Personality

Katanya Orang Sensitif Susah Dapat Kerja, Padahal Kata Peneliti…

Dalam dunia kerja saja, bung bisa berselisih atau merasa tidak betah di suatu tempat apabila ada omongan atau bercandaan dari rekan kerja yang kurang mengenakkan. Itu baru sebatas interaksi, apalagi ditambah ruang lingkup kerjanya sendiri, sifat sensitif bisa mengacau pekerjaan yang sedang bung rancang dan kerjakan.

Sebuah penelitian bertajuk Brain and Behaviour mengatakan kalau 20% populasi manusia dianggap sebagai sosok yang sangat sensitif. Sifat ini cenderung membuat seseorang menjadi responsif terhadap dunia di sekitarnya, jadi bung jangan beranggapan bahwa hanya bung yang memiliki sifat ini.

Tak perlu pusing untuk mencari pekerjaan apa yang cocok dengan memiliki sifat yang mana di masa kini mengungkapkan perasaan kerap dianggap lemah. Karena dilansir purewow.com ada beberapa pekerjaan yang tepat untuk orang yang memiliki sifat sensitif. Bung penasaran apa saja?

Orang Sensitif Sangat Cocok Untuk Membangun Usaha

Sebenarnya ada alasan kenapa orang sensitif itu sangat cocok untuk membangun usahanya sendiri. Karena untuk menjadi pemimpin di perusahaan orang lain biasanya orang sensitif tidak mendapatkan kepercayaan, karena takut rasa emosi dalam diri mengganggu kinerjanya.

Meskipun begitu setidaknya dia ahli memimpin usahanya sendiri lho, orang sensitif dapat mulai usaha kecil-kecilan sekaligus melatih skill kepemimpinan. Terutama menciptakan suasana yang ramah sekaligus memikat bagi bawahan.

Bung yang Sensitif Sangat Pantas Jadi Pekerja Lepas

Orang yang sangat senisitf biasanya sulit untuk memotivasi diri, karena kesalahan yang ia perbuat dapat mematahkan semangat dalam bekerja. Padahal di mana-mana melakukan kesalahan dalam pekerjaan adalah hal yang wajar, oleh karena itu orang sensitif cocok jadi freelance atau pekerja lepas. Selain jadwal yang dapat diatur menyesuaikan kondisi mood, orang sensitif juga mampu untuk memotivasi diri sendiri.

Kreativitas Orang Sensitif Terasah Sedari Lahir Hingga Cocok Berada di Industri Kreatif

Kreativitas seseorang memang dapat diukur dengan hasil pekerjaan dan pola pikir yang dikembangkan. Berbicara soal kreatif, orang sensitif cukup dikenal dengan sisi kreatifnya karena mampu menyelaraskan emosi ke dalam hal yang dikerjakan sehingga mampu relate dengan banyak orang.

Contohnya pekerjaan yang memanfaatkan bakat artistik, menulis, desain grafis, akting atau bernyanyi. Sehingga tak salah kalau orang super sensitif perlu merasa puas secara kreatif. Jadi mengapa sedih menjadi orang sensitif, bukan?

Kadar Empati dapat Dimanfaatkan, Hingga Cocok Untuk Bekerja di Bidang Kesehatan

Elain Aron, seorang pemimpin penelitian tentang tipe kepribadian menagatakan kalau orang sensitif memiliki kadar empati yang tinggi. Empati bisa berkontribusi pada sejumlah tingkat reaksi emosional, termasuk saat merasakan kebutuhan seorang teman.

Sehingga tipe ini dibutuhkan oleh mereka yang sedang berduka, oleh karena itu orang sensitif biasanya memiliki sifat intuitif juga sehingga kalau dikombinasikan mereka cocok untuk bekerja di bidang kesehatan dalam merawat orang lain.

Intuisi Membawa Orang Sensitif Bekerja di Bidang IT

Pekerjaan di bidang teknologi ternyata sangat cocok untuk seseorang yang memiliki intuisi, seperti orang yang sensitif. Salah satu bidang pekerjaannya adalah coding , kenapa bisa dibilang cocok untuk orang sensitif karena pekerjaan yang cukup rumit ini membutuhkan intuisi yang kuat.

Selain karena intuisi, pekerjaan di bidang teknologi menciptakan suasana kerja yang fleksibel, dan banyak juga yang menawarkan bekerja dari rumah sehingga menjadi pilihan yang tepat bagi orang-orang sensitif.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Menginspirasi Rekan Kerja, Bisa Bung Mulai Dari Membangun Lingkungan Kerja yang Nyaman

Dalam bekerja, pasti bung pernah mengalami satu kesempatan di mana bung yang berkontribusi lebih banyak dalam tim. Sedangkan rekan kerja hanya bekerja ‘seadanya’. Tidak selalu berjalan mulus dalam kinerja antara bung dan rekan kerja bisa jadi membuat bung tak semangat, begitu pula dengan mereka.

