Otomotif

Ninja 400 Cc Sudah Resmi Diluncurkan, Kapan Diboyong ke Indonesia?

India nampaknya beruntung lebih dulu karena dapat menjajal motor keluaran Kawasaki, Ninja 400 cc.  Di Indonesia sendiri, nama motor yang diambil dari legenda petarung negara Jepang ini sudah memiliki nama. Mulai dari yang 2 tak sampai yang memiliki cc tinggi. Meskipun begitu, belum ada informasi lebih lanjut apakah motor berkapasitas 400 cc bakal mampir dan memanjakan bikers yang hobi menaiki motor sporty.

Balik lagi ke India, motor keluaran terbaru ini ternyata memfokuskan kepada segmen pemain moge pemula sampai yang sudah berpengalaman. Hal ini disampaikan langsung oleh Managing Director of India Kawasaki Motors, Yutaka Yamashita yang dilansir dari auto.ndtv.com. Lebih lanjut untuk motor yang identik dengan warna hijau ini tidak bakal diproduksi secara massal melainkan terbatas sebanyak 300 unit saja.

Segi Tampilan yang Mengedepankan Sisi Sporty dan Elegan Membuat Pengendara Terlihat Garang

Tampilan sporty pada Kawasaki 400 cc tidak hanya ditunjukan lewat motor berbody besar lengkap dengan fairing. Sisi lampu pun menjadi perhatian Kawasaki dengan menampilkan desain headlamp yang sempit juga tajam. Terlebih lagi lampu utama menggunakan teknologi LED yang memberikan pencahayaan maksimal. Sedangkan dari tampilan bagian belakang hampir serupa dengan beberapa motor sport lainnya, yakni jok dibuat terpisah dengan meruncing di bagian belakang sehingga bakal memberikan posisi riding yang nyaman.

Agar Akrab Dengan Motor Lintasan Balap, Speedometer Pun Disulap

Agar terlihat tampil modern dari segala aspek, speedometer dirubah oleh Kawasaki supaya memberikan sensasi tersendiri bagi pengendara. Mengusung kombinasi panel digital-analog modern Bung, dengan teknologi LCD, panel meter memiliki background berwarna biru tua yang menampilkan odometer, trip meter, kecepatan km/jam, jarak km, indikator bahan bakar dan oli, serta posisi gear dan jam digital.

Semuanya ditampilkan guna memudahkan sekaligus memberikan experience berbeda dari motor-motor sport lainnya. Bagian panel analog pada speedometer Kawasaki Ninja 400 juga menampilkan rpm x1000r/min dengan penunjuk jarum yang tersemat di speedometer.

Keseimbangan Terjaga Ketika Lari Motor Mencapai Hitungan Luar Biasa

Setelah menelisik kebagian speedometer, bagian kaki-kaki motor juga sangat penting dan tidak boleh terlewatkan, apalagi pada motor yang memiliki cc tinggi. Lantaran tugas dari kaki-kaki motor adalah menjaga keseimbangan selama berkendara. Oleh karena itu, Kawasaki memberikan keamanan kepada pengendaranya lewat sebuah suspensi handal Telescopic Fork 37 MM yang terdapat di bagian depan.

Kalau dibagian belakang mengandalkan tipe Bottom-Link Uni-Trak with gas-charged shock and 5-way adjustable preload, secara canggih tingkat peredamnya bisa diatur pengendara sedemikian rupa. Dengan teknologi semacam ini barang tentu pengendara maupun penumpangnya bakal lebih aman, dan keseimbangannya pun jadi lebih optimal.

Dapur Pacu Tangguh Untuk Menggebu-gebu Di Jalan Tanpa Rasa Malu

Tak lain dan tidak bukan, dapur pacu motor sport fairing ini mengusung mesin 2-silinder 399 cc, dengan transmisi  6-kecepatan disertai slipper chutch. Mesin yang yang terdapat di Kawasaki 400 memiliki kinerja dapur pacu yang optimal hingga dapat menyemprotkan power 5 Ps per 10.000 rpm dan torsi maksimum yang sanggup mencapai titik 33 Nm per 8.000 rpm. Konfigurasi mesin dua silinder dengan transmisi 6-kecepatan mampu menghasilkan semburan tenaga 44,4 Tk dengan 38 Nm.

