Personality

Meski Urakan, Ternyata Ada Beberapa Sifat Bung yang Bikin Si Nona Memendam Cinta

Meskipun secara penampilan Bung terkadang terlihat cuek, dan tidak begitu menarik. Tapi, tidakkah Bung penasaran tentang apa yang berada di pikiran si nona sampai ia bisa memendam cinta sebegitu dalamnya pada Bung? Kalau hanya beralasan dengan cinta, bisa jadi hal itu bukanlah alasan yang murni. Lantaran masih ada alasan lain yang masuk akal, mulai dari sikap, hingga perbuatan atau perlakuan.

Men’s health pun terpancing untuk mengadakan riset terhadap 1.000 responden perempuan dengan rentang usia 21 hingga 54 tahun di Amerika Serikat. Tujuannya pun satu, yakni mencari tahu adakah sifat dari laki-laki yang dianggap terbaik yang dirasakan oleh perempuan.

Situs BestLifeOnline pun semakin menguatkan kalau wajah bisa mengalahkan sifat yang dimiliki laki-laki. Karena situs tersebut menegaskan bahwa kebanyakan perempuan lebih mementingkan sifat untuk membangun hubungan jangka panjang yang serius, dibanding dengan paras yang menawan. Nah, kira-kira sifat apa saja ya Bung yang membuat si nona terpikat denganmu?

Kesetiaan Dapat Berubah Menjadi Suatu Keseksian di Mata Perempuan

Setia sudah menjadi salah satu sifat yang sangat membuat perempuan mati kutu dihadapan laki-laki. Bung pun harus membuktikan kalau kesetiaan bukan sekedar ucapan. Dari hasil riset yang dilakukan oleh Men’s Health pun, delapan dari 10 responden perempuan atau sekitar 84% bahwa keseksian dan kebaikan laki-laki terlihat saat memiliki sifat yang setia.

Tidak hanya berhubungan dengan asmara, namun menurut penelitian yang dilakukan oleh Dr Satoshi Kanazawa, laki-laki yang tidak setia dan sering main hati memiliki IQ lebih rendah dibandingkan laki-laki yang setia dengan pasangan.

Si Nona Bakal Tergila-gila kalau Bung Mampu Menjaga Komitmen untuk Bersama

Perihal menjaga komitmen bersama bukanlah hal yang mudah, komitmen dapat dijaga lewat tanggung jawab yang diemban Bung ketika memutuskan untuk bersama dengan pasangan. Lewat rasa tanggung jawab yang Bung jalankan dapat membuat si nona tergila-gila.

Hasil riset pun mengatakan bahwa sebanyak 75% responden perempuan mengakui, kalau mereka mencari laki-laki yang dapat diandalkan. Seperti mau membantu dalam urusan rumah tangga atau setia memberikan solusi saat sedang ditimpa masalah.

Jujur Dapat Dijadikan Alasan jika Memang Bung yang Terbaik

Tentu, dari salah satu sifat yang disebutkan, jujur bakal masuk dalam sifat yang membuat si nona dapat jatuh hati, Bung. Kejujuran dalam hubungan adalah suatu kunci agar hubungan dapat berjalan awet dan langgeng. Maka dari itu sebanyak 66% responden perempuan meyakini bahwa laki-laki yang jujur dan memiliki integritas merupakan pasangan idaman terbaik.

Pesona Bad Boy Sudah Usang dan Tak Mungkin Di Bawa ke Pelaminan

Pesona dari Bung yang kerap menjadi bad boy memang terlihat seru, seksi, dan menantang, sehingga kerap kali si nona penasaran untuk menjalankan hubungan. Namun, jangan harap hubungan akan berlangsung panjang. Karena mengajak bad boy ke pelaminan bukanlah hal yang akan dilakukan si nona. Hal ini pun terbukti lewat pilihan 67% responden lebih mempercayai masa depannya terhadap Bung yang berlaku baik.

Sebuah studi yang dilakukan di China terhadap 100 responden perempuan berusia muda, menyimpulkan sifat baik hati dianggap lebih memikat daripada penampilan fisik. Responden pun menambahkan kalau pribadi yang baik mencerminkan rasa percaya diri yang dianggap lebih seksi ketimbang laki-laki yang hobi tebar pesona.

