Lebih Baik

Pernikahan Berujung Pisah Karena Masalah Finansial yang Bikin Resah

Finansial dalam pernikahan adalah topik sensitif dan modal cinta saja, tak bisa membuat hubungan bung awet begitu saja dengan si nona. Banyak pernikahan yang digelar, ujung-ujungnya bubar karena masalah finansial. Kondisi keuangan keluarga yang tak mencukupi, membuat salah satu pihak emosi, sehingga cek-cok tak terhindarkan sampai akhirnya perceraian. Menikah memang banyak ujian dan cobaan, yang konon katanya itu bisa menguatkan apabila berhasil dijalankan.

Meskipun kita sudah dikasih tahu “bocoran” tentang “ini semua ujian”, tetap saja yang namanya manusia memiliki emosi. Apalagi masalah finansial itu sendiri, adalah tonggak berjalan kehidupan sehari-hari dalam rumah tangga. Data yang dilansir Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (MA) di tahun 2014 pun menyebutkan dari 285.184 perkara perceraian, masalah yang paling banyak adalah soal ekonomi yakni 67.891 kasus.

Lantas, bagaimana cara mengatasi finansial pernikahan agar tak berujung perceraian?

Tak Ada Batasan, Selama Satu Keluarga Anggaplah Uang Kalian Milik Bersama

Jangan sampai membedakan antara mana uang bung dan mana uang si nona saat menikah. Meskipun kalian berdua sama-sama bekerja, jangan ada pemisahan di antara itu semua, karena itu akan menimbulkan masalah. Baik bung maupun nona harus terintregrasi. Kalau bung dan nona sama-sama merasa bisa cari uang sendiri, kemudian sama-sama mandiri, jangan sampai buta dengan urusan keluarga.

Seperti servis mobil, bayar PRT (Pembantu Rumah Tangga) dan biaya anak sekolah, harus diurus bersama tanpa membeda-bedakan (yang mana tanggung jawab bung, yang mana tanggung jawab nona). Kami yakin, apabila hal ini tidak dirembuk bersama, maka akan ada saling lempar tanggung jawab yang menjadikan perkara baru. Bahkan, sampai berujung perceraian pun bisa terjadi. Kenapa? karena masalah finansial itu lebih sensitif dari masalah hati.

Minta Si Nona Untuk Transpransi Soal Uang, Dari Pada Ada Kecurigaan yang Berulang-ulang

Sumber : Moneycrashers.com

Selain tidak membeda-bedakan soal uang, permasalahan transpransi juga tidak bisa disingkirkan. Yap, karena ini akan berlaku ketika bung merasa masih ada sisa uang yang dikasih kepada nona tiap bulan, sedangkan si nona malah mengeluh karena kekurangan. Biasanya, hal ini terjadi ketika suami mempercayakan uang kepada istri, untuk disimpan dan mengelola kebutuhan rumah tangga.

Saat suami merasa telah memberikan 70% gaji ke istri bahkan lebih, seharusnya ada dana yang dinvestasikan atau setidaknya memiliki dana darurat apabila terjadi hal-hal diluar dugaan. Namun di sisi istri, malah mengeluh karena kekurangan atas uang yang diberikan suami.

Nah hal semacam ini akan pelik karena ada kecurigaan. Maka sebaiknya bung minta si nona dari awal untuk transparan soal uang, kalau perlu bikin buku keuangan. Dan jangan lupa kasih alasan, jangan sampai si nona merasa tersudut atau tidak dipercaya.

Satu Keluarga, Satu Tujuan, Jangan Sampai Ada Perbedaan

Nah, ini salah satu prinsip yang harus dipegang apabila bung mau menikah atau tengah menjalani rumah tangga. Perbedaan tujuan bisa membuahkan pertengkaran, sesederhana masalah uang yang disimpan mau dipakai liburan atau membeli rumah. Simpel, kan bung? namun ini bisa jadi perpecahan apabila tidak dibicarakan lho.

