Health & Personality

Inilah 5 Dinamika Perubahan Sikap Anak Laki-laki Terhadap Ayahnya! Kamu Mesti Tahu Bro!

Terlahir sebagai seorang anak laki-laki yang kelak juga akan menjadi ayah, tentu jadi kebanggaan tersendiri untuk kita. Sosok ayah sering sekali kita jadikan panutan untuk menjalani kehidupan. Meski kadang hubungan yang ada tak selalu berjalan sesuai harapan, tapi ayah tetaplah jadi panutan. Berperan sebagai orang penting setelah ibu, tak membuat ayah lantas kehilangan tanggung jawab pada anak-anaknya. Dirinya tetap hadir dalam segala kesempatan meski untuk sekedar memberi wejangan.

Seiring dengan berjalannya waktu, kita mulai sadar bahwa banyak yang telah berubah. Salah satunya adalah hubungan kita dengan ayah. Kamu bukan lagi jagoan kecil yang dulu selalu ia bangga-banggakan. Transformasi diri menempatkan posisi kita hampir seperti dengannya, yakni laki-laki dewasa yang sudah nyaris serupa dengannya. Hal ini bukanlah sesuatu yang patut dipertanyakan, karena semuanya itu adalah benar adanya. Tapi pernahkah kamu mencoba membayangkan? Sudah berapa banyak sikapmu pada ayah yang dulu kerap dilakukan namun kini kian jarang kamu lakukan?

Saat Kamu Remaja, Dia Adalah Satu-satunya Tempat Bertanya Yang Kamu Punya

Semasa remaja dulu, sosoknya adalah satu-satunya tempat yang akan dengan senang hati menjawab semua pertanyaanmu. Meski waktumu lebih banyak dihabiskan dengan ibu tapi menunggunya untuk jadi guru sering kamu lakukan tanpa ragu. Mulai dari hal-hal yang tak bisa kamu pahami hingga persoalan hidup yang remeh bahkan pelik. Kehadirannya selalu kamu anggap sebagai pahlawan penyelamat untuk semua hal pelik yang menimpamu.

Lalu semuanya berubah ketika kamu sudah menjelma jadi laki-laki yang hampir serupa dengannya. Ada rasa enggan ketika ingin melibatkannya. Apalagi untuk masalah-masalah sepele yang seharusnya bisa dirampungkan tanpa melibatkannya. Meskipun ada sesuatu yang nyatanya memang sulit, sosoknya bukan lagi orang yang harus kamu andalkan setiap saat.  Darinya kamu belajar bahwa segala pertanyaan di muka bumi ini pasti selalu memiliki jawaban. Untuk itu kamu selalu belajar untuk menyelesaikan sendiri masalahmu dan tak ingin merepotkan ayah lagi.

Kamu Yang Tadinya Sering Menolak Masukannya, Berubah Jadi Anak Yang Rindu Akan Wejangannya

Kebiasan ayah dalam mendidik mental anak laki-lakinya sering disampaikan lewat perumpamaan. Dengan senang hati dia akan bercerita tentang bagaimana dirinya tumbuh hingga jadi sosok ayah untukmu. Sayangnya hal tersebut sering kamu nilai jadi sesuatu yang tak menarik untuk didengarkan. Hal-hal yang disebutnya sebagai sesuatu yang mengaggumkan justru kamu anggap tak memiki nilai apapun dalam kehidupan. Berseberangan dengan yang sering ayah sampaikan, justru kamu mengharapkan sesuatu yang sesuai dengan perubahan zaman. Kamu ingin dirinya bisa menjadi teman, namun pikiran miliknya tak bisa kamu selami terlalu dalam.

Hingga waktu pun membuktikan bahwa sosoknya memang kamu butuhkan. Nasehat yang dulu diabaikan menjadi sesuatu yang kamu rindukan. Dari situ kamu akan mulai percaya bahwa ternyata semua hal yang disampaikan ayah adalah sebuah kenyataan hidup yang benar adanya.

