Review

Menikmati Bermain Gim Secara Hakiki, dengan Asus ROG Phone yang Super Canggih

Industri eSports kian meningkat dari tahun ke tahun. Dunia game pun menjadi lebih beragam, dan ratusan ribu orang kerap menjadikan game sebagai pembunuh waktu yang paling menjanjikan. Gawai ditengarai sebagai alat komunikasi yang dapat menjelma sebagai konsol di suatu waktu. Melihat hal itu, Asus pun membuat gawai khusus gaming secara hakiki bernama Asus ROG Phone.

Gawai pintar ini tentunya bakal membuat sensasi bermain game menjadi lebih seru dan mengasyikkan. Lantaran performa dari gawai ini pasti didukung dengan spesifikasi yang canggih. Sebenarnya publik sudah sejak lama menunggu dan memperdebatkan soal gawai ini. Sampai kepada titik cerah saat Asus meluncurkan lewat brand gaming ROG (Republic of gamers) pada perhelatan computex di Taiwan.

Asus ROG Menawarkan Sensasi Tanpa Lag yang Berdurasi

Main game berat sekalipun, apabila Bung mainkan di Asus ROG Phone tidak bakal terasa lag-nya. Jadi Bung tak akan merasakan terganggu saat menikmati permainan. Wajar saja hal ini terjadi Bung, dari dapur pacunya saja ponsel ini diperkuat prosesor Qualcomm Snapdragon 845 mobile platform. Kecepatan CPU pun berada di angka 2,96 Ghz yang dikombinasikan dengan GPU Adreno 630.

Tampilan Bebas Blur dan Kenyamanan Saat Digenggam

Tampilan gambar adalah unsur yang memberikan sensasi ketika bermain game. Gambar yang mumpuni bakal memberikan warna yang berbeda tentunya dalam bermain ‘kan, Bung. Gambar yang blur sudah tidak mungkin terjadi di Asus ROG Phone. Lantaran dari sisi display diperkuat dengan layar AMOLED yang memiliki ukuran 6 inch dan dilengkapi resolusi 2160 x 1080, acara bermain game pun bakal lebih puas. Refresh hate-nya juga dapat mencapai 90Hz. Dengan dimensi 158,8 x 76,2 x 8,6 milimeter, membuat gawai ini nyaman di tangan.

Sistem Pendingin Membuat Bermain Game Bisa Jalan Terus Tanpa Putus

Kendala seseorang saat bermain game di gawai adalah cepat panas. Lantaran sistem berjalan terus tanpa ada pendinginnya. Sedangkan di Asus ROG Phone sudah disematkan teknologi sistem pendingin bernama GameCool 3D Vapor-Chamber. Teknologi sistem pendingin dengan carbon cooling pad dan copper heat spreader yang membuat gawai ini tak cepat panas, Bung. Selain itu, ada pula teknologi aeroactive cooler yang menambah keampuhan pendingin ROG Phone hingga dapat tetap prima apabila dimainkan dalam waktu lama.

Dapat Dinikmati ke Layar yang Lebih Besar

Setelah berbagai macam teknologi yang tersedia, bukan berarti pencapaian dari Asus ROG Phone telah usai begitu saja. Ia pun membuat gawai ini menjadi perangkat konsol handheld serupa Gameboy, atau PSP. TwinView dock adalah teknologi yang mampu membawa game ke layar lebih besar seperti monitor di desktop. Perangkat Gamevice controller dengan WiGig Dock dapat membuat game mudah untuk dimainkan di tangan.

Kuartal Desember Kemungkinan Gawai Ini Berada di Indonesia

Setelah membongkar isi dan apa saja fitur yang ditawarkan dari Asus ini, Bung pastilah menanyakan kapan gawai ini bakal dirilis di Tanah Air. Menurut Muhammad Firman, Head of Public Relation and E-Marketing Asus Indonesia, rencananya Asus ROG Phone bakal di bawa ke Indonesia pada kuartal keempat tahun 2018. Atau paling cepat pada Desember mendatang.