Nah, makanya bung sebelum merencanakan kedua hal itu, lebih baik lihat dulu mana kebutuhan yang paling penting? apabila membeli rumah lebih penting, otomatis tahan dulu rencana liburan. Untuk itu soal tujuan harus dibicarakan dengan pasangan, biar tidak ada salah paham.

Ingin Investasi Sedari Dini, Namun Begitu Menyiksa Diri

Mungkin tujuannya bagus, untuk memberikan kebahagiaan diakhir meskipun kehidupan di awal begitu getir. Tapi apakah ini bisa dilalui oleh bung atau si nona? jangan sampai bung merasa kuat, sedangkan si nona yang tersiksa. Menyederhanakan diri alias membiasakan hidup sederhana, juga bagus untuk pelajaran di dalam hidup. Tetapi kalau memang masih mampu tentu jangan terlalu memaksa, karena kondisi seseorang bisa stres dan tertekan.

Seperti bung yang ingin investasi dengan menyimpan uang sebesar 60% dan coba hidup dengan sisanya. Memang kebutuhan sehari-sehari terpenuhi, dengan ganjaran menu makanan yang tidak bervariasi. Tentu ada cenderung rasa bosan, kan? oleh karena itu jangan terlalu memaksa. Toh kalau mau investasi bisa diukur dari berapa biaya yang dihabiskan untuk kebutuhan sebulan, dan sisanya bisa dijadikan ladang investasi.

Kalau Kondisi Keuangan Selalu Jadi Pertengkaran, Cobalah Sewa Jasa Perencana Keuangan

Tenang, menyewa jasa perencana keuangan bukan berarti bung atau si nona tidak dewasa dalam mengelola uang. Lagi pula, kalau memang itu permasalahannya, ya terima saja. Dari pada bung membesarkan ego yang ujung-ujungnya malah berantakan untuk mengurus uang.

Ingin mandiri malah berujung bunuh diri. Nah, alangkah baiknya coba sewa jasa perencana keuangan. Untuk mengetahui bagaimana strategi mengelola uang rumah tangga sesuai dengan pendapatan. Hal ini bisa bung lakukan, dari pada ujung-ujungnya pertengkaran karena soal uang.

Masalah finansial memang rumit, apalagi dalam ruang lingkup rumah tangga. Oleh karena itu bung harus memperbaiki diri sekaligus mengarahkan istri, agar bisa menjaga kestabilan keuangan. Percayalah, keuangan stabil membuat rumah tangga berjalan anteng dan tidak labil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Mungkin Bung Belum Tahu, Di Lamongan Ada Tradisi Perempuan Yang Melamar Laki-laki

Seyogyanya dalam hal melamar dilakukan oleh pihak laki-laki kepada perempuan dengan membawa sejumlah mahar yang diikuti keluarga inti. Indonesia sebagai negara yang kaya akan budaya terdapat tradisi unik di mana pihak perempuan lah yang melamar pihak laki-laki. Tradisi ini berada di Lamongan, Jawa Timur.

Sebagai seseorang yang hidup di mana tradisi melamar dilakukan oleh laki-laki tentu menjadi sebuah pertanyaan besar, “bagaimana bisa kok perempuan yang melamar?”.  Rekam jejak tradisi ini berlangsung diawali dengan sebuah sejarah. Dari pada bung penasaran lebih baik ketahui tentang tradisi di mana perempuan melamar laki-laki berlangsung di Lamongan sejak abad ke-16 ini.

Diawali Dengan Legenda Anak Raja yang Memiliki Ketampanan Luar Biasa

Budaya lahir karena sebuah legenda, seperti halnya tradisi perempuan melamar laki-laki ternyata diawali dari sebuah legenda saat keturunan ke-14 Prabu Hayam Wuruk, Raden Panji Pupokusumo yang memimpin Lamongan pada tahun 1640 sampai 1644 memiliki dua anak kembar. Raden Panji Laras dan Raden Panji Liris yang konon kabarnya memiliki ketampanan luar biasa.

