Film

Demi Sebuah Peran Berkualitas, Aktor Hollywood Sering Hampir Tewas

Mendapatkan bayaran yang mahal sekaligus terkenal, siapa sih yang tidak mau bung? Itulah beberapa hal yang mungkin dipikirkan para aktor Hollywood tiap kali mengambil peran. Yap, saat menyaksikan beberapa garapan film Hollywood pasti bung membayangkan bagaimana kehidupannya. Apalagi film tersebut sukses di pasaran.

Dalam berakting seorang aktor juga harus memberikan performa brilian saat beradu peran atau memerankan suatu karakter dalam sebuah film. Tak tanggung-tanggung, garapan Hollywood sendiri bermacam-macam tema sampai adegan yang berbahaya.

Bicara Bahaya, jangan pikir mereka tak bertaruh nyawa. Karena faktanya, beberapa aktor Hollywood pernah nyaris tewas saat sedang melakukan adegan dalam film yang dibintanginya. Siapa saja kah mereka?

Demi Adegan yang Natural Sylvester Stallone Meminta Lawan Mainnya Bertarung Sekuat Tenaga

Film tinju yang terkenal di era 80-an, yakni Rocky. Memiliki segudang cerita bagi Sylvester Stallone, tidak hanya mengangkat namanya sebagai aktor yang terkenal spesialis film laga. Tetapi lewat film Rocky ia pasti akan teringat ketika terbaring di rumah sakit selama delapan hari karena satu adegan. Film Rocky IV menceritakan Rokcy Balboa yang diperankan Stallone harus menghadapi petinju berbahaya asal Uni Soviet bernama Ivan Drago yang diperankan Dolph Lundgreen.

Pertandingan tinju ini terinspirasi antara Marvin Hagler melawan Tommy Hearns. Demi menumbuhkan kesan yang real, Stallone meminta Lundgreen untuk mengerahkan seluruh tenaga dalam pertarungan klimaks. Aktor berusia 61 tahun pun meninju Stallone dengan sekuat tenaga, tak disangka-sangka tubuh kekar Stallone roboh dan ia langsung di bawah ke rumah sakit.

Tanpa Peran Pengganti Jackie Chan Hampir Tewas Beberapa Kali

Aktor laga terkenal seperti Jackie Chan memang sudah biasa melakukan adegan berbahaya tanpa pemeran pengganti. Jackie Chan selalu memiliki persiapan matang dengan pengamatan yang tajam akan sebuah adegan berbahaya yang dilakoninya. Beberapa adegan yang mengancam nyawanya berhasil dilewati dengan pasti. Di kala jam terbang sudah tinggi, tak luput membuat Jackie Chan gagal dalam suatu adegan.

Film Police Story tahun 1985 hampir saja menjadi film terakhir yang ia mainkan. Ia memiliki adegan melopat dari atap ke sebuah tiang besi dan meluncur turun. Dengan berbagai pengamanan yang ketat. Ia mengalami kejadian naas dan hampir tewas. Untung saja Jackie Chan masih dikasih kesempatan hidup, imbas dari adegan tersebut ia mengalami patah tulang rusuk dan dislokasi tulang panggul.

Memacu Sepeda dan Membentur Kaca Belakang Taxi, Jadi Pengalaman Joseph Gorden-Levitt Dalam Berperan

Film Premium Rush adalah film yang mengisahkan tentang jasa antar paket yang dilakukan oleh armada sepeda. Adegan ini memperlihatkan kelihaian Joseph Gorden-Levitt saat bersepeda di tengah hiruk pikuk New York, tentu saja untuk melakukan itu semua membutuhkan skill yang matang dalam bersepeda. Demi menjalani sebuah peran yang menantang, ia menolak untuk memakai pemeran pengganti.

Naasnya aksi berbahaya yang dilakukannya berujung kepada petaka. Ia terlampar dari sepedanya dan menabrak kaca belakang taxi dengan keras. Setelah kejadian tersebut ia menerima 31 jatihan dan robekan di bagian tangan. Untung saja ia tidak memacu sepeda lebih keras, kalau pun ia, mungkin dampaknya lebih parah.

