Health

Kata Pak Dokter: “Ereksi Yang Betul Itu Seharusnya Sekeras Kursi!”

“Pria itu ereksinya ada empat tingkatan! Seharusnya yang paling bagus itu tingkatan ke empat yang ereksinya sekeras kursi yang saya duduki ini” demikian ungkap Pakar andrologi dari Brawijaya Hospital dr Nugroho Setiawan Sp.And yang ditemui dalam diskusi “Rahasia Stamina Perkasa” di Jakarta belum lama ini.

Menurut dr Nugroho, Puncak kehidupan kita laki-laki itu pada umumnya berada di usia 25-30 tahun. Untuk bung yang sudah di atas usia 30 tahun, harus mulai siap-siap mengalami penurunan. Kita masih ingin gagah perkasa, apa daya tubuh berkata lain. Lalu kita harus bagaimana?

Perkasa Tak Perkasa Itu Urusan Testosteron

Dr. Nugroho mengungkapkan, mereka yang testosteronnya rendah tidak bisa keras ereksinya. Ruginya, ejakulasi tak bisa terkendali. Ibarat main bola, jangankan masuk final baru juga babak penyisihan, sudah harus angkat koper.

Selain karena masalah pada testis, kondisi ini juga bisa terjadi akibat gangguan pada salah satu level atau lebih poros hipotalamus (pada otak) sehingga kadar testosteron menurun.

Bung Boleh Jadi Merasa Awet Muda Terus, Tapi Kadar Testosteron Siapa Yang Tahu

Kita boleh saja menampik tak mau terima kenyataan. Namun penurunan kadar testosteron ini sebuah keniscayaan. Ketika sudah melewati masa 30 tahun sudah akan terjadi penurunan testosteron. Berbeda dengan si nona yang menoposenya terjadi mendadak nan seketika. Menurunnya kadar testosteron terkadang tak disadari sebagian laki-laki karena terjadi perlahan, sehingga banyak dari kita yang merasa dirinya baik-baik saja.

“Kemundurannya pelan-pelan, sehingga banyak pria merasa baik-baik saja. Tidak terasa. Loyonya pelan-pelan” tegas Dr. Nugroho.

Tapi bung tak perlu panik, karena pak dokter mengatakan ada cara untuk memperlambat terjadinya penurunan testosteron. Minimal masih bisa bergumul mesra sampai tua nanti.

Mudah Mengantuk Sehabis Makan Itu, Salah Satu Tandanya Bung Sudah Mulai Loyo

Supaya tak terlena, ada baiknya kita memahami ciri-ciri telah terjadinya penurunan testosteron. Mudah lelah dan mengantuk salah satu ciri yang harus di waspadai. Apalagi buat bung yang sering mengantuk selepas makan, ini bisa jadi ciri utama.

“Tidak berenergi, cenderung lebih mudah mengantuk usai makan, relatif cukup gemuk akibat lemak tidak bisa lepas dari tubuh, bisa jadi ciri penurunan testosteron” tambah Dr. Nugroho

Sulit berkonsentrasi, daya tahan menurun, juga menjadi tanda lainnya. Karena testoteron bagi pria tak hanya bermanfaat untuk mengatur libido dan suasana hati, tetapi juga meningkatkan kekuatan dan volume otot, pertumbuhan rambut-rambut halus, hingga menstimulasi sel.

Laki-laki yang rendah kadar testoteronnya bahkan terancam terkena berbagai penyakit metabolik seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan gangguan lemak.

Tak Mau Loyo Di Ranjang? Sebaiknya Pekerjaan Ditinggal Di Kantor Saja

Stres yang tak tertangani secara baik juga bisa menjadi faktor yang mempercepat penurunan testosteron. Ibaratnya sudah macam usia 70 tahun padahal baru mulai masuk kepala empat. Salah satu pendorong paling utama adalah gemar membawa pekerjaan ke rumah. Alias masih juga terpikirkan beban deadline ketika seharusnya sudah beristirahat.

“Tidak boleh boleh sering stres. Stres mengganggu kesehatan tergantung kita menghadapinya. Banyak pasien pekerjaan dibawa pulang. Oleh karenanya, manajemen stres harus dikuasai masing-masing orang,” tutur Nugroho.