Suatu hari kedua putra kembar tersebut bermain sabung ayam di daerah Wirosobo (sekarang Kertosono), ketampanan mereka ternyata membius dua putri kembar raja Wirosobo yakni Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi. Karena gejolak asmara tak terbendung di kedua putri kembar membuat mereka berniat melamar kedua putra kembar lamongan. Meskipun perlakuan tersebut melanggar norma. Dan sejak saat itu tradisi ini bertahan dan dilestarikan budaya leluhur, sejak saat itu tradisi wanita yang melamar laki-laki.

Justru Tak Lazim Kalau Sekarang Laki-laki Melamar Perempuan

Lantaran tradisi ini sudah berlangsung sangat lama sejak zaman kerajaan dulu, membuat tradisi ini terus berlanjut hingga sekarang. Bahkan kalau bung iseng google tentang perempuan melamar laki-laki di lamongan, bakal banyak berita yang mengangkat soal ini. Di sisi lain para sesepuh setempat bercerita prosesi lamaran di sana tidak jauh berbeda dari biasanya. Sampai kejadian tersebut membalik kebiasaan ini. Karena sebuah tradisi sudah berjalan seperti ini, justru jadi hal tak lazim kalau laki-laki yang melamar duluan. Meskipun ada beberapa kejadian di mana laki-laki yang melamar duluan.

Tentu saja setelah pihak laki-laki dilamar perempuan harus ada balasan. Biasanya dalam jangka waktu tertentu. Terkait balasan bisa berupa jawaban atau bingkisan. Soal mewah atau tidaknya isi bingkisan balik kepada kemampuan ekonomi dari pihak laki-laki. Apabila balasan lamaran terlalu lama maka pihak perempuan bakal mengutus tokoh berpengaruh setempat untuk memberitahukan soal balasan lamaran bung. Biasanya, dalam balasan lamaran yang dialkukan laki-laki juga ditentukan kapan tanggal pernikahan.

Bingkisan Lamaran Bisa Berupa Roda Dua Sampai Mobil!

Prosesi lamaran yang memiliki bingkisan atau biasa disebut seserahan kurang lebih masih seperti biasa kok. Tapi hebatnya, dalam lamaran yang diajukan oleh perempuan kepada pihak laki-laki terdapat hadiah khusus dan beragam. Rata-rata benda tersebut agak mahal seperti motor sampai mobil. Intinya tergantung se-kaya apa sih pihak wanita. Kalau ia tajir melintir otomatis hadiah khusunya bisa lebih besar.

Tradisi ini Fleksibel, Terutama di Era Modern

Era sekarang sangat modern dan tradisi ini sudah bersifat fleksibel. Dalam arti ada perjanjian kedua belah bahwa laki-laki tetap melamar perempuan meskipun mereka berasal dari lamongan. Dalam beberapa sumber juga disebutkan kalau tradisi ini masih terjadi di wilayah tuban sampai daerah pesisir pantai utara. Dan tak sedikit juga masyarakat Lamongan yang masih berpegang teguh pada tradisi hingga saat ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Dengan Bijak Bung Dapat Menghindar Dari Pertanyaan Kapan Nikah

Momen lebaran di mana bung bertemu keluarga dan saudara untuk saling bermaaf-maafan, pasti ada saja momen selentingan pertanyaan yang ditanyakan perihal “Kapan nikah?” bagi bung yang belum berkeluarga. Sebenarnya sih ini bukan hal yang gimana-gimana, namun dalam satu kondisi rasanya menjengkelkan kalau ditanya berkali-kali dalam satu hari dengan orang yang berbeda. Yang tadinya santai, malah emosi.

