Sponsored Content

Sesungguhnya yang Terpenting Dalam Hidupmu Adalah Bisa Dekat Dengan Pasanganmu  

Pasangan memang bukan segalanya. Namun, hidup rasanya hambar jika tak berbagi dengan orang yang paling mengerti kita. Apalagi hidup kerap penuh tantangan, mulai dari pekerjaan hingga urusan kehidupan sosial. Mungkin Bung termasuk orang yang sudah mengalami hal ini?

Karena Waktu Pekerjaan Kerap Menyita Waktu Bung Dengan Nona

Waktu bung dengan nona sudah terbatas dengan rutinitas pekerjaan. Pekerjaan bung mulai menyulitkan waktu bung untuk bertemu dengan nona. Membalas chat saja bung sudah mulai terbatas, yang tadinya bisa berbicara panjang lebar sekarang malah terbentur dengan beberapa chat saja. Seperti bertanya, lagi apa?, Udah makan? sampai Jangan kecapean ya. Terkadang hal yang bung tuliskan itu sudah template membuat obrolan berjalan basi.

Belum Lagi Sabtu Minggu Hanya Habis Untuk Istirahat Saja

Nampaknya sabtu minggu itu bukan waktu untuk bersenang-senang, tetapi waktu berleha-leha dengan tenang. Dengan catatan tak ada pekerjaan tambahan. Mau bertemu nona rasanya tidak mood karena kondisi badan yang tidak memungkinkan. Sehingga bung kerap kali terlelap dan bangun siang bahkan malam. Kemudian bung memberikan kabar, Maaf aku terlalu lelah, kamu lagi apa? Lantas apakah bung tak merasakan kalau nona bakal sedih kalau ini berjalan setiap hari?

Ingatlah yang Menyemangatimu Setiap Waktu Adalah Pasanganmu

Mungkin di sini, kami harus menjelaskan dibalik semua hal yang membuatmu kerap mengabaikan nona. Ingatlah, saat bung tak bisa merangkak karena merasa terpuruk akan kondisi kerja. Kerap direndahkan saat berbuat kesalahan sampai tak mampu bersemangat saat keringat bercucuran dibalas dengan hujatan. Nona yang selalu setiap ada disamping bung, dan mempercayai bung setiap waktu meskipun kondisi tak menentu. Mungkinkah dengan semua ini yang terjadi, bung masih melupakan apa yang terjadi.

Selalu Sediakan Waktu Meskipun Rasa Lelah Nyesek Hingga Ke Dada

Apakah bung tak punya tenaga lebih? demi membahagiakan nona yang selalu ada di sana sampai setiap saat. Meskipun rasa lelah yang bung alami, sebaiknya bung abaikan sedikit demi membalas kebaikan nona sebagai pasangan karena selalu support dan mengharagaimu setiap waktu.

Apalagi Bisa Dekat Dengannya Adalah Kebahagiaan Tiada Tara

Tentu ini yang diinginkan nona dan bung juga seharusnya. Bahwasanya tidak ada jarak yang memisahkan antara kalian berdua adalah hal yang sangat diinginkan. Kalau bung tak ingin terpisah, meskipun dalam kondisi berpergian sekalipun, maka bisa mencicipi  Suzuki GSX-150 Bandit, karena jok pengendara depan dan pembonceng menyatu.

Kendati sama-sama bertipe naked bike, ada perbedaan tegas antara versi GSX-S150 yang keluar sebelumnya dengan GSX150 Bandit. Paling jelas kentara adalah bentuk jok motor ini. Tidak lagi dirancang bertumpuk namun dibuat lebar, panjang dan menyatu antara pengendara dan pembonceng. Khas motor Bandit di kelas dengan kapasitas mesin lebih besar. Jadi tak ada lagi jarak dengan si nona.

Nah berbocengan dengan si nona pasti butuh tenaga motor yang mumpuni. Tenang, bukan Bandit namanya kalau dapur pacunya biasa saja. Secara sejarahnya, Bandit memang selalu dibangun dari basis motor tipe sport berkode GSX. Jadi seperti menyematkan mesin motor sport ke rangka dan bentuk motor naked alias telanjang. Tak heran jika motor-motor Bandit selalu dikenal punya perbadingan bobot dan tenaga yang brutal.

Seolah ingin menjaga sejarah ini, GSX150 Bandit dipersenjatai dengan mesin serupa yang diterapkan pada GSX-R150 dan GSX-S150. Motor bertipe overstroke ini punya performa di atas rata-rata dengan tipikal ganas di putaran atas.Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan. Ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya.

Tampilannya pun tak kalah gahar dengan lampu depan meruncing yang dilengkapi cover di atasnya. Lampu seinnya dibuat terpisah sehingga memberikan aksen yang menarik. Dengan paduan macam ini tentunya Bung dan nona akan tambah menikmati perjalanan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top