Otomotif

Hal Yang Harus Disiapkan Agar Siap Naik Motor Saat Puasa

Bung bisa saja selama ini sudah piawai membawa motor. Namun situasi saat berpuasa tentu berbeda dari biasanya. Kondisi fisik pastinya butuh perhatian lebih dari biasanya. Jadi sebelum memutuskan menggunakan motor ada hal yang harus Bung perhatikan.

Jangan Lupa Makan Sahur

Ini penting Bung! Karena kondisi badan harus fit ketika berkendara dan harus menopang bobot motor. Mengingat kita tak bisa makan pagi dan siang hari, kita harus tertib menggantinya di waktu sahur. Jangan sampai kesiangan dan terlewat waktu ini. Bisa runyam urusannya kalau kondisi badan tidak fit karena kurang makan.

Pilih Jalur Berbeda Dari Biasanya Untuk Hindari Kantuk

Ketika berpuasa, Bung harus bangun malam hari untuk makan sahur. Secara otomatis waktu tidur pun berkurang. Buat mereka yang tidak terbiasa pastinya akan mengantuk diperjalanan nanti. Tentunya sangat berbahaya membawa motor dalam keadaan ngantuk.

Salah satu cara mengatasinya adalah dengan memilih jalur berkendara yang berbeda dari biasanya. Perjalanan yang berbeda akan membuat pikiran kita lebih waspada dan membuat kita tidak mengantuk. Tak juga mengapa memilih jalur yang lebih jauh seandainya perjalanannya lebih tenang dan membuat badan lebih segar.

Kondisi Motor Yang Fit, Bikin Puasa Lebih Tenang

Periksa kembali kondisi motor. Pastinya sangat merepotkan kalau harus berhenti di jalan atau mendorong motor yang mogok ketika haus dan tidak bisa minum. Kalau perlu lakukan servis rutin untuk memastikan motor dalam kondisi fit.

Buka Kaca Helm Untuk Membantu Badan Tetap Segar

Mengingat kita tak bisa minum di siang hari, penting untuk menjaga tubuh tetap memiliki cairan yang cukup. Karena itu cobalah membuka kaca helm sesekali waktu. Terutama ketika sedang berhenti di lampu merah atau di tengah kemacetan. Hal ini bisa membantu area wajah tetap segar dan mengurangi keringat karena panas.

Pintar Pilih Waktu Agar Tak Terimbas Kemacetan

Terjebak kemacetan dalam kondisi normal saja sudah tak nyaman. Apalagi ketika tengah berpuasa. Karena itu kita perlu bersiasat untuk terhindar dari kemacetan. Umumnya orang akan berangkat lebih siang karena tidur kembali selepas sahur. Akhirnya jam kemacetan bergeser lebih jadi lebih siang. Agar terhindar, kita bisa berangkat lebih pagi.

Sementara sebaliknya, karyawan umumnya dipulangkan cepat ketika berpuasa. Bung bisa memilih segera pulang agar lebih dulu di jalanan. Atau justru memilih berbuka puasa dahulu di tempat aktivitas baru kemudian pulang. Dengan begitu kita akan terhindar macet parah orang yang mau berbuka.

Selalu Sedia Minuman Untuk Membatalkan Puasa

Berbuka puasa itu harus disegerakan. Namun bisa jadi satu dua kali kita masih di tengah perjalanan ketika waktu berbuka telah tiba. Untuk itu usahakan selalu menyediakan air minum untuk berbuka. Bahkan kita bisa menyiapkan satu dua butir kurma di tempat kecil sebagai takjil. Dengan begitu kita tak perlu terburu-buru mengejar waktu dengan ngebut di jalanan hanya untuk menyegerakan berbuka.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Paketan Motor Sport yang Dicintai Dari Suzuki Memadukan Kecepatan Dan Melesatnya Penjualan

Pangsa penjualan otomotif khususnya di roda dua sebenarnya kurang tercapai dari segi target dalam skala nasional di tahun 2017. AISI selaku Asosiasi Industri Sepedamotor pun membenarkan hal tersebut. Penjualan di tahun lalu diharapkan mampu menyentuh angka 5,9 juta unit secara nasional tidak terealisasikan lantaran hanya menyentuh di angka 5.886.103 unit. Jumlah tersebut merupakan penurunan 0,76 persen. Di tahun 2016 penjualan roda dua berhasil mencapai 5.931.285.

