada

    July 16, 2017 at 4:35 pm

    Bisa jadi pembelajaran buat lelaki yang belum ngalamin penyesalan ini.Jangan sampai gue juga ngalamin yang terakhir deh, hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating

Bro, Meski Katamu Ini Bentuk Kepedulian, Justru Bagi Perempuan Itu Menyakitkan

Menempatkan perempuan sebagai makhluk yang haus akan pujian, kadang jadi kesalahan yang kerap dilakukan laki-laki. Meski terkadang tindakan yang kita lakukan itu tak salah, pada kenyataannya perempuan pun tak selalu menerimanya dengan baik. Hal yang kita lakukan dengan tujuan untuk menyenangkan hatinya, malah berujung sebaliknya.

Masalahnya tak semua laki-laki paham bahwa tindakan yang dilakukannya justru menyakiti hati pasangan. Jadi jangan heran kalau tiba-tiba kamu mendapat label ‘laki-laki tak peka’ hanya karena kamu dianggap gagal memahami isi hatinya Bro! Padahal sebenarnya kamu memiliki niat baik, hanya saja mungkin cara penyampaianmu yang belum tepat. Nah, agar kamu tak terjebak dalam situasi tak megenakkan tersebut, pahamilah beberapa hal ini berikut ini!

Niatnya Sih Ingin Memuji Dirinya Dengan Menjadikan Perempuan Lain Sebagai Perbandingan, Tapi Yang Terjadi Justru Di Luar Perkiraan

Pasanganmu mungkin memang berbeda dengan perempuan lainnya, mulai dari urusan hobi dan kemampuan hingga penampilan. Untuk menunjukkan kekaguman, kita mungkin akan memujinya. Lalu menempatkan dia sebagai yang terbaik. Tentu kamu akan berharap dia akan merasa senang setelah mendengar pujiannmu, namun tak tertutup kemungkinan jika dia justru bereaksi sebaliknya.

Bukannya senang, dia bisa saja malah merasa tersinggung. Karena biar bagaimana pun dia paham, bahwa setiap orang hadir dengan caranya sendiri. Dan ini cukup masuk di akal, tak seharusnya kita memuji dirinya dengan merendahkan perempuan lain. Biar bagaimana pun mereka tentu tak setuju, jika kaumnya dipandang rendah oleh lawan jenisnya. 

Secara Tidak Langsung Menempatkan Mereka Pada Posisi Yang Lebih Rendah Daripada Kita

Untuk hal yang satu ini, mungkin terjadi atas unsur ketidaksengajaan. Karena biar bagaimana pun, kita tentu tahu bahwa dia juga memiliki posisi yang sama dengan kita. Namun seringnya pemilihan kata dari kalimat yang kita sampaikan salah.

Cobalah untuk bersikap adil, tanpa harus membangun dinding pemisah yang membuatnya merasa direndahkan. Sebaliknya hal yang mungkin bisa kita lakukan adalah, tempatkan dia pada tingkat yang setara. Dengan begitu kita akan lebih paham, bahwa tak satupun dari perempuan suka dianggap lemah.

Mungkin Tanpa Sadar Kamu Sering Memotong Dan Melanjutkan Pembicaraan Yang Sedang Disampaikannya

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh beberapa ahli, faktanya perempuan memang cenderung lebih sering disela saat berbicara kapan dan di mana pun. Belum lagi kecenderungan kita yang kerap menganggap ucapan mereka tak benar.

Jika memang hal ini jadi salah satu kebiasaan kita, berarti benar jika kita kurang menaruh hormat padanya. Sama halnya dengan kita laki-laki, mereka juga punya hak yang sama untuk menyampaikan suara. Seseatu yang kadang kita tak tahu, bisa saja datang darinya. Jadi cobalah untuk adil dengan memberi mereka ruang untuk angkat bicara. 

Hingga Menilai Buruk Pilihan Hidup Orang Lain Dihadapannya

Ketika sedang asyik berdua dengan dirinya membicarakan seorang teman, lalu merambat kepada pembahasan lain. Tanpa sadar kita pun mengeluarkan komentar akan hidup orang yang tadi dibicarakan itu. Tak tahu kenapa, kemudian raut wajahnya seolah ingin memperlihatkan tanda tak setuju. 