“Kemungkinan besar masuk, tapi ya itu, paling cepat mungkin akhir tahun ini,” ungkap Firman kepada KompasTekno

Ia menambahkan perlu proses yang cukup panjang untuk memasukkan ponsel ini ke pasar Indonesia. Bahkan masih ada beberapa hal yang perlu dipastikan agar ponsel ini bisa dinikmati pecinta game mobile di Indonesia. Selain itu bakal dibanderol dengan harga berapa pun belum diketahui, hingga membuat banyak orang kian penasaran.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Baca Permission Apps Agar Kasus Meresahkan Macam Pinjaman Online Tak Terulang

Serupa dengan aplikasi lain, dalam kasus aplikasi fintech, sebenarnya ada ‘Permission Apps’, sialnya sudah menjadi kebiasaan kita untuk tidak membaca terlebih dahulu. Padahal di situ tertulis untuk meminta akses untuk membaca SMS, kontak sampai panggilan masuk. Apabila kita tidak memberikan akses, otomatis sang penagih utang online tidak dapat memberikan kabar macam-macam kepada kerabat bahkan atasan kalian.

Kasus penagihan utang online memang gencar di pertengahan tahun 2018, tetapi hal semacam ini berpotensi bisa kembali terjadi. Mungkin di dalam bidang lain tidak hanya perbankan. Maka dari itu kami mengingatkan untuk bung lebih teliti dan membiasakan membaca permission apps, jangan di-iya-kan saja. Dari pada bung menyesal nantinya.

Perhatikan Apabila Aplikasi Meminta Panggilan ke Nomor Ponsel di Kontak Bung

Jangan sesekali bung mengiyakan, apabila ada aplikasi meminta izin ‘Directly call phone numbers’. Lantaran pihak aplikasi memiliki akses untuk melakukan panggilan ke nomor ponsel yang ada di kontak bung. Berbahayanya lagi ini dapat disusupi malware yang secara diam-diam dapat melakukan panggilan ilegal. Bahkan pembicaran bung dengan lawan bicara ditelfon dapat disimak secara diam-diam lho.

Apalagi Memberika Akses Membaca dan Menerima Pesan

Jangankan aplikasi, apabila ada seseorang yang membaca SMS atau pesan pasti bung merasa risih kan? ini lah yang terjadi pada aplikasi fintech yang kerap meminta akses untuk membaca dan menerima SMS dari gawai yang mengunduh sebagai jaminan. Untuk itu apabila ada aplikasi lain yang meminta akses ‘Send, Recieve, and Read SMS and MMS messages’. Lebih baik urungakan niat untuk mengunduh.

Meminta Izin Untuk Mengubah Hingga Menghapus File yang Ada di Kartu MicroSD

Ini sangat mengerikan bukan?  bayangkan kalau bung memberikan izin aplikasi untuk ‘Modify or delete SD card contents’. Pihak aplikasi bisa membaca dan menghapus file yang ada di kartu microSD! kalau ada foto dan video yang disalahgunakan , bagaimana? tanpa perlu dijelaskan tentu bung tahu kan efeknya.

Jangan Menganggap Nomor IMEI Tidak Penting

Biasanya ada juga Permission Apps yang meminta akses aplikasi pada identitas di perangkat. Seperti nomor IMEI dan nomor telpon pengguna. Maka dari itu apabila ada aplikasi yang minta izin untuk ‘Read Phone Status and identity’, Tentu kamu tak bisa menganggap itu tidak berbahaya.

Hindari Apabila Ada yang Meminta ‘Find Accounts on The Device and Read your Contacts

Ini juga sama bahayanya dengan yang lain bung. Kalau bung memberikan izin maka aplikasi dapat membaca semua kontak dan akun yang ada di gawaimu. Tak cuma kontak di handphone aja, surat elektronik sampai media sosial juga bisa diaksesnya. Biasanya permintaan aplikasi semacam ini ditemukan di aplikasi medsos.

Setelah membaca ini semua bung seharusnya sudah mengerti apa yang boleh dan tidak boleh dizinkan aplikasi saat mengakses. Hingga rentetan kasus yang terjadi seperti pada pinjol tidak bisa menimpa bung-bung sekalian, toh mereka tidak dapat berlaku seenaknya apabila bung mau lebih teliti untuk membiasakan membaca segala hal bukan?

Eittss, tunggu dulu bung. Bukan berarti kami menyalahkan setiap pengguna yang tidak membaca hingga akhirnya berujung menerima makian yang melengking sampai ungkapan yang merendahkan martabat dari penagih utang online.

Kami pun juga tak setuju dengan cara yang dilakukannya. Seperti yang diungkapkan Kepala Divisi Advokasi Bidang Perkotaan Masyarakat Urban LBH Jakarta, Jeanny Silvia Sari Sirait di Kumparan, Kalau aksi debt collector yang melakukan teror kepada nasabah adalah tindak pidana. Karena semua sudah di atur lewat sebuah SOP tentang cara penagihan, dan penagihan perbankan melarang menggunakan kekerasan fisik atau verbal.

