Otomotif

Sempat Tergoda Ketika Ninja 250 cc Turun Harga

Memiliki motor besar bagi laki-laki adalah satu keinginan. Tak pernah kah bung membayangkan berada di atas motor besar dan berlaga selayakya para pebalap yang berada di lintasan? Tentu saja kami tak meminta bung untuk membayangkan umbrella girl yang memayungimu lho. Tetapi bagaimana sensasi saat bung mencekek gas sehingga ngacir dengan lihai diberbagai belokan, tentu sangat tampan.

Membayangkan memang seru, namun bung pasti tahu kalau harga motor semacam itu sangat tidak seru alias mahal. Tetapi apabila ada satu motor yang berkekuatan 250 cc dengan harga miring apakah bung tergoda? karena beberapa waktu lalu ada sebuah motor yang berkekuatan 250 cc banting harga. Tidak tanggung-tanggung motor yang kami bicarakan ini banting harga setara dengan motor yang berkekuatan 150 cc.

Kira-kira apabila kami bocorkan apa itu motornya, apakah kamu tergoda atau biasa saja ya?

Memiliki Motor 250 cc? Kenapa Tidak Kan Bung?

Hmm terkait masalah selera setiap orang berbeda-beda, tetapi  kalau mendapatkan motor 250 cc dengan harga miring rasanya sulit  ditolak ya bung? Karena tampilan motor 250 cc INI, apabila disematkan pada laki-laki sangatlah cocok. Aura macho dan gentle rasanya keluar apabila disandingkan dengan motor besar. Jadi kalau ada harga miring, kenapa tidak, ya kan bung? selagi bisa nampang dengan tunggangan, ya gas terus.

Tapi Apa yang Ada di Pikiran Kawasaki, Ketika Ninja 250 cc Teranyarnya Banting Harga?

Sebelumnya motor ini dibanderol dengan harga Rp 45,3 juta yang jelas aja bikin kantong bung menjerit. Tapi wajar sih untuk kelas motor 250 cc dengan harga yang mencapai segitu. Tetapi PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memberikan kejutan dengan mengumumkan kalau motor keluarannya yakni Nina 250 SL hadir dengan harga baru. Untuk sekelas motor 250 cc, motor ini dibanderol dengan harga Rp 36,8 juta! tentu aja ini bakal jadi opsi baru bagi para pemburu roda dua.

Pasalnya motor ini akan menjadi pilihan motor sport fairing dikelas harga 150 cc! sebut saja seperti CBR 150 yang varian teratasnya dibanderol dengan harga Rp 38,7 juta terus disambung Yamaha R15 dengan harga Rp 35,9 juta. Udah beda kelas, tapi harga sama, otomatis Ninja 250 SL jadi incaran.

Mau nggak mau dua motor sport fairing 150 cc itu harus menjadi korban dengan kehadiran motor Ninja 250 sl. Bagi bung yang menganggap turunya harga motor berarti juga turun speksifikasi, itu disanggah langsung sama pihak Kawasaki Motor Indonesia.

Ini turun karena kita berikan harga promo. Tidak ada yang berubah dengan model sebelumnya. Pembaruan ada pada warna dan grafis,” ucap Deputy Head Sales and Promotion Division PT KMI, Michael C Tanadhi.

Meskipun Silinder Tunggal, Performa Ninja 250 Bisa Diandalkan

Meskipun dibekali dengan silinder tunggal, Ninja 250 SL memang sulit untuk dibandingkan dengan Ninja 250 yang mengusung mesin dengan silinder kembar. Tapi jangan berfikiran kalau performaya jadi tak bisa diandalkan bung.

Karena untuk tenaga, motor keluaran Kawasaki ini bisa mengeluarkan daya mencapai 28 HP yang sudah bisa diperoleh pada putaran mesin 9.7000 rpm. Otomatis bagi pengendara nggak perlu lagi bejek gas dalam-dalam untuk mendapatkan tenaga maksimal.

