Health

Masih Muda Tapi Sudah Botak? Kamu Harus Tahu Fakta dan Mitosnya Bro…

Berbagai mitos dan fakta yang sering muncul pada sebagian besar dari kita tentang kebotakan memang menimbulkan banyak pertanyaan, mulai dari mempercayai mitos yang beredar atau mencoba mencari solusi untuk mengatasinya. Kebotakan mungkin bisa saja terasa biasa jika terjadi pada usia berkisar 50 tahun ke atas,tapi bagaimana jika ternyata sebelum memasuki usia tersebut kita sudah mengalami kebotakan pada kepala?

Kondisi ini mungkin akan sedikit mengurangi rasa percaya diri pada setiap kita, tapi apakah ini adalah hal yang memang harus disesali ? daripada sibuk menerka-nerka coba kita lihat beberapa fakta dan mitos seputar kebotakan yang kita alami.

Disebabkan Oleh Tubuh Yang Mengalami Stress Berlebih

Pernyataan ini sering dijadikan kambing hitam untuk rambut yang rontok, padahal perlu kita ketahui stress bukanlah alasan utama yang menyebabkan rambut rontok. Namun memang ada kemungkinan tekanan mental secara drastis dapat menyebabkan rambut rontok, misalnya ketakutan seseorang akan kematian yang mungkin diketahuinya. Kondisi psikologis seorang pria termasuk stres memang kadang berpengaruh pada hormon yang menyebabkan rambut rontok hingga menghambat pertumbuhannya, tapi bukan berarti setiap kebotakan yang kita alami melulu disebabkan oleh stress.

Katanya Gen Kebotakan Itu Menurun Dari Ibu

Salah satu mitos yang banyak dipercaya oleh kita, untuk dapat mengetahui apakah kita akan memiliki rambut botak atau tidak adalah dengan melihat kakek dari pihak ibu. Jika ternyata ayah dari ibu kita memiliki rambut yang lebat hingga mereka tua ini berarti kita memiliki kemungkinan akan sama dengannya. Predikisi ini tidaklah 100 persen benar, namun ada kemungkinan juga bisa terjadi tapi perlu kita ketahui juga bahwa gen yang mengalir di dalam tubuh kita berasal dari dua sisi yaitu ayah dan ibu, jadi tidak hanya dari pihak ibu kita juga perlu memerhatikan gen yang diturunkan oleh ayah.

Ehm, Terlalu Aktif Secara Seksual Membuat Kebotakan Dini

Ini mungkin terdengar sedikit menggelitik tapi mitos ini adalah salah satu yang paling populer dan dipercaya menjadi salah satu penyebab kebotakan yang dialami pria. Yang ternyata tidak benar sama sekali. Beberapa penelitian menunjukkan pria botak tidak memiliki kelebihan hormon testosteron yang berpengaruh pada aktivitas seksual, karena pada dasarnya orang dengan tingkat testosteron tinggi pasti tidak akan mengalami kerontokan rambut yang menuntun pada kebotakan. Jadi mitos ini tidak benar.

Sering Pakai Topi (Ketat) Bikin Mudah Botak

Untuk hal ini kita tidak bisa mempercayai sepenuhnya karena kebotakan ini biasanya disebabkan kondisi topi yang kita kenakan bukanlah tergantung kepada ketat atau tidaknya topi yang kita tersebut,akan tetapi  jika ternyata topi yang kita kenakan kotor dapat meninggalkan kuman di rambut dan menyebabkan infeksi yang pada akhirnya memicu kerontokan Sebaliknya jika topinya bersih maka tidak akan berpengaruh pada kerusakan rambut. Perlu di ingat bahwa folikel rambut yang membantu dalam pertumbuhan rambut mendapatkan oksigen dari aliran darah kita bukan dari udara.

Salah Sampo Bisa Memicu Kebotakan

Pemakaian sampo atau bahan kimia lainnya sering dipercaya juga bisa memicu kebotakan pada rambut pria, akan tetapi Keduanya tidak berhubungan langsung dengan kebotakan. Namun jika dipakai dalam porsi yang terlalu berlebihan dapat memicu kerontokan pada rambut. Seperti pemakaian gel rambut bersama pengering rambut, ini akan membuat rambut rusak dan rapuh sehingga berpotensi menimbulkan kebotakan.