Tentu Saja Sifat Keayahan yang Menjadi Panutan Bagi Buah Hati di Masa Depan

Sifat yang membuat si nona jatuh cinta salah satunya adalah sifat keayahan. Sifat ini sangat penting bagi si nona di masa depan. Kala memiliki buah hati, anak tidak hanya mementingkan peran seorang ibu, peran seorang ayah juga tak boleh ketinggalan. Si nona pun kerap membayangkan bakal hidup bahagia dengan memiliki suami yang sekaligus bisa menjadi bapak yang baik untuk anaknya kelak.

Kecenderungan itu didukung oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh James Roney pada tahun 2006 yang melibatkan responden dengan rentang sia 18 hingga 30 tahun. Seluruh responden diminta menilai sejumlah foto berdasarkan keterangan mengenai sifat, mulai dari keayahan, baik hati, maskulin, dan tampan. Hasilnya pun membuktikan kalau sifat keayahan memiliki daya tarik yang hebat di mata perempuan. 51% responden pun setuju bahwa laki-laki kebapakan dipandang sebagai pribadi yang penyayang sekaligus penyabar.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Belum Berencana Menikah, Tiba-tiba si Nona Mengandung Buah Cinta

Pergaulan, nafsu dan asmara semu bisa membuat sepasang kekasih bersikap kelewat batas yang seharusnya belum dilakukan sekarang, tapi nanti. Tabu menjadi tembok di mana hal ini jarang dibicarakan, atau sudah dibicarakan namun tidak memiliki solusi pasti lantaran takut mendapat justifikasi.

Seperti kasus di mana si nona hamil duluan, akibat nafsu yang menggunung antar insan. Masalah si nona hamil duluan menjadi masalah pelik. Bayangkan saja bung, orang yang mau menikah saja kerap memikirkan sampai pusing tujuh keliling, apalagi yang nikah dadakan karena kecelakaan macam begini.

Menurut sebuah data yang dikutip dari Sobatask antara tahun 2010 sampai 2014. Lebih dari 32 ribu perempuan di Indonesia mengalami kehamilan tak diinginkan alias KTD. Korban KTD mencakup perempuan yang sudah menikah, dan melibatkan anak muda bahkan sampai yang duduk di bangku sekolah juga bisa menjadi korban.

Ini bukan lagi bicara pengawasan, tetapi lebih kepada mengakomodir nafsu. Namun kalau sudah kepalang tanggung dan perut si nona sudah mengandung. Bung mau berkata apa?

Takut Mengambil Risiko, Mencoba Cara yang Berisiko

Nanas muda, dianggap menjadi solusi dari permasalahan bagi mereka yang tidak ingin bertanggung jawab. Bisa juga diambil sepihak lantaran bung takut guna menghadapi hal yang belum bisa di handle. Konon katanya buah satu ini dapat menggugurkan kandungan, meskipun agak tabu dibicarakan sekaliber dalam tulisan ini, tetapi fakta di lapangan banyak yang melakukan.

Miris kah? iya, tapi bagi mereka yang terjebak dalam kasus ini menganggap ini jalan pintar. Ibarat maling yang menggali bawah tanah demi keluar dari penjara.

Belum lagi ada beberapa curhatan dari teman-teman di tongkrongan yang menyarankan memakai obat-obatan atau menenggak soda guna menghancurkan janin. Tapi apakah memang seperti itu bung? bahwasanya laki-laki gemar melakukan tapi takut untuk bertanggung jawab. Pilihan dan jawaban tentu ada di dalam diri bung masing-masing.

Mereka yang Gentle Coba Bertanggung Jawab Meskipun Tak Tahu Apa yang Dihadapi

Kami tidak streotipe bahwa laki-laki berani melakukan tapi tidak bertanggung jawab, seperti di kalimat akhir di atas bahwa setiap laki-laki memiliki pilihan dan jawaban masing-masing. Lengkap dengan pertimbangan mengapa mereka melakukan hal tersebut. Namun kami harus angkat topi alias salut kepada mereka yang mau bertanggung jawab. Karena ini sangat berat, terutama saat mengakui perbuatan ena-ena ini kepada orang tua sendiri dan juga orang tua si nona.

Tentu cenderung berat kepada orang tua si nona, yang biasanya tak rela ketika anaknya ternyata menjadi korban MBA atau Married By Accident. Bahkan kawan dari penulis pun pernah ada yang mengalami hal ini, ketika ia mengakui kalau ia membuat pasangannya hamil tiba-tiba sepucuk pistol bersandar di kepalanya. Mengerikan. Namun mau bagaimana lagi, karena ini sudah menjadi risiko yang harus ditanggung dan diemban, jadi hadapilah karena kalian yang memilih jalan ini.