Apakah Dalam Waktu Dekat Ini Ninja 400 Cc Sudah Mampir ke Indonesia?

Bagi Bung yang mengidam-idamkan bahkan tidak sabar untuk menanti kehadiran motor ini, nampaknya harus bersabar terlebih dahulu, atau bisa juga dengan mendatangkannya tapi no paper. Lantaran Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menegaskan tidak bakal menghadirkan produk baru dalam waktu dekat. Hanya fokus pada produk yang sudah ada yakni KLX, Ninja 250 dan W175, menurut Michael Chandra selaku deputy Head Sales & Promotion Marketing Division KMI dikutip dari liputan 6. Entah berapa harga yang dibanderol apabila Kawasaki 400 masuk ke Indonesia, di India saja harga satu Ninja 400 cc sekitar Rp 100 juta. Mungkin kalau masuk Indonesia bisa seharga mobil Avanza bekas, mungkin.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Hilang Motivasi Membuat Bung Tak Tentu Arah, Cari Tahu Penyebabnya Agar Tidak Kebablasan

Saat Bung ingin menggapai sesuatu, Bung biasanya menaruh motivasi agar semangat selalu tetap ada dan rasa putus asa tak mampir ke dalam diri. Namun tak dinyana, motivasi yang Bung pupuk bisa menghilang begitu saja. Bukan tanpa sebab, melainkan ada beberapa alasan yang membuat Bung kehilangan motivasi. Hal ini bakal berpengaruh dengan hal yang sedang dikerjakan atau yang ingin Bung gapai.

Kerap membandingkan diri dengan orang lain, ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi Bung memang bisa menjadikan hal itu sebagai suatu motivasi lantaran yang Bung bandingkan memiliki torehan lebih baik. Tapi siapa bilang kalau membandingkan diri dengan orang lain tidak dapat membuat Bung down? Apabila sama-sama berada dalam satu bidang, tetapi torehan dia selalu lebih bagus. Lambat laun rasa gelisah dan putus asa pasti muncul.

Tak menutup kemungkinan kata hati akan bersuara, “Umur kita sama, namun ia selalu lebih sukses dan unggul.”, lewat nada seperti itulah yang membuat Bung bakal kehilangan motivasi. Oleh karena itu sebaiknya kurangi untuk membandingkan diri dengan orang lain agar motivasi tetap terjaga dengan baik. Selain itu, masih ada beberapa alasan kenapa motivasi dapat hilang dari dalam diri.

Jangan Menjadikan Upah sebagai Patokan

Suatu pemikiran yang salah apabila Bung hanya berpikir bahwa tujuan bekerja adalah gaji. Gaji tidak dapat Bung taruh sebagai patokan dan motivasi dalam bekerja. Bisa saja Bung bertindak sembrono atau tidak sesuai aturan dengan alasan, yang penting kelar dan uang akan datang. Kalau Bung terus-terusan seperti ini Bung bakal hancur dengan sendirinya. Tantanglah diri Bung untuk mengerjakan sesuatu dengan lebih baik setiap harinya. Dan lihatlah apakah ada kemajuan dari apa yang Bung kerjakan.

Terlalu Fokus dengan yang Namanya Kesalahan

Secara klise Bung tidak dapat menghindar dari yang namanya kesalahan. Setiap pekerjaan yang bung kerjaan pasti ada saja sisi salahnya. Skala mikro maupun makro, apa pun bisa terjadi. Kalau kesalahannya skala mikro ya Bung mungkin dapat menyelesaikannya. Tetapi kalau skala makro bisa menjadi beban pikiran hingga apa yang Bung kerjakan selalu dihantui akan kesalahan.

