Lebih Tahu

Secara Tim Liverpool dan MU Memiliki Lini Pertahanan Termahal yang Sulit Dijegal

Semua sisi dalam sepakbola itu vital dan memiliki pengaruh besar. Dari lini belakang sampai lini depan. Semua memiliki porsi yang sama dalam olahraga ini. Namun kalau ingin berbicara tentang lini pertahanan, memang agak rumit. Karena lini belakang menjadi tembok terakhir yang harus dihadapi para penyerang sebelum berhadapan satu per satu dengan kiper.

Agar jala tidak mudah dijebol, para tim mewah yang ada di Eropa mulai membeli atau memiliki beberapa pemain belakang yang berkualitas. Kekuatan skuad di lini belakang dianggap dapat menjadi penyeimbang yang sepadan selayaknya lini. Tak ayal banyak bek-bek handal dilabeli sebagai pemain mahal.

Dilansir dari ftb90.com, ada beberapa tim yang memiliki lini pertahanan termahal hingga sulit dijegal oleh tim lawan. Seperti Liverpool dan MU. Selain kedua tim dari daratan Inggris ini, kira-kira tim mana lagi ? apakah bung punya jawaban?

Liverpool

Tim yang sedang perkasa ini bukan hanya karena kehadiran Sadio Mane, Roberto Firmino dan sang bintang Mesir, Mohammed Salah. Namun karena lini belakang Liverpool memang sekumpulan bek-bek tangguh yang harganya pun selangit.

Southampton, salah satu tim yang kebanjiran uang, karena melepas Virgil van Dijk ke Liverpool dengan nilai transfer yang tinggi yakni 79 jura euro. Menambah Virgil Van Dijk di lini belakang tentu  membuat lini belakang semakin solid. Apabila digabungkan dengan bek-bek lainnya nilai lini pertahanan Liverpool mencapai angka 212 juta euro.

Manchester United

David de Gea selalu bikin frustasi para striker karena ketangkasan serta kesigapan kiper berkebangsaan Spanyol ini. Tapi tak hanya ia saja yang membuat frustasi para striker. Sesungguhnya lini pertahanan Setan Merah juga memiliki bek berkualitas seperti Eric Baily, Ashley Young, Phil Jones, Chris Smalling, Luke Shaw dan Victor Lindelof.

Performa tim kebanggan kota Manchester ini memang sempat melempem saat dipegang Mourinho. Tetapi di bawah Ole Gunnar Solksjaer, Manchester United sedang menapaki tapak untuk bangkit. Apabila digabung nilai lini pertahanan mereka dapat mencapai 230 juta euro.

Real Madrid

Meskipun tidak begitu mendominasi Spanyol, karena selalu dihantui Barcelona. Namun di kancah Eropa Real Madrid merupakan raja eropa dengan mengoleksi 13 kali trofi Liga Champions. Sergio Ramos, Dani Carvajal, Raphael Varane adalah tiga nama momok menakutkan di lini belakang. Jika nilai lini pertahanan Los Blancos digabungkan diperkirakan mencapai 249 juta euro.

Barcelona

Dalam satu dekade terakhir Barcelona adalah tim yang cukup solid dan kerap menakuti lawan-lawannya di kancah domestik maupun benua. Sulit untuk menghentikan laju Barcelona dalam sebuah pertandingan, setidaknya tim tersebut harus memiliki taktik jitu yang mampu mematikan lini tengah dan Lionel Messi.

Belum lagi lini belakang mereka yang nilainya mencapai 272,3 juta euro. Bek Gerard Pique dna Samuel Umtiti saja memiliki nilai tinggi dengan kisaran 40 juta euro.

Manchester City

Tim yang memiliki nilai pertahanan termahal harus jatuh kepada Manchester City. Seteru Setan Merah ini rajin berbelanja pemain untuk membentuk skuad yang solid. Musim lalu City telah mendatangkan Aymeric Laporte dari Athletic Bilbao senilai 57 juga pound.