Persiapan Kalian Terbatas Hanya Sembilan Bulan

Tentu sembilan bulan menjadi waktu yang paling normal untuk kalian bersiap-siap saat menanggung risiko ini. Bukan apa-apa, karena si nona akan mengandung di bulan kesembilan. Tentu kalian hanya memiliki persiapan minim, di fase-fase awal kalian akan dibuat pusing dengan ucapan, “Aku nggak dapet-dapet”, “Aku telat 3 bulan” .  Psikis kalian terserang karena belum bisa menerima kenyataan kalau sebentar lagi kalian akan menjadi ayah, iya seorang ayah.

Segala macam tetek bengek mulai dari ngomong dengan orang tua. Maaf, maksud kami jujur kepada orang tua (terkait hamil duluan). Kemudian menyatukan keluarga guna membicarakan perihal pernikahan dadakan ini seperti apa.

Dapatkah bung bayangkan betapa peliknya persiapan akibat nafsu ini. Di saat usia bung yang sedang bertarung demi karir dan menghabiskan setengah gaji sebagai balas dendam akan peliknya pekerjaaan, harus mulai mengurusi rumah tangga sampai membeli susu dan popok.

Malu Bertemu Dengan Mereka, Karena Justifikasi Selalu Menghantui Anda

Enggan bertemu dengan teman, kawan, bahkan tetangga karena kerap membicarakan betapa kasihannya kalian yang harus bertarung sebagai ayah dan ibu di usia belia (tentu bagi kalian yang masih pelajar). Itu masih wajar, karena ada rasa empati. Hey bung, kita hidup di mana setiap omongan orang lain terkait kesalahan sama dengan kepedihan.

Justifikasi yang mengarah kepada kalian, terutama bung,  akan dicap sebagai laki-laki tidak benar sampai kepada sebutan keji lainnya yang tak mungkin disebutkan di sini. Butuh waktu dan mental yang kuat untuk menghadapi tekanan semacam ini, bersyukur kalau kalian tumbuh di wilayah atau dikelilingi orang-orang yang support saat kalian salah. Tetapi naas kalau kalian berada di lingkungan yang memandang kesalahan secara mutlak dan kebaikan tidak pernah dipandang.

Lebih Baik Tahan Hingga Nanti, Daripada Tak Kuat Menahan Risiko Segudang Arti

Alangkah baiknya untuk menahan nafsu ena-ena ini hingga nanti. Secara logika mungkin bung sulit untuk memikul beban menjadi calon ayah, memiliki tanggung jawab untuk menghidupi istri dan anak. Seyogyanya lakukan lah semua itu saat bung menikah, karena kenikmatannya jauh lebih terasa.

Tapi bagi bung yang nakal dan bandel, coba fikirkan risikonya, mungkin bung bisa memakai pengaman dari pada merenggut masa depan si perempuan. Hamil itu bukan perkara mudah dengan mengeluarkan seorang bayi dari badan, itu harus bung camkan.

Meskipun banyak teori berseliweran kalau ena-ena kurang nikmat pakai pengaman, coba fikirkan kembali apakah bung siap menerima risiko seandainya nasib apes menghantui, seonggok sperma menjadi seorang bayi?

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Sukses Tak Mesti di Usia Muda, Karena Setiap Orang Memiliki Jalan Hidup yang Berbeda

Percayalah, tak selamanya usia bisa menjadi patokan untuk menuju kesuksesan. Bahagialah mereka yang sukses di usia belia, tetapi jangan menyerah bagi mereka yang sudah menyentuh kepala tiga sampai seterusnya, namun merasa “kok hidup gini-gini aja ya”.  Ada yang usia 18 tahun sudah membanggakan seperti Kylian Mbappe yang membawa Prancis juara Piala Dunia atau macam Mark Zuckerberg yang sudah membikin sosial media yang laris manis di dunia maya, Facebook.

Orang sukses yang bung kenal pun, tak selamanya mereka mendulang emas saat usia muda. Tak percaya? J.K Rowling di usia 31 tahun saja masih sulit mencari  penerbit untuk maha karyanya tentang dunia sihir, Harry Potter. Amancio Ortega juga sama di usianya masih 30 tahun, pendiri toko pakaian ternama yakni Zara, masih menjadi karyawan di toko baju. Lantas apakah bung masih berekspetasi kalau orang sukses itu di bawah usia 30-an?

