Otomotif

Tak Tampil Slebor Meski Memilih Naik Motor

Meski mobil menawarkan kenyamanan lebih, namun sebagian pria tetap memilih motor sebagai kendaraannya. Alasannya beragam, mulai dari sesederhana menghindari jalanan macet atau memang hobby menggunakan motor.

Masalahnya banyak yang terkesan ala kadarnya dalam berpenampilan ketika menggunakan motor. Malah sering ada yang salah kaprah menyamakan kegiatan berkendara menggunakan mobil dengan motor. Padahal beberapa hal harus diperhatikan jika kita memilih untuk menggunakan motor.

Naik motor pakai baju apa?

Nah, untuk menjawab pertanyaan ini kita harus menjawab pertanyaan sebelumnya. Kita naik motor untuk apa? Sekedar hobby di weekend atau kendaraan rutin untuk menemani kerja? Karena banyak yang salah kaprah memilih pakaian untuk naik motor.

Referensi yang digunakan adalah pengguna motor di luar negeri. Sayangnya tidak semua fashion cocok diaplikasikan di Indonesia. Apalagi jika kita menggunakan motor untuk beraktivitas sehari-hari.

Di negara-negara sub tropis banyak pengendara motor tidak menggunakan jaket. Mereka hanya berbalut kaos oblong dan jeans. Atau misalnya untuk para scooteris italia yang berpakaian rapi kemudian hanya menyematkan rompi minim di luar pakaiannya.

Masalahnya situasi dan kondisi jauh berbeda di Indonesia. Sebagai negara tropis kita punya suhu mencapai kisaran 37 derajat celcius. Sangat konyol jika kita naik motor di udara terbuka hanya bermodalkan kaos lengan pendek.

Situasinya bertambah rumit ketika di daerah perkotaan. Meski gesit, tak jarang pengendara motor juga tetap harus berjibaku dengan kemacetan. Pertarungan ini masih diperparah dengan tingkat polusi yang gila-gilaan. Maklum saja bus umum dan angkot yang tidak terawat masih bebas berkeliaran membuang asap hitam knalpotnya.

Karena itu jaket adalah asesoris wajib jika memilih untuk naik motor. Setidaknya kulit tidak akan gosong dan perih terbakar matahari. Selain itu Jaket juga berfungsi untuk melindungi pakaian kita dari bau asap knalpot yang menyengat. Boleh saja motor oke, dandanan pun asik tanpa dihiasi jaket, tapi apa gunanya ketika bertemu klien baju kita ternyata bau knalpot?

Helm keren itu yang seperti apa?

Helm bukan lagi sekedar pelindung kepala. Ia sudah menjelma menjadi salah satu aksesoris fashion di kalangan pengguna motor. Tapi dengan alasan yang sama seperti di atas kita harus cermat dalam memilih helm.

Mungkin tidak masalah jika rooling thunder menggunakan motor kesayangan di weekend kita menggunakan helm half face tanpa penutup. Tapi jangan coba-coba menggunakan helm favorit biker cafe racer ini anda gunakan beraktivitas sehari-hari.

Sekali lagi, ini negara tropis banyak debu dan asap knalpot. Dijamin muka langsung menghitam jika berjibaku langsung tanpa penghalang kaca di helm. Lagi pula dengan kondisi mayoritas jalanan Indonesia yang masih belum terawat, menggunakan helm tanpa penutup bisa mengundang bahaya. Tak terbayang batu krikil terlontar langsung ke muka kita dalam kecepatan tinggi.

Hal penting lainnya adalah siapkan minimal dua helm untuk dipakai bergantian setiap hari. Keringat dari kepala yang bersarang di helm bisa menimbulkan bau yang kurang sedap. Karena itu kita harus punya jadwal harian untuk menjemur bagian dalam helm diterik matahari. Jika anda pengguna motor harian, langkah ini hanya mungkin dilakukan jika anda punya dua helm kan?

Pilih motor sesuai fisik

Tidak akan terlihat perbedaanya ketika kita menyetir mobil ferarri yang super pendek dengan mobil off road yang jangkung. Maklum saja kita berada dalam kerangkeng body mobil. Paling banter orang hanya bisa mengintip dari balik jendela.

Beda cerita dengan motor. Semua fisik kita akan dengan bebas dipertontonkan di jalanan. Sayangnya banyak pria yang tidak sadar diri dengan kondisi fisik. Akan aneh terlihatnya jika fisik mungil tapi memaksakan naik motor bongsor.