Tapi tidak dibenarkan juga untuk marah-marah saat ditanya. Nah ada beberapa cara bijak yang mungkin bisa bung tiru saat pertanyaan ini ditanyakan saat lebaran.

Menanggapi Dengan Lelucon

Sebenarnya menanggapi pertanyaan “Kapan Nikah” dengan lelucon bukan hanya sebagai cara menghindar. Tapi juga membantu melawan rasa tertekan dan stress. Seperti kita tahu, pertanyaan tersebut adalah ranah sensitif tapi kerap kali dibungkus sebagai sesuatu yang biasa saja bagi yang bertanya.

Maka dari itu sebelum bung terbungkus rasa emosi atau merasa males untuk menjawab, lebih baik anggap saja pertanyaan tersebut sebagai banyolan seperti “Kalau nggak sabtu minggu”, “Besok kalau nggak hujan” atau “Bulan Mei nih, maybe yes, maybe no”.

Memberikan Senyuman Manis

Pertanyaan menikah jangan juga dianggap sebagai sesuatu yang dapat membuat bung tertekan. Untuk itu berikan senyuman saat menghadapi pertanyaan, senyuman menjadi sebuah pertanda kalau bung jauh lebih baik untuk saat ini. Dan menjadi alarm kalau bung tidak ingin ditanya pertanyaan seperti itu, hal ini akan membawa aura positif sekaligus menjadi teguran yang bertanya untuk tidak menggangu kehidupan orang lain.

Minta Doanya, dan Beritahu Jangan Selalu Bertanya

Kala usia tak lagi pantas untuk melajang beberapa pertanyaan perihal menikah pasti selalu datang. Ada yang iseng lewat ada juga yang bertanya dengan serius, apalagi di momen lebaran di mana semuanya berkumpul. Ketika ditanya seperti itu, sikap bijak lainnya adalah meminta doa. Ya, itung-itung siapa tau doa tersebut terkabul dan didengar maha kuasa. Jadi saat ditanyakan soal menikah bung bisa bilang “Doakan saja ya”.

Memberikan Pertanyaan Balik Untuk Mengalihkan Topik

Kondisi seseorang memang tak selalu tenang, dan bung bisa bersikap sok tenang saat berada di kerumunan saudara dan keluarga. Tentu tak etis kan memperlihatkan sikap gelisah atau tidak tenang saat lebaran. Kita pun tahu pertanyaan soal menikah adalah basa-basi untuk membuka gerbang obrolan lebih panjang kemudian bung yang ‘sok tenang’ bisa saja gelisah dan marah.

Tapi itu tak perlu dilakukan cara menghindar untuk menanggapi soal pertanyaan kapan nikah adalah dengan bertanya balik. “Bagaimana kerjaan?”, “libur sampai kapan?” atau bertanyaa dengan intensitas yang sama seperti “Kapan punya anak?”. Karena ditanya tentang kapan punya anak adalah hal yang tidak mengenakkan seperti kapan menikah.

Merubah Sikap dengan Serius dan Bijak

Terkadang sikap seseorang begitu menyebalkan, ketika terus menerus bertanya tentang hal yang sama. Ketika kita diam, ia malah tak sadar kalau ada rasa tak nyaman saat ditanya untuk hal seperti itu. Kalau dengan kondisi seperti ini lebih baik jawab dengan serius dan bijak agar ia mengerti.

Caranya dengan mengatakan “Jodoh dan rezeki itu sudah diatur dan ada takdir, kalau sudah takdirnya saya menikah tahun ini maka saya akan menikah” atau katakanlah “Bangun rumah tangga itu tidak gampang, saya tidak mau menikah dengan sembarang orang karena saya berkomitmen nikah itu cuma sekali seumur hidup”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Melakukan Hal Seru Bersama Pasangan Dijamin Tak Bikin Bosan

Sebenarnya hal yang wajar untuk merasa bosan apabila sudah menjalin hubungan lama dengan pasangan. Kebosanan karena berkutat dengan rutinitas yang bung lakukan bersama si nona, saat kondisi sudah mumet seperti ini bung harus mencari hal yang baru. Setidaknya untuk menumbuhkan kembali keintiman. Banyak hal yang dapat dilakukan, dan bung bisa merancanakan aktivitas atau kegiatan apa yang pas untuk dilakukan dengan si nona.