Waktu Kosong Yang Dulu Kamu Habiskan Selalu Bersama Teman, Ditukarkan Dengan Menyisihkan Waktumu Bersama Ayah

Jauh sebelum kamu menginjak usia dewasa, waktu luangmu hanya akan dihabiskan dengan teman sebaya. Mulai dari sibuk bekerja hingga menghabiskan akhir pekan dengan perempuan yang sedang kamu cintai. Namun berbeda dengan situasi yang sekarang sedang kamu hadapi. Menjelma menjadi laki-laki dewasa ternyata menyimpan berjuta kegundahan.

Salah satunya ketakutan akan waktu yang terus berjalan dan tak dapat dihentikan lagi. Dari sini kamu mulai sadar, telah banyak momen yang telah lewat tanpa ada kehadiranmu di sampng ayah. Semua hal tersebut seakan jadi pengingat, bahwa satu hal yang saat ini kamu butuhkan adalah duduk berdua dengannya. Meski hanya sekedar mengobrol dan minum kopi bersama.

Perbedaan Pendapat Yang Sering Jadi Perdebatan Berubah Jadi Topik Diskusi Yang Justru Kamu Rindukan Sekarang

Semua orang tentu berharap agar apa yang jadi pandangan hidup akan selalu sejalan dengan pemikiran orangtua. Namun kenyataan yang terjadi kerap berbanding terbalik. Tak heran jika perbedaan pendapat yang ada sering jadi pemicu pertengkaran-pertengkarang kecil antara kamu dengan ayah. Kalau sudah begini kamu lebih memilih diam demi menghilangkan kekesalan.

Pada akhirnya cerita jatuh bangunmu dalam menjejaki hidup akan berujung pada sebuah pemahaman. Bahwa sebagian besar dari hal yang sering beliau utarakan adalah kenyataan. Jiwa yang dulu sering merasa benar, berganti jadi sebuah kerinduan. Meski kamu sendiri sudah paham, bahwa akan tetap ada perdebatan. Itu tak lagi jadi penghalang, justru kamu jadikan sebuah media untuk menyampaikan kerinduan. Kerinduan kepada ayah lewat perdebatan. Dari sini kamu kian percaya bahwa ia memang sosok yang patut dibanggakan.

Waktu Terus Berjalan Tanpa Dapat Dihindarkan, Kemudian Kamu Mulai Sadar Bahwa Perubahan Kesehatannya Tak Mampu  Dihentikan

Pergerakan hidup dari waktu ke waktu menunjukkan sebuah kenyataan, bahwa tubuhnya memang sudah mulai rapuh. Usianya yang telah lanjut memang sering sekali membuat kamu was-was, dari jatuh sakit hingga mulai meracau akan kematian. Kamu tahu bahwa waktu telah membuat dirinya menua dan tak selamanya bisa bersamamu. Maka sudah seharusnya kita memang lebih banyak memanfaatkan kesempatan untuk lebih banyak menghabiskan waktu bersama. Hal-hal seperti ini bukanlah hal yang perlu kamu ratapi, karena semua itu memang sudah semestinya. Memperlakukan beliau sebaik mungkin adalah bentuk kecintaan kita sebagai anak.

Perubahan sikap ini akan mengajari kita tentang bagaimana bisa menjadi sekuat dirinya. Sesekali muncul penyesalan karena dulu kerap berselisih paham dengan ayah, meski begitu sosoknya tetap hadir sebagai ayah yang selalu penuh pengertian. Jadi jika saat ini kamu masih memiliki sosok ayah di sampingmu, cobalah sisihkan waktu lebih untuknya Bro. Karena jika kesempatan yang ada telah berlalu, kita akan jadi sosok laki-laki yang merugi dan menyesal seumur hidup. Ingat, waktu kita terbatas untuk mengukir senyum bahagia di wajahnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas

Suzuki Menggandeng Komunitas Agar Acara Berkualitas

Acara memang tak akan meriah bila tidak diisi dengan kelompok yang sumringah. Salah satunya komunitas motor yang hadir di acara Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 yang diadakan di international Circuit Sentul. Sebanyak 63 klub turut berkontribusi dan bekerjasama dengan Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Dengan tema “Born To Ride, Live To Rock’, SIS mengajak seluruh bikers Suzuki untuk tetap kompak sekaligus bersemangat. Terbukti komunitas yang hadir menstimulus acara menjadi berkualitas dengan keriuhan sekaligus aksi mereka dengan ekspresi bersama tunggangannya.