Nah, semua ini tentu juga menjadi tantangan dalam pekerjaan. Bagaimana bung harus bisa menginspirasi, sehingga mereka, memiliki semangat yang sama sampai visi misi yang sama. Tentu saja ada cara-cara tepat yang dapat bung lakukan.

Salah satunya adalah membangun lingkungan kerja yang nyaman. Dikutip dari Cermati.com ada beberapa cara agar rekan kerja dapat terinspirasi sehingga kerjaan yang sulit pun dapat diatasi.

Membina Hubungan yang Sehat dengan Rekan Kerja

Membina hubungan yang sehat dengan rekan kerja tidak hanya dengan rekan kerja yang satu tim dengan bung saja. Tetapi berlaku ke semua strata, seperti ke atasan sampai ke bawahan. Membina hubungan yang sehat dapat dilakukan dengan cara membiasakan tegur sapa, mengajak ngobrol sampai makan siang bareng.

Dengan cara seperti itu tidak langsung bung telah mengajak mereka untuk menikmati hubungan kerja yang baik dan nyaman. Hal ini memiliki dampak posifit bagi kinerja bung dan tim saat itu juga.

Mengetahui Apa yang Diinginkan Tim, Agar Profesionalitas Terbangun Secara Alami

Berperan dalam membangun lingkungan kerja bisa dipelopori oleh siapa saja. Termasuk bung sendiri, tak bermaksud untuk melangkahi perusahaan. Tetapi karena ini berkaitan dengan tim kerja bung, otomatis bung harus melakukan demi menciptakan lingkungan kerja yang nyaman.

Seperti bersikap dan menentukan budaya kerja seperti apa, dengan meminta rekan kerja untuk menyampaikan aspirasi. Perlahan-lahan rekan kerja bung akan mendapatkan efek positif dari yang bung lakukan, syukur-syukur kalau budaya kerja yang dijalankan dari hasil kemauan tim. Dapat berimbas dengan kinerja yang positif bagi perusahaan.

Bersikap Seperti Pemimpin yang Profesional

Profesionalias menjadi hal utama dalam dunia kerja, dilanjuti dengan kejujuran dan ketekunan. Apabila bung berada di posisi atasan, tentu bung harus menjadi contoh yang baik bagi bawahan. Tidak hanya ramah dan berbaur dengan mudah, tapi contohkan lewat kemampuan dalam mengatasi pekerjaan.

Apabila itu berhasil, rekan kerja lainya pasti sudah menaruh kepercayaan secara 100% kepada bung. Jangan lupa untuk memberikan arahan yang tepat, terutama bagi para rekan kerja yang kelihatannya bingung untuk menentukan keputusan kerja.

Kombinasikan Tanggung Jawab dengan Kemampuan Kerja yang Mumpuni

Salah satu modal penting dalam bekerja ya apalagi selain kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan. Kerahkan semua kemampuan kerja guna menjadi contoh kepada rekan kerja lain bagaimana cara untuk berdedikasi. Karena ini menjadi nilai lebih tidak hanya di mata perusahaan tapi juga rekan kerja. Selain itu jalankan tanggung jawab dengan baik tanpa ada yang terlewatkan.

Memotivasi Rekan Kerja Dengan Cara yang Disukai

Kami tidak menyarankan bung untuk selalu berkoar-koar seperti motivator ulung dengan kata-kata penyambung hidup. Motivasi rekan kerja memiliki banyak cara, terutama cara yang tepat. Selain menunjukkan lewat tindakan, bung juga bisa memotivasi lewat lisan.

Tapi lihat kondisi pribadi rekan kerja anda bung, karena tidak semua orang dapat menerima motivasi. Pastikan bung memberikan motivasi dengan cara yang tepat, dan rekan kerja dapat menerima di porsi yang tepat.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Datang ke Pernikahan Mantan, Seorang Lelaki di Makassar Berikan Salam Rahasia Ketika Bersalaman

Garis takdir memang tidak ada yang tahu, se-simple orang yang terus bersamamu belum tentu adalah jodohmu. Karena tidak ada jaminan kisah cinta akan berakhir di pelaminan. Hal ini dialami seorang laki-laki yang namanya menjadi perbincangan di media sosial lewat aku Instagram @makassar_iinfo. Pasalnya saat ia datang ke nikahan mantan, ia melakukan salam rahasia sebelum turun ke pelaminan

Di awal video pemuda berbatik ungu telihat tegar saat kaki menapaki pelaminan dengan memeluk ibu sekaligus mempelai. Perempuan yang pernah mengisi hari-harinya tersebut pun menyepatkan diri untuk menyalami dan memeluk sang mantan. Kesedihan tak dapat disembunyikan bung, lantaran mempelai wanita terlihat menyapu air matanya. Meski begitu, ia berusaha tetap tegar.