Gawatnya Banyak Yang Ambil Jalan Pintas Minum Sembarang Obat Kuat

Nah, ini dia yang berbahaya. Tak mau terima, aksi di ranjang tak lagi prima, banyak laki-laki langsung terpikir untuk menenggak obat kuat. Gawatnya bung tak lagi memeriksa urusan komposisi yang terkandung dalam obat tersebut. Isinya ternyata bahan-bahan yang seharusnya berada di dalam pengawasan dokter dan tak dijual bebas. Salah-salah bisa nyawa taruhannya!

Lebik Baik Pakai Suplemen, Kalau Mau Tetap Macam Superman

“Enggak ada makanan tertentu. Makan makanan bergizi dan berimbang, lengkap. Ada karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan mikronutrisi lainnya, serta suplemen tambahan bisa jadi solusinya” pungkas Dr. Nugroho.

Senada dengan ini ditemui di acara yang sama Brand Manager Sutra, Daniel Tirta mengungkapkan pentingnya memilih suplemen berbahan dasar alami dan aman. Menurutnya masyarakat Indonesia punya keinginan untuk menggunakan suplemen berbahan dasar herbal karena aman dan minim resiko efek samping.

Inilah alasan sutra mengeluarkan Sutra Perkasa beberapa waktu yang lalu. Produk ii merupakan gabungan dari 3 ekstrak herbal. Pertama tongkat ali yang bermanfaat untuk menstimulasi testosteron. Esktrak ginseng yang bekerja untuk meningkatkan stamina dan menjaga vitalitas. Terakhir kandungan horny goat weed untuk menambah gairah seksual. Untuk melengkapi komposisi herbal, cangkang kapsulnya pun herbal yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan.

Jadi Bung, jangan ambil jalan pintas pakai obat kuat untuk tampil perkasa. Lebih baik mengurangi stres dan mulai hidup sehat, karena si nona tentu ingin menghabiskan waktu lebih lama denganmu bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Ketika Beli Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 Kini Berhadiah Jaket Sporty

Sukses menghadirkan Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 ke hadapan publik Indonesia hingga akhirnya menjadi trend setter baru motor sport 150cc pada saat ini, kini PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali memberikan program terbaik yang berlaku mulai bulan Oktober 2017. Setiap konsumen yang melakukan pembelian Suzuki GSX-R150 maupun GSX-S150 akan langsung mendapatkan jaket sporty berdesain keren dan penuh gaya masa kini.

“Tidak terasa Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 sudah memasuki periode semester kedua dari peluncurannya, dan penerimaan kehadirannya dinilai sangat baik bahkan hingga saat ini” ungkap Yohan Yahya – Sales & Marketing 2W Dept. Head PT. SIS

Melihat dari perkembangan dan semakin banyaknya pemilik Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150 yang selalu tampil bergaya dengan pakaian dan perlengkapan berkendara yang modis, SIS berinisiatif untuk melengkapi konsumen baru Suzuki GSX dengan jaket sporty secara cuma-cuma yang bisa menambah pesona sang pengendara. Jaket sporty tersebut berdesain race fit dan dilengkapi dengan full protector untuk perlindungan. Pengguna akan tetap nyaman menggunakan jaket tersebut ketika bergerak, dan langsung mengisyaratkan bahwa jaket tersebut berkualitas tinggi. Bahan yang dipergunakan pun telah water proof sehingga aman dari tetesan air.

“Sebagai rasa terima kasih, kami ingin menciptakan komunitas pengguna sepeda motor Suzuki menjadi lebih besar kembali, khususnya untuk model GSX-R150 dan GSX-S150 ini melalui program hadiah jaket sporty secara langsung bagi konsumen yang baru akan melakukan pembelian mulai bulan Oktober 2017. Bagi yang belum memiliki Suzuki GSX, segeralah mengunjungi jaringan dealer Suzuki dan jangan sampai melewatkan kesempatan baik ini.” sebut Yohan Yahya menambahkan.

Fitur-fitur moderen dan canggih tersemat di GSX-R150, seperti keyless ignition system yang telah terbukti mampu meminimalisir tindak kejahatan pencurian sepeda motor. Untuk kenyamanan berkendara dengan performa mesin yang besar pun bisa dinikmati dengan tipe GSX-S150. Keduanya dibekali mesin 150cc berteknologi DOHC (Double Over Head Camshaft) dan fuel injection yang canggih, sehingga pengendara akan terpuaskan setiap saat. Posisi duduk yang rendah dan total bobot yang ringan dirancang sesuai dengan postur tubuh orang Indonesia dan Asia pada umumnya, sehingga tidak akan menjadi masalah untuk dikendarai setiap hari.