Memang secara keseluruhan tak ada niat untuk membuatnya tersinggung. Namun sikap kita yang terkesan merendahkan orang lain, justru rentan jadi bumerang yang memberi kesan buruk pada diri sendiri. Bukan tak mungkin jika akhirnya dia akan berpikir bahwa kita adalah pribadi yang terlalu sombong. Terlihat dari cara kita yang secara terang-terangan merendahkan orang lain di hadapannya.

Berpikir Ingin Melindunginya Setiap Saat, Padahal Dimata Mereka Kita Sedang Meremehkan Kemampuannya

Sebagai laki-laki wajar jika naluri untuk melindungi selalu muncul begitu saja. Kita bisa was-was tak karuan jika dia sedang bepergian sendiri. Hingga tak berhenti khawatir kalau saja ada sesuatu yang tak bisa dia lakukan. Namun anehnya sesuatu yang kita anggap bentuk dari sayang ini justru dipandang berbeda dengannya.

Mereka mungkin akan senang ketika diperlakukan baik dan dilindungi. Tapi ada waktu dimana ia ia akan melakukan segala sesuatu dengan sendiri. Tanpa campur tangan dari orang lain, termasuk kita sendiri. Perempuan juga tentu punya kemampuan, dan kadang juga ingin membuktikan.

Mereka Memang Emosional Dalam Hal Ekspresi, Tapi Hal Itu Tak Seharusnya Jadi Bahan Untuk Menyudutkannya

Suatu waktu kita menemukan dia sedang marah dan kesal untuk sesuatu hal. Lalu kemudian mengganggapnya terlalu berlebihan dalam menampilkan emosi. Bro, ini adalah pamikiran yang salah!

Hal-hal yang menjengkelkan menurut kita, memang sebaiknya ditempatkan pada porsi yang sewajarnya. Tapi berbeda dengan mereka yang memabawakannya terlalu emosional. Dia juga tentu berhak untuk mengekspresikan semua kesedihan dan kekesalan dengan caranya sendiri. Dan akan sangat disayangkan, jika dia yang sedang butuh didengar malah mendapat pandangan diremehkan oleh kita. Kita juga tentu tak mau kan, jika sewaktu-waktu ia melakukan hal yang sama atas kita. Maka berlakulah adil baginya.

Atau Jangan-Jangan Kita Terlalu Sering Memewahkan Diri Dari Laki-Laki Lain

Memuji-muji diri sendiri agar ia tahu bahwa laki-laki yang ada dihadapannya ini adalah seseorang yang hebat. Tapi tunggu dulu Bro, apa kamu yakin ini adalah cara yang tepat? Karena faktanya ini adalah suatu sikap yang salah.

Biarlah dia yang nanti akan memuji kita dengan segala yang ia tahu dengan sendirinya. Bukan dari hasil yang kita sampaikan sendiri padanya. Karena biar bagaimana pun, tak ada perempuan yang suka melihat laki-laki banyak kata. Nanti dia juga tahu bagaimana baik dan buruknya kita, tak perlu diumbar-umbar jika hanya karena ingin mendapat peratian darinya. Apalagi sampai membanding-bandingkan diri dengan laki-laki lain.

Yang Lebih Parah Memberinya Kritik Dihadapan Teman-Temannya

Ini adalah sikap yang seharusnya tak pernah terjadi seumur hidup kita. Bersamaan dengan sikap yang telah membuatnya malu, ini juga tentu mencoreng muka kita sendiri. Perempuan tentu tak akan marah, jika kita memberinya kritik untuk sesuatu hal. Tapi akan sangat berbeda jika, kritik tersebut kita sampaikan secara terang-terangan dihadapannya dan teman-temannya. Hal ini adalah sikap yang jelas membuatnya malu.

Padahal bisa jadi,itu hanyalah bentuk refleksi atas sikap dan gerak tubuh yang dia sedang lakukan dihadapan kita. Tapi memang tak seharusnya dilakukan di depan orang banyak.

2 Comments

2 Comments

  1. abid abdullah

    July 15, 2017 at 4:25 pm

    Yang jelas isi hati pria lebih mudah dipahami daripada wanita, mungkin kalau ini artikel bahas penyesalan wanita bakal nggak kelar-kelar nih tulisan, hehehe, just kidding

  2. syuhada

    July 16, 2017 at 4:35 pm

    Bisa jadi pembelajaran buat lelaki yang belum ngalamin penyesalan ini.Jangan sampai gue juga ngalamin yang terakhir deh, hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Tak Hanya Punya Paras Ayu, Karisma Polwan Indonesia Mungkin yang Membuatmu Betah Berlama-lama Stalking Akun Mereka

Bro, untukmu yang suka stalking akun polwan-polwan cantik, ternyata setiap tanggal 1 September itu diperingati sebagai HUT Polwan! Tahun ini, segenap polisi wanita nan berkharisma itu bakal merayakan hari jadi polwan ke-69.