Tapi alangkah baiknya juga kita tidak hanya melihat satu sisi kan? bahwasanya hal-hal semacam ini dapat dihindari kalau kita cekatan membaca permission apps-nya. Dengan tidak memberikan akses yang bersifat pribadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Hati-hati Dalam Bercanda dan Bersosial Media, Karena UU ITE Siap Menjerat Siapa Saja

Mentang-mentang di dunia maya, banyak orang merasa aman-aman saja apabila bertindak sebagai keyboard warrior, dengan menghina, menyebar kebencian, mengancam sampai menyebarkan informasi bohong.

Selain beberapa hal yang kami sebutkan. Kasus prostitusi online yang belakangan ini marak dibicarakan, konon katanya dapat dijerat dengan UU ITE. Dari mulai si artis ibukota, mucikari sampai penyewa jasa dapat dijerat dengan pasal ini.

Di luar itu semua, penggunaan media sosial memang harusnya berakar kepada nilai sosial yang berlaku. Kalau tidak berhati-hati jangan heran kalau mereka bisa mendekam di penjara suatu saat nanti karena dijerat UU ITE.

UU ITE sendiri disahkan pada era pemerintahan Susilo Bambang Yuhdoyono pada tanggal 21 April 2008. Dan ini beberapa hal yang dapat membuat bung dipenjara karena UU ITE.

Melakukan Pencemaran Nama Baik

Meskipun bung tujuannya bercanda, jangan sampai bercanda dengan orang yang salah, sekaligus jangan membercandakan sesuatu hal yang keterlaluan. Karena bercanda yang berlebihan dengan membongkar aib dengan mengundang gelak tawa adalah hal yang tidak pantas untuk diterima.

Bisa jadi bung akan dijerat oleh UU ITE. Salah satu kasus pencemaran nama baik di media digital adalah tentang kasus #KoinUntukPrita karena dianggap telah mencemarkan nama baik sebuah ruma sakit. Pasal 27 UU ITE ayat (3) yang membahas tentang pencemaran nama baik di media digital, paling banyak digunakan untuk mencerat pelaku pencemaran nama baik via digital.

Melakukan Penyebaran Berita Bohong

Berita hoax juga kerap berseliweran di timeline sosial media. Mulai dari kasus Politisi dan aktivis, Ratna Sarumpaet yang mengaku dianiaya padahal operasi plastik. Sampai menyoal soal pemilu yang mengatakan tujuh kontainer surat suara telah terisi. Atas dasar kasus seperti itu, tentu bisa bung jadikan pelajaran. Untuk selalu kritis akan setiap berita, jangan sampai menjadi rantai penyebar berita hoax bung. Karena jelas saja itu akan menjadi boomerang bagi bung sendiri.

Body Shaming

Body Shaming adalah istilah untuk mengejek atau mencela fisik orang lain.  Kalau kasus baru-baru ini, dua orang aktor senior, Anjasmara dan Ussy Sulistiawaty, baru saja melaporkan haters yang dianggap telah mengolok-olok keluarga mereka dengan perkataan tidak pantas ke arah bentuk fisik di Instagram. Lewat UU ITE para pelaku body shaming dapat terancam penjara empat tahun dan denda tidak tanggung-tanggung yakni Rp 750 juta.

Melakukan Penyebarluasan Video Porno

Salah satu kenakalan dari kaum adam biasanya adalah kerap berbagi video porno. Konten-konten negatif seperti itu dapat membuat bung terjerat UU ITE. Berkaca dari kejadian beberapa tahun lalu, di mana melibatkan beberapa musisi dan artis layar kaca. Dari kasus tersebut banyak menuai pro dan kontra tentang siapa yang menjadi korban dan pelaku. Meskipun begitu, tetap saja sang laki-laki sang musisi tersebut dijadikan tersangka.

Sedang Hangat Dibicarakan yakni Prostitusi Online

Banyak yang mengira kalau prostitusi online aman terkendali dan tidak terdeteksi. Ternyata tidak demikian bung. Melihat kejadian lalu yang melibatkan Vannesa Angel sebagai tersangka. Lewat kasus ini, kembali membuka bahwa UU ITE dapat menjerat siapun yang melakukan prostitusi online.