Ingat, Sukses Tak Memandang Usia Namun Usaha

Usaha yang gigih pasti akan menghasilkan sesuatu yang indah, bukan perih. Oleh karena itu, bagi bung yang usianya sudah terbilang tua tetaplah berusaha, jangan pernah menganggap kalau saat ini bung telat telat atau bung salah start. Asalkan usaha yang bung lakukan benar maka hasil yang bung bayangkan pasti bisa direalisasikan kok.

Selain berusaha, perbanyak lah sharing dengan teman atau orang-orang yang berkompeten, mungkin bakal menambah inovasi terutama dalam mengembangkan usaha bung atau karir. Jadi jangan pernah underistimate akan keadaan, tetapi cobalah membalik keadaan yang mana secara umum orang bakal remehkan.

Rangkai Goals dengan Berjangka Agar Semua Bisa Terlaksana

Goals jadi acuan bagi bung yang sedang berusaha, coba rangkai beberapa tujuan yang bung inginkan dengan membagi ke dua periode, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Urutkan beberapa tujuan tersebut untuk mengarah ke tujuan yang lebih besar, sehingga bung sudah memiliki jadwal yang teratur.

Adapun alasan merangkai tujuan jangka kecil ke jangka panjang agar bung tidak kehilangan semangat di tengah jalan. Sehingga tak lagi merasakan  bingung saat satu tujuan  sudah diselesaikan. Selain itu, beragam tujuan diyakini menghilangkan rasa bosan dari ketidaktauan akan melakukan apalagi ketika satu tujuan rampung diselesaikan.

Bangun Koneksi Lebih Besar, Ceritakan Tentang Masalah dan Kendala yang Bung Terima

Demi tercipta iklim usaha yang baik dan karir yang makin meningkat. Coba bangun koneksi dengan beberapa pihak penting. Bung bisa menggali atau mencontoh hal-hal apa saja yang sudah diterapkan olehnya. Karena koneksi sangat membantu ke depannya, terutama saat bung terkendala akan suatu masalah.

Jadi beramah-ramahlah di tempat kerja, jangan mencari musuh ataupun pesaing, meskipun persaingan memang ada tetapi bersainglah secara sehat. Karena sering kali terjadi ‘musasi’ atau musti saling sikut, ehmm.

Membarakan Semangat Hingga ke Puncaknya!

Semangat harus diberi pupuk, agar terus subur di dalam diri! kalau bung merasa kehilangan semangat lantaran mengusahakan sesuatu namun hasilnya nihil, cobalah berkaca dari semangat Colonel Sanders, yang memulai bisnis KFC di usianya yang sudah seharusnya pensiun, dan menikmati masa tua, 62 tahun! Lalu coba bayangkan kalau bung sekarang sudah malas-malasan, memangnya tidak malu dengan Opa Sanders?

Segala Sesuatu Sudah Disiapkan Dengan Tepat di Waktu yang Tepat?

Sebagai manusia yang memeluk kepercayaan, tentu kontribusi Tuhan dalam kehidupan sudah diwariskan dalam garis takdir. Nah, bung pasti percaya kan bahwa rezeki sampai jodohnya sudah diatur oleh-Nya. Maka dari itu tetap berusaha dan bersabar bung, jangan karena melihat teman sudah merasakan jerih payahnya, bung jadi terpancing dan buru-buru ingin menyicip moment emas tersebut.

Percuma bung, kalau kata Tuhan belum waktunya, bung tidak bisa mewujudkannya. Akan tetapi lain cerita kalau Tuhan mau merubahnya. Jadi setiap kesuksesan orang sudah ada jalannya masing-masing bung, tidak bisa diubah kalau memang takdirnya. Intinya tetap berusaha dan percayalah bahwa setiap usaha yang bung lakukan pasti ada hasil dan hikmahnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Para Ilmuwan Dengan Lugas Membantah Anggapan Bung Tentang Si Nona yang Ternyata Selama Ini Salah

Perempuan tuh begini ya, perempuan tuh begitu ya, adalah secuil ocehan dari kaum adam yang menilai perempuan secara streotip. Namun, beberapa anggapan tersebut coba dibuktikan secara ilmiah yang diteliti langsung oleh para ilmuwan. Bicara soal hasil? ternyata beberapa anggapan laki-laki terhadap perempuan ada yang salah. Justru apa yang bung anggap tidak mungkin, malah jadi hasil positif yang ditemukan oleh ilmuwan.

Setelah eksperimen tersebut dilakukan, berbagai penelitian dan statistik pun dikutip di Brightside, dengan sejumlah mitos dan stereotip tentang si nona yang beredar di telinga para laki-laki, termasuk bung sendiri. Anggapan-anggapan yang menggiring ke arah seksisme ini ternyata salah. Penasaran apa saja?