Tidak hanya klub motor atau komunitas Suzuki saja yang turut serta dalam acara ini sebanrnya tapi secara pengunjung umum. Diperkirakan ada 3.000 bikers yang datang dan memadati sentul tidak hanya untuk berkasi dan berkspresi. Tetapi acara ini juga menjadi ajang silaturahmi.

Dari berbagai kota tetap menyempatkan untuk datang pada acara jambore ini. Berbagai model motor keluaran satria melebur menjadi satu menjadi satuan yang murni tanpa dicampur.

Seperti Pak Tugimin, yang datang bersama komunitas GSX Tanggerang Kota. Ia mengaku jalan pagi-pagi buta untuk menghadiri acara Jambore lantaran menjadi ajang pertemuan yang jarang dilakukan komunitas yang tidak terjangkau jaraknya.

Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department mengatakan bahwa semangat para bikers tentu menjadi pelecut bagi PT Suzuki Indomobil Sale seperti yang dikatakan Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Department.

“Awal tahun ini kita tunjukan kekompakan dan kekuatan bersama lewat kolaborasi Suzuki dengan puluhan komnunitas motor Suzuki. Seluruh konten yang diadakan di Suzuki Bike Meet 2018 merupakan ide dan kreatifitas yang bersumber dari mereka,” ujar Yohan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Bukti Sayang Tak Melulu Berujung Pengorbanan Kok, Melakukan 5 Hal Simpel Ini Akan Membuat Si Nona Merasa Berarti

Ketika menjalin hubungan di umur yang seperti sekarang, tentu bermain-main tak lagi menjadi suatu pilihan. Mungkin Bung juga membenarkan kalimat itu. Sebab merasa sudah tidak ada waktu lagi untuk mencari sesuai keinginan batin, cukup bertemu dengan lawan jenis yang pas, Bung sudah merasa lega. Karena mencari wanita bukan perkara mudah bukan? Bahkan banyak dari mereka yang mengunduh aplikasi dating hanya untuk mencari belahan jiwa.

Kalau Bung sudah benar-benar sayang dengan pasangan, memang banyak hal yang bakal dilakukan. Pengorbanan misalnya. Pengorbanan yang dilakukan atas dasar rasa cinta dengan pasangan, terkadang akan membuat Bung bimbang untuk memilih diantara dua hal yang memiliki prioritas sama. Tetapi rasa sayang tidak hanya soal pengorbanan. Ada 5 hal yang bisa menjadi bukti kalau Bung memang sungguh-sungguh sayang, dengan catatan Bung melakukannya dengan kerelaan.

Bung Tak Usah Malu Untuk Mengucap Rindu Dengan Merdu Pada Si Nona

Sudah jarang bertemu karena terhalang waktu. Mengatur tempat berkencan pun tak pernah bertemu di kata setuju. Kalau Bung sudah rindu, lebih baik ungkapkan dengan merdu. Tidak banyak laki-laki yang dengan mudahnya berkata rindu. Meskipun ke pasangan sendiri, entah karena dasar rasa gengsi atau ingin terlihat misterius. Tapi mengungkapkan rindu dapat membuat si nona tersipu malu Bung!

