Lebih Tahu

Tak Hanya Pelatih Ole Gunnar Solskjaer Saja, Beberapa Pesepakbola Bermain Gim untuk Mengenali Lawannya

Kegagalan Mourinho dalam membawa tim besar macam Manchester United berjaya, membuatnya tergeser dan digantikan oleh sang legenda Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer. Sejauh ini peran Solskjaer cukup membawa performa Setan Merah meningkat. Tapi apakah bung tahu, kalau Solskjaer mempelajari cara pelatih sepakbola lewat video gim seperti Football Manager?

Gim virtual tersebut membuat para pemainnya berperan sebagai seorang manajer. Kita akan mengatur menu latihan, memilih staf, mengatur transfer hingga meracik taktik. Dengan data pemain yang cukup akurat. Tentu gim ini dibentuk dengan sangat serius, bahkan menjadi gim virtual yang paling relate dengan sepakbola. Solskjaer mengakui kalau persiapannya sebelum melatih dengan memainkan gim tersebut.

Dilansir dari Tirto, sebuah perusahaan analisis sepakbola  bahkan pernah menggabungkan data yang dimiliki dengan data yang dipunya Football Manager guna melakukan analisis terhadap pemain sepakbola sejagad raya. Mungkin ini jadi alasan tepat kenapa Solksjaer memainkan gim ini karena tidak berbeda jauh dengan sepakbola yang ada di dunia nyata. Selain Football Manager, beberapa gim lain yang masih bergenre sama pun menjadi bahan pertimbangan pesepakbola dalam mengambil keputusan.

Mempelajari Skill di Lapangan dengan Melihat Teknik dari Gim Sepakbola

Punggawa Arsenal Alex Iwobi, juga memiliki cerita unik antara dia dengan gim sepakbola. Dilansir dari New York Times, ia mengatakan kalau gim sepakbola membantunya untuk mengecek lawan yang akan dihadapinya. Dari segi taktik, formasi bahkan sampai pemain. Tidak sampai di situ bung, ia juga menambahkan bahwa ia mencontek skill sepakbola lewat gim sepakbola, salah satunya gocekan khas pemain sayap Irlandia Aiden McGeady, yakni McGeady Spin.

“Dia memiliki satu gocekan khas, setelah melihat dan memperhatikannya saya akan pergi ke taman dan mempelajarinya,” ungkap Alex Iwobi.

Mengenali Rekan Satu Tim Memang Penting, Apabila Tidak Mengenali Tengok Saja Lewat Playstation

Kalau bung masih asing dengan nama Krzysztof Piatek, coba tengok daftar pencetak gol terbanyak sementara di Serie A musim ini. Karena penyerang yang berseragam Genoa asal Polandia ini berhasil membubuhkan 13 gol. Tanpa gim sepakbola seperti FIFA, mungkin torehan golnya tidak sebanyak itu.

Lantaran sebagai pemain baru ia tidak begitu mengenali siapa saja rekan barunya di Genoa. Tidak kehabisan akal, ia memainkan Playstation dan memainkan gim FIFA untuk membantu ia mengenal rekan barunya di Genoa.

“Aku tidak tahu siapa rekan-rekanku sewaktu pertama kali datang. Maka, aku menyalakan PlayStation dan melihat nama-nama mereka di gim FIFA,” ujar Piatek dilansir dari BBC.co.uk

Mepelajari Ronaldinho Lewat Gim, Membuatnya Berhasil Menahan Sepakan Penalti

Saat itu seperti bermain melawannya di Playstation. Dia memiliki run-up yang sama, itu sangat aneh,” ujar Marco Amelia kepada BBC.co.uk

Pada tahun 2008 saat Marco Amelia masih bermain untuk Palermo, ia berhasil menjadi penyelamat. Setelah AC Milan mendapatkan hadiah tendangan penalti, kemudian Ronaldinho pun diberikan kepercayaan sebagai eksekutor. Tapi karena Playstation, Amelia sudah hafal bagaimana cara Ronaldinho ambil ancang-ancang dan mengarahkan tendangan. Kemudian, ia pun berhasil menghalau bola.