Sebelumnya sudah ada nama John Stones, Kyle Walker, Danilo dan Benjamin Mendy. Sebagai tim yang rajin berbelanja The Citizens sudah menggelontorkan dana mencapai 243,5 juta euro pada musim 2017/18. Kalau digabungkan dengan nilai beberapa pemain lama bisa senilai 333,5 juta euro.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Alat Fogging Dipakai Saat Penyerahan Juara Demi Efek Asap Layaknya Turnamen Sepakbola Dunia

Menaiki podium jadi mimpi setiap tim dalam sebuah turnamen. Podium layaknya tempat terindah yang diperjuangkan, apalagi kalau jadi nomor satu. Proses penyerahan tropi jadi momen bangga dan haru. Dalam setiap turnamen besar sepakbola di dunia, biasanya ada efek asap saat penyerahan tropi diiringi confetti. Justru hal unik terjadi di Indonesia lewat unggahan video akun Twitter @adesaktiawan.

Video yang diunggah tersebut memperlihatkan momen unik ketika sebuah turnamen dan proses penyerahan tropi, memberikan efek asap menggunakan alat fogging pembasi nyamuk. Lantas hal ini menjadi bahan pembicaraan. Dalam video tersebut penyerahan tropi diberikan penyelenggara.

Ketika tim dokumentasi mengabadikan momen kemenangan, pantia berikan aba-aba kepada seseorang yang memegang alat fogging untuk memberikan efek asap yang keluar dari belakang panggung. Kejadian unik ini dinyatakan terjadi di daerah Tarakan, Kalimantan Utara.

“Perayaan juara Liga Anti DBD,” tulis @adesaktiawan dalam akunnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Ditengah Isu Mafia Bola, Garuda Muda Justru Memberikan Kabar Bahagia Dengan Jadi Juara

Garuda muda kita kembali berjaya! aktor dibalik itu semua lagi-lagi adalah Indra Sjafri bung yang pada 2013 lalu membawa Timnas Indonesia U-19 yang saat itu digawangi Evan Dimas cs menjuarai Piala AFF U-19 2013. Kini ia kembali membawa Indonesia berada di podium tertinggi setelah Indonesia berhasil menekuk Thailand 2-1 di ajang Piala AFF U-22 2019 di Kamboja.

Dalam laga sengit tersebut Indonesia sempat tertinggal terlebih dahulu lewat gol tandukan pemain Thailand. Publik Indonesia yang hadir di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja punt terdiam. Tapi hanya berdurasi satu menit saja bung, setelah Sani Rizky menyamakan kedudukan tepat lewat tendangan dari luar kotak penalti. Sebelum akhirnya Osvaldo Haay mengunci kemenangan dengan gol tandukannya yang jadi penentut gelar juara menjadi miliki Indonesia U-22.

Prestasi ini tentu menjadi pemanis dibalik cerita buruk persepakbolaan Indonesia yang sedang hangatnya isu mafia bola dan pengaturan skor. Menpora, Imam Nahrawi menjanjikan sejumlah bonus yang menggiurkan kepada Timnas Indonesia U-22.

Kami siapkan bonus buat pemain. Kalau hitung total bonus mencapai Rp 2,1 miliar. Pemain belum ada yang tahu soal ini,” terang Imam.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Menolak Menjadi Pengikut ‘Setan Merah’ Demi Fokus Menjalani Agama

Mendapat tawaran dari klub macam Manchester United, pasti membuat pemain berpikir dua kali untuk menolak. Lebih besar kemungkinan untuk menerima tawaran dari pada menampik. Baru-baru ini mantan bek Juventus, Mehdi Benatia lebih memilih gabung ke Al-Duhail dari pada mempertajam karirnya di klub raksasa Premier League, Manchester United. Ia mengaku menolak menjadi ‘Setan Merah’ demi fokus menjalankan agama.

Saat menolak tawaran dari Manchester United, banyak kritikan yang hadir dari mulut para ahli olahraga di negara asalnya, Maroko. Benatia sadar kalau dirinya mendapat kepungan kritikan atas keputusannya pindah ke Qatar. Ia memilih Al-Duhail tidak serta merta karena gaji yang tinggi tapi bertujuan untuk hidup dalam nuansa islami yang kental.

“Saya menghadapi kritikan dari kritikus olahraga Maroko setelah pindah ke Doha, tapi saya inign semuanya menghormati pilihan saya. Sebab ini adalah yang terbaik untuk saya beserta keluarga,” tutur Benatia dalam situs resmi Al-Duhail.

“Saya ingin anak-anak tumbuh dalam atmosfer islami, dan saya bisa pindah ke klub Uni Emirat Arab atau Arab Saudi, tapi saya lebih memilih Al Duhail, dan karena ada banyak pemain Maroko yang bermain bersama tim nasional dan juga klub golf,” lanjutnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top