Berlaku serentak mulai bulan Oktober 2017, Suzuki memberikan harga yang berbeda dari sebelumnya. Kini GSX-R150 dibanderol dengan harga Rp 28.900.000,- (On The Road DKI Jakarta) dan GSX-S150 sebesar Rp 24.400.000,- (On The Road DKI Jakarta). Harga promo periode ke-2 tersebut masih berada di bawah harga normal yang pernah disiarkan sebelumnya. Suzuki masih menjadi pilihan terbaik dan terjangkau bagi konsumen Indonesia pada saat ini, sehingga semakin banyak konsumen yang bisa menjadi pusat perhatian dan menjadi bagian dari tren saat ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Narasi

Sering Tak Adil Pada Wanita, Hari Ini Biarkan Mereka Bebas Tanpa Bra

Wanita dan penampilannya tentu jadi sesuatu yang menarik perhatian, dan poin utamanya sering kita letakkan pada bagian tubuh terdepan. Apalagi kalau bukan payudara yang ia punya. Wajar memang jika hal tersebut tak bisa dilewatkan, karena memang letaknya ada di depan.

Hanya saja hal ini sering kali kita jadikan ajang yang malah terdengar sangat tak adil bagi mereka. Masih tak sadar? Mari kita telisik lebih dalam

 

Memberi Mereka Vonis Yang Kejam, Hanya Karena Tak Pakai Bra Saat Sedang Bepergian

Dipertengahan tahun 2016 lalu, terkait laporan yang dilayangkan oleh mantan suaminya Sajad Ukra. Artis Nikita Mirzani yang memang dikenal selalu tampil seksi dengan pakaian yang kerap terbuka, mendatangi Polda Metro Jaya dengan hanya menggunakan baju tipis tanpa mengenakan bra.

Lalu selanjutnya, beberapa dari netizen belomba-lomba untuk memberi komentar atas penampilannya yang lebih didominasi oleh kita kaum laki-laki. Mulai dari sebutan “murahan” hingga kata-kata lain yang rasanya tak pantas untuk disampaikan. Padahal sekalipun Nikita adalah istri atau pacar kita, tentu kita juga tak berhak untuk menghakiminya hanya karena tak pakai bra. Toh itu adalah haknya.

 

Terlepas Dari Manfaat Baik Yang Mungkin Mereka Inginkan, Dia Yang Tak Pakai Bra Sungguh Bukanlah Urusan Kita

Faktanya pro dan kontra pemakaian bra yang katanya jadi pemicu kanker payudara memang belum menemukan titik temu. Namun sebagian besar perempuan percaya bahwa mengurangi frekuensi pemakaian bra dalam aktivitasnya, bisa berdampak baik untuk kesehatan mereka. Dan hal itu pulalah yang menjadi alasan mengapa sebagian wanita sering memilih untuk tidak memakai bra.

Lalu coba bayangkan, bagaimana reaksi yang kerap kita tunjukkan bagi meraka? Kita sering merasa bahwa itu jadi sebuah pilihan yang tak wajar. Mengingat mereka adalah wanita, sudah seharusnya menjaga segala sikapnya. Termasuk dalam hal memilih pakaian, mungkin begitu kata kita. Padahal itu semua hanyalah sebuah topeng yang sering kita gunakan, untuk ikut mencampuri pilihan mereka.

 

Padahal Memakai Suatu Pakaian Tentu Soal Kenyamanan, Lalu Apakah Kita Berhak Menyalahkan?

Siapa pun tentu tak berhak untuk menilai baik buruknya pilihan seseorang. Tak hanya kita saja, yang sering memutuskan untuk mengenakan sesuatu, mereka juga memiliki hak yang sama.

Tak jauh berbeda dengan jenis pakaian lainnya, urusan kenyamanan tentu jadi hal yang utama. Beberapa dari kita mungkin tak akan memakai kemeja, karena lebih nyaman dengan kaos oblong biasa. Demikian pula mereka, yang sering memutuskan untuk tak pakai bra karena tak nyaman. Ini bukanlah sesuatu yang berbeda, hal ini tentu sama dengan pilihan lain untuk urusan pemakain baju, atau celana.

 

Karena Sejatinya, Mereka Jadi Orang Yang Paling Berhak Untuk Memutuskan Mau Pakai Atau Tidak!

Sebagai seseorang yang tak pernah tahu bagaimana rasanya mengenakan bra. Kita tentu tak boleh jadi pihak yang akan jadi hakim untuk mereka. Kita boleh saja menyimpulkan bahwa ada efek baik dan buruk dari pemakaian bra. Namun untuk itu semua tentu setiap perempuan punya tolak ukur yang akan dijadikan patokan. Apakah nanti ia akan tetap dipakai atau tidak.