Bahkan Guna Mengatasi Kejenuhan di Lapangan, Egy Maualana Menjadi Video Gim Sebagai Penenang Pikiran

“Semua pemain bola tidak asing dengan permainan video gim FIFA. Fokus kami tak hanya bermain bola saja, ketika ada waktu free, kami memanfaatkan waktu dengan bermain video gim. Kami tentu juga butuh refreshing untuk menyegarkan fisik dan otak,” ujar Egy dilansir dari Tirto.

Tidak hanya Egy Maulana Vikri, saja yang mendaulat vieo gim seperti FIFA sebagai kegiatan refreshing di lapangan. Witan Sulaeman pun juga melakukan hal yang sama. Karena baginya, permainan tersebut dapat mengisi waktu luang, bersenang-senang sekaligus membunuh rasa jenuh.

Video Gim Macam Sepakbola Bagus Untuk Pelatihan Bagi Para Pelakunya

Ketika seseorang bermain banyak video game, mereka mungkin menjadi sangat baik pada apa yang kita sebut metakognisi dari apa yang mereka lakukan,” ungkap Amy Price adalah pelatih sepakbola dan direktur program Lisensi UEFA untuk pendidikan jasmani dan olahraga di Universitas St. Mary di London dilansir dari BBC.co.uk 

Amy Price saat melatih Fulham FC, ia mengatakan pendekatan permainan video digital untuk pelatihan. Ia mengatakan konteks ini, metakognisi adalah ide yang digunakan dalam pendidikan untuk merujut ketika seorang siswa berpikir. Secara sederhana ini membuat siswa untuk menganilisis proses yang membantu mereka belajar dan untuk dapat menggunakan pengetahuan itu untuk memecahkan masalah lagi di masa depan.

Dalam kasus ini, berarti ada keuntungan khusus bagi para atlit sepakbola yang memainkan gim sepakbola. Karena itu membantu para pemain untuk belajar dalam memecahkan masalah di lapangan. Seperti yang diutarakan Alex Iwobi, Marco Amelia dan Krzysztof Piatek.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Setelah Berpisah, Kompany Kembali Ke Klub Pertama yang Ia Bela

Musim menghebatkan yang dijalani Manchester City musim ini meninggalkan sedikit cerita sedih, di mana sang kapten tim Vincent Kompany memutuskan untuk berpisah setelah 11 tahun berseragam Manchester Biru dengan mengoleksi 12 trofi juara. Untuk liga yang ketat macam Inggris itu adalah hasil yang terbaik bagi karir seorang pemain.

Kompany mengumumkan ia berpisah saat selebrasi kejuaraan di depan pendukung dan segenap pemain sekaligus official. Vincent Kompany dibeli dari Hamburg SV pada tahun 2008. Kontribusi pemain jangkung berkebangsaan Belgia ini ternyata diakui Pep Guardiola sebagai sosok yang luar biasa. Namun pelatih berkepala pelontos tersebut yakin kalau ia akan kembali ke Manchester City suatu saat nanti.

Saya pikir kami bakal sangat merindukannya. Saya pun akan kangen dengan dirinya, tetapi Vincent bakal bertemu dengan kami. Karena itu, cepat atau lambat ia pasti kembali” tutur Guardiola, seperti dilansir dari laman Goal.

Pelatih berusia 48 tahun juga menganggap keputusan yang diambil Kompany juga tepat dengan mengucapkan perpisahan setelah mengakhiri musim 2018-2019 dengan memenagi empat gelar, yakni gelar Community Shield, Piala Liga Inggris, Liga Inggris, dan Piala FA.

Selepas meninggalkan The Citizen, Kompany bakal kembali ke Anderlecht klub pertama yang dibela dalam kurun waktu 2000-2006. Ia akan bermain dua peran di sana sebagai pelatih dan pemain dengan kontrak tiga musim.