Kurang Gizi Itu Bikin Botak

dr Apoorva Shahdr Shah, seorang trichologist mengatakan bahwa  Nutrisi memang sangat penting untuk pertumbuhan rambut, sehingga kita harus memberi rambut makan. Hubungan antara makanan dan rambut memang terbilang cukup sederhana, rambut terdiri dari protein yang disebut keratin, sehingga sangat penting menyertakan protein yang cukup dalam menu makan sehari-hari. Karena Kekurangan asupan protein membuat tubuh menyimpan protein yang tersedia untuk keperluan lain sehingga membuat rambut kehilangan nutrisinya.

Dr Shah menganjurkan untuk mengonsumsi sayur bayam, almond, walnut, tahu dan susu. Konsumsi teh hijau juga efektif karena dapat menghalangi timbulnya hormon dihidrotestosteron (DHT), yaitu hormon yang menyebabkan rambut rontok.

Beberapa Fakta dan Mitos diatas mungkin menjadi hal yang paling sering kita dengar seputar kebotakan pada pria, tapi bukan berarti kita harus percaya sepenuhnya pula karena setiap orang memiliki tingkat kecenderungan yang berbeda-beda terhadap kebotakan pada rambut bro…

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Relationship

Sesungguhnya Si Nona Itu Diciptakan untuk Dibawa ke Pelaminan, Bukan Penghias Malam Mingguan Bung

Sesungguhnya tidak ada yang salah dengan namanya pacaran. Akan tetapi hal yang tak berujung kepastian di usia dewasa, sangatlah riskan. Waktu menjadi hal yang sangat berharga yang tak dapat disia-siakan. Apabila penyatuan dua insan sebagai hubungan hanya untuk main-main atau sekedar mencari kesenangan adalah hal yang sayang untuk dilakukan. Apalagi di usia Bung dan si nona sekarang.

Pelaminan, menjadi satu-satunya kenapa setiap lawan jenis berhubungan. Pacaran adalah jembatan untuk mengenal satu sama lain atau dengan kata lain mencari kecocokan. Selain itu, si nona pun memiliki beberapa alasan kuat kenapa mereka lebih menghargai orang yang ingin memperjuangkan dia ke pelaminan daripada yang kerap mengajak malam mingguan.

Kalau Bung Benar-benar Cinta, Buktikan pada Si Nona. Ajak Dia Menikah dan Menatap Masa Depan Bersama

Cinta memang dapat diungkapkan lewat kata-kata. Namun, kalau sebatas kata saja yang dapat Bung terjemahkan, tak dapat membuat si nona bahagia. Si nona bukan lagi remaja labil yang bisa tersenyum saat Bung mengatakan cinta. Mengajaknya menikah dan menatap masa depan adalah hal yang jauh membuat si nona bahagia. Lagi pula, kalau Bung memang cinta, kenapa soal pernikahan mesti ditunda? Apa Bung hanya ingin berkutat dengan agenda malam minggu saja dibanding malam pertama?

Tak Ada Perempuan Dewasa yang Tingkat Kebahagiaannya Hanya sampai Berpacaran Saja

Si nona tahu dimana kapasitasnya sekarang, apalagi kini usianya telah melewati angka 20, cara pandangnya telah berubah. Baginya, pacaran bukanlah hal yang ditinggikan, sehingga menjadi sesuatu yang harus dikejar saat tidak ada. Pacaran hanya sebuah masa perkenalan lebih dalam, yang menjadi proses penjajakan. Bukan lagi seperti anak remaja, yang memandang pacaran sebagai salah satu cara untuk mendapatkan kebahagiaan.

Mengikat Si Nona Tidak dengan Cara Posesif, Melainkan dengan Membawanya ke Pelaminan

Sikap posesif yang Bung usung pada diri si nona agar ia tak berpindah ke lain hati, bukanlah cara yang tepat. Rasa ingin melindungi dengan cara mengekang ruang gerak si nona adalah sesuatu hal yang tidak tepat alasannya. Posesif tak membuat si nona tersadar hingga menjaga jarak dengan lawan jenis. Tetapi bawalah si nona menuju pelaminan, lantas ia pun akan sadar kalau dirinya harus menjaga tali kesetiaan dengan Bung. Sebab Bung kini telah jadi suaminya, bukan lagi sebatas pacar.

