Sport

Peta Kekuatan MotoGP 2018 Semakin Dipanaskan Dengan Kehadiran Alumni Moto2

Peta kekuatan adu cepat kuda besi alias MotoGP di tahun 2018, digadang-gadang akan semakin seru lantaran banyak nama-nama baru jebolan Moto2 yang akan memanaskan persaingan untuk hinggap di podium. Sebanyak 19 seri balap akan dilakoni 24 pembalap selama satu musim. Meskipun nama baru banyak bermunculan, dari hasil jejak pendapat yang dilakukan #PorraMotoGP2018 di media sosial, nama Marc Marquez tetap masih dijagokan menjadi jawara di MotoGP 2018.

Bahkan nama Marc Marquez mengungguli nama-nama lain, seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa dalam sesi polling di media sosial. Namun, para rookie yang berasal dari Moto2 seperti Franco Morbidelli dan Thomas Luthi pun diprediksi bakal tampil maksimal pada seri balap musim ini. Sedangkan sang jawara 9 kali, Valentino Rossi, tidak melakukan persiapan yang begitu serius, hanya saja ia sedang bekerja sama dengan ahli gizi dengan menghindari makanan cepat saji. Karena Rossi merupakan salah pebalap terjangkung dan sekaligus terberat.

MotoGP 2018 akan digelar perdana pada bulan Maret di Sirkuit Losail, Qatar dan ditutup di Sirkuit Ricardo Tomo, Di Valencia, Spanyol pada bulan November.

Sang Jawara Moto2 2017 Sekaligus Anak Didik Valentino Rossi Bakal Mendobrak Persaingan

Sumber : Ciliandra.net

Nama rookie yang paling digadang-gadang dapat berbicara banyak di pentas ini adalah Franco Morbidelli. Bukan karena ia juara Moto2 tahun lalu saja, pembalap yang berusia 22 tahun ini akan bersaing dengan kawan sekaligus guru, Valentino Rossi. Karena Franco merupakan jebolan akademi balap milik Rossi, yakni VR46 Riders. Banyak juga yang mengatakan bahwa Franco adalah pewaris tahta dari Rossi, meskipun ia sendiri merasa aneh ketika disebut seperti itu.

Yang saya tahu, saya belajar soal balapan dari dia dan juga rekan-rekan dia,” ungkapnya. Meski begitu, ia juga merasa tersanjung disebut sebagai pewaris Rossi. “Namun itu tidak benar, bagi saya Rossi tidak tergantikan. Dia adalah sosok spesial dalam balap motor. Seandainya Rossi pensiun nanti, tak ada yang bisa menggantikannya.” kata Franco seperti dikutip dari Motoplus.co

Runner-Up Moto2 Juga Tidak Ingin Kalah Dengan Rekan Satu Timnya

Sumber :Beritaberitamotogp.com

Selain nama Franco Morbidelli, masih ada runner-up Moto2 tahun 2017, Thomas Luthi. Seorang pembalap asal Swiss yang usianya tidak lagi muda seperti Franco, 31 tahun. Meski begitu dirinya berhasil mendapat predikat Rookie Of The Year 2017. Pada MotoGP 2017, ia dapat tampil di seri Valencia bulan November. Namun sayang Bung, kecelakaan yang dialaminya di Sirkuit Sepang, Malaysia membuatnya harus bersabar untuk melakukan pemulihan. Nama Luthi tentu akan menyemarakkan kelas MotoGP yang memang diramaikan oleh pebalap Moto2. Ia pun tergabung dalam Marc VDS bersama Franco Morbidelli. Pasangan juara dan runner-up ini jelas tak bisa dianggap remeh.

Saya menerima tantangan ini. Berkat kesuksesan dan banyak pekerjaan yang saya lakukan, saya datang sejauh ini untuk bisa naik kelas ini. Saya tidak datang untuk kemudian kembali menghilang,” ujar Luthi, seperti dilansir Speedweek.