Mental dan Fisik Dapat Runtuh, kalau Bung Bekerja Tanpa Mengenal Waktu

Kerja keras lembur bagai kuda, itu adalah jargon yang sering dilontarkan beberapa bulan belakangan setelah salah satu iklan melantunkan kata tersebut dengan pengucapan bahasa Arab. Kerja dengan keras dapat membuat Bung kehilangan motvasi, justru Bung harus perhatikan apa kondisi fisik masih mampu untuk diajak berlari atau meminta istirahat sejenak sekedar mengembalikan tenaga dan motivasi.

Terbiasa untuk Menunda, Bukan Bersegera

“Ah nanti saja, masih lama ini deadline-nya,” Kerap kali Bung memiliki waktu luang yang sebenarnya dapat dimaksimalkan untuk bekerja, tetapi Bung malah memilih untuk menunda. Sering kali menunda pekerjaan bakal membuat Bung malas dalam bekerja. Sehingga motivasi pun hilang saat Bung berusaha mengerjakannya. Rasa malas telah menghantui membuat effort untuk berkerja seakan sudah mati ditelan bumi.

Takut Akan Namanya Kegagalan

Siapa sih orang yang mau gagal? Sebenarnya orang yang gagal adalah dia yang tidak mau mencoba. Padahal, berapa kali Alexander Graham Bell pun gagal dalam melakukan penelitian hingga akhirnya dia berhasil dengan membuat telepon berkembang seperti sekarang.

Jangan lantaran takut akan gagal membuat Bung menjadi ciut. Tidak ada hal yang dikerjakan tanpa dihadang dengan ujian dan kegagalan. Justru itu menjadi resiko yang harus Bung tanggung dan hadapi. Kalau Bung terus takut akan kegagalan, maka Bung akan ragu untuk melakukan sesuatu sehingga tak ada satu pun yang berhasil Bung kerjakan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Relationship

Sesungguhnya Si Nona Itu Diciptakan untuk Dibawa ke Pelaminan, Bukan Penghias Malam Mingguan Bung

Sesungguhnya tidak ada yang salah dengan namanya pacaran. Akan tetapi hal yang tak berujung kepastian di usia dewasa, sangatlah riskan. Waktu menjadi hal yang sangat berharga yang tak dapat disia-siakan. Apabila penyatuan dua insan sebagai hubungan hanya untuk main-main atau sekedar mencari kesenangan adalah hal yang sayang untuk dilakukan. Apalagi di usia Bung dan si nona sekarang.

Pelaminan, menjadi satu-satunya kenapa setiap lawan jenis berhubungan. Pacaran adalah jembatan untuk mengenal satu sama lain atau dengan kata lain mencari kecocokan. Selain itu, si nona pun memiliki beberapa alasan kuat kenapa mereka lebih menghargai orang yang ingin memperjuangkan dia ke pelaminan daripada yang kerap mengajak malam mingguan.

Kalau Bung Benar-benar Cinta, Buktikan pada Si Nona. Ajak Dia Menikah dan Menatap Masa Depan Bersama

Cinta memang dapat diungkapkan lewat kata-kata. Namun, kalau sebatas kata saja yang dapat Bung terjemahkan, tak dapat membuat si nona bahagia. Si nona bukan lagi remaja labil yang bisa tersenyum saat Bung mengatakan cinta. Mengajaknya menikah dan menatap masa depan adalah hal yang jauh membuat si nona bahagia. Lagi pula, kalau Bung memang cinta, kenapa soal pernikahan mesti ditunda? Apa Bung hanya ingin berkutat dengan agenda malam minggu saja dibanding malam pertama?

Tak Ada Perempuan Dewasa yang Tingkat Kebahagiaannya Hanya sampai Berpacaran Saja

Si nona tahu dimana kapasitasnya sekarang, apalagi kini usianya telah melewati angka 20, cara pandangnya telah berubah. Baginya, pacaran bukanlah hal yang ditinggikan, sehingga menjadi sesuatu yang harus dikejar saat tidak ada. Pacaran hanya sebuah masa perkenalan lebih dalam, yang menjadi proses penjajakan. Bukan lagi seperti anak remaja, yang memandang pacaran sebagai salah satu cara untuk mendapatkan kebahagiaan.