Bagi bung yang berkelakuan nakal dan kerap jajan alangkah baiknya hilangkan kebiasaan ini. Karena ini akan membawa bung ke jurang kehancuran rumah tangga dan juga bahaya penyakit, selain dapat terjerat UU ITE.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Di Tahun 2019, Xiaomi Tetap Unjuk Gigi Menunjukkan Smartphone Berkelas

Memasuki tahun 2019 otomatis kecanggihan smartphone diprediksi akan meningkat. Berbagai merek handphone bakal menawarkan beberapa fitur esklusif yang bisa dinikmati pengguna. Di tahun lalu banyak terobosan yang ditengarai sebagai hal baru, seperti fingerprint. Fitur ini meledak di tahun 2018 dan membuat beberapa perusahaan smartphone coba mengeluarkan produk baru dengan tambahan fitur tersebut.

Di sela-sela gawai pintar berbagai merek yang menawarkan kecanggihan dan fitur terbaik. Masih banyak yang meyakini kalau Xiaomi tetap menunjukan kelasnya di tahun 2019. Pasalnya Xiaomi menjadi salah satu produsen gawai pintar yang disukai banyak orang bung. Harganya murah, namun kualitas dan performa tidak murahan. Kira-kira gawai pintar bagaimana yang akan dikeluarkan Xiaomi di tahun 2019?

Xiaomi MI Mix 3

Mungkin gawai Xiaomi Mi Mix 3 salah satu gawai tercanggih yang bakal merajai pasar di tahun 2019. Banyak pula yang berujar kalau gawai pintar ini merupakan seri flagship Xiaomi terbaik yang pernah diciptakan. Inovasi dari Xiaomi Mi Mix 3 adalah model kamera slider yang akhirnya membuat layar gawai ini tanpa bezel atau pinggiran sama sekali bung! Kapasitas RAM-nya dibekali cukup besar yakni sebesar 10GB , tentu bakal menggiurkan bagi pencari gawai pintar yang memiliki respon cepat.

Xiaomi BlackShark Helo

Rentetan gim di mobile semakin lama semakin menggiurkan untuk dinikmati. Setelah sempat dirajai oleh Mobile Legend dan AoV dengan genre MOBAGim yang bertemakan survival seperti Free Fire dan Playerunknown Battleground Mobile juga seru tuk dinikmati dan banyak peminat bung. Tentu saja Xiaomi membaca hal ini sebagai pasar yang dapat dimanfaatkan, alhasil mereka meluncurkan Xiaomi BlackShark Helo yang bakal jadi gawai gaming terbaik dari Xiaomi.

Daya kekuatan baterai mencapai 4000 mAh dilengkapi dengan daya penyimpanan mencapai 256 GB, otomatis dapat membuat pengguna betah bermain gim di mobile berjam-jam. Jangan ragu juga bung untuk menikmati game berat sekalipun karena gawai ini tersedia dalam kapasitas RAM dari 6 sampai 10 GB. Dapat diprediski Xiaomi BlackShark Helo jadi gawai gaming paling murah sekelasnya.

Xiaomi Mi 8 Explorer

Seri tertinggi dari Xiaomi di tahun 2019 bisa jadi milik dari Xiaomi Mi 8 Exploler. Tentu seri berada di kasta paling atas dibanding dengan seri Mi 8 lainnya yang diluncurkan bersamaan. Gawai pintar ini dilengkapi dengan chipset Qualcomm SDM845 Snapdragon 845. Inovasi yang mungkin mengundang takjub dari pengguna adalah gawai ini adalah desain transparan di bagian belakang casing gawainya.

Pocophone F1

Dilansir dari jalantikus.com Pocophone F1 dikatakan sebagai flagship killer. Kenapa? karena munculnya Pocophone F1 dengan prosesor Snapdragon 845 dan RAM 6/8 GB diyakini bakal merusak harga pasar gawai-gawai flagship di kelasnya. Soal harga, gawai ini hanya dibanderol dengan harga 4 jutaan.

Xiaomi Redmi Note 5

Meskipun telah terlahir sejak tahun lalu, sepertinya gawai ini masih layak untuk diburu di tahun 2019. Konon pakar teknologi mendaulat Xiaomi Redmi Note 5 sebagai gawai favorit, bahkan orang awam pun juga merasa demikian seperti ditulis dalam jalantikus.com

Sudah harganya murah, kualitas kamera gawai yang mumpuni dan disodorkan RAM besar membuat Xiaomi Redmi Note 5 menjadi raja di tahun lalu. Bahkan bisa juga di tahun ini. Harga 2 jutaan sudah bisa membuat bung memiliki gawai ini. Sudah murah kualitasnya raja.

Dari sekian gawai tokcer Xiaomi di tahun 2019, mana yang menjadi favorit bung?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top