Namun apabila bung mengalami kebingungan dan merasa tidak tahu kegiatan apa yang cocok dibangun dengan pasangan. Berikut ini ada beberapa tips yang dijamin tak bikin bosan! bahkan rasa bosan dengan pasangan seketika bisa menghilang. Penasaran? simak ya bung.

Meskipun Merogoh Kocek, Namun Cara Ini Bisa Membuat Pasangan Senang

Cobalah untuk mengeluarkan kocek sedikit dengan merasakan hal baru. Contohnya dengan membeli kebutuhan bulanan bersama atau furnitur baru, diyakini cara akan membuat hubungan bakal jauh lebih intens. Kenapa? karena akan ada timbul komunikasi, tak hanya sampai di situ namun membangun juga mengetahui lebih dalam pasangan. Bisa saja pilihan furnitur kalian dalam segi warna atau bentuk berbeda. Memang secara tidak disadari ada interaksi positif di sana yang lebih antara bung dengan pasangan.

Mencicipi Restoran Terbaru Tiap Bulan

Tips yang kedua mungkin juga menguras kocek, tapi tak ada salahnya karena ini dinikmati tiap satu bulan sekali yang mana tidak akan menghabiskan uang gaji. Mulai sekarang mulailah rutin mencoba makan-makanan baru di restoran.

Atmosfernya pasti akan berbeda sehingga tak ada rasa bosan antara bung dengan si nona, seolah-olah ini jadi hari pertama kalian kencan. Bahkan bung bisa mencobanya tidak hanya di dalam kota, bisa juga ke luar kota. Yang mana suasanya jelas berbeda.

Berbaring di Kasur Untuk Membangun Kemesraan

Hal yang intim bakal terjadi apabila bung dengan nona saling membangun kemesraan dengan berbagi cerita dan cinta. Melakukannya tak perlu di tempat yang istimewa, tapi hanya dengan berbaring di atas kasur saja. Kepenatan yang bung dan nona rasakan tiap hari bakal hilang secara seketika.

Dengan saling bermesraan dan bermanja, bersentuhan dengan pasangan adalah sebuah afeksi yang mana membangkitkan kemesraan. Sampai sarapan pun bisa dilakukan guna memberikan moment baru. Kalau bung tak percaya silakan mencoba.

Berikan Perhatian Lebih, Seperti Lebih Manja atau Genit Dengan si Nona

Jangan karena sudah menjalin hubungan dalam waktu yang lama, membuat bung tak lagi bersikap manja bahkan genit dengan si nona. Tentu bung harus merubah itu semua dengan melakukan hal yang berbeda.

Dengan tujuan membangkitkan kembali nuansa yang dulu menghiasi. Cobalah dengan berikan perhatian kepada si nona, atau bersikap manja bahkan genit, tentu si nona akan merespon lebih dari biasanya dengan memberikan perlakuan sebaliknya yang lebih mesra.

Lakukan Traveling, Bersenang-Senang Dengan Berkeliling!

Tips terakhir yang dapat suasana bung dengan si nona jauh berbeda adalah dengang traveling! yap cara ini masih diyakini paling ampuh. Traveling sama saja dengan refreshing otak dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan.

Bahkan ketika orang stress dan penat akan pekerjaan, traveling sudah menjadi penawar paling mujarab. Maka dari itu, bung bisa melakukan traveling dengan si nona dengan berkeliling ke mana saja, dengan harapan dapat membangun kembali susana dan kembali menjalani rutinitas dengan kegiatan penuh cinta.

Bagaimana? siap melakukan bung?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top