Bos LCR Honda Optimis Dengan Pembalap Moto2 Asal Jepang

Sumber : Bikersrepublic.com

Sedangkan tim LCR Honda menggaet Takaaki Nakagami untuk menemani satu pembalap lainnya, Cal Cruthclow, dalam musim Moto GP tahun ini. Hal yang mendasari Nakagemi direkrut dari Moto2 adalah gemilang penampilannya sepanjang musim Moto2 2017. Nakagami berada di posisi tujuh klasemen dengan mengoleksi 79 angka. Bos LCR, Lucio Cecchinello, yang optimis pada kelihaiannya kemudian mengajak Nakagami untuk memanaskan aspal MotoGP 2018 .

Kami sangat senang setelah mengonfirmasi Taka sebagai anggota baru tim kami. Dengan adanya Taka, tim ini telah menunjukkan bahwa kami memiliki amunisi penuh untuk olahraga ini. Saya sangat senang, saya rasa semua orang di tim juga merasakannya,” ujar Cecchinello, mengutip dari Motorcycle.

Dominasi Pembalap Moto2 Menggeser Pembalap Tim Aprilia Gresini Asal Inggris

Sumber : Motorcyclenews.com

Pertukaran justru terjadi antara Scott Redding dan Sam Lowes, lantaran Sam Lowes yang tampil buruk sepanjang musim MotoGP 2017 harus berada di dasar klasemen. Sementara untuk menggantikan posisi pembalap asal Inggris ini, tim Aprilia Gresini yang merupakan tim Sam Lowes, mengajak Scott Redding untuk memacu mesin Aprilia untuk menempatkannya di posisi terbaik. Di Moto2, Redding memperkuat Pramac Racing Ducati dan menempati posisi ke-15 klasemen. Sang manajer Aprilia Racing, Romano Albesiano, menyambut hangat pembalap 24 tahun tersebut.

“Saya rasa, talenta yang dimilikinya akan melanjutkan perkembangan dari RS-GP yang memungkinkan tim dan dia mencapai hasil yang penting. Motor kami telah berkembang secara konsisten dan bersaing demi balapan. Tujuan untuk bersaing dan stabil di posisi 10 besar telah sering dicapai,” sanjung Albesiano pada Redding.

Hanya Ada Seorang Pembalap Promosi yang Dihantui Rasa Pesimis

Sumber : Motorcyclenews.com

Berbeda dari beberapa rekannya yang promosi dari Moto2 dengan rasa optimis. Pembalap Xavier Simeon malah khawatir tidak dapat tampil memukau di MotoGP 2018, karena pada perolehannya di akhir musim Moto2 2017, ia hanya dapat menduduki posisi ke-23. Dirinya dapat promosi ke MotoGP 2018 karena mendapat sponsor dari tim Reale Avintia Racing. Rasa pesimisnya makin menjadi kala menjalani pascamusim di Jerez ketika catatan waktunya tertinggal 2 detik dari Andrea Dovizioso.

Posisi saya saat tes Jerez tidak bagus. Namun, saya tahu itu tidak akan mudah diperbaiki. Saya mengalami musim yang sangat sulit sebelumnya. Secara mental saya sangat menderita,” kata pembalap yang akan memperkuat Avianti Ducati ini.

Simeon sendiri menambahkan akan melakukan banyak hal untuk memperbaiki penampilannya agar dapat menjadi tandem terbaik dengan Tito Rabat. Berikut ini adalah daftar para pebalap MotoGP 2018 beserta tim yang dibela.

Repsol Honda
Marc Marquez
Dani Pedrosa

Ducati
Andrea Dovizioso
Jorge Lorenzo

Movistar Yamaha
Maverick Vinales
Valentino Rossi

Suzuki
Andrea Iannone
Alex Rins

KTM
Bradley Smith
Pol Espargaro

Monster Yamaha Tech 3
Jonas Folger
Johann Zarco

Pramac Ducati
Jack Miller
Danilo Petrucci

Aspar Ducati
Karel Abraham
Alvaro Bautista

Avintia Ducati
Tito Rabat
Xavier Simeon

Aprillia Gresini
Aleix Espargaro
Scott Redding

Marc VDS Honda
Franco Morbidelli
Thomas Luthi

LCR Honda
Cal Crutchlow
Takaaki Nakagami.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Paketan Motor Sport yang Dicintai Dari Suzuki Memadukan Kecepatan Dan Melesatnya Penjualan