 “Ia adalah kapten yang sesungguhnya, Vincent begitu banyak membantu kami,” pungkas Guardiola lagi.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Kiat-Kiat Agar Bung Lebih Sangar

Bung pernah mendapat label sangar dari seorang kawan? kalau pernah, apa yang ada di dalam benak bung ketika mendengar kata-kata tersebut? konon sangar kerap diartikan sebagai seseorang yang galak, emosional atau arogan. Bisa dibilang sangar itu adalah sebuah perumpamaan yang multitafsir, karena bisa ke arah negatif atau positif.

Namun menurut nih kami, sangar hanya beda tipis dengan maskulin atau macho, hanya mungkin sangar adalah bahasa yang kurang universal yang belum bisa diterima. Padahal sangar kerap diutarakan sebagai kata pengganti dari tangguh.

Namun yang ingin dibicarakan di sini adalah beberapa cara yang bisa disebut sebagai soft skill . Yang kami fikir telah diabaikan  setiap laki-laki hanya mengincar jadi kuat, atltetis dan ganteng. Padahal kemampuan ini juga membuat bung menjadi  sangar,mengasah kemampuan ini dapat meningkatkan kualitas seseorang terutama dalam beberapa hal. Untuk itu lebiak baik simak di bawah ini ya bung.

Mengembangkan Rasa Percaya Diri Secara Tinggi

Salah satu soft kill yang dapat membuat bung jadi telihat sangar adalah membentuk rasa percaya diri secara tinggi. Seseorang yang mengaku sangar hanya bermodalkan fisik akan kalah dengan mereka yang mengandalkan mental.

Orang yang tidak memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi akan begitu lemah dan pasif. Mereka akan tertatih-tatih dalam situasi apapun, bahkan sering meyulitkan diri sendiri karena tidak percaya diri, seperti sebatas ingin berkenalan dengan perempuan atau meminta kenaikan gaji, menjadi potret moment sulit baginya.

Untuk itu mengembangkan rasa kepercayaan diri dengan melawan rasa takut, seperti takut berorganisasi, menjalani hobi sampai akivitas aksi, nah coba dengan melawan rasa takut di bidang-bidang tersebut, dijamin perlahan kepercayaan diri akan semakin meningkat. Karena seseorang tak bisa menjadi sangar kalau kemampuan dalam mengembangkan kerercayaan dirinya ciut.

Mengembangkan Pribadi Menjadi Orang yang Tegas

Menjadi sosok yang sangar berikutnya adalah berkembang lewat komunikasi, bentuklah komunikasi dengan tegas. Seperti aktif dalam mengutarakan ide serta perspektif baru dan mulai mempertimbangkan ide yang diutarakan oleh orang lain alias tidak egois.

Jangan berteriak dan mengaku sebagai sosok yang paling kuat, karena itu tidak akan memotivasi. Di sisi lain jangan berharap untuk mengerjakan sesuatu dari ide sendiri karena ada satu kemungkinan kita mengerjakan ide dari orang lain.

Lantas di mana sisi tegasnya dari penjalasan tersebut? tegas di sini dalam arti mau berkompromi dengan diri sendiri, memilikit komitmen dan tidak plin-plan. Karena sesungguhnya tegas itu ya memiliki pendirian. Dengan memiliki pendirian adalah hal yang sangar, dari pada orang yang membesarkan badan tapi kerap salah jalan dalam kehidupan karena tak ada pendirian.

Memiliki Keinginan yang Spesifik

Ketika memiliki keinginan haruslah spesifik supaya bung tau apa yang harus diperjuangkan. Ketika ditanya apa yang bung inginkan, kemudian menjawab “aku ingin kaya, aku ingin memiliki mobil mewah”, permintaan tersebut tidak terlalu spesifik. Jadi bung tidak mengerti bagaimana untuk merealisasikan wujud dari mimpi tersebut karena terlalu majemuk.

Seandainya bung memiliki keinginana secara spesifik seperti ” Ingin memiliki rekening sebesar Rp 1 milliar” bung tau cara mencapainya seperti apa dan paham apa saja rintangan yang menghadang. Maka dari itu tentukan  keinginan yang spesifik demi mencapai tujuan yang hakiki.