Lantas bagaimana para perusahaan motor asal Indonesia menyikapinya bung? dari sekian perusahaan motor yang hadir di Indonesia, ternyata Suzuki merupakan pemain yang berhasil dengan mencatatkan penjualan tertinggi sebesar 27 persen. Dan menurut Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS, tahun lalu merupakan momen kebangkitan dari Suzuki.

“Tahun 2017, merupakan tahun kebangkitan bagi kami. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan konsumen setia Suzuki atas produk baru Suzuki. Di tahun 2018, kami akan menjawab ekspektasi konsumen dengan menghadirkan beberapa pilihan produk baru, program penjualan, pelayanan aftersales, serta event-event menarik lainnya,” ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS.

Usut punya usut keberhasilan Suzuki untuk bangkit terletak pada kecanggihan dan kehandalan pada mekaniknya. Khususnya dalam mengeluarkan produk Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150. Khususnya GSX-R150 yang memberikan kontribusi tertinggi terhadap penjualan Suzuki sebanyak 40% bung dengan jumlah 28.982 unit.

Sebagai pemain lama yang pernah mengecap kesuksesan di era 90-an, tentu saja perusahaan asal Jepang ini ingin kembali berada di era tersebut. Apalagi Suzuki merupakan pemain yang diperhitungkan di kelas motor sport. Contohnya saja seperti RGR yang menjadi “jagoan” di pasar motor berbaju dengan mengedepankan teknologi diantara kompetitor.

Berkat cerita dan sejarah yang pernah tertuang di tahun 90-an. Suzuki coba membangkitkan lagi ke era keemasannya. Untuk meramu dan menggarap kelas motor sport Suzuki pun melakukan percobaan secara serius dan matang. Mengingat motor RGR diminati lantaran teknologinya maju, dua motor sport GSX-R150 dan GSX-S150 pun dibekali fitur tercanggih dan terkini.

Mata mungkin bakal tertuju ke penampilannya yang sporty, tapi kalau lebih jeli lagi mata bung bakal disambut LCD Speedometer full digital. Di kelas Suzuki GSX-R150 fitur tanpa kunci atau Key-less Ignition System menjadi teknologi menarik. Lantaran bung sebagai pengendara tak perlu lagi memutar anak kunci di rumahnya. Dengan menekan tombol starter makan mesin akan hidup dengan mengantungi sensor. Fitur ini menjadi terdepan di kelasnya.

Dari dapur pacunya saja sudah dibekali mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal. Sehingga duo GSX bisa meluapkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Salah satu yang digadang dapat diminati dari GSX pemilihan mesin berjenis over stroke atau Square. Dapur pacu GSX-R150 mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya 62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm). Over stroke hampir sama dengan mesin bore yang lebih kalem pada putaran bawah. Dengan menjadikan GSX-R150 ramah di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Berbicara soal kecepatan yang selalu jadi pemantik bung untuk memacu adrenalin, motor ini bisa melesat hingga 13.000 RPM dengan tenaga maksimal berada di 18,9 dk dengan torsi 14 NM. Sebagai catatan sifat asli over bore mulai terlihat pada putaran menengah dan atas dimulai di angka 7000 RPM.

Kecepatan yang tak main-main, begitupula dengan tampilan. Perkembangan warna dan tren yang dicintai warga tanah air membuat Suzuki GSX-R150 memberikan beberapa varian warna seperti Metalic Triton Blue, Titan Black, Solid Black/Gloss, Brilliant White dan Stronger Red. Sedangkan GSX-S15 hadir dalam 4 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Metalic Ice Silver, Solid Black/Gloss dan Stronger Red/Titan Black.