Memang pada beberapa kesempatan tentu pilihan tersebut tidak selalu sejalan. Namun lebih daripada itu, semua hal yang akan dilakukan oleh perempuan, pilihannya tetap berada pada tangan mereka.

 

Meski Katamu Ini Jadi Sesuatu Yang Biasa, Tapi Bisa Jadi Itu Sungguh Tak Adil Ia Rasakan

Terlepas dari semua hal yang telah sering kita lakukan, kali ini kita bisa saja berdalih dengan menyebutkan bahwa apa yang kita sampaikan adalah sesuatu yang wajar. Mungkin kalimat ini bisa menyelamatkan kita dari beberapa tuduhan mereka. Tapi coba bayangkan, dimana letak kerugian atau keuntungan yang akan kita dapatkan. Jika berhasil untuk memberi komentar atas pilihan seorang wanita, apakah akan pakai bra atau tidak. Tentu saja tak ada.

Kita mungkin bisa saja tak sadar, berniat untuk memberi perhatian tapi malah berujung dengan perbuatan yang tak adil baginya.

 

Dan Pada Tanggal Yang Sama Seperti Tahun-tahun Sebelumnya, Hari Ini Biarkan Mereka Bebas Tanpa Bra

Peringatan yang dihelat tiap satu tahun sekali ini, memang selalu datang dengan berbagai kontraversinya. Sebagian orang berpikir bahwa kampanye ini jadi pemicu wanita untuk tak mengenakan bra salama sehari penuh. Padahal menurut awarenessdays.co.uk sebuah organisasi kesehatan masyarakat, kampanye ini sebenarnya bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pada para wanita mengenai kanker payudara. Denga kata lain, setiap wanita diharapkan lebih peduli pada dirinya sendiri, dengan rutin memeriksakan kesehatan payudaranya sejak dini.

Meski asal-usul No Bra Day yang diperingati setiap tanggal 13 Oktober ini masih tidak jelas. Setidaknya kampanye ini telah berjalan sejak 2011, ini artinya tahun ini adalah peringatan tahun ke 6 No Bra Day. Dengan pesan meningkatkan kesadaran akan pentingnya skrining kanker payudara bagi wanita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Meski Berada Di Jalan Setiap Waktu, Panas Dan Debu Tak Lagi Jadi Musuh

Memasuki bulan oktober yang dipercaya jadi awal musim hujan, nampaknya suhu udara dalam beberapa bulan terakhir justru sedang panas-panasnya. Tak tanggung-tanggung, suhu udara untuk kota Jakarta sendiri berkisar antara 32 hingga 37 derajat celcius. Situasi ini tentu sangat berpengaruh pada aktivitas kita, apalagi jika sobat Yomamen adalah salah seorang pengendara roda dua.

Berdasarkan sebuah riset yang telah dilakukan para ahli, panas, keringat dan debu di jalanan bisa membuat kulit kepalamu lebih mudah berketombe. Belum lagi  suhu udara tropis di negara kita yang kadang mencapai angka 37 derajat celcius ditambah dengan kelembaban udara yang juga mencapai 80 persen dipercaya jadi salah satu faktor pemicu kulit kepala berminyak meski baru saja keramas.

Tapi sobat Yomamen tak perlu khawatir, karena kini ada sampo Head & Shoulders yang siap jadi solusi.

Bukan Sekedar Mengusung Slogan Sebagai Sampo Anti Ketombe Dan Penghilang Gatal Yang Dapat Dipercaya, Hal Itu Juga Telah Dibuktikan Head & Shoulders Secara Langsung Dihadapan Para Konsumennya

Bertempat di Hotel Ritz Cartlon Jakarta, pada tanggal 27 September 2017 kemarin. Salah satu produk keluaran P&G ini, membuktikan formulanya sebagai sampo anti ketombe dan penghilang gatal yang dapat dipercaya. Di hadapan para tamu undangan dan konsumen yang hadir, Saint Tiu, selaku Principal Scientist P&G Hair Care Asia Pacific yang datang langsung dari Singapura melakukan tes uji coba.