Menjadi Sosok Komunikator yang Efektif

Sangar yang selanjutnya adalah menjadi komunikator yang efektif,  dengan menempatkan diri dalam situasi di mana bung perlu berkomunikasi. Terkadang ada saja percakapan yang sulit dilakukan mungkin saja perihal topik yang tidak dikuasai, justru bung jangan menghindar tapi lakukan percakapan itu.

Jadikan hal tersebut sebagai peluang dimana bung menempatkan diri. Kami jamin hal tersebut tidak akan terasa nyaman, bahkan dapat membuat bung merasa canggung karena ini tidak pada tempatnya namun ini salah satu cara untuk bung berkembang menjadi komunikator yang efektif.

Mendidik Diri Sendiri

Mendidik diri sendiri dengan kata lain adalah memperkaya intelektual, di mana bung harus membangun pengetahuan luas dan menguasai beberapa keterampilan mulai dari seni bela diri, menembak, kesadaran situasional dan semacamnya.

Semua informasi yang bung dapatkan harus dikomunikasikan kepada orang lain, bung harus menempatkan diri di mana mendapatkan kredensial baru dan ini menjadi membuat bung sebagai sosok yang berpengetahuan luas. Bahkan sampai topik-topik maskulinitas juga bisa bung kulik, karena pada intinya ini aktualisasi diri untuk membuat bung berpengetahuan luas. Otomatis hal ini membuat bung jadi lebih sangar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Richarlison, Tumbuh di Lingkungan Penjahat Namun Karir Melesat Hebat

Brasil tidak pernah miskin talenta si kulit bundar, setiap tahun pasti tumbuh satu per satu bintang baru salah satunya adalah Richarlison. Pemain kelahiran 10 Mei 1997 ini memang istimewa, karena tidak butuh waktu lama untuk dirinya dikenal dunia. Karirnya terbilang instan, bagaimana tidak, Richarlison hanya membutuhkan dua tahun untuk membuatnya melangkah dari tim Divisi II Brasil tuk menuju Liga Inggris.

Bermain di Premier League merupakan mimpiku sejak kecil. Dan saya masih harus membiasakan diri melihat namaku tercetak di papan skor,” ujarnya

Bahkan saat dirinya bermain untuk Everton, perfoma pun tak surut, justru ia tampil dengan gemilang dengan mencetak gol di setiap pertandingan. Sejauh ini ia layak disebut sebagai bintang brasil, apalagi usianya yang masih terbilang muda yakni 21 tahun. Lantas karir Richarlison yang gemilang seperti sekarang terjadi bukan karena didukung fasilitas yang megah, tapi dibangun dari cerita merana ala rakyat jelata.

Kampung Halaman Kelam, Jadi Pengedar Narkoba Sudah Biasa Didengar

Richarlison seperti kami bilang tidak berasal dari lingkungan yang mapan dengan memiliki support system yang baik. Villa Rubia, kampung halaman yang terletak di Nova Venecia  dikenal sebagai salah satu penghasil minyak di Brasil.

Tempat tersebut menjadi tempat di mana ia tumbuh dewasa. Ironisnya tidak semua rekan sebayanya beruntung seperti ia yang sedang menjajaki karir sebagai pesepakbola. Rekannya ada yang bekerja sebagai kuli tambang dan pengendar narkoba, sebuah potret kelam dalam hal mencari nafkah.

Banyak teman sekampung saya terjerumus narkoba, sebagian besar dari mereka masuk penjara. Saya kadang masih berbicara dengan mereka, tapi saya beruntung karena tidak terjerumus hal serupa,” kata Richarlison kepada FourFourTwo 2018 lalu.

Keluarganya pun juga bukan dari keluarga yang baik-baik, di mana orang tuanya bercerai saat ia memasuki usia tujuh tahun. Richar pun pernah hidup dengan ayahnya lalu menetap dengan ibunya di usianya yang ke-10 tahun.