Tapi sebaliknya, banyak juga pria berfisik besar yang terkesan memaksakan menggunakan motor matic yang diperuntukan bagi konsumen wanita. Hal ini diperparah dengan pilihan warna atau grafis yang terlalu manis untuk fisik sang pengendara.

Karena itu pilihlah kendaraan yang sesuai dengan fisik kita. Salah satu yang pantas dilirik adalah All New Satria F150. Modelnya yang hyperunderbone terlihat ramping namun tanpa meninggalkan kesan laki-laki.

Gaharnya tampilan ini ditunjang juga dengan tampilan mesin tegak berpendingin air. Dapur pacu tetap bertenaga ekstra lewat pemilihan 1150 cc DOHC 4 valve. Semburan tenaganya bisa mencapai 13,6 KW pada 10 ribu RPM. Sementara torsinya mencapai 13,8 KW pada 8500 RPM. Sistem bahan bakarnya menganut injeksi dengan pengapian standar euro 3.

Apalagi All New Satria F150, tampil dengan grafis tampilan baru. Suzuki melakukan gebrakan baru untuk warna standar yang selama ini mungkin sudah kita kenal. Untuk Bung yang mungkin senang terlihat berkelas dan bersih, Brillian White yang tampilan warna putihnya kini lebih mendominasi dari seri sebelumnya, mungkin bisa dijadikan pilihan. Sedangkan yang senang menjadi pusat perhatian Stronger Red dengan warnanya yang lebih menyala mungkin tentu layak jadi tunggangan. Mereka yang gemar elegan bisa memilih Titan Black.

Ditambah lagi ada dua warna spesial, yang juga tak kalah hebatnya. Bagaimana tidak, Titan Black Red dan Metallic Triton Blue, identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar di MotoGP 2017. Sehingga membantumu menunjukkan sisi kejantanan yang ingin Bung tunjukkan.

Jas Hujan Itu Harus

Selain panas matahari, kendala yang harus dihadapi pengendara motor di Indonesia adalah hujan. Dan seiring berjalannya waktu keadaan cuaca agak sulit untuk diprediksi. Karena itu menyediakan rain coat atau jas hujan adalah sebuah keharusan.

Jangan sampai kita terlambat tiba ditujuan hanya karena harus berteduh dari hujan. Atau untuk mengejar waktu kita memaksakan menembus hujan dan tampil basah kuyup dilokasi aktivitas.

Hal penting yang patut diperhatikan adalah jangan membeli dan menggunakan jas hujan yang hanya berbentuk ponco. Pertama, jenis ini tidak melindungi kita sepenuhnya dari terpaan air hujan. Kita masih bisa basah terutama untuk di bagian kaki. Kedua, jas hujan jenis ini sudah banyak memakan korban jiwa. Bentuknya yang memanjang dan menjulur ke bawah riskan untuk terlilit di roda motor.

Sedikit informasi, di beberapa minimarket dijual jas hujan berbahan plastik. Bentuknya tidak lebih tebal dari buku tulis anak sekolah dasar. Sangat cocok untuk diselipkan dibagasi motor.

Potong rambut pendek, gunakan deodoran

Sekedar saran, jika sehari-hari beraktivitas menggunakan motor maka sebaiknya rambut tdak dibiarkan panjang. Apalagi jika harus dirapikan menggunakan Gel. Karena pastinya repot harus bolak-balik membalurkan gel rambut setelah melepas helm.

Lalu untuk tetap menjaga kesegaran tubuh, usahakan menggunakan deodoran. Hal ini untuk mencegah keringat berlebih. Tentunya kita tidak mau kan muncul dengan baju yang basah oleh keringat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Modifikasi

Katros Garage Mengemban Kepercayaan Modifikasi Tunggangan Putra Sulung Jokowi

Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming, memang memiliki ketertarikan dalam dunia otomotif seperti roda dua. Memiliki kuda besi Royal Enfield Tipe Classic 500 yang sangat gagah, ternyata belum memuaskan hasratnya sebagai pengendara. Ia pun mengantarkan motornya ke bengkel kawakan di daerah Ciputat Timur, yakni Katros Garage, untuk dipoles sesuai keinginannya yakni bertipe bobber.