Tapi omong-omong, sadar tidak sadar, topik ‘polwan’ ini mulai jadi perbincangan ‘kan Bro? Mungkin salah satunya karena tak sedikit personil polwan yang punya wajah cantik bak dewi. Kamu sendiri mengakuinya ‘kan?

Sebentar, sebelum beranjak lebih jauh, kamu perlu tahu sejarah singkat lahirnya Polwan di Indonesia bro!

Meski Jarang Terekspos, Ada Enam Wanita yang Jadi Cikal Bakal Lahirnya Polisi Wanita di Indonesia. Kamu Perlu Tahu, Bro!

Pada 1 September 1948, Jawatan Kepolisian Negara untuk Sumatera yang berkedudukan di Kota Bukittinggi membuka kesempatan bagi wanita untuk mengikuti Pendidikan Inspektur Polisi di Sekolah Polisi Negara di kota itu. Setelah melalui beragam seleksi, ada enam wanita yang terpilih yaitu Mariana Saanin Mufti, Nelly Pauna Situmorang, Rosmalina Pramono, Dahniar Sukotjo, Djasmainar Husein, dan Rosnalia Taher.

Nah, keenam wanita itu yang selanjutnya dikenal sebagai Perintis Polisi Wanita Indonesia, bahkan mereka juga tercatat sebagai wanita ABRI pertama di Tanah Air.

Polisi Identik dengan Sosok yang Berwibawa Bukan? Lantas Bagaimana Jika yang Muncul Sosok Polwan Cantik dengan Aura Wajah Lembut?

Demam polwan cantik terkadang masih jadi buah bibir masyarakat. Semua berawal ketika sebuah televisi swasta menampilkan tiga polwan cantik yaitu Briptu Eka Frestya, Briptu Dara Intan, Briptu Avvy Olivia menjadi reporter yang memantau langsung situasi lalu lintas dari NTMC Polri. Tak heran, kemunculan ketiga polwan tersebut kemudian menjadi perbincangan karena sebelumnya memang belum ada polwan cantik yang tampil langsung di televisi.

Perlahan, stigma di masyarakat pun mulai berubah. Polwan tak melulu garang, melainkan bak jelmaan dewi dengan paras ayu dan berhati lembut.

Bripda Ismi Aisyah

Namanya mulai jadi perbincangan setelah muncul untuk meredam ketegangan saat insiden bom panci di Cicendo, Bandung pada Februari silam. Kalau kamu tengok di akun Instagram miliknya (@ismiaisyah20), kini Bripda Ismi tampaknya sudah hijrah dengan konsisten mengenakan hijab. Ia pun kerap memposting aktivitasnya baik saat bertugas maupun saat sedang hang out.

Briptu Eka Frestya

Untuk yang satu ini tentu kamu sudah tidak asing lagi. Muncul dengan wajah ayu di layar kaca, sontak para pria mengaku mengidolai sosok polwan yang satu ini. Sayang beribu sayang, Briptu Eka kini sudah taken, Bro! Kalau kamu mampir ke akun IG miliknya (@e_frestya), Briptu Eka cukup sering memposting foto kemesraannya dengan sang suami, AKBP R Bagoes Wibisono. Yang tabah ya, Bro!

Kristanty Lidya

Polwan yang satu ini berparas manis, bukan? Usut punya usut, polwan bernama lengkap Kristanty Lidya Tarihoran ini tergabung di divisi Provos. Lantaran paras manis yang dimilikinya, nggak heran banyak yang mengidolakannya. Tengok saja, di akun IG miliknya (@kristantylidya) kini Tanty sudah punya 12,6 followers. Jangan sering-sering stalking ya Bro, hati-hati mendadak kena diabetes!

Setelah Tahu Fakta Ini, Kamu Pasti Makin Suka dengan Polwan di Indonesia

Sudah cantik, berbakat pula! Mungkin itu frasa yang tepat untuk menggambarkan lima sosok polwan kali ini. Adalah Bripda Sindhytyas Putri Vedhayana, akrab disapa Bripda Sindhy, ternyata memiliki segudang prestasi khususnya di bidang karate. Ia bahkan sukses menyabet Medali Emas Komite Perorangan Senior Putri 61 kg dalam Kejurnas Karate Terbuka Solo Cup VII pada April tahun lalu.