Sebelumnya Tiu meminta seorang laki-laki bernama James untuk memakai sebuah helm layaknya pengendara roda dua selama kurun waktu 15 menit. Sebagaimana gambar di atas, daerah berwarna merah adalah kulit kepala dengan suhu yang paling panas. Kita bisa melihat perbedaan signifikan yang ada pada kedua gambar tersebut. Dengan kata lain, berada di jalan dengan menggunakan helm untuk berkendara jadi salah satu pemicu yang menyebabkan kulit kepala panas dan gatal.

 

Untuk Itu Head & Shoulders Hadir Dengan Micro ZPT, Sampo Ini Dipercaya Mampu Mengatasi Semua Masalah Rambut Dan Kulit Kepala Yang Kita Alami

Sebagai laki-laki yang bermukim di Indonesia, terlebih di kota besar seperti jakarta. Gatal dan ketombe rasanya jadi masalah utama bagi kita para pejuang jalanan. Perjalanan ke tempat kerja hingga beberapa aktivitas lain yang kita lakoni di jalan raya membuat kulit kepala dan rambut jadi kotor, hingga memicu timbulnya gatal serta ketombe.

Oleh karena itu, sampo Head & Shoulders Cool Menthol dan Lemon Fresh hadir dengan Micro ZPT yang dapat membantu membersihkan kulit kepala dari ketombe dan gatal. Bahkan produk ini juga mampu menyegarkan kembali kulit kepala dengan sensasi dingin sekalipun terkena paparan sinar matahari panas dan debu yang kadang menyebabkan keringat.

 

Dan Tak Hanya Itu Saja, Sebelumnya Para Brand Ambassador Dan Salah Satu Influencer Telah Membuktikannya Dengan Keberhasilan Mereka Menyelesaikan Sebuah Tantangan Di Jalan Raya

Mengingat panas, keringat dan debu di jalanan jadi tiga elemen yang dapat menyebabkan ketombe. Tim dari Head & Shoulder menantang para punggawanya untuk membuktikan formulanya dengan melakoni aktivitas di jalan raya.

Darius Sinarthrya yang sehari-hari menjadi aktor dan presenter ditantang untuk menjadi kondektur metro mini, sedang Iko Uwais yang juga adalah aktor laga kebanggaan Indonesia diminta sebagai juru parkir, hingga Dj Yasmin yang setiap hari melakukan aktivitas di dalam ruangan menjadi seorang supir ojek online.

Tantangan ini dibungkus dalam sebuah seri video digital yang bertema “Tes Kulit Kepala Pejuang Jalanan”. Dan menariknya, ketiga orang tersebut mampu menyelesaikan tantangan dengan baik. Karena merasa tak ada masalah pada panas dan debu yang ada. Tentunya itu berkat Sampo Head & Shoulders yang setiap hari memberikan perlindungan pada kulit kepala.

Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Febrina Herlambang, selaku Brand Communication Manager P&G Indonesia “Sampo anti ketombe, Head & Shoulders Cool Menthol dan Lemon Fresh dapat membantu memberikan perlindungan untuk rambut dan kulit kepala meski menghadapi panas, keringat, dan debu jalanan yang dapat memperburuk timbulnya ketombe. Sekarang pria Indonesia bisa selalu siap untuk menghadapi jalanan dengan kepala terasa dingin tanpa harus khawatir dengan ketombe dan gatal-gatal lagi.”

Jadi untuk sobat Yomamen yang masih resah atas panas, debu dan keringat dijalanan. Taklukkan dengan sampo Head & Shoulders Cool Menthol dan Lemon Fresh dengan Micro ZPT. Mari taklukkan jalanan bareng Head & Shoulders, karena tak hanya panas, debu polusi maupun keringat, ketombe pun takluk. Head & Shoulders, samponya #PejuangJalanan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Masih Muda Sudah Muncul Uban? Itu Tandanya Kamu Harus Lebih Sering Tertawa dibanding Sibuk Bekerja

Munculnya uban di usia muda bisa membuat seseorang gelisah. Jelas saja, rasa percaya diri akan menurun seketika karena uban yang identik sebagai tanda penuaan tiba-tiba saja muncul di rambut mereka yang usianya belum masuk kepala empat.

Untukmu yang sedang mengalami masalah yang sama, tenangkan diri sejenak ya Bro! Mungkin kamu panik saat mendapati rambutmu sudah ada yang memutih setelah sekian lama tak berdiri depan kaca. Sebentar, daripada panik berlebih, sebaiknya kamu kenali dulu apa penyebab munculnya uban di rambutmu. Tak perlu terburu-buru menyemir rambut, sebab sejatinya uban pun bisa dihilangkan dengan cara-cara alami.