GSX-R150 dan GSX-S150 timbul menjadi primadona dan idola baru di kalangan otomotif. Tentu saja pihak Suzuki ingin tren ini tersebut belanjut di tahun ini. Hal ini pun disampakan Yohan yang mengharapkan penjualan dapat tumbuh melewati 100.000 unit.

“Meskipun pasar tidak bergerak naik, kami mengharapkan tetap mendapat bagian yang lebih. Yang kami kejar kenaikan tahun ini dari tahun lalu itu kurang lebih, mungkin 40 persen atau syukur bisa 50 persen,” pungkas Yohan.

Kecanggihan, kecepatan dan tampilan diramu secara menarik. Persuahaan yang telah berdiri sejak tahun 1909 ini nampaknya memiliki blue print yang mana dikeluarkan sebagai senjata ampuh guna menghempas kompetitornya. GSX Series menjadi bukti kalau Suzuki masih bertaji, jadi tak salah kalau GSX Series menjadi paketan motor sport yang dicintai.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Review

Berkelana Lewat Jalur Darat Serunya Tanpa Syarat

Ketika ditanya akan pakai moda transportasi apaa ketika traveling, banyak dari Bung yang mungkin menghindari jalur darat. Alasannya lantaran memakan waktu lebih lama dan dianggap melelahkan. Sedangkan Jalur udara alias pesawat menjadi opsi utama nan primadona,  karena memangkas waktu dan tenaga lebih banyak.

Padahal dibalik peliknya jalur darat banyak juga untungnya saat bung melakukan perjalanan, terutama baik bagi peremajaan mata dengan melirik pemandangan yang begitu segar dan asri. Sehingga mampu menyejukkan hati.

Selain itu jalur darat memang banyak rintangan dan halangan, seperti macet ataupun mogoknya kendaraan di jalan bisa menjadi sebuah kejutan. Kendati begitu kalau bung melakukan bersama teman, seperjalanan barang tentu hal seperti itu bakal menjadi sepenggal kisah yang nantinya menjadi unggahan cerita lucu antara bung dan teman-teman. Dibalik kalian yang kerap mencari promo tiket maskapai secara random di akhir pekan, lebih baik duduk manis biar kami jelaskan enaknya jalur darat guna menjadi teman perjalanan.

Merencanakannya Sudah Menjadi Keseruan Lantaran Banyak Hal yang  Harus Diperhatikan

Ini memang betul, dan tak maksud menakut-nakuti atau bersikap berlebihan. Karena ada beberapa hal krusial yang tidak boleh luput dari perhatian, seperti pemilihan rute, waktu istirahat, sampai kepada apa saja yang perlu dibawa selama perjalanan.

Untuk membicarakan hal seperti itu saja sudah mengudang seru dan penasaran, terutama rute lantaran itu bakal menjadi track bung nantinya guna melancong ke tempat tujuan. Kalau bisa pilihlah rute yang aman sekaligus yang menawarkan banyak pemandangan, sontak bung bakal terpukau dengan mengendurkan gas sembari menikmati alam ria yang menyambut mesra.

Terdorong Dapat Pengalaman Baru Karena Memahami Budaya Lokal

Sudah sewajarnya kalau bung lewat jalur darat pasti mampir ke suatu tempat. Celoteh berangkat tepat waktu rasanya jauh dari bayangan, kan? Rasa penasaran yang selalu hadir kala menengok ke kanan dan ke kiri membuat bung kerap menyambangi tempat baru satu per satu yang searah ke tempat tujuan.

Meskipun tidak lama, namun tetap saja bakal menyimpan banyak pengalamanan. Bisa dari pengalaman lidah yang begoyang kalah mencicipi masakan, ramahnya orang-orang tersebut sampai tradisi adat yang perlihatkan. Singkat namun berkesan, itulah jalan darat.