Memberikan Kepastian di Masa Depan Lebih Indah daripada Memberikan Seikat Bunga Saat Malam Mingguan

Segala hal berbentuk janji, coklat, baju, sampai bunga yang coba Bung bungkus dengan indah kemudian diberikan saat berada di sisinya, mungkin dapat membuat si nona terkesima. Namun sayang, sebab itu hanya bertahan sesaat saja. Karena perintilan hal seperti itu tak lagi berarti saat si nona sudah dewasa. Kepastian tentang tanggal pernikahan menajdi hal yang sangat istimewa di mata si nona. Membuatnya ia sadar, kalau ternyata selama ia diperjuangkan selayaknya seorang ratu yang ingin dipinang raja.

Cintailah Si Nona Sebagaimana Bung Mencinta Ibu di Rumah

Tak ada beda si nona dengan ibu kandungmu Bung, dua-duanya sama-sama kaum hawa. Bagi Bung yang kerap menyakiti hati si nona, deangan sikap dan perilaku lebih baik pikirkan lagi. Bagaimana kalau posisinya ditukar, si nona yang Bung sakiti adalah ibu kandungmu sendiri? Rasa tidak pantas dan naluri receh yang dimiliki seorang laki-laki harusnya dapat membuat Bung malu. Maka dari itu, sudah seharusnya Bung menjaga si nona selayaknya Bung menjaga ibu sendiri.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Narasi

Pemenang Lotre Rp 223 Miliar yang Terkerangkeng Kemewahan, Kini Hidup Sederhana Jadi Tukang Sampah

Tak ada yang menyangka kalau mengundi nasib ternyata bisa mengundang bahagia dengan hidup bergelimang harta. Iya bahagia Bung, meskipun hanya awalnya saja, karena akhiran hidupnya seperti tertera di kata terakhir judul artikel ini. Mungkin laki-laki bernama Michael Carroll sendiri tak percaya kalau 16 tahun lalu dirinya berhasil merubah nasibnya tanpa perlu kerja keras, hanya bermodalkan keberuntungan. God bless dewi fortuna!

Pasalnya Carrol memenangkan sebuah lottere sebesar 15,5 dollar AS atau setara Rp 223 miliar! Saking banyaknya uang yang ia raup, Carroll pun bingung, lantaran dalam hidupnya baru kali ini ia ketiban uang sebanyak itu. Mungkin terlalu banyak mengonsumsi gaya hidupnya seperti dalam film-film Hollywood, Caroll pun merangkum hidupnya dalam sebuah pesta dan berfoya-foya.

Peralihan Hidup dari Orang Biasa Menjadi Si Kaya Raya

Masa transisi yang dijalani oleh seseorang memang terasa asing. Sama halnya ketika Bung dari bujang kemudian beranjak berstatus suami. Ada beberapa hal yang harus Bung telaah matang-matang guna mengetahui apa yang harus Bung lakukan, persiapkan, dan tidak boleh dilakukan.

Sama seperti Carroll, masa transisi dari orang biasa menjadi orang kaya sangat sulit dipahami. Carroll dulunya bekerja sebagai pengemas biskuit dan hanya dibayar 204 poundsterling atau Rp 3 juta per minggu. Di usia yang belia, yakni 19 tahun, ia pun belum mempunyai cara untuk mengelola keuangan, apalagi mencapai miliaran rupiah seperti itu. Otomatis hanyalah kesenangan yang ada di benaknya. Sehingga muncul sebuah sumpah serapah dari mulutnya, “Aku akan menyia-nyiakan uang lotre ini!

Berevolusi Menjadi Pecandu Kokain dan Menjelma Jadi Si Taat Pesta

Sumpah serapah yang diucapkan Carroll bukanlah isapan jempol belaka. Ia sungguh-sungguh melakukan itu semua. Apalagi saat ia berubah menjadi pecandu kokain. Membayangkannya, sama seperti Al Pacino dalam film Scarface (1993) yang mana selalu menghisap kokain secara rutin.

Lantaran Dailymail melaporkan di tahun 2003, Carroll bisa mengeluarkan 3.000 dollar AS atau Rp 43 juta setiap hari demi menghirup senyawa memabukkan tersebut. Kokain pun berada di setiap sudut di rumahnya, tinggal Carroll saja yang memilih sudut mana yang ia ingin hisap sekarang. Bahkan, ia teratur menghabiskan Rp 7 miliar untuk mengadakan pesta-pesta yang memanjakan di rumahnya.