Si nona akan merasakan bahwa dirinya memiliki peran penting dalam hubungan. Bukan hanya sekedar teman kencan di setiap akhir pekan. Karena sebuah kata rindu menandakan bahwa Bung selalu menantikan kehadirannya. Si nona akan merasa senang dan pasti akan berkata hal yang sama dengan Bung, karena dia juga rindu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health

Rutinitas Menggila Disambut Akhir Pekan Membosankan, Bung Memang Butuh Hal Baru Untuk Menghilangkan Penat

Mungkin Bung bosan dengan rutinitas yang Bung jalani sebagai karyawan. Setelah 5 hari didera tumpukan pekerjaan, di akhir pekan pun hanya kencan dan bertemu kawan. Tentu terasa monoton. Sebenarnya Bung pun selalu ingin mencari hal-hal baru. Namun bingung karena tidak ada rekomendasi bagus. Ujung-ujungnya Bung pun hanya mengulang aktivitas yang sama.

Bung hal seperti itu tidak dapat Bung fikirkan saja. Untuk mencoba sesuatu hal yang baru, ya Bung harus mencoba, Tidak bisa menerka-nerka dari sebuah cerita. Seru atau tidaknya, hanya Bung yang paham. Karena seru menurut orang lain, belum tentu seru ketika Bung jalani. Begitu pula sebaliknya. Alangkah baiknya bila Bung mau mencobanya. Hidup itu diibaratkan seperti sebuah pilihan, ada banyak opsi yang bertebaran, tinggal Bung saja yang ingin menjalankan ke arah yang mana. Jadi jalani saja.

Cobalah Ke Museum Siapa Tahu Banyak Hal Anyar Yang Bung Baru Tahu

Kapan terakhir kali Bung berkunjung ke museum? Bisa jadi pada saat sekolah dasar atau sekolah menengah pertama. Kata siapa museum bukan tempat yang asyik untuk dikunjungi? Bung dapat bermain di museum dan belajar sejarah yang sarat suri tauladan. Berkunjung di museum bukan soal update di sosial media agar kelihatan keren dan prestisius. Namun sebagai pengingat sejarah yang mungkin Bung lupakan.

Selain mengingat soal sejarah, berkunjung ke museum, entah itu museum seni, atau museum sejarah, atau museum yang lainnya. Dapat membuat Bung membuka mata kalau ternyata dunia itu luas. Masih banyak hal yang menjadi misteri. Selain itu bung, bermain ke museum layaknya menyelami masa lampau. Sama seperti menjadi time traveller. Bung pun seolah sedang berjalan dari masa ke masa.

Menyambangi Festival Musik Agar Terlihat Lebih Asyik

Musik tidak hanya untuk didengarkan tetapi juga dilihat. Menyambangi festival musik dapat memberikan Bung pengalaman baru dalam mendengarkan musik. Seolah-olah musik memberikan suasana yang berbeda. Karena ada beberapa hal yang tidak didapatkan dari musik, bila hanya bermodal mendengarkan saja. Seperti aura para performer, energi para penonton yang antusias, dan megahnya tata suara panggung.

Dengan mendatangi festival musik, Bung dapat memiliki teman baru yang kebeutulan memiliki kesamaan atau pun perbedaan kehidupan. Bisa saling tukar pikiran menjadi hal yang menarik, apa lagi ketika Bung tengah merasa penat karena rutinitas.

Jendela Dunia Ada Di Perpustakaan Bung!

Walaupun budaya membaca masyarakat kita masih rendah, tak berarti buku-buku yang ada di Indonesia tidak menarik Bung, banyak novel dan beberapa literatur yang cocok dijadikan sebagai bahan acuan. Bung dapat menyambanginya di perpustakaan. Meluangkan waktu ke perpustakaan bisa membuat Bung menjadi lebih pintar, terutama dalam menyikapi dunia, karena banyak buku yang membuat perspektif Bung berbeda dalam memandang kehidupan.