Katanya Perempuan Itu Lemah, Fisiknya Pun Tak Kuat Saat Menahan Rasa Sakit

Anggapan yang paling beredar adalah ungkapan yang begitu seksis, “Ah lemah banget kaya perempuan”. Kaum hawa selalu dijustifikasi sebagai mahluk yang lemah tak berdaya. Namun Fisiolog dari University of Siena beranggapan kalau daya tahan perempuan lebih kuat ketimbang laki-laki loh.

Memang laki-laki mempunyai obat penghilang rasa sakit alami yang berada di hormon testosteronya. Sedangkan homor testosteron perempuan lebih sedikit dari laki-laki, namun perempuan lebih baik ketimbang laki-laki dalam menahan rasa sakit.

Dijelaskan secara ilmiah karena rendahnya konsentrasi testosteron dalam darah wanita sehingga sistem kekebalannya kuat secara umum. Hal ini terbukti bahwa laki-laki bisa kehilangan kesadaran 10 kali lebih sering daripada perempuan ketika melihat darah, sedangkan perempuan secara teratur saat melihat darah sehingga tidak dianggap sebagai suatu yang ekstrem.

Si Nona Itu Penakut Makanya Nyalinya Selalu Ciut

Apakah bung yakin kalau nona adalah sosok yang penakut? nyata Fritz Riemann, seorang ilmuwan asal Jerman mengatakan kalau perempuan adalah sosok yang lebih siap untuk mengatasi rasa takutnya dibanding anda bung, iya anda.

Riemann yang menulis laporan tersebut dalam fenomena tentang ketakutan menyatakan, kalau nona cenderung kurang peka terhadap situasi berisiko sehingga mudah melakukan tindakan nekat tanpa berpikir apa dampaknya.

Si Nona Sangat Penyayang Terhadap Anak Kecil Karena Naluri Keibuan yang Alami

Kalau hal ini sudah secara umum bung dengar kan? tapi hal ini tidak begitu dibenarkan, setelah Center for Advanced Study bidang Behavioral Sciences yang berlokasi di Palo Alto, California. Mereka mencoba meneliti sejumlah keluhan tentang perilaku anak-anak dari pengunjung sebuah restoran makanan cepat saji. Dengan hasil yang cukup mengejutkan karena 9 dari perempuan yang melayangkan keluhan, hanya ada satu orang yang menekankan tentang tangisan anak-anak di restoran tersebut.

Alhasil ini menjelaskan kalau si nona lebih memperhatikan anak-anak bila dibandingkan dengan orang dewasa lain dan perilaku mereka sendiri. Sedangkan bung sebagai sosok ayah lebih kerap melakukan kontak dengan bayi yang baru lahir dibanding dengan sosok yang mengandung. Hingga bung bisa memahami tentang tangisan bayi yang menandakan kelelahan, rasa lapar sampai kurang perhatian seperti dijelaskan oleh Profesor Ross Parke dari negeri Paman Sam.

Kaum Hawa Tidak Lebih Pintar dari Kaum Adam, Siapa Bilang?

Kadar intelejensia si nona selalu dianggap di bawah bung, padahal para ilmuwan meyakini kalau kemampuan intelektual seorang perempuan sangat berpengaruh terhadap norma. Hal ini didasari penelitian yang dilakukan University of Chicago yang meunggah penelitian yang didasari pada tes antara mahasiswa dan mahasiswi di beberapa perguruan tinggi di Amerika Serikat dengan hasil indikator intelektual si nona lebih tinggi dibanding bung.

Konon Kinerja Si Nona Sebagai Karyawan Sangat Rendah, Beda Dengan Bung yang Giat Bekerja

Pendapat ini cukup beredar termasuk di Indonesia, banyak yang mengatakan kalau laki-laki adalah karyawan yang lebik baik. Jadi wajar dapat bayaran tinggi. Di sisi lain, para ilmuwan Univesitas Yale melakukan penelitian menyatakan ada ketidaksetaraan gender atau tidak adanya emansipasi saat perusahaan membuka lowongan pekerjaan.

Dimana pelamar laki-laki mendapat tawaran pekerjaan lebih sering dengan gaji yang lebih tinggi. Tapi ungkapan cukup menarik dinyatakan oleh mantan CEO IKEA di Rusia yang mengatakan kalau kaum hawa dapat bekerja lebih giat, lebih cepat, sekaligus menyelediki esensi tugas lebih mudah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top