Uban Muncul Pertanda Ada Kerusakan Sel di Dasar Folikel Rambut. Penyebabnya Beragam, Karenanya Kamu Perlu Tahu

Pakar penuaan dari Mayo Clinic, Dr James Kirkland mengatakan, setiap orang dapat memiliki uban sepanjang hidupnya namun keseimbangannya berkurang di usia 40 hingga 50 tahun dengan tingkat perubahan yang bervariasi sesuai genetik, jenis kelamin, dan etnis. Dengan munculnya uban, berarti ada kerusakan sel rambut yang kerap disebut melanosit di dasar folikel rambut.

Ia menyebutkan, kebiasaan buruk seperti merokok juga dapat mempercepat timbulnya uban yang terlalu dini. Di lain sisi, kemunculan uban yang terlalu cepat juga bisa dianggap sebagai tanda datangnya penyakit autoimun, gangguan tiroid, hingga jantung. Namun jika seseorang sudah memiliki riwayat penyakit jantung, lalu tiba-tiba rambutnya beruban bisa jadi kondisi tersebut merupakan tanda perburukan penyakit.

 

Hati-hati dengan Stres, Meski Kamu Merasa Sehat Tapi Tubuhmu Tanpa Disadari Akan Menerima Tekanan Akibat Pikiran yang Sedang Stres

Stres diketahui dapat menyebabkan macetnya produksi melanin. Kamu perlu tahu, melanin merupakan pigmen alami pewarna rambut. Melanin ini dihasilkan oleh sel melanosit, dan rambut berubah warna jadi putih karena melanosit di dalam tubuh tidak memproduksi melanin dalam jumlah yang cukup.

Tapi jangan khawatir, produksi melanin yang bermasalah karena stres umumnya bersifat sementara. Artinya agar jumlah rambut uban tak semakin banyak, kamu perlu berupaya menghilangkan faktor penyebab stres dan mengendalikan tubuh dan pikiranmu agar normal kembali.

 

Tak Melulu Karena Stress, Faktor Genetik Juga Bisa Memicu Kenapa Uban Datang Begitu Cepat

Kamu wajib tahu juga bro! Setiap orang mewarisi kromosom dari orang tua ke anak. Ini artinya apabila orang tua memiliki masalah rambut beruban pada saat mereka masih muda, maka kemungkinan besar hal yang sama juga akan diturunkan pada anak atau cucunya kelak.

Tapi disamping itu, masih ada penyebab lainnya semisal gangguan metabolisme, masalah pada ketahanan tubuh, gangguan fungsi ginjal, ada kelainan hormon dan paparan sinar ultraviolet juga berkontribusi menambah jumlah uban di kepala.

 

Menghalau ‘Serangan Uban’ Dapat Dilakukan dengan Cara-cara Alami, Bro! Mulailah dengan Mengonsumsi Makanan Seperti Sayur dan Buah-buahan

Kini kamu sadar, uban tak lagi jadi momok untuk orang tua saja. Perkembangan zaman dan lingkungan yang tidak sehat menyebabkan kita yang masih berusia muda juga mendapat ‘serangan uban’ di kepala. Ada baiknya kita mulai tergerak untuk menghindari faktor-faktor yang dapat memicu timbulnya uban agar tidak terwariskan ke anak cucu kita nantinya.

Karenanya kamu sangat disarankan untuk mengkonsumsi jenis makanan yang mengandung banyak vitamin B12 juga dapat menghambat dan mengatasi pertumbuhan uban di kepala.

Menurut Diana Bihova, dari Medical Centre Universitas New York, terkurasnya vitamin B12 akan mempercepat tumbuhnya uban di kepala. Sayuran hijau, produk olahan susu, salmon, berries, hingga almond baik untuk mencegah timbulnya uban.

Perbanyak Tertawa dan Lepaskan Stressmu Dengan Selalu Berpikir Positif, Cara Ini Diketahui Dapat Menghambat Dan Mengatasi Uban Pada Rambut.

Ya, tertawa akan membuatmu rileks dan bahagia. Dengan demikian stres pun dapat dihalau. Tapi disamping itu, kamu pun perlu minum air putih yang cukup, punya waktu tidur yang baik, serta melakukan olahraga secara rutin. Gaya hidup sehat sangat ampuh menangkal munculnya uban. Karenanya sangat tidak disarankan untuk mengonsumsi fast food, terlalu banyak konsumsi kafein dan minuman beralkohol serta merokok jika kamu ingin menangkal datangnya uban.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top