Pangsa penjualan otomotif khususnya di roda dua sebenarnya kurang tercapai dari segi target dalam skala nasional di tahun 2017. AISI selaku Asosiasi Industri Sepedamotor pun membenarkan hal tersebut. Penjualan di tahun lalu diharapkan mampu menyentuh angka 5,9 juta unit secara nasional tidak terealisasikan lantaran hanya menyentuh di angka 5.886.103 unit. Jumlah tersebut merupakan penurunan 0,76 persen. Di tahun 2016 penjualan roda dua berhasil mencapai 5.931.285.

Lantas bagaimana para perusahaan motor asal Indonesia menyikapinya bung? dari sekian perusahaan motor yang hadir di Indonesia, ternyata Suzuki merupakan pemain yang berhasil dengan mencatatkan penjualan tertinggi sebesar 27 persen. Dan menurut Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS, tahun lalu merupakan momen kebangkitan dari Suzuki.

“Tahun 2017, merupakan tahun kebangkitan bagi kami. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan konsumen setia Suzuki atas produk baru Suzuki. Di tahun 2018, kami akan menjawab ekspektasi konsumen dengan menghadirkan beberapa pilihan produk baru, program penjualan, pelayanan aftersales, serta event-event menarik lainnya,” ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS.

Usut punya usut keberhasilan Suzuki untuk bangkit terletak pada kecanggihan dan kehandalan pada mekaniknya. Khususnya dalam mengeluarkan produk Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150. Khususnya GSX-R150 yang memberikan kontribusi tertinggi terhadap penjualan Suzuki sebanyak 40% bung dengan jumlah 28.982 unit.

Sebagai pemain lama yang pernah mengecap kesuksesan di era 90-an, tentu saja perusahaan asal Jepang ini ingin kembali berada di era tersebut. Apalagi Suzuki merupakan pemain yang diperhitungkan di kelas motor sport. Contohnya saja seperti RGR yang menjadi “jagoan” di pasar motor berbaju dengan mengedepankan teknologi diantara kompetitor.

Berkat cerita dan sejarah yang pernah tertuang di tahun 90-an. Suzuki coba membangkitkan lagi ke era keemasannya. Untuk meramu dan menggarap kelas motor sport Suzuki pun melakukan percobaan secara serius dan matang. Mengingat motor RGR diminati lantaran teknologinya maju, dua motor sport GSX-R150 dan GSX-S150 pun dibekali fitur tercanggih dan terkini.

Mata mungkin bakal tertuju ke penampilannya yang sporty, tapi kalau lebih jeli lagi mata bung bakal disambut LCD Speedometer full digital. Di kelas Suzuki GSX-R150 fitur tanpa kunci atau Key-less Ignition System menjadi teknologi menarik. Lantaran bung sebagai pengendara tak perlu lagi memutar anak kunci di rumahnya. Dengan menekan tombol starter makan mesin akan hidup dengan mengantungi sensor. Fitur ini menjadi terdepan di kelasnya.

Dari dapur pacunya saja sudah dibekali mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal. Sehingga duo GSX bisa meluapkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Salah satu yang digadang dapat diminati dari GSX pemilihan mesin berjenis over stroke atau Square. Dapur pacu GSX-R150 mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya 62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm). Over stroke hampir sama dengan mesin bore yang lebih kalem pada putaran bawah. Dengan menjadikan GSX-R150 ramah di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Berbicara soal kecepatan yang selalu jadi pemantik bung untuk memacu adrenalin, motor ini bisa melesat hingga 13.000 RPM dengan tenaga maksimal berada di 18,9 dk dengan torsi 14 NM. Sebagai catatan sifat asli over bore mulai terlihat pada putaran menengah dan atas dimulai di angka 7000 RPM.