Perpustakaan seperti gudang ilmu yang bertebaran dan sayang kalau tidak dimanfaatkan. Menyelami buku dari berbagai genre dapat dijadikan pilihan meluangkan waktu yang berbeda dan berkesan. Membaca bukanlah suatu aktivitas kutu buku yang sering dianggap cupu ketika masa sekolah. Tapi membaca adalah proses belajar mengetahui kalau ternyata pengetahuan itu luas dan tak terbatas.

Adrenalin Menjadi Pemacu Kehidupan Bung Agar Terus Terjalin

Kalau Bung memang senang memacu adrenalin cobalah beberapa olahraga ekstrim, seperti bungee jumping, paralayang, dan bermain motor cross. Mungkin dengan memacu adrenalin, Bung bisa lebih menyalurkan kejenuhan. Dengan memacu rasa ketakutan menjadi keberanian. Mengingat resiko olahraga ekstrim yang besar, jelas dibutuhkan pengalaman untuk melakukannya.

Namun Bung juga jangan takut, karena ada trainer yang dapat melatih atau menjaga keamanan agar Bung dapat melancarkan hasratnya tanpa merasa takut. Meski begitu, olahraga ekstrim memang tidak bisa dilakukan di sembarang tempat. Ada tempat-tempat khusus yang biasa dipakai dan sudah masuk kategori aman. Apabila Bung sudah handal mungkin Bung dapat melakukan di tempat yang tidak biasa.

Terjunlah Ke Alam Untuk Menikmati Ciptaan Tuhan

Ini merupakan kesukaan hampir setiap orang, traveling atau jalan-jalan. Bung mungkin jarang mendapatkan waktu untuk traveling karena tidak bisa cuti. Untuk memanfaatkan akhir pekan buat jalan-jalan, Bung merasa tak cukup waktu untuk memanfaatkannya. Selain singkat, ada juga rasa lelah. Namun, traveling itu tidak harus keluar kota yang jauh seperti ke Bali, Sumbawa, Yogjakarta dan tempat wisata lainnya. Bung bisa melakukannya ke daerah Jawa Barat seperti Bogor dan Sukabumi.

Daerah Bogor dan Sukabumi memang cocok untuk traveling di akhir pekan. Anggap saja hal ini perfect gateway yakni liburan singkat nan bermanfaat. Bung bisa ke pantai, ke gunung, dengan kawasan yang asri. Tanpa perlu merogoh kocek lebih dalam, Bung dapat menikmati akhir pekan di alam. Ya mungkin saja, rutinitas yang membosankan dapat diobati menjadi sahabat alam. Karena Bung butuh udara segar bukan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Kalimat Yang Memikat Hati Si Nona, Tidak Gombal Tapi Sedikit Nakal

Tidak hanya terlihat dari perlakukan dan perhatian saja namun laki-laki juga terkadang dapat memikat hati lawan jenis lewat kalimatnya. Bukan sebagai bentuk gombal atau rayuan. Tetapi kalimat yang disuguhkan merupakan bentuk kejujuran apa yang dirasakan oleh laki-laki kepada perempuan. Lucunya, banyak perempuan yang tahu kalau laki-laki itu rata-rata gombal, tapi masih saja termakan dengan gombalannya kan?

Tapi kalimat ini sekali lagi bukanlah suatu gombalan Bung. Ditengarai dapat memikat hati si nona dengan membuat mereka terkapar lemas di setiap akasara. Meskipun tidak terlalu puitis bahkan terkesan nakal, tapi kenakalannya juga masih sah saja dalam ruang lingkup berhubungan tanpa ada unsur mendiskreditkan. Yang jelas, kalau Bung praktekkan bisa jadi si nona akan tersipu malu. Nggak percaya?

“Kamu Selalu Seksi Setiap Hari…”

Tiap hari si nona tampil menawan dengan gaun yang memperlihatkan beberapa lekuk tubuhnya, bahkan tanpa gaunnya saja nona selalu membuat Bung terheran-heran karena selalu mempesona. Hingga Bung tidak sabar untuk menyangjungnya. Kalimat, “Kamu seksi setiap hari…” menjadi ucapan yang ditunggu-tunggu oleh nona? Ya bisa saja, sebab ia tentu ingin orang terdekatnya menyadari kemolekan tubuhnya.