Selanjutnya, ada nama Bripda Annisa CM. Polwan yang satu ini berprestasi saat mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2015 cabang Taekwondo di Singapura. Tak hanya sukses raih perunggu, setahun sebelumnya ia lebih dulu merengkuh emas pada Kejurnas 2014 di Bandung.

Masih soal prestasi di cabang taekwondo, ada Bripda Windiani yang sukses meraih puluan medali. Gadis berusia 21 tahun itu bertugas di Polsek Purwokerto Selatan, dari 20 pertandingan yang ia ikuti, Windiani sukses meraih 15 emas, sementara sisanya ia membawa pulang medali perunggu. Hebat bukan?

Untukmu yang Masih Penasaran dengan Aktivitas Polwan, Sering-sering Tengok Instagram Saja

Faktanya, kehadiran medsos memang memudahkan seseorang  memantau aktivitas institusi atau perorangan. Sebagai contoh akun @polisi_wanita, postingan akun tersebut sudah lebih dari 8ribu foto. Ya, akun @polisi_wanita tak hanya memposting deretan polwan cantik, melainkan juga beragam aktivitas polwan dari penjuru wilayah di Tanah Air sekaligus bagaimana para polwan ini begitu mengayomi masyarakat.

Selamat Hari Jadi, Polwan Indonesia!

2 Comments

2 Comments

  1. abid abdullah

    July 15, 2017 at 4:25 pm

    Yang jelas isi hati pria lebih mudah dipahami daripada wanita, mungkin kalau ini artikel bahas penyesalan wanita bakal nggak kelar-kelar nih tulisan, hehehe, just kidding

  2. syuhada

    July 16, 2017 at 4:35 pm

    Bisa jadi pembelajaran buat lelaki yang belum ngalamin penyesalan ini.Jangan sampai gue juga ngalamin yang terakhir deh, hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating

Laki-Laki Memang Suka Bohong Tapi Karena Perempuan Juga Suka Dibohongi

Perempuan boleh saja tak suka ketika mendapati kita telah membohonginya. Tapi apa iya kebohongan tersebut dilakukan tanpa alasan? Tentu tidak bukan? Pasti ada cukup alasan mengapa seseorang berbohong, hal itu jugalah yang terjadi pada laki-laki.

Coba ingat, saat kamu bilang seorang perempuan terlihat gemuk, dia jadi cemberut. Namun saat kamu menggantinya dengan kata ‘kurus’, dia akan tersenyum senang. Lalu salahkah laki-laki yang katanya kerap bohong, tapi ketika kami berkata jujur juga tak bisa membuat perempuan senang.

Bohong Tentu Hal Yang Menyakitkan, Tapi Tujuannya Tak Selalu Demikian

Mungkin akan terdengar sedikit menggelitik, sebagai pelaku kebohongan kami justru bilang ini tak akan menyakiti. Bukan bermaksud untuk mengganti konotasi dari kata ‘bohong’ yang sebenarnya, tapi hal itu kami lakukan hanya untuk menyenangkan hati perempuan. Meski kadang apa yang didengar perempuan memang tak selalu benar, percayalah ini hanya tentang cara penyampaian yang sedikit salah. Naluri untuk melindungi dan membahagiakan perempuan menjadi alasan semua itu.

Walau pada akhirnya kami tahu, bahwa tak ada perempuan yang suka dibohongi. Sungguh kami tak membela diri. Kami juga tak menyalahkan perempuan sepenuhnya. Namun percayalah kami tak memiliki niat buruk untuk pilihan yang katanya bohong itu.

Tanpa Berniat Untuk Membuat Perempuan Terluka, Justru Karena Kami Ingin Membuatnya Bahagia

Perempuan bisa saja berkata tak setuju atas kebohongan yang ada, tapi harusnya juga mengakui bahwa mereka juga sangat suka untuk dibohongi. Sobat Yomamen tentu pernah dihadapkan dengan beberapa pengalaman yang sama. Suatu waktu, dia yang kita cinta datang untuk meminta pendapat. “Bagusan mana yang biru atau yang merah?”.
Saat kita telah menjawabnya, seakan tak setuju justru ia menentang apa yang kita sampaikan.