Setiap Liburan Akan Jadi Lebih Berarti

Memilih jalur darat dalam liburan, seperti menumbuhkan jiwa liburan itu sendiri lho bung. Perjalanan yang disuguhkan lewat lintasan dan riuhnya alam, kian menyambut bung sebagai pendatang. Meskipun banyak berjarak singkat atau tidak terlaalu, esensi perjalanan kian melekat.

Setiap tikungan dan lintasan serasa punya cerita, bung tak hanya terkesan jalan begitu saja tetapi sembari membangun kisah perjalanan antara rumah dan tempat wisata. Serasa memiliki koneksi dengan kota tersebut dan tak mau buru-buru pulang.

Sudah Pasti, Ada Pemandangan Indah yang Menemani

Pemandangan menjadi salah satu suguhan yang paling didamba-dambakan oleh seseorang yang kerap senang melakoni jalan darat. Pegunungan, sawah, hutan belantara sampai laut menjadi menu perjalanan yang tak bisa bung sia-siakan.

Mata pun menjadi segar meskipun badan sudah tak terlihat bugar lantaran sudah dihajar di jalan selama berjam-jam. Tetapi tak ada yang bisa mengobati secara sempurna rasa lelah perjalanan terkecuali lewat pemandangan.

Apalagi Memilih Touring Dengan Roda Dua Tentu Sensasi Berbeda

Berjalan dengan kuda besi ke tempat yang bung tuju sudah menjadi bumbu tersendiri bagi laki-laki. Touring, adalah agenda aktivitas dari kegiatan ini yang kerap dilakukan dalam perjalanan antar kota. Mau ada komunitas resmi ataupun hanya kalangan pertemanan saja. Tentu tak jadi masalah, yang penting perjalanan dapat bermakna, dengan kawan yang ada sekaligus saling menopang saat tempat mengalami kesusahan.

Soal kendaraan, kamu bisa mempercayakan kuda besi dari Suzuki yaitu Suzuki GSX-S150. Kamu jangan khawatir, tak hanya nyaman dipakai berkendara sehari-hari, motor ini pun tetap menunjukkan performa yang mumpuni untuk durasi perjalanan jauh.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

 

Tipe GSX-S150 ini memang bergaya street fighter yang juga mengadopsi tampilan touring yang cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk macam di tipe R. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh.

Manajemen mesin GSX-S150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Nah dengan motor sekilas GSX -S150 bung semakin percaya kalau jalur darat tidak membosankan begitu saja, dengan kecepatan dan kenyamanan yang ditawarkan tentu perjalanan daratmu malah menjadi berkesan. Sampai bung ketagihan untuk melakukannya lagi dan lagi.  Jadi sudah jelaskan kala jalan darat anti boring bung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Ignis Semakin Tak Terkalahan, Sedangkan Datsun Cross Terjun Leluasa

Pasar otomotif khususnya citycar memang terus munculkan persaingan, meskipun secara pasar kalah dibanding segmen lain serupa LMPV atau SUV. Model baru city car yang hadir salah satunya adalah Datsun Cross.

Akan tetapi model tersebut tetap kalah dengan hadirnya Suzuki Ignis. Mobil ini dapat dibilang seperti raja di pangsa pasar city car yang penjualannya di bulan April 2018 sudah mencapai 766 unit, total untuk kuartal pertama saja sudah menyentuh 4.795 unit.

Sedangkan Datsun Cross mengalami penurunan yang signifikan. Terbukti pada bulan April, total hanya 13 unit terjual, padahal sebelumnya di bulan Maret model baru ini telah terjual sampai menyentuh angka 2.223 unit.

Tentu saja hal ini membuat Datsun berada dibawah penjualan city car versi lawas seperti Honda Brio yang terjual 685 unit di bulan April 2018, Nissan March sebesar 127 unit masih di bulan yang sama, dan yang terakhir Daihatsu Sirion dengan 70 unit penjualannya.

