Narasi

Evolusi Pangkas Rambut Laki-laki

Coba tanyakan kepada tukang cukur langganan sobat Yomamen, dari mana asal mereka. Bisa jadi kemungkinan jawabannya adalah Garut. Yup, daerah itu memang paling produktif menghasilkan para pengusaha pangkas rambut khusus laki-laki.

Coba saja simak data terakhir yang dimiliki Paguyuban Warga asal Garut di Jakarta dan sekitarnya (Asgar Jaya). Mereka mencatat sedikitnya ada 15 ribu pekerja bidang cukur rambut yang kini menetap di Jakarta. Kenapa mereka bisa begitu mendominasi?

Untuk menjawabnya kita perlu melirik