Demi menghindari perdebatan yang rasanya tak penting, kita lantas mengiyakan apa yang ia mau. Tanpa menunggu waktu lama, ucapan itu sering berhasil membuatnya tersenyum merekah. Contoh-contoh kecil seperti ini jadi salah satu bukti, bahwa kadang bohong yang kita pilih tak selalu untuk membuatnya terluka, justru sebaliknya.

Karena Kadang Semuanya Terjadi Atas Tak Adanya Pilihan Yang Lebih Menyenangkan

Perempuan seharusnya lebih peka pada ekspresi laki-laki saat mereka memberi jawaban atas pertanyaan yang dilontarkan. Tapi seakan tak mengerti apa yang sedang kami rasakan, perempuan justru terlihat baik-baik saja meski yang ia dengar tak selalu benar. Demi sesuatu yang tentu tak di inginkan, seorang laki-laki memang selalu berusaha untuk membuatmu senang. Dengan alasan situasi dan pilihan, kebohongan justru jadi jalan keluar.

Padahal sebenarnya kami juga tentu paham, bahwa hal itu bukanlah pilihan yang benar. Namun atas desakan dan permintaan kadang, tanpa sadar hal itu kembali dilakukan. Bahkan jadi sebuah kebiasan yang memang tak harusnya dilakukan.

Tapi Sebagai Orang Yang Merasa Jadi Korban, Perempuan Punya Hak Untuk Menyalahkan

“Mendekatlah kemari Perempuanku, bicarakan semua hal yang memang tak kamu sukai,” Kami tentu paham bahwa pernyataan tak suka yang perempuan lemparkan tentu beralasan. Demi menjawab apa yang kalian tuduhkan, kami juga punya alasan atas hal yang sedang kalian keluhkan. Berada di pihak yang disalahkan memang membuat kami sedikit tak bisa bergerak, dan tentu kalian memang juga punya hak untuk itu.

Ya, kami tak akan mengelak saat perempuan menyalahkan laki-laki atas segala kebohongan yang telah terjadi. Namun dengan semua yang telah terjadi, tentu kisah indah yang pernah ada bisa kita mulai lagi bukan? Kalau boleh meminta, Anggaplah kebohongan yang telah lalu, jadi sesuatu yang akau membuat kita kian menyatu. Memang tak terasa manis, namun suatu saat wajah ayu itu akan tersenyum tipis tiap kali mengingatnya kembali.

Untuk Itu Tanpa Bermaksud Untuk Memaksa, Perempuan Memang Perlu Belajar Untuk Menerima Segala Hal Yang Memang Nyata

Kita bisa berbincang barang sebentar untuk menjelaskan semuanya hingga tuntas? Jika selama ini perempuan berpikir bahwa kebohongan-kebohongan itu adalah pilihan fatal, tentu laki-laki tak keberatan ketika diminta untuk tak lagi melakukannya. Tapi untuk sesuatu yang sama, kami juga ingin menyuarakan satu hal. Demi menghindari perempuan dari rasa sakit atas kebohongan, dan kami tak lagi memilih jawaban yang tak benar. Ada baiknya jika mulai sekarang, perempuan tentu perlu menerima segala yang menjadi kenyataan. Walau hal tersebut tak sesuai dengan keinginan dan harapan. Cobalah melunakkan hati dan pikiran yang dimiliki perempuan. Anggaplah sesuatu yang tak sejalan memang adalah sebuah keharusa. Dengan begitu kami tak perlu susah payah untuk menemukan jawaban. Karena kadang ini jadi sebuah pilihan sulit yang berakhir pada kebohongan.

Hubungan yang sedang kita jalani tentu tak akan mudah dengan berbagai macam ujiannya. Tapi kebohongan-kebohongan kecil ini tak selalu harus dipermasalahkan. Ada titik dari cerita kita yang tentu akan membuat kita istirahat sebentar. Tapi percayalah jika, kami tak memiliki niat buruk.

2 Comments

2 Comments

  1. abid abdullah

    July 15, 2017 at 4:25 pm

    Yang jelas isi hati pria lebih mudah dipahami daripada wanita, mungkin kalau ini artikel bahas penyesalan wanita bakal nggak kelar-kelar nih tulisan, hehehe, just kidding

  2. syuhada

    July 16, 2017 at 4:35 pm

    Bisa jadi pembelajaran buat lelaki yang belum ngalamin penyesalan ini.Jangan sampai gue juga ngalamin yang terakhir deh, hehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top