Sedangkan yang paling mengenaskan justru jatuh kepada Mitsubishi Mirage, yang pada bulan April lalu tidak mencatatkan penjualan sama sekali, Bung. Penjualan pun terjadi hanya di bulan Maret 2018, itu pun hanya 10 unit.

Kalau merujuk dari data Gabungan Industri kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), selama empat bulan awal di tahun 2019, penjualan city car Tanah Air mampu menembus 13.320 unit. Bahkan angka ini lebih baik dibanding tahun lalu dengan penjualan yang hanya 8.716 unit. Meskipun angka tersebut juga masih belum dapat menyaingi segmen lain yang jelas lebih besar perolehan penjualannya.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle

Yuk Melakoni Bikepacker, Alternatif Kalau Bung Bosan Backpackeran

Bung, pernah dengar istilah backpacking? Sejatinya ungkapan ini populer di negara-negara barat yang artinya bepergian dengan anggaran seminim  mungkin dan memanfaatkan sepeda. Hanya saja, kalau di Indonesia, tren yang berkembang adalah bepergian dengan sepeda motor. Karenanya, istilah ini sekarang lebih familiar untuk para traveler yang suka memakai sepeda motor untuk jalan-jalan, Bung.

Yang namanya jalan-jalan naik motor, tentu persiapannya harus lebih ekstra. Tak hanya menyiapkan perlengkapan yang harus dibawa, tapi Bung juga harus memikirkan kuda besi Bung agar ketika diajak melaju, dia akan tetap baik-baik saja bahkan sampai Bung tiba kembali di rumah. Untuk itu, simak dahulu tips-tips backpacking supaya bagi yang tertarik melakukan kegiatan ini, persiapannya bisa semakin lebih mantap.

Cek Dahulu Performa Motor Bung, Apakah Sanggup Diajak Bikepacking Atau Lebih Baik Ditunda?

Ini yang paling utama, pastikan sepeda motor Bung dalam keadaan siap tempur ya. Nah Bung wajib tahu, ada dua poin penting dalam memeriksa performa motor.

 

Wajib lakukan servis tune up serta ganti oli. Ya, hal-hal seperti memeriksa kopling, rem, busi, serta membersihkan karburator adalah hal  mutlak yang wajib Bung lakukan. Selanjutnya, perhatikan juga soal setelan rantai serta uji kelayakan dan tekanan angin dalam ban. Ini penting agar kendaraan Bung tetap aman meski diajak jalan-jalan. Kalau semua aspek ini sudah beres, kedua baru silahkan ganti oli.

Selanjutnya, Pikirkan Juga Soal Safety Riding ya Bung!

Sebab sesehat dan setangguh apapun motor Bung, kalau Bung menyepelekan soal keselamatan ya percuma saja. Karenanya, lengkapilah pelindung keselamatan Bung dalam berkendara. Seperti helm, pakailah yang fullface.

Sementara untuk menghalau angin malam yang jahat dari badan Bung, gunakanlah jaket tebal/kulit atau didobel dengan rompi. Sepatu boot setinggi mata kaki juga penting buat kaki Bung.

Hindari Bawa Barang yang Terlalu Banyak, Agar Nyaman, Lebih Baik Pasang Box Saja di Motor Bung

Berbeda dengan backpacker, bikebacker tak perlu bawa ransel atau carrier yang menggunung hingga di atas kepala. Bung cukup bawa tas yang seperlunya saja demi perjalanan yang lebih nyaman.

Sementara kalau Bung memang butuh bawa barang banyak, bisa Bung akali dengan memasang box di motor Bung. Sebisa  mungkin pilihlah box dengan kualitas  mumpuni ya. Demi mencegah box melayang pas sedang berkendara, kan bahaya.