Ed Harris Pernah Hampir Mati di Bawah Air

Film Avatar dan Titanic merupakan dua karya terbaik yang disturadarai oleh James Cameron. Sutradara ini memiliki otak jenius dalam sebuah film, tak heran ia bisa mendapatkan lima miliar dollar lewat film-film buatannya. Tapi cerita seru terjadi lewat film berjudul The Abyss tahun 1989. Percaya atau tidak, James Cameron dipukul oleh sang pemain di filmnya sendiri, Ed Harris.

Lantaran dalam kondisi tabung oksigen yang sudah kritis, Cameron tetap memilih untuk melanjutkan pengambilan gambar dibanding naik ke daratan. Syuting yang dilakukan di bawh air tersebut hampir menewaskan Ed Harris. Kesal dengan tingkah laku sutradaranya ketika keluar dari air, ia dikabarkan langsung memukul Cameron. Hingga kini ia memilih bungkam kalau ada yang menanyakan tentang film The Abyss.

Jennifer Lawrence Hampir Meninggal Lemas Karena Terowongan yang Dipenuhi Gas

Serial The Hunger Games membuat nama Jennifer Lawrence semakin meroket. Berkat berperan sebagai Katniss Everdeen sosok pemberani dan lambang pemberontakan yang berniat menghancurkan kekuasan presiden Snow. Dalam sebuah adegan yang bertempat di terowongan, secara tak didugas mesin asap mengalami kerusakan.

Ruangan pun tertutup oleh gas berbahaya, beruntung Lawrence berhasil keluar dari terowongan tersebut sebelum meninggal lemas. Dengan kata lain, setiap tayangan atau adegan menakjubkan yang kita tonton, selalu punya resiko besar untuk setiap para pemaiannnya.

 

.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Sempat Dinyatakan Haram, Nyatanya PUBG Bisa Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan

Beberapa waktu belakangan, berita mengenai game ber-genre battle royale seperti PUBG atau Fornite sedang dikaji MUI. Santer terdengar akan ada pelabelan haram di kedua game ini. Karena dianggap memiliki efek buruk terhadap para pemainnya. Kejadian teroris yang terjadi di Selandia Baru dua minggu lalu pun, dikaitkan mirip dengan perlakuan yang ada di game ini khususnya PUBG.

Kendati begitu, ternyata game yang dimainkan secara kolaboratif ini dapat meningkatkan kerja sama tim dan produktivitas kantor. Studi ini dikeluarkan oleh Brigham Young University. Mereka meneyebutkan bermain kedua game tersebut selama 45 menit dapat meningkatkan produktivitas kerja sampai 20 persen bung!

Banyak perusahaan yang selama ini menghabiskan ribuan dollar AS untuk menggelar team-building. Saya berpikir, beli saja (konsol game) Xbox,” ungkap Greg Anderson selaku perwakilan tim peneliti.

Studi menggunakan metode eksperimen. 352 orang yang tidak saling kenal satu sama lain dibagi menjadi 80 tim seperti ditulis dalam The Inquirer. Setiap tim diuji dalam beberapa aktivitas, sebelum dan sesudah berpartisipasi sebagai eksperimen. Salah satu aktiviasnya dinamakan “Findamine”, yakni para peserta diminta memecahkan beberapa teka-teki berbasis teks.

Setelah ronde pertama usai, anggota tim secara acak diminta memilih salah satu dari tiga aktivitas. Seperti bermain video game dengan teman setim, mengerjakan tugas rumah sendiri-sendiri (quiet homework), serta diskusi yang berorientasi hasil. Setelah itu mereka diberi tantangan Findamine ronde kedua. Hasilnya, kekohesifan kelompok pada tim goal-training memang tinggi, tetapi performa tim video game meningkat signifikan dari skor 435 jadi 520.

Perlu diketahui kalau bermain game seperti Fornite dan PUBG dapat menambah produktivitas jika bermain bersama rekan kerja. Apabila dimainkan bersama orang luar atau bukan rekan kerja mungkin saja studi ini tidak valid. Dilansir dari Kompas, aktivitas game kolaboratif mungkin membuat ketagihan sejita dapat berdampkan positif untuk mencairkan suasana dan membangun komunikasi antara keran kerja. Sehingga produktivitas dan hasil kera meningkat.