Setelah momen pelukan dan usap air mata dari mempelai perempuan, sang laki-laki menyempatkan diri memberi salam yang ia lakukan sewaktu berpacaran. Momen itu pun menjadi perhatian para tamu, khususnya yang berdiri di atas panggung pelaminan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Tak Dapat Membangun Hubungan Baik Dengan Rekan Kerja, Bisa Mengancam Karir Anda

Reputasi terkadang rusak dan hancur dengan kesalahan yang diperbuat, bukan dengan atasan melainkan dengan rekan kerja. Sebuah survei dilakukan oleh VitalSmarts yang menemukan kalau 83% orang pernah mengetahui dan melihat orang lain membuat kesalahan membahayakan karir dan reputasi. 69% lainnya mengakui kalau mereka sendiri yang melakukan kesalahan yang membuat karir mereka cenderung terancam. Sepeti meminta promosi, kenaikan gaji, merusak hubungan kerja dengan rekan kantor, sampai merusak reputasi diri sendiri.

Membangun karir tidak mudah. Beberapa orang harus mati-matian untuk berada di garda terdepan suatu perusahaan. Mulai dari sikut-sikutan sampai rela menjebak rekan kerja lain. Aktivitas jahat semacam ini sudah bukan hal tabu lagi di suatu perusahan.

Namun ada kalanya bung berfikiran kalau tidak membangun hubungan harmonis dengan rekan kerja bisa membuat bung didepak. Karena lingkungan kantor tidak lagi ceria sekaligus tidak begitu mendukung untuk bekerja. Selain itu ada beberapa alasan yang harus bung simak, apabila tidak ingin karir jalan di tempat atau bung didepak.

Gemar Cari Muka di Depan Atasan, Mendapat Permusuhan dari Beberapa Rekan

Beberapa orang memang ada yang pintar untuk bermuka dua sampai jadi penjilat atasan. Kami yakin bung tidak handal dalam soal ini kan? selain jalan pintas medongkrak karir dengan cara kusut. Sikap menjilat atasan otomatis menimbulkan omongan sekaligus permusuhan dari rekan-rekan kerja lainnya.

Seseorang yang meningkatkan hubungan dengan atasan tetapi tidak dengan merendahkan rekan kerja lain, mungkin adalah upaya yang dicari. Tetapi rekan kerja pasti tak bisa diam apabila ada seseorang yang mendongkrak karir dengan cara licik secara terang-terangan. Otomatis karir orang tersebut dapat terancam.

Jangan Pernah Puas Dengan Kemampuan yang Dimiliki, Terus Belajar Khususnya dalam Hal Teknologi

Mempertajam keterampilan baru adalah hal yang harus diutamakan. Jangan mentang-mentang sudah level tinggi di satu perusahaan, tidak lagi mepelajari hal-hal baru. Kalau bung nyaman berada di titik tersebut, bung bisa membunuh karir diri sendiri.

Segala perubahan terjadi, dan itu tidak dapat dihindari. Terus kembangkan apapun yang sedang bung pelajari, terutama teknologi. Karena sulit untuk mengejar apabila sudah tertinggal.

Jangan Membiasakan Menolak, Beradaptasilah dengan Perubahan

Sebuah survei melibatkan 91% responden mengatakan kalau karyawan paling sukses adalah orang-orang yang bisa beradaptasi dengan perubahan tempat kerja. Meskipun semua orang tahu kalau perubahan bisa terjadi kapan saja, tetap ada saja seseorang yang menolak dan tetap memelihara cara-cara lama dalam penyelesaian masalahnnya.

Toh dalam perubahan bung tidak dituntut untuk menyukai, melainkan belajar, beradaptasi dan berhentik menolak yang sudah terjadi.

Siap Menyonsong Kesuksesan dan Siap Akan Kegagalan

Serangkaian keberhasilan seseorang tentu sangat manis untuk dinikmati. Bung yang mendengar ceritanya saja, terbayang betapa nikmati dan serunya apa yang telah ia dapatkan sekarang. Meskipun begitu, jangan sampai terlena akan cerita soal kesuksesan, semua orang memang bisa dan berhak untuk sukses. Tapi ada yang tidak sanggup ketika menerima kegagalan, sehingga down dan tidak dapat menjaga kondisi alhasil pekerjaan terbengkalai tidak karuan.

Memiliki Kecerdasan Emosi yang Rendah, Gampang Marah Dengan Rekan Kerja

Semua orang bisa dipecat bukan karena melanggar peraturan perusahaan atau karena kinerja yang mengecewakan. Tetapi orang bisa dipceat karena tidak mampu membangun hubungan baik dengan orang lain. Mood mungkin sedang tidak bagus sehingga bung terbawa suasana untuk marah-marah saja, terutama terhadap rekan kerja lainnya. Untuk itu jaga keharmonisan antara rekan kerja patut dijaga, bukan demi kebaikan karir saja. Tetapi lingkungan pun juga.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top