Meskipun seksi agak menyerempet dengan hal-hal yang sedikit nakal. Itu tidak membuat si nona merasa malu karena dijadikan objek tertentu, tanpa perlu disebutkan Bung tahu lah kalimat ini mengarah ke mana. Tapi si nona merasa percaya diri karena ia tidak tampil perlu tampil berlebihan untuk mendapatkan pujian akan keindahan tubuhnya.

“Aku Ingin Memelukmu Dari Belakang,”

Beberapa adegan film Hollywood yang bergenre romantis, pasti ada saja bagian film yang memperlihatkan perempuan dipeluk dari belakang oleh laki-laki. Bahkan tak hanya memeluk saja, tapi kecupan di pipi juga ditambahkan sebagai satu paket istimewa yang kerap dilakukan laki-laki. Biasanya adegan film ini selalu muncul di setiap scene pagi hari.

Bisa salah atau benar, mungkin saja si nona ingin dipeluk dari belakang seperti adegan film Hollywood yang menjadi konsumsi visualnya. Karena di film Hollywood adegan tersebut dibungkus hal yang romantis, bisa jadi membuat si nona berfikiran tentang bagaimana sensasi dan kesannya ketika dipeluk dari belakang. Tak pelak, adegan ini juga menjadi intro di beberapa film sebelum berakhir di ranjang.

“Aku Ingin Mencium Kening Dan Bibirmu…”

Mencium memang agak sensitif karena banyak tafsir yang menyebutkan apa bedanya ciuman yang dilakukan di bibir dan di kening. Ada yang bilang ciuman yang dilakukan di kening lebih kepada rasa sayang dan rasa tak ingin kehilangan atau cinta yang tulus, sedangkan di bibir hanya memperlancar arah nafsu laki-laki belaka.

Kedua hal itu tidak dapat dipastikan. Namun, si nona bisa saja senang ketika Bung mengatakan ingin memberikan ciuman meskipun terkesan liar, apa lagi yang dilakukan di bibir. Bahkan menurut 1health.id, produksi hormon oksitosin atau hormon bahagia dapat dipicu melalui sebuah ciuman. Jadi tidak hanya membuat si nona malu karena Bung membujuk untuk melakukan sentuhan bibir, tapi juga bisa membangkitkan rasa bahagianya.

“Nyaman Ketika Berpelukan Denganmu Sambil Tiduran,”

Banyak hal romantis yang dapat dilakukan setiap pasangan salah satunya adalah cuddling, berpelukan mesra di ranjang ini memang menimbulkan rasa nyaman. Bahkan kerap dilakukan sehabis melakukan hubungan intim Bung. Si nona memang paling senang ketika dipeluk. Karena dekapan mesra yang diberikan memberikan kesan melindungi dan menghangatkan.

Ketika Bung mengatakan “Nyaman ketika berpelukan denganmu sambil tiduran,”, kemungkinan besar si nona merasakan hal yang sama seperti yang Bung rasakan. Karena dekapan mesra memang kegiatan romantis yang paling syahdu.

“Aku Kangen Kamu.”

Kalimat “Aku kangen kamu.”, memang simpel dan standar namun memiliki makna yang mendalam untuk yang mendengar. Rasanya, orang yang dirindukan adalah pribadi yang selalu diharapkan ada dan dirindukan setiap waktu. Apa lagi ketika si nona mendengar kalimat ini, langsung dari bibir anda Bung. Otomatis ia akan merasa menjadi orang  yang teristimewa.

Mengutarakan rasa kangen kepada nona terkadang selalu disalahartikan oleh beberapa orang, bahwa kangen sebenarnya rasa ingin berhubungan intim yang dihaluskan. Walaupun tidak semuanya seperti itu, tetap saja ada kesan nakal jadinya ketika seseorang ingin mengutarakan rasa rindu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top