Dana yang dihabiskan untuk mempercantik motor berwarna hijau tersebut diperkirakan mencapai Rp 20 -25 juta. Perubahan yang dialami motor ini pun tak terlalu signifikan dari aslinya, hanya perubahan minor dibagian ukuran ban, perpanjangan swing arm, stang, jok motor, knalpot, sampai lampu depan belakang.

Meskipun mengurus motor anak nomor satu di Indonesia, Katros Garage, tetap memperlakukan Gibran layaknya customer lainnya tanpa ada perlakuan khusus. Seperti tetap menunggu jadwal antri modifikasi sesuai dengan daftar tunggu yang masuk ke Katros.

“Yang khusus enggak ada sih, cuma kita lebih hati-hati saja customnya,” kata Julianto, Kepala Bengkel Katros Garage.

Ia pun menjelaskan tentang tingkat kesulitan pembangunan motor bertipe bobber, yang terletak pada pengukuran dan penyesuaiannya dengan kapasitas motor.

“Tingkat kesulitan pasti ada, yang kita harus pikirin dan ukur. Harus sesuai dengan kapasitas motornya sendiri,” terangnya dilansir dari Tribunnews.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menjadi Generasi Langgas

Update dengan gaya masa kini, bagi bung apakah suatu keharusan atau kewajiban? dilihat dari berbagai aspek, sepertinya bergaya masa kini adalah suatu yang tidak diharuskan tetapi perlu diketahui agar tidak ketinggalan zaman, kan? bagi sebagian orang, menjadi generasi sekarang berarti harus akrab dengan sosial media atau dunia digital yang mana kerap dibilang sebagai digital native.

Oleh karena itu hal yang beken di zaman sekarang direpresentasikan dengan hal yang gemar dilakukan oleh generasi millenials alias generasi langgas (yang lahir diantara tahun 1980-an sampai 2000-an). Millenials di era sekarang dijadikan kiblat atau patokan dibanding generasi X. Yang mungkin generasi X sudah tak lagi mendominasi. Lantas apa saja yang dilakukan generasi millenials di zaman sekarang?

Teknologi yang berkembang pesat, menuntut generasi millenials untuk “berlari” dalam mempelajari hal ini. Pun dalam soal sosial, generasi ini dapat dibilang aktif sekaligus kreatif. Mempunyai pola pikir yang unik maupun gaya hidup yang nyentrik. Secara jelas, gaya hidup di era sekarang sangat tidak jauh dengan teknologi. Kira-kira seperti gaya hidup yang millenials atau beken saat ini?

Dimulai Dengan Aktif Menggunakan Sosial Media

Siapa yang mengawali sosial media dari era Friendster? berarti kalian termasuk dalam kategori orang yang sangat mengikuti perkembangan sosial media dari masa ke masa. Disambung dengan Facebook, Twitter, Instagram, Path sampai dengan Youtube.

Generasi millenials setidaknya memiliki akun dari semua platform meskipun tak aktif dalam menggunakan dan mengoptimalkan. Meskipun secara nyata, generasi millenials sangat aktif menggunakan sosial media bahkan di waktu senggang sampai di meja makan, yang namanya pantengin sosial media tidak dapat dilepas sebagai habit atau kebiasaan.

Sulit Meninggalkan Gawai Dari Gapaian Tangan

Nah ini, salah satu penyakit yang sulit ditangani bagi generasi millenials. Sekaligus menjadi salah satu ciri gaya hidup dari generasi tersebut. Bergeser jauh ke Korea Selatan, di mana terlahirnya Oppa Gangnam Style, sebanyak 1.000 pelajar Korea Selatan 25% diantaranya kencanduan ponsel. Nomofobia menjadi phboia yang muncul, yakni ketakutan tidak memiliki akses telepon seluler pun sangat merebak di kawasan Asia.

Phobia ini hadir setelah banyak bermunculan korban kecanduan gawai. Tak menutup mata, ketergantungan seseorang dengan gawai juga berdampak positif. Seperti penyebaran informasi dapat diakses dengan cepat atau situs-situs pengumpulan dana untuk musibah lebih cepat diketahui dan dengan lekas ditangani.