Meskipun Termasuk Ke Dalam Jajaran Motor Besar, Tetapi Body Ninja 250 Masih Ramping

Meskipun banyak yang kepincut dengan motor besar karena dimensiinya yang lebar sehingga membuat tampilan makin gagah. Banyak juga tuh yang ingin motor besar dengan model yang ramping. Alasannya simple, apalagi kalau nggak mudah dikendarai dan mampu selap-selip di kemacetan.

Yap, Ninja 250 SL termasuk motor besar dengan dimensi motor yang ringkas. Jadi sangat mudah dikendarai. Jadi nggak kelihatan gagah lagi dong kalau naik Ninja 250 SL? nggak juga bung, hal ini udah dipertimbangin sama Kawasaki dengan memadukan bentuk agresif berupa sudut-sudut menajam di beberapa bagian bodi biar motor ini kelihatan lebih gahar.

Nggak Ketingalan, Fitur Ninja 250 SL Juga Tetap Menjadi Andalan

Nggak lengkap nih kalau nggak ngebahas fitur dari Ninja 250 SL. Karena fitur motor ini juga jadi andalan bung. Kalau bung nggak percaya, sebut saja penggunaan suspensi depan dengan model teleskopik berdiameter 37 mm. Di bagian belakang motor menerapkan lengan ayun model uniTrak.

Dari sisi pengereman, Kawasi masih menyematkan piringan cakram nih kemudian bobot Ninja 250 SL terbilang cukup ringan. Dengan berat 151 kg dan memiliki daya tampung bahan bakar 11 liter.

Setelah mendapat wejangan tentang motor 250 cc yang seharga 150 cc, apakah bung tergoda? atau biasa saja?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Biar Lebaran Di Kampung Terlaksana, Perhatikan Roda Dua Sebelum Berkendara

Menjelang hari lebaran yang terhitung beberapa hari lagi, pasti momen pulang ke kampung halaman atau mudik jadi tradisi yang tidak bakal putus. Segala macam jenis tranportasi dilakoni demi melepas rindu kepada orang tua terkasih sampai kerabat dan saudara di kampung. Salah satunya dengan roda dua.

Roda dua menjadi transportasi yang dinilai fleksibel selain beberapa jenis transportasi umum yang sudah mahal sampai menjulangnya harga tiket. Roda dua jadi kendaraan yang dipakai karena tidak ribet mampu mampi ke mana saja dan istirahat di mana saja. Akan tetapi pemudik tak boleh asal mencekek gas kuda besi apalagi saat perjalanan jauh, maka dari itu cek dulu speksifikasi sebelum memutuskan untuk pergi.

Roda

Ini merupakan salah bagian dari roda dua yang tak boleh luput dari pengecekan. Karena roda akan tergerus dengan jarak berpuluh-puluh KM nantinya. Pastikan kalau bearing , teromol hingga jeruji dapat berputar dengan lancar dan tidak goyang atau retak. Selain itu pastikan juga mur roda terikat dengan sempurna agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Rem

Nah hal yang satu ini sangat vital karena tanpa rem kendaraan tidak dapat dikontrol dengan baik. Apalagi banyak kejadian kendaraan yang mengalami kecelakaan saat mudik karena rem blong. Tandanya memang kendaraan tersebut tidak dicek dengan baik. Apalagi saat padatnya jalanan ketika mudik membuat bung dapat berhenti sewaktu-sewaktu. Jadi jangan lupa mengganti rem saat hendak mudik.

Suspensi

Agar kenyamanan berkendara jarak jauh dapat terjaga makan supensi harus dicek juga. Kemampuan suspensi motor yang baik tentunya tak membuat badan sangat lelah saat berkendara. Kalau bung ingin tahu cara mengeceknya dengan cara ditekan dan posisi motor langsung kembali seperti semula atau tidak.