Sebelum Jadi Pemain Bola, Ia Mati-Matian Menghidupi Kelurga

Saya terpaksa harus menjual permen dan es krim di jalanan dan bekerja di lapangan untuk membantu kedua orang tua. Saya melakukan itu sebab semua orang melakukan apapun agar mereka bisa mewujudkan mimpi menjadi pesepak bola,” kata Richarlison.

Tingga bersama ibunda di Aguia Branca yang tak jauh dengan Nova Venecia, membuat kehidupan Richarlison semakin sulit. Apalagi ia harus membantu menafkahi empat orang adik, maka pekerjaan apapun dilakoni. Di sela-sela kehidupan yang berjalan miris, hanya sepakbola yang dijdikan hiburan.

Berkat Pemandu Bakat Talenta Richarlison Terasah Sedemikian Hebat

Salah satu sosok yang mungkin membuat Richarlison berhutang budi adalah Renato Velasco yang melihat keajaiban dari dirinya saat usia 16 tahun. Pebisnis, Pemandu bakat sekaligus Agen sepakbola ini secara jujur menyaksikan potensi Richarlison dalam beberapa kali latih tanding. Sejak saat itu, ia yang tadinya bergabung dengan akademi lokal, Real Noroeste hijrah ke America Mieneiro.

Saya akan membantumu karena kamu punya potensi,” ungkap Velasco, yang hingga kini menjadi agen.

Belum genap 12 bulan ia berada di akademi, Richarlison langsung dirpomosikan ke skuat senior. Setahun berikutnya, tepat pada tahun 2015 klub tangguh Brasil Fluminense lansgung meminangnya. Dua musim gemilang, mengantarkan ia mulai merambah liga Inggris yang diawali berssama Watford. Sebelum pindah ke Evertor dengan banderol harga sebesar 45 juta euro.

Tak Rela Dibilang Instan Karena Semua Adalah Bagian dari Usaha dan Proses

Hanya membutuhkan 5 tahun bekerja sama dengan Velasco, Richarlison disulap langsung jadi pemain bintang. Dan hanya membutuhkan dua tahun untuk melangkah hebat dari Ateletico Mineiro sampai ke Everton. Tak ayal label pemain instan mengarah kepadanya.

Jika yang dibicarakan karier profesional, barangkali ya (instan). Di akademi saya bahkan hanya main 11 pertandingan sebelum masuk ke skuat inti. Tapi ada proses panjang yang tak bisa saya jelaskan. Saya rasa itu adalah kerja keras, konsistensi, keyakinan, dan kekuatan mental untuk melewati cobaan berat,” tuturnya.

Komitmen Richarlison adalah penolakan, yakni menolak menyerah dan putus asa. Semua orang melihat dari sisi berlawanan, yakni di mana ia berhasil ke merantau ke beberapa klub besar.  Namun, jauh sebelum itu Richarlison adalah orang yang kerap gagal. Bahkan secara jujur ia telah berulangkali menjalani trial dan seluruhnya gagal.

Saya tidak punya jari yang cukup untuk menghitung siapa saja yang menolak saya. Di titik itu saya nyaris menyerah dan berhenti dari sepakbola,”

Paling Dinantikan, Membawa Brasil Menuju Juara

Meskipun bersinar di klub, sebagaimana yang namanya pemain sepakbola pasti menginginkan berada di skuat utama tim nasional. Membawa nama negara harum di kancah internasional adalah hal yang membanggakan bahkan layak disebut pahlawan olahraga. Namun itu semua tak terwujud kalau pemain tak masuk dalam daftar skuad tim utama.

Nah, hal ini juga terjadi kepada Richarlison di mana tayangan di televisi pada tanggal 17 Mei 2019 lalu sedang mengumumkan daftar pemain untuk Copa America 2019. Keluarga besar Richarlison menyimak dengan seksama di ruang tamu, kondisi semakin hening ketika pemain yang disebutkan sudah berada di urutan paling akhir.

Kemudian Tite, Pelatih Brasil menyebut namanya sebagai pemain ke-19 dan nama yang disebut adalah Richarlison de Andrade, sontak keluarga lompat kegirangan dan langsung memberi selamat kepada Richarlison yang mengenakan seragam basket Lakers.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top