Bermain video dengan tim kerja benar-benar alternatif yang layak dan optimal untuk membangun kerja sama tim,” kata perwakilan tim peneliti lainnya, Mark Keith.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Ketika Kesuksesan dan Umur Panjang Bisa Datang Dari Kebiasaan Bung yang Suka Terlambat

Kebiasaan datang terlambat memang membuat sebagian orang jengkel. Apalagi ngaretnya bisa memakan waktu sampai satu jam, itu jadi hal yang dibenci banyak orang. Tapi kebiasaan yang dianggap buruk ini ternyata tidak berbuntut negatif karena sebuah studi menemukan kalau orang terlambat berpotensi sukses dan panjang umur.

Dikutip dari China Press, orang yang cenderung terlambat terbukti lebih optimis dan riang. Sampai mengarah kepada harapan hidup yang lebih tinggi untuk mencapai kesuksesan. Harapan hidup panjang didapat karena orang yang terlambat biasanya lebih santai dan merasakan stres lebih sedikit bung. Alhasil tekanan darah lebih rendah, menurunkan risiko gangguan jantung dan penyakit stroke.

Di sisi lain para peneliti Harvard Medical School mengatakan kalau mempertahankan sikap positif sejak dini jadi fondasi kuat untuk memiliki kesehatan yang baik dan mampu mengurangi tingkat kematian 15 sampai 40 tahun dari masa hidup. Bahkan studi ini di-tes kepada para salesman. Bahwa orang dengan pola pikir positif mampu membuat penjualan meningkat 88 persen lho bung!

Satu hal lagi yang harus bung ketahui kalau orang yang suka terlambat sangat perfeksionis. Mereka tidak bisa meninggalkan sesuatu hal yang belum selesai. Memang menjengkelkan bagi orang lain yang menunggu, namun sikap ini dianggap sikap baik yang dimiliki seorang karyawan karena dapat mendorong karir jadi lebih sukses.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Kenyaman Berkendara Jadi Pilihan Generasi Milenial

Rasa nyaman dalam berkendara jadi perhatian semua kalangan, termasuk generasi milenial. Apalagi generasi yang dikenal dinamis ini, selalu diselingi aktivitas padat yang membuat mereka kerap berpindah-pindah tempat. Tentu, rasa lelah bakal menyelimuti, ditambah lagi harus berkendara sendiri. Wajar apabila generasi milenial sangat mendambakan kendaraan yang mengerti dirinya alias nyaman di bawa ke mana-mana.

Demi menjawab keresahan akan rasa nyaman. Suzuki mengeluarkan motor matic Nex II. Motor ini memprioritaskan rasa nyaman para pengendara seperti generasi milenial lewat fitur yang dimiliki. Dari porsi tempat duduk atau jok, tingginya telah disesuaikan untuk postur anak muda Indonesia kebanyakan. Pengendara tidak akan lagi mengeluh rasa pegal bagian pinggang atau pinggul saat berkendara.

Selain itu, Suzuki Nex II kini hadir dengan kompartemen luas di bagian depan. Pengendara bisa menaruh barang lebih banyak tanpa khawatir. Seperti inner pocket Suzuki Nex II yang mampu menampung botol air minum dengan isi 600 ml. Bahkan untuk pengendara yang membawa tas dalam beraktivitas bisa menggantung di bagian depan. Karena terdapat hook yang berfungsi untuk menaruh tas.

Kepuasan pengendara tidak hanya dalam kenyamanan tentunya. Motor ini motor ini juga dibekali mesin berkapasitas 115cc dengan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance).Di mana mesinnya mampu menyemburkan tenaga sebesar 6,7 KW pada 8000 RPM. Serta memiliki kapasitas tangki penuh 3,6 Liter yang bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km.

Nah selain fitur-fitur asik yang sudah dijelaskan sedari tadi, Bung juga bebas memiih varian Suzuki Nex II mana yang sesuai dengan keinginan hati. Mulai dari Sporty Runner – Brilliant White, Sporty Runner – Titan Black, Sporty Runner – Stronger Red, Fancy Dynamic – Brilliant White, Fancy Dynamic – Titan Black, Fancy Dynamic – Stronger Red, Standard – Briliant White, Standard – Titan Black, Standard – Stronger Red, Elegant Standar – Solid Black, Elegant Standar – Mat Stellar Blue, Elegant Premium – Solid Black, dan Elegant Premium – Mat Stellar Blue.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top