Untuk mempermudah dan memastikan motor mumpuni untuk jarak jauh, Bung bisa memilih GSX-S150. Salah satu keunggulannya, body motor varian yang satu ini tegolong ringan. Tentunya kita tak akan mudah lelah menahan motor satu ini.

Jika melihat dari spesifikasi yang ditawarkan oleh suzuki GSX-S150 ini, untuk beratnya hanya berbobot 126 kilogram. Coba bandingkan dengan motorsport 150cc merk sebelah, rata-rata berat motor berkisar antara 130-136 kg.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini yang menggunakan rangka Single Cradle yang memang terlihat kekar. Namun tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Selain itu karena motor ini bertipe street bike posisi berkendaranya lebih nyaman. Ya, tipe GSX-S150 ini memang mengadopsi tampilan yang cocok untuk digunakan perjalanan dengan durasi lama dan perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Posisi kaki juga jadi tidak terlalu menekuk ke belakang.

Nah, untuk menempuh perjalanan jarak jauh GSX-S150 mengeluarkan tipe Touring edition. Berbasis sama dengan GSX-S150 namun terdapat penambahan fitur penunjang perjalanan jarak jauh. Penambahan ini berupa komponen aksesoris Windshield smoke + bracket black, Hand guard color dan Bracket & Side bag soft yang siap memacu perjalanan untuk menyusuri beberapa tempat indah di Indonesia.

Dengan kombinasi macam itu tentunya motor satu ini nyaman untuk dikendarai dalam kota dan untuk penggunaan jarak jauh. Apalagi konsumsi BBMnya termasuk irit. Dengan menggunakan indikator konsumsi bahan bakar yang ada di speedometer, kami mendapatkan rata-rata konsumsi 1 liter BBM untuk jarak di atas 50KM.

Sebelum Berangkat, Jangan Lupa untuk Pelajari Trek atau Jalanan yang Akan Bung Tempuh.

Menguasai Medan yang Siap Bung Lewati Itu Juga Perlu. Jangan tiru para traveler yang sembrono asal jalan tanpa memperdalam soal trek yang akan mereka lalui ya. Jangan malas intinya. Apalagi Bung tak bisa selalu mengandalkan Google Maps. Bagaimana kalau yang terjadi justru medan yang Bung tempuh tak bisa menangkap sinyal internet? Mau tak mau harus tahu rute dari jauh-jauh hari, bukan? Karenanya, penting sekali memahami rute yang akan Bung lewati.

Pelajari juga posisi-posisi penting seperti pom bensin, tempat peristirahatan, rumah sakit dan lokasi-lokasi bengkel yang dilalui sepanjang perjalanan. Hal ini untuk meminimalisir risiko yang terjadi diperjalanan.

Kendati sudah memetakan bengkel terdekat, Bung pun harus bawa beberapa kunci penting pada bagasi motor Bung. Meski Bung tak terlalu jago dalam perbengkelan, setidaknya pahamilah beberapa teknik seperti membongkar ban depan dan belakang. Bawa juga obeng, tang, serta kunci busi. Sebagai antisipasi jauh lebih baik daripada panik sendiri kalau ada apa-apa.

Supaya Tak Rentan Tepar, Jagalah Stamina Fisik Bung agar Tetap Bugar

Perbanyak Minum Air Putih Agar Badan Senantiasa Segar. Setelah teknis kendaraan beres dan siap untuk jalan, kesehatan Bung juga perlu diperhatikan. Penting diingat, Bung jangan nekat melakukan perjalanan dengan motor ketika stamina Bung tak begitu sehat.

Pastikan fisik Bung kuat dan siap untuk menjelalah ke beberapa tempat yang sudah Bung agendakan. Kemudian saat Bung sudah  mulai berkendara dan tetiba rasa lelah menyergap, jangan ragu untuk beristirahat sejenak untuk memulihkan stamina Bung. Minum air putih akan lebih baik bagi kesehatan dan kekuatan tubuh Bung, daripada minuman-minuman berenergi lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top