Kecepatan yang tak main-main, begitupula dengan tampilan. Perkembangan warna dan tren yang dicintai warga tanah air membuat Suzuki GSX-R150 memberikan beberapa varian warna seperti Metalic Triton Blue, Titan Black, Solid Black/Gloss, Brilliant White dan Stronger Red. Sedangkan GSX-S15 hadir dalam 4 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Metalic Ice Silver, Solid Black/Gloss dan Stronger Red/Titan Black.

GSX-R150 dan GSX-S150 timbul menjadi primadona dan idola baru di kalangan otomotif. Tentu saja pihak Suzuki ingin tren ini tersebut belanjut di tahun ini. Hal ini pun disampakan Yohan yang mengharapkan penjualan dapat tumbuh melewati 100.000 unit.

“Meskipun pasar tidak bergerak naik, kami mengharapkan tetap mendapat bagian yang lebih. Yang kami kejar kenaikan tahun ini dari tahun lalu itu kurang lebih, mungkin 40 persen atau syukur bisa 50 persen,” pungkas Yohan.

Kecanggihan, kecepatan dan tampilan diramu secara menarik. Persuahaan yang telah berdiri sejak tahun 1909 ini nampaknya memiliki blue print yang mana dikeluarkan sebagai senjata ampuh guna menghempas kompetitornya. GSX Series menjadi bukti kalau Suzuki masih bertaji, jadi tak salah kalau GSX Series menjadi paketan motor sport yang dicintai.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Modifikasi

Fenomena ‘Kabel Setan’, Sang Pendongkrak Daya Kecepatan Bagi Roda Dua

Membuat roda dua melaju lebih cepat kerap dilakukan lewat pengoprekan mesin dengan mengganti piston atau mengoprek ruang pembakarannya. Namun, tanpa perlu susah-susah seperti itu, ada kabel yang dapat membuat kuda besi makin lincah yakni dengan accent wire atau kabel setan sebagai kabel pengantar koil. Penggunaan kabel setan bisa menambahkan tenaga hingga menaikkan satu daya kuda.

“Sudah banyak yang pakai kabel setan, udah dicoba juga dyno tes pakai ini tenaga naik 1 HP lah,” ungkap Juki, mekanik R59 Matic Shop di wilayah Tangerang dilansir dari Kumparan.

Accent wire adalah kabel sepanjang kurang lebih 10 cm yang kedua ujungnya dapat disambungkan ke kabel koil. Dengan cara kabel plus koil dicabut, kemudian pasang ujung kabel setan ke kabel koil, sementara ujung kabel setan lainnya dipasangkan ke kabel koil yang dilepas tadi sehingga seperti kabel koil yang dipanjangkan.

Tak hanya tenaga saja yang ditingkatkan oleh kabel setan ini, penggunaan kabel ini juga dapat mengefisiensi bahan bakar. Bahkan, Juki, sang mekanik sudah menguji terlebih dahulu sebelum melepasnya ke pasaran.

Untuk pemasangan pun tidak sulit, hanya butuh plug and play. Kabel sepanjang kurang lebih 10 cm itu memiliki kedua ujung yang dapat disambungkan ke kabel coil. Caranya kabel plus koil dicabut, kemudian pasang ujung ‘laki’ kabel setan ke kabel koil, sementara ujung ‘perempuan’ kabel setan dipasangkan ke kabel koil lainnya yang dilepas tadi, sehingga seperti kabel koil yang dipanjangkan.

“Jadi sebelum kita pasang, ini dipakai ojek online, katanya tarikan lebih enteng sama irit. Vario 150 gue juga pasang kok, tarikan gasnya berasa aja dari bawah ke atas. Biasanya Ciputat ke Pulogadung pulang pergi pakai Pertamax Turbo sisa sedikit, ini pas pakai kabel setan tangki bensin masih banyak aja,” tuturnya sambil tertawa.