Setang

Hal yang paling penting lagi saat berkendara adalah setang motor. Tentu ini juga bagian yang vital untuk memposisikan kendara. Salah satu cara mengecek adalah memasang standar tengah sampa roda menggantung. Periksa apakah setang goyang dengan menggunakan rem depan untuk mengunci roda, dorong ke depan dan belokkan ke kiri dan kanan. Apabila goyang lebih baik bawa dibengkel untuk diperbaiki.

Mesin

Bagian yang harus dicek paling terakhir adalah motor penggerak alias mesin. Perika apakah ada kebocoran di sekeliling mesin sampai warna oli dan knalpot. Dan nyalakan motor dan gas dengan kekuatan penuh, apabila asap yang dikeluarkan motor bewarna putih kebiruan maka ada indikasi kebocoran dalam bagian oli.

Namun setelah roda dua telah siap di bawa jalan, bung harus perhatikan kondisi badan dan rute jalanan. Apakah mampu dilalui atau tidak, karena sudah pasti bung membawa banyak barang bawaan kan terutama untuk diberikan kepada sanak saudara dan keluarga di kampung halaman. Saran dari kami hati-hati bung, jangan sampai pulang membawa duka tapi cerita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Harga Suzuki Katana Cukup Bikin Terpana

Suzuki terus berkespansi demi memanjakan para penikmat roda dua di Indonesia, dengan mengeluarkan motor anyarnya tepat di ajang Jakarta Fair Kemayoran 2019. Kuda besi tersebut bernama Katana yang membuat heboh jagat perasapan roda dua yang sudah dipesan dari sekarang. Karena ada kabar kalau roda dua ini hanya dipamerkan saja di sana.

Kepastian disampaikan langsung oleh Yohan Yahya, Head of Marketing Department PT Suzuki Indomobil Sales Divisi Roda dua.

Saat ini kita tidak menjualnya, tetapi kalau mau pesan bisa. Unitnya kemungkinan (datang) akhir tahun atau awal tahun depan,” kata Yohan Yahya dilansir 100KPJ.

Perkara harga belum dapat dipastikan berkaitan dengan pajak dan biaya impor. Namun kisaran harga motor ini nampaknya akan memiliki nilai yang mahal.

“Harga belum kita pastikan, ada kemungkinan di kisaran Rp500-600 juta,” imbuh Yohan.

Edisi terbarunya kini merupakan pembaruan dari model yang pertama kali muncul pada tahun 1980-an. Soal spesifikasi, Katana dibekali mesin basis Inline-4, DOHC 16-Valve, milik GSX-S1000 – yang diklaim sanggup memuntahkan tenaga hingga 156 HP, plus torsi maksimum 104,3 Newton meter, dan sudah teruji keandalannya.

Untuk mendukung penampilan, generasi anyar sportbike tersebut disematkan berbagai fitur canggih, seperti traction control, easy start, low-rpm assist, dan speedometer digital. Di sektor kaki-kaki, Suzuki Katana terbaru sudah mengandalkan suspensi model upside-down di depan dan monoshock di belakang. Rodanya menggunakan pelek cast wheel, yang dikawal dual-disc brake di depan, serta single-disc brake di belakang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Mimpi Punya Honda Supercub, Apa Daya Mampunya SM Classic

Memiliki motor hobi seperti C-series keluaran Honda bagi pecinta roda dua adalah menggali kesenangan. Apalagi kalau memiliki kisah dengan motor tersebut, semisal sang ayah dulu bekerja menggunakan itu atau bung semsasa sekolah kerap memakai C-series untuk berjalan-jalan. Penggalian memori tersebut terasa lengkap ketika memiliki dan menunggangi. Honda sempat membawa nuansa klasik itu kembali dengan merilis Honda Super Cub C125 tahun lalu.

Kemunculannya yang mengundang selera ternyata tak sebanding dengan harga. Respon para pecinta yang tertarik pun mulai berubah setelah mengetahui Honda Super Cub C125 dibanderol cukup melejit di angka Rp 57,1 juta. Harga yang terjangkau bagi pehobi tapi tidak dengan konsumen yang ingin merasakan sensasi. Kini demi mengobati dahaga, salah satu kompetitor brand asal tiongkok SM Sport mengeluarkan produk yang tak jauh berbeda, SM Sport Cub Classic 110 yang dibanderol lebih murah yakni sekitar Rp 18,8 juta.