Menghamburkan Uang dengan Membeli Barang untuk Disia-siakan

Carroll semakin mengukuhkan dirinya sebagai seseorang yang tajir, bahwa uang yang dimilikinya tak berseri (dibaca : tak ada habisnya). Mungkin ini tabiat buruk apabila anak muda mempunyai uang banyak, tanpa memiliki pendalaman yang mumpuni. Awalnya, ia berlaku cukup normal dengan membeli sebuah rumah di dekat Swaffham, Norfolk.

Kemudian ia menghabiskan jutaan dollar untuk membeli mobil dan helikopter, yang mana membuat dirinya semakin dekat dengan gaya hidup kaum jetset, Bung. Tapi tabiat buruknya muncul saat mobil mewah yang ia miliki ditabrakkan ke arena pacuan kuda buatannya sendiri dengan sengaja. Istri dan anak perempuannya pun menjadi korban dengan diusir dari rumahnya. Sebagian besar harta yang dimiliki habis untuk membeli obat-obatan dan pelacur yang selalu ia nikmati sampai penghujung malam.

Kelalaiannya Membuat Carroll Menjadi Miskin Seketika, Pertanda Kenyataan Telah Datang

Pesta telah berakhir dan kembali ke kenyataan,” kata Carroll kepada Daily Mail pada tahun 2010. Setelah menikmati hidup bak aktor Hollywood, yang menjalankan adegan dalam sebuah film bertajuk narkoba, pesta dan seksual, hidupnya berubah 180 derajat dan kembali terpuruk. Keadaan rumah yang kumuh dan tak dirawat membuatnya menerima kerugian sebesar 600.000 poundsterling atau setara Rp 8 miliar.

Pagar dan jendela yang hancur dan puing-puing di kebun seperti sebuah semiotika bahwa inilah akhir hidup sang milliuner. Padahal kalau ia mau merawat propertinya ia bisa mendapatkan Rp 10 Millliar dari penjualannya. Namun sayang,  rasa acuh terhadap rumahnya tersebut membuat ia mengalami kerugian sebesar Rp 8 Milliar.

Akhir Kisah Sang “Lotto Out”

Apabila Bung sedang berselancar di dunia maya, Bung dapat mengetik nama Michael Carroll dan ia akan muncul dalam kolom wikipedia sebagai The Lottery Winner. Fenomena yang dirasakan Carroll mungkin membuat banyak orang iri dan juga belajar kalau uang dapat menjadi kebahagiaan sekaligus cobaan.

Tetapi ia tetap menjadi legenda dalam dunia perundian nasib, di Inggris pun ia dikenal sebagai Lotto Lout.  Sekarang kisahnya telah usai. Carroll hidup terpuruk dengan penghasilan 67 dollar AS atau setara Rp 900 ribu per minggu sebagai tukang sampah. Laki-laki yang kerap menyewa pekerja seks dan mengonsumsi kokain ini juga mendapat tunjangan pengangguran dan kembali ke gaya hidup sederhana yang ia klaim sangat cocok untuknya.

“Saya sudah tidak punya dua sen untuk digosok bersama dan itulah yang saya suka. Saya merasa lebih mudah untuk hidup dengan 67 dollar AS.” ketus Carrol di laman yang sama.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Menjadi Generasi Langgas

Update dengan gaya masa kini, bagi bung apakah suatu keharusan atau kewajiban? dilihat dari berbagai aspek, sepertinya bergaya masa kini adalah suatu yang tidak diharuskan tetapi perlu diketahui agar tidak ketinggalan zaman, kan? bagi sebagian orang, menjadi generasi sekarang berarti harus akrab dengan sosial media atau dunia digital yang mana kerap dibilang sebagai digital native.

Oleh karena itu hal yang beken di zaman sekarang direpresentasikan dengan hal yang gemar dilakukan oleh generasi millenials alias generasi langgas (yang lahir diantara tahun 1980-an sampai 2000-an). Millenials di era sekarang dijadikan kiblat atau patokan dibanding generasi X. Yang mungkin generasi X sudah tak lagi mendominasi. Lantas apa saja yang dilakukan generasi millenials di zaman sekarang?

Teknologi yang berkembang pesat, menuntut generasi millenials untuk “berlari” dalam mempelajari hal ini. Pun dalam soal sosial, generasi ini dapat dibilang aktif sekaligus kreatif. Mempunyai pola pikir yang unik maupun gaya hidup yang nyentrik. Secara jelas, gaya hidup di era sekarang sangat tidak jauh dengan teknologi. Kira-kira seperti gaya hidup yang millenials atau beken saat ini?