Kabel ini sendiri dibanderoli harga Rp 125 ribu dengan ongkos pasang. Dibalik namanya yang nyentrik, Juki pun beralasan karena tidak yang mengetahui komponen yang berada di dalam kabel tersebut hingga mampu mendongkrak tenaga dan bahan bakar.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Bung Harus Memperhatikan ini Agar Motor Tak Mudah Overheat

Apakah Bung tahu kalau roda dua juga bisa overheat mesinnya selayaknya mobil? Kalau Bung belum tahu, alangkah baiknya Bung perhatikan dulu apa saja yang menjadi penyebab motor mengalami overheat sebelum terlambat. Saat mengalami overheat, motor tentu bakal mengalami penurunan performa bahkan kerusakan.

Overheat sendiri ialah tingkat suhu yang melewati batas normal pada komponen mesin. Istilah gampangnya sih motor Bung kepanasan. Salah satu alasan teknisnya adalah sirkulasi oli mesin yang terhambat sampai pendingin pada mesin yang tidak bekerja secara maksimal.

Namun, perkembangan teknologi mesin motor juga tak jalan di tempat. Salah satu pabrikan motor asal Jepang, membuat sensor seperti ECU atau Electronic Control Unit yang menyelaraskan kinerja komponen pendingin mesin secara optimal. Tapi, Bung juga tak perlu resah bila motor kesayangan tak bisa dibawa lari, sebab ada beberapa hal yang bisa Bung upayakan untuk menangani roda dua yang suka kepanasan.

Teratur Dalam Mengganti Oli Si Kuda Besi

 

Salah satu jenis cairan yang memegang peran penting dalam mesin kendaraan bermotor adalah oli. Fungsinya sebagai pelumas untuk meminimalisir gaya gesekan antar komponen yang berpotensi menyebabkan kerusakan. Selain berfungsi meminimalisir gesekan, oli juga berguna untuk mengontrol suhu di dalam ruang mesin.

Oli harus diganti secara teratur, bukan hanya untuk menghindari mesin overheat saja Bung, tetapi juga membuat mesin jauh lebih awet dan bekerja secara optimal. Dan saat membawanya ke bengkel, Bung harus memastikan bahwa oli mengalir lancar dalam melumasi piston, klep, noken as, dinding silinder, dan komponen-komponen yang lainnya.

Selain Teratur Mengganti, Jangan Sampai Salah Jenis Oli

Adanya buku petunjuk saat membeli motor terkadang diabaikan begitu saja, padahal isi dari buku tersebut banyak catatan pentingnya, salah satunya tentang pemilihan jenis oli. Meskipun Bung sering mengganti oli kalau tidak sesuai dengan speksifikasi mesin sama saja percuma Bung. Untuk itu pastikan jenis oli yang sesuai dengan spesifikasi mesin agar kinerja mesin maksimal dan jauh dari overheat.

Perhatikan Kerapatan Piston

 

Hal ini juga tak kalah penting, karena kalau Bung salah setel kerapatan piston dapat membuat hambatan saluran oli, sehingga berimbas kepada mesin motor Bung cepat panas. Posisi piston dalam silinder yang terlalu rapat akan membuat seher dan piston tidak dapat bergerak secara leluasa. Apabila setelah piston tidak sesuai, lebih baik Bung membawa motor ke bengkel resmi agar disetel ulang sesuai dengan standar pabrik.

Pilih Motor Yang siap Terhadap Suhu Panas

Coba perhatikan pilihan jenis motor yang bung gunakan. Ini negara tropis, suhu udara bisa dipastikan sangat panas. Untuk itu pilihlah motor yang memang sesuai dengan kondisi ini.

Ambil contoh misalnya Suzuki GSX-S150. Secara desain motor ini memiliki fairing kecil di sampingnya. Ini bukan hanya sebagai hiasan namun juga untuk membantu pendinginan mesin.

Mesinnya sendiri dibuat efisien. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Manajemen mesin GSX-S 150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Mesin tersebut didukung dengan radiator yang besar sehingga menjamin mesin tetap adem meski digunakan dalam durasi yang lama. engan ukuran pendingin air yang besar ini, diharapkan suhu mesin akan tetap optimal meski dipacu dengan tenaga maksimal. Dan pastinya akan tetap nyaman jika dipakai untuk dipakai harian.