Nuansa Klasik Lebih Nyata Bersama SM Sport Cub Classic

Sumber : Theworldnews.net

Berbicara soal nuansa mungkin lebih nyata bersama SM Sport Cub Classic dibanding dengan Honda Super Cub C125. Pasalnya SM Sport Cub Classic didukung mesin 110 cc, silinder tunggal, 4-silinder, air cooling dengan sistem pengkabutan karburator. Dengan tenaga yang dimuntahkan mencapai 5,1 kW pada 7.500 rpm dan toris 8.0 Nm pada 5.500 rpm.

Beda dengan Honda Super Cub yang terlalu modern untuk dikatakan sebagai motor klasik. Motor bebek retro ini sudah dilengkapi sistem pencahayaan LED dan pelek jari-jari. Dengan ditanamkan mesin 125 cc SOHC dan sudah irpm.njeksi, bertenaga 9,7 PS pada . 7.500 rpm dan torsi 10 Nm pada 5.000 rpm.

SM Cub Classic Makin Jadul Dengan Rem Tromol

Sistem pengereman SM Classic 110 ternyata mempertahankan sisi jadul karena dibekali tromol. Sampai untuk konfigurasi tempat duduk, Cub Classic memilki jok belakang apabila pengendara ingin berboncengan. Menariknya, jok belakang juga dapat dilepas apabila memang berkendara sendiri. Karena motor ini hanya dibekali 110 CC maka motor ini memliki kecepatan maksimal 85 kilometer per-jam, yang memakai transmisi manual empat-percepatan untuk pengoperasian dan tanpa kopling.

SM Classic Merupakan Motor Tiongkok Rakitan Lokal

Sumber : ridechris.com

SM Sport perusahaan asal Tiongkok yang menelurkan SM Cub Classic 110 memiliki pusat pengembangan dan penelitian di negara tetangga Malaysia, kemudian dibawa oleh distributor PT MForce Indonesia (MFI) yang selama ini dkenal sebagai distributor brand motor SYM. Motor rakitan lokal ini memiliki desain batok lampu, sayap dan belakang yang mirip dengan pesaing. Namun dari sisi pelek masih beda, SM Classic membawa nuansa lawas karena mengusung jari-jari rapat. Perbedaan harga yang tak lepas karena SM Sport Cub Classic sudah diproduksi CKD (Completely Knock Down) di Bogor.

Angsuran Ditawarkan Bagi Para Peminat Roda Dua

Sumber : Ridechris.com

Mungkin angka Rp 18,8 juta masih terlalu tinggi untuk ditebus secara kontan. PT MForce Indonesia pun tak ingin mematikan hasrat para pembeli yang sudah ‘gatel’ ingin mencoba, maka selaku agen penjualan produk SM Sport di tanah air mengatakan kalau motor ini bisa dibeli dengan skema kredit. SM Classic ada tiga pilihan uang muka, Rp 5 juta, Rp 7,5 juta dan Rp 8,8 juta dengan tenor mulai dari 12 sampai 36 bulan. Untuk cicilan termurah ada di angka Rp 438 ribu perbulan dengan uang muka Rp 8,8 juta dibayar sebanyak 36 kali. Sedangkan yang termahal peminat mengangsur Rp 1,13 juta tiap bulan dibayar 12 kali dengan uang muka Rp 5 juta.

Penasaran Dengan Wujudnya? Kunjugi Jakarta Fair Saja!

Motor klasik memang menggiurkan sebagai tunggangan, namun jangan sampai salah kaprah dalam membeli kendaraan. Dan bagi bung yang serius atau berminat lebih kepada motor klasik ini. Mungkin bisa langsung menyambangin Jakarta Fair Kemayoran 2019, karena motor ini dipajang di sana tepat di booth MForce – SYM.

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top