Dimulai Dengan Aktif Menggunakan Sosial Media

Siapa yang mengawali sosial media dari era Friendster? berarti kalian termasuk dalam kategori orang yang sangat mengikuti perkembangan sosial media dari masa ke masa. Disambung dengan Facebook, Twitter, Instagram, Path sampai dengan Youtube.

Generasi millenials setidaknya memiliki akun dari semua platform meskipun tak aktif dalam menggunakan dan mengoptimalkan. Meskipun secara nyata, generasi millenials sangat aktif menggunakan sosial media bahkan di waktu senggang sampai di meja makan, yang namanya pantengin sosial media tidak dapat dilepas sebagai habit atau kebiasaan.

Sulit Meninggalkan Gawai Dari Gapaian Tangan

Nah ini, salah satu penyakit yang sulit ditangani bagi generasi millenials. Sekaligus menjadi salah satu ciri gaya hidup dari generasi tersebut. Bergeser jauh ke Korea Selatan, di mana terlahirnya Oppa Gangnam Style, sebanyak 1.000 pelajar Korea Selatan 25% diantaranya kencanduan ponsel. Nomofobia menjadi phboia yang muncul, yakni ketakutan tidak memiliki akses telepon seluler pun sangat merebak di kawasan Asia.

Phobia ini hadir setelah banyak bermunculan korban kecanduan gawai. Tak menutup mata, ketergantungan seseorang dengan gawai juga berdampak positif. Seperti penyebaran informasi dapat diakses dengan cepat atau situs-situs pengumpulan dana untuk musibah lebih cepat diketahui dan dengan lekas ditangani.

Lebih Suka Membayar Tanpa Uang di Tangan

Tentu kamu paham kan? generasi millenials sangat memanfaatkan teknologi. Bagi mereka, lebih baik ketinggalan dompet dari pada ketinggalan ponsel. Karena dengan ponsel mereka masih dapat bertransaksi dengan munculnya teknologi fintech yang dimunculkan beberapa pengembang. Beralih ke transaksi non-tunai atau cashless sudah menjadi bagian gaya hidup millenials. Karena tidak repot, tidak ribet.

Percaya Review Seorangan Dari Pada Iklan

Sebelum membeli barang, terutama elektronik, ketika sebuah iklan gencar memasarkan sehingga terpatri di otak mereka. Belum tentu barang tersebut akan dibelinya. Satu hal yang dilakukan adalah menunggu orang yang memiliki kredibelitas di bidangnya masing-masing untuk melakukan review sebelum ia membeli.

Kecenderungan ini dinamakan User Generated Contect (UGC) yakni informasi yang didapat perorangan. Apalagi mewabahnya ecommerce membuat budaya belanja semakin menemukan surganya. Generasi millenials merupakan generasi yang doyan dengan belanja tanpa sadar.

Memiliki Kendaraan yang Sangat Mencerminkan Anak Zaman Sekarang

Kendaran tak dapat dilupakan dari benak millenials. Kecenderungan mereka berpergian ke tempat yang instagramable sekaligus hits harus ditempuh dengan kendaraan. Roda dua tetap menjadi pilihan, guna dapat selap-selip dengan lincah sekaligus cepat. Kalau itu merupakan hal yang kamu cari, All New Satria F150 sangat cocok denganmu berarti!

Kiprahnya sebagai kendaraan roda dua sangat cocok untuk generasi muda. Pemilihan warna pun sudah disesuaikan dengan tren masa kini. Sangat jelas kalau dahaga generasi muda yang mementingkan sisi lifestyle dalam kendaraan sudah terpenuhi lewat All New Satria F150.

Dibekali mesin berteknologi fuel injection dan DOHC (Double Over Head Camshaft) yang memberikan akselerasi spontan dan padat saat kapanpun diinginkan pengendaranya. Penggunaan radiator berukuran besar sebagai sistem pendingin suhu mesin, memastikan kondisi terbaik untuk konsistensi performa dan keawetan komponen mesin.

Varian warna yang dihadirkan pun juga banyak guna memberikan pilihan bagi generasi millenials dalam mementingkan pilihan tunggangan. Yaitu standard, yaitu Brilliant White, Stronger Red dan Titan Black. Selain itu, masih ada 2 pilihan warna spesial untuk varian High Grade, yaitu Titan Black/Red Casting Wheel dan Metallic Triton Blue yang identik dengan tampilan Suzuki GSX-RR milik Team Suzuki Ecstar MotoGP 2017.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top