Lebih Suka Membayar Tanpa Uang di Tangan

Tentu kamu paham kan? generasi millenials sangat memanfaatkan teknologi. Bagi mereka, lebih baik ketinggalan dompet dari pada ketinggalan ponsel. Karena dengan ponsel mereka masih dapat bertransaksi dengan munculnya teknologi fintech yang dimunculkan beberapa pengembang. Beralih ke transaksi non-tunai atau cashless sudah menjadi bagian gaya hidup millenials. Karena tidak repot, tidak ribet.

Percaya Review Seorangan Dari Pada Iklan

Sebelum membeli barang, terutama elektronik, ketika sebuah iklan gencar memasarkan sehingga terpatri di otak mereka. Belum tentu barang tersebut akan dibelinya. Satu hal yang dilakukan adalah menunggu orang yang memiliki kredibelitas di bidangnya masing-masing untuk melakukan review sebelum ia membeli.

Kecenderungan ini dinamakan User Generated Contect (UGC) yakni informasi yang didapat perorangan. Apalagi mewabahnya ecommerce membuat budaya belanja semakin menemukan surganya. Generasi millenials merupakan generasi yang doyan dengan belanja tanpa sadar.

Memiliki Kendaraan yang Sangat Mencerminkan Anak Zaman Sekarang

Kendaran tak dapat dilupakan dari benak millenials. Kecenderungan mereka berpergian ke tempat yang instagramable sekaligus hits harus ditempuh dengan kendaraan. Roda dua tetap menjadi pilihan, guna dapat selap-selip dengan lincah sekaligus cepat. Kalau itu merupakan hal yang kamu cari, All New Satria F150 sangat cocok denganmu berarti!

Kiprahnya sebagai kendaraan roda dua sangat cocok untuk generasi muda. Pemilihan warna pun sudah disesuaikan dengan tren masa kini. Sangat jelas kalau dahaga generasi muda yang mementingkan sisi lifestyle dalam kendaraan sudah terpenuhi lewat All New Satria F150.

Dibekali mesin berteknologi fuel injection dan DOHC (Double Over Head Camshaft) yang memberikan akselerasi spontan dan padat saat kapanpun diinginkan pengendaranya. Penggunaan radiator berukuran besar sebagai sistem pendingin suhu mesin, memastikan kondisi terbaik untuk konsistensi performa dan keawetan komponen mesin.

Varian warna yang dihadirkan pun juga banyak guna memberikan pilihan bagi generasi millenials dalam mementingkan pilihan tunggangan. Yaitu standard, yaitu Brilliant White, Stronger Red dan Titan Black. Selain itu, masih ada 2 pilihan warna spesial untuk varian High Grade, yaitu Titan Black/Red Casting Wheel dan Metallic Triton Blue yang identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar MotoGP 2017.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menghemat Bahan Bakar Dapat Dimulai Dengan Berbagai Cara Agar Finansial Aman Terjaga

Menghemat bahan bakar untuk penggunaan roda dua dapat dimulai dengan berbagai cara. Apalagi bung, memiliki mobilitas tinggi dalam bekerja. Otomatis roda dua sangat dimaksimalkan penggunaan dalam menempuh perjalanan dan memangkas jarak. Harga BBM makin lama terus mengalami kenaikan. Di era 2000-an, kita pernah merasakan harga satu liter premium berada di sekitaran angka Rp 4.500, yang tidak begitu memberatkan seperti sekarang.

Keuntungan dari menghemat bahan bakar tentu banyak keuntungan. Terutama dari sisi finansial. Menyicil rumah atau buat tabungan masa tua bukan suatu mustahil untuk dilakukan apabila ada penghematan. Dibalik penggunaan kendaraan sudah menjadi faktor keharusan dan pembelian BBM sudah setingkat barang pokok. Ternyata terdapat berbagai cara untuk menghemat bahan bakar agar neraca keuangan aman dan tenteram.

Lakukan Pemasangan Power Booster

Hal pertama yang dapat bung lakukan untuk menghemat bensin dengan memperbesar pengapian motor. Cara ini berlaku bagi mesin bung yang bermesin 2 tak atau 4 tak. Letupan besi akan semakin sempurna dengan cara melakukan pembesaran pengapian atau tegangan. Secara logika kalau pengapian besar yang sempurna, bung tidak perlu membuka gas motor terlalu besar. Karena sudah mendapatkan tenaga yang besar dalam menjalankan motor. Power Booster sendiri mudah didapatkan di bengkel onderdil.