Periksa Pula Kinerja Kipas Radiator, Bung

Penyebab suhu mesin tidak berada di posisi normal adalah kipas radiator. Komponen ini memiliki fungsi mengalirkan udara melewati sirip-sirip radiator dan mendinginkan suhur air radiator, kipas pun akan bekerja sesuai dengan instruksi dari sensor yang memberikan sinyal kalau mesin dalam keadaan overheat.

Sayangnya tak semua jenis motor berpendingin air dilengkapi dengan kipas. Jadi wajar jika kemudian panas jika motor terkena macet. Berbeda dengan Suzuki GSX-S150 misalnya yang radiatornya sudah dilengkapi oleh kipas radiator. Jadi ketika suhu mencapai 80 derajat celcius termostat akan terbuka dan mengalirkan air radiator. Sementara jika sudah mencapai 105 derajat celcius, kipas akan otomatis menyala dan membuat mesin kembali adem.

Water Coolant Harus Disiapkan Agar Overheat Terhindarkan

 

Water coolant atau cairan pendingin didistribusikan ke radiator mesin untuk mendinginkan mesin saat digunakan. Biasanya, penyebab paling umum dan sering terjadinya overheat adalah kurangnya cairan pendingin, lantaran sang pengendara tidak mengecek water coolant secara teratur.

Apabila Bung doyan touring, alangkah baiknya Bung mengecek water coolant karena motor yang kerap melakukan perjalanan jauh, water coolant-nya akan cepat berkurang. Jika memungkinkan coba bawa cairan pendingin cadangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Bukan Perempuan, Namun Sosok Moge Seksi yang Menjadi Alasan Sule Digugat Cerai

Mendengar kabar digugat cerainya komedian Sule tentu membuat kita bergeming sekaligus keheranan. Lantaran sosok humoris yang kerap menghiasi layar kaca ini, tidak pernah menampilkan gelagat buruk soal rumah tangga. Bahkan jarang sekali dirinya muncul di berbagai acara gosip. Namun kabar miring itu pun benar adanya, tetapi bukanlah sosok wanita lain yang membuat istri marah, akan tetapi sosok moge seksi yang tengah markir di rumahnya.

Moge tersebut adalah Harley Davidson Forty-Eight, yang membuat sang istri murka sehingga memutuskan untuk berpisah dengannya. Motor bersuara gahar dan menjadi idola para pecinta otomotif ini dibanderol paling rendah berada di angka Rp 600 juta, itu pun di Amerika. Setelah sampai di tanah air, harga motor tersebut bisa menembus Rp 1 miliaran.

“Ya salah satunya ya itulah (pembelian moge). Pokoknya apa pun istri tidak pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan,” ujar Abdurrahman T Pratomo, kuasa hukum Lina dikutip dari gridoto.

Keputusan yang diambil secara sepihak pun melukai hati sang istri. Sehingga tekad bulat guna berpisah tidak dapat diganggu gugat, meskipun bisa jadi ada alasan lain yang mungkin tidak dapat dibeberkan. Dibalik itu semua, sosok moge seksi ini memang mentereng.

Dengan body-nya yang gagah, Harley Davidson Forty-Eight dibekali dapur pacu V-Twin yang memiliki kapasitas 1.202cc. Motor ini pun tergolong berat dengan bobot yang mencapat 247-252 kilogram, yang jelas butuh tenaga ekstra guna membopong motor ini.

Perjalanan pun dapat menjadi pengalaman unik tersendiri, lantaran moge ini menggunakan pelek dan ban berukuran 130/90B16 73H, sedangkan belakangnya 150/80B16 77H. Perihal bahan bakar, motor ini mampu menampung sampai 7,9 liter, Bung. Tentu perlu diingat, bahan bakar yang dipakai untuk membakar kecepatan moge ini harus memiliki kadar oktan minimal RON 95.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top