Mengikat Si Nona Tidak dengan Cara Posesif, Melainkan dengan Membawanya ke Pelaminan

Sikap posesif yang Bung usung pada diri si nona agar ia tak berpindah ke lain hati, bukanlah cara yang tepat. Rasa ingin melindungi dengan cara mengekang ruang gerak si nona adalah sesuatu hal yang tidak tepat alasannya. Posesif tak membuat si nona tersadar hingga menjaga jarak dengan lawan jenis. Tetapi bawalah si nona menuju pelaminan, lantas ia pun akan sadar kalau dirinya harus menjaga tali kesetiaan dengan Bung. Sebab Bung kini telah jadi suaminya, bukan lagi sebatas pacar.

Memberikan Kepastian di Masa Depan Lebih Indah daripada Memberikan Seikat Bunga Saat Malam Mingguan

Segala hal berbentuk janji, coklat, baju, sampai bunga yang coba Bung bungkus dengan indah kemudian diberikan saat berada di sisinya, mungkin dapat membuat si nona terkesima. Namun sayang, sebab itu hanya bertahan sesaat saja. Karena perintilan hal seperti itu tak lagi berarti saat si nona sudah dewasa. Kepastian tentang tanggal pernikahan menajdi hal yang sangat istimewa di mata si nona. Membuatnya ia sadar, kalau ternyata selama ia diperjuangkan selayaknya seorang ratu yang ingin dipinang raja.

Cintailah Si Nona Sebagaimana Bung Mencinta Ibu di Rumah

Tak ada beda si nona dengan ibu kandungmu Bung, dua-duanya sama-sama kaum hawa. Bagi Bung yang kerap menyakiti hati si nona, deangan sikap dan perilaku lebih baik pikirkan lagi. Bagaimana kalau posisinya ditukar, si nona yang Bung sakiti adalah ibu kandungmu sendiri? Rasa tidak pantas dan naluri receh yang dimiliki seorang laki-laki harusnya dapat membuat Bung malu. Maka dari itu, sudah seharusnya Bung menjaga si nona selayaknya Bung menjaga ibu sendiri.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Modifikasi

Katros Garage Mengemban Kepercayaan Modifikasi Tunggangan Putra Sulung Jokowi

Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming, memang memiliki ketertarikan dalam dunia otomotif seperti roda dua. Memiliki kuda besi Royal Enfield Tipe Classic 500 yang sangat gagah, ternyata belum memuaskan hasratnya sebagai pengendara. Ia pun mengantarkan motornya ke bengkel kawakan di daerah Ciputat Timur, yakni Katros Garage, untuk dipoles sesuai keinginannya yakni bertipe bobber.

Dana yang dihabiskan untuk mempercantik motor berwarna hijau tersebut diperkirakan mencapai Rp 20 -25 juta. Perubahan yang dialami motor ini pun tak terlalu signifikan dari aslinya, hanya perubahan minor dibagian ukuran ban, perpanjangan swing arm, stang, jok motor, knalpot, sampai lampu depan belakang.

Meskipun mengurus motor anak nomor satu di Indonesia, Katros Garage, tetap memperlakukan Gibran layaknya customer lainnya tanpa ada perlakuan khusus. Seperti tetap menunggu jadwal antri modifikasi sesuai dengan daftar tunggu yang masuk ke Katros.

“Yang khusus enggak ada sih, cuma kita lebih hati-hati saja customnya,” kata Julianto, Kepala Bengkel Katros Garage.

Ia pun menjelaskan tentang tingkat kesulitan pembangunan motor bertipe bobber, yang terletak pada pengukuran dan penyesuaiannya dengan kapasitas motor.

“Tingkat kesulitan pasti ada, yang kita harus pikirin dan ukur. Harus sesuai dengan kapasitas motornya sendiri,” terangnya dilansir dari Tribunnews.

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top