Penyetelan Ulang Pelampung Pada Karburator

Penghematan bahan bakar dapat dilakukan dengan menyetel pelampung karburator agar lebih irit. Penyetelan terhadap karburator tidak mempengaruhi pada si roda dua bung. Caranya dengan turunkan ketinggian pelampung karburator dengan jarak kurang lebih sekitar 1-2 mm. Sebelum bensin masuk ke ruang pembakaran pada motor biasanya lebih dulu ditampung oleh karburator.

Membuat Manifold Berkisi-kisi

Salah satu dari sekian cara lain adalah dengan membuat manifold berkisi-kisi. Manifold atau akrab disebut leher angsa memiliki fungsi sebagai saluran masuk udara dari karbu ke ruang bakar. Bentuk manifold pun dapat membuat pusaran udara sehingga campuran bensin dan udara yang dihasilkan semakin homogen dan membuat pembakaran menjadi lebih sempurna.

Tingkatkan Kompresi Ruang Bakar atau Mesin

Secara dasar roda dua, semakin tinggi kompres membuat bahan bakar yang masuk ke dalam silinder motor akan terkompresi atau pembakaran menjadi lebih sempurna. Selain itu, jika dalam pembakaran kompresi tidak terlalu tinggi dapat mengalami bocor maka bahan bakar akan terbuang sia-sia dan hanya menjadi kerak di dalam saluran pembuangan. Tentu sangat merugi, kan? hal ini menyebabkan motor menjadi tidak ada tarikan dasyhat dan juga boros. Peningkatan kompresi menjadi salah satu cara yang dapat menghemat BBM.

Cara Terakhir, Memilih Roda Dua yang Si Gesit Irit

Dari sekian tips yang dibeberkan dapat bung aplikasikan ke setiap kendaraan. Namun, bung pun bisa langsung memiliki kendaraan yang langsung teruji kualitas iritnya sejak lama. Motor ini dahulu terkenal dengan nama si gesit irit, apakah bung tahu motor apa itu? Yap, Suzuki Smash, setelah sekian lama vakum di dunia roda dua. Suzuki kembali melahirkan dengan nama Suzuki New Smash FI.

Suzuki New Smash FI hadir dengan keunggulan performa, ketangguhan serta konsumsi bahan bakar yang sangat irit! namanya juga motor dengan Tarikan Dahsyat! bung pasti penasaran akan sensasi dari roda dua bebek yang sangat legendaris ini.

Mesin berteknologi Fuel Injection ini mampu mengeluarkan torsi puncak mencapai 9.1 Nm pada putaran mesin 6.000 rpm. Berbekal tenaga dan torsi sebesar itu, Suzuki Smash FI mampu menghasilkan tarikan dahsyat yang otomatis membuat kemampuan akselerasinya semakin optimal.

Tampilan motor secara keseluruhan tetap dibuat ramping. Dimensi motor ini memiliki ukuran panjang 1.910 mm, lebar 690 mm, dan tinggi 1.085 mm. Ukurannya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, sehingga tergolong ideal untuk sebuah motor bebek.

Lalu untuk bobotnya cuma 93 kg dan memiliki jarak pijak ke tanah mencapai 145 mm. Bobot yang ringan membuat kemampuan handling motor bebek Suzuki ini semakin nyaman. Alhasil kita bisa mengandalkannya untuk bermanuver melewati kepadatan ibu kota. Jarak antara sumbu roda depan sampai belakang mencapai 1.220 mm.

Bagaimana dari sisi desain? Tampilannya sudah mengadopsi tren terkini. Tampilan fairing depannya lancip demi menunjang aerodinamika. Beralih ke tengah, meski masuk kelas bebek, Smash FI ini punya bagasi yang cukup luas. Pilihan warnanya sendiri terdapat Cdy Summer Red, Titan Black, Mett Medium Blue-Brilliant White.

Hal paling utama yang tak dilupakan adalah faktor ekonomis. Harga Suzuki New Smash FI dibenderol sangat terjangkau, yakni hanya Rp13,25 juta dan Rp 14,05 untuk tipe Smash FI SR.

Lantas Smash cocok untuk siapa? Nah, dengan kombinasi ini Smash cocok digunakan untuk pengendara dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan kendaraan lebih tangguh dari kelas skutik.

Kalau bahan bakar sudah irit, dan tarikan dapat dicekek secara dahsyat, kenikmatan berkendara mana lagi yang bung dustakan lewat Suzuki New Smash FI?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top