Entertainment

Kira-kira Film Apa Saja yang Dicari Pengguna Google di Indonesia Selama Tahun 2018 ya Bung?

Tahun 2018 memang diisi dengan berbagai macam jenis film yang layak untuk dinanti. Setidaknya banyak dari mereka yang rela membeli tiket di hari pertama, lantaran film tersebut memang layak untuk ditonton secepatnya. Bung sendiri pasti memiliki beberapa jenis film favorit atau yang memang tidak sabar untuk dinantikan di tahun ini, apabila kilas balik ke belakang bukan? lantaran film menjadi saranan hiburan yang paling seru, apalagi bisa dijadikan agenda waktu berpacaran dengan si nona.

Di penghujung tahun 2018 ini, ternyata ada beberapa film yang sering dicari orang Indonesia di Google. Kira-kira apakah bung punya banyakan film apa saja yang dicari masyarakat Indonesia dalam setahun belakangan ini. Kalau bung memiliki jawaban, coba cocokan dengan beberapa jawaban ini. Berikut ini ada lima film terpopuler yang dicari berdasarkan data Google Trends Indonesia di tahun 2018. Penasaran nggak bung?

Black Panther

Sumber : Marvel

Black Panther termasuk ke dalam jajaran film yang paling populer dicari di Google selama tahun 2018. Film yang merupakan sequel dari Marvel ini, memang ditunggu para penggemar Marvel lantaran memiliki kesinambungan cerita dengan beberapa film lainnya. Film yang menceritakan tentang kematian ayahnya, T’Challa pulang ke negara Afrika Wakanda guna mengambil tempat yang sah sebagai raja.

Ketika musuh yang kuat tiba-tiba muncul kembali, keberaniannya pun diuji. Wakanda mulai dihadapkan dengan konflik dan pengkhianatan.

Dilan 1990

Sumber : Istimewa

Film menceritakan tentang kisah cinta remaja ini cukup diminati banyak kalangan. Salah satunya adalah anak muda bung. Bahkan dialog film tersebut menjadi jargon yang sering ditiru, “Jangan rindu, berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja”. Diadaptasi dari sebuah novel best seller karya Pidi Baiq, film Dilan 1990 sukses menghibur para penonton. Kisah cinta dua remaja Dilan dan Milea dan tema latar Bandung di tahun 90-an, membut penonton diajak bernostalgia.

Avengers Infinity War

Sumber : Mashable

Nah, Avengers merupakan film yang kerap ditunggu banyak kalangan. Jalan cerita yang panjang dan saling berkaitan dengan beberapa film lainnya sangat menarik untuk mengikuti. Apalagi sepak terjang film ini sangat membius para pecinta karakter superhero Marvel seperti Iron Man, Thor, Hulk dan Captain America. Di Film Avengers Infinity War para pahlawan tersebut bersatu melawan musuh terkuat Thanos. Thanos sendiri berencana untuk menggunakan artefak-artefak untuk mewujudkan kehendaknya.

Fantastic Beast

Sumber : FantasticBeast.com

Mungkin bagi bung yang sejak kecil sudah akrab dengan cerita dunia sihir dari film legendaris Harry Potter, tidak asing mendengar film Fantastic Beast. Film yang dibuat dari penulis terkenal JK Rowling ini masih merupakan sekuel film Harry Potter.

Otomatis film ini bercerita tentang kehidupan dunia sihir. Mungkin karena memiliki hubungan dengan Harry Potter membuat film Fantastic Beast masuk ke dalam jajaran film yang paling di cari Google selama tahun 2018.

Crazy Rich Asian

Sumber : Psychology Today

Film cinta yang satu ini mungkin merupakan film yang paling fenomenal. Karena mengangkat kisah cinta Rachel Chu yang menemani pacarnya yang bernama Nick ke pernikahan sahabatnya di Singapura. Namun Rachel terkejut karena tidak mengetahui kalau Nick sangat kaya. Lantaran Nick dianggap sebagai pria bujang yang sempurna sebab berasal dari keluarga yang sangat kaya raya.

Tantangan baru itupun dimulai. Rachel harus berhadapan dengan keluarga besar Nick yang sepertinya tak suka padanya, karena ia bukan dari keluarga kaya sebagaimana mereka. Namun berkat kemampuan Rachel dan ketulusan cinta dari Nick, keduanya akhirnya melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih serius.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Efek Minum Soda Tiap Hari, Nyawa Pria Tak Tertolong Lagi

Minum soda memang boleh-boleh saja, tapi jangan berlebihan sampai lupa mengonsumsi air putih. Seorang pria di China dilaporkan meninggal setelah mengonsumsi soda setiap hari. Dilansir Oriental Daily, pekerja kantoran dengan usia 30 tahun asal Suzhou, awalnya merasa lemah dan haus lebih dari 10 hari. Setelah itu, dalam sehari ia bisa mondar-mandir beberapa kali ke toilet dengan kondisi fisik yang semakin lama, semakin kurus.

Pria yang dikenal bernama Wang tersebut, kemudian mengalami heat stroke karena cuaca panas. Lantaran memilih meminum minuman berkarbonasi untuk mengatasi rasa haus! Bukannya segar, justru ia makin merasa lelah dan haus. Kerabat Wang membawa ke UGD setelah melihat kondisinya yang tidak sehat.

Dokter yang memeriksa Wang melakukan tes kadar gula darah. Curiga ia mengalami diabetes. Namun hasil dari tes tersebut mencengangkan, kadar gula darah Wang 20 kali lebih tinggi dibanding kadar normal! yakni mencapai 110 mmol/L. Naik kadar gula darah seseorang jadi salah satu efek minum soda berlebihan.

Penyakit Wang tidak sebatas itu, ia juga menderita asidosis, yakni kondisi cairan tubuh yang terlalu asam serta gangguan kalium. Bahkan kerabat Wang menuturkan kalau pria yang hobby mengonsumsi soda ini menderita hipertensi.

Dokter yang merawat, mendiagnosis kalau Wang menderita HHS (hyoerglycemic hypersmolar syndrome). Sebuah komplikasi serius dari diabetes. Setelah mengupayakan pengobatan yang terbaik, nyawa Wang tetap tak terselamatkan.

World of Buzz memiliki cerita lain tentang laki-laki pecandu soda ini. Situs tersebut menyatakan kalau Wang tidak sadar menderita diabtes. Cara Wang mengonsumsi soda pun beda dengan orang biasa. Ia mampu mengonsumsi minuman berkarbonasi seperti meminum air putih! serta gemar makan permen. Asupan minuman manis dalam jumlah banyak, asupan air putih tidak mencukupi serta infeksi akut diketahui jadi penyebab HHS.

Efek minum soda secara berlebihan memang membahayakan tubuh. Minuman berkarbonasi mengandung gula yang tinggi. Wang terlalu banyak mengonsumsi gula sampai memperburuk diabetes yang tidak terdiagnosis, sehingga komplikasi menjadi HHS. Asalkan tidak dikonsumsi berlebihan, meminum soda tidak dilarang. Paling penting jaga cairan ditubuh dengan mengonsumsi 8 gelas air putih setiap hari.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Neymar Ke Barcelona, Potong Gaji Bukan Kendala

Posisi Neymar saat ini tidak mengenakkan. Pemain berkelas asal Brasil ini masih berusaha mencari rumah baru. Di PSG, fans menolak kehadirannya dan pihak klub sudah muak dengan tingkahnya. Namun harga jual yang terlalu mahal banyak klub ‘angkat tangan’. Hanya Barcelona yang berpotensi menjadi pemberhentian Neymar selanjutnya.

Perjalanan Neymar ke Barcelona jadi negoisasi yang berjalan rumit antar kedua klub. Barcelona hanya menyanggupi transfer uang plus pemain. Sedangkan PSG akan melepas Neymar diangka 300 juta euro! yang mana tidak mungkin dibayarkan langsung oleh klub catalan. Padahal dua tahun lalu Neymar di lepas ke PSG di angkat 222 juta euro. Seolah kini Barcelona terjebak akan permainan yang dibuatnya sendiri.

Guillem Balague pakar sepak bola Spanyol dilansir BBC Sport mengatakan, kalau tiga pemain bintang Barcelona menginginkan Neymar ke Barcelona. Serta sang presiden ingin meninggalkan kesan di sisa jabatan dengan memulangkan sang bintang yang hilang. Maka dari itu langkah negoisasi konkret dilakukan dengan menerbangkan Eric Abidal dan Javier Bordas ke Paris.

Lionel Messi, Gerard Pique, dan Luis Suarez memang menginginkan Neymar kembali. Juga sang presiden, Josep Maria Bartomeu, yang punya sisa dua tahun mandat dan dia ingin meninggalkan warisan besar,”  Kata Balague.

Balague juga mengklaim kalau pemain asal Brasil ini rela memotong gaji sampai 15 juta euro supaya terealisasi kepindahannya ke Barca.

Sang pemain (Neymar) rela memangkas gajinya dari 38 juta euro menjadi hanya 23 juta euro. Ada situasi menarik di Barcelona. Mereka merasa harus benar-benar mencoba mendapatkan dia kembali,” kata Balague kepada BBC Sport.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Regulasi Kendaraan Listrik Indonesia Berharap Orientasi Impor Ditinggalkan

Beberapa tahun ke depan nampaknya kendaraan berbahan bakar bensin akan ditinggalkan. Seiring dengan kuatnya sosialisasi tentang kendaraan listrik. Di tanah air, payung hukum regulasi kendaraan listrik sudah secara resmi berada pada Peraturan Presiden No. 55 tahun 2019. Di dalamnya mengatur soal Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai atau Battery Electric Vehicle untuk transportasi jalan.

Pemerintah mendorong agar kendaraan listrik Indonesia bisa berkembang. Dalam Perpres tersebut, juga membahas tentang tingkat komponen dalam negeri untuk kendaraan listrik.  Sampai menyoal komponen serta kendaraan bermotor listrik wajib mengutamakan penggunaan komponen dalam negeri. Agus Thajajana selaku pengamat otomotif mengamini hal ini. Ia berpendapat lahirnya Perpres kendaraan listrik diharapkan semakin meninggalkan orientasi tentang barang impor.

Menurut saya ke depan akan didorong NEV (New Energy Vehicles) ataupun listrik itu tidak boleh esensinya barang impor, gimana yang terbaik? Harus hitung,” ujar Agus dalam seminar Forum Wartawan Otomotif (Forwot) dilansir Detik.

Meskipun begitu, ia tidak masalah soal impor saat ini. Dikarenakan bertujuan untuk membuka pasar mobil listrik di tanah air. Sebelumnya hal seperti ini juga terjadi sekitar tahun 98. Ketika Internal Combustion Engine (ICE) secara masif masuk ke Indonesia.

Dulu itu kan sebelum tahun 98 hampir dikatakan impor itu tak ada semua diproduksi sendiri. Semua aturan yang menggunakan lokal konten harus dicabut dengan perubahan setiap cc diberikan insentif dari cc 1.500 sampai dengan 3.000, kemudian sedan, 4×2 4×4,” kata Agus.

Perubahan itu dibuat untuk membuka pasar, tapi kita tidak boleh sampai produksinya hilang. Kalau dulu kan orang nggak boleh impor kemudian tiba-tiba dibuka, dan dibuatlah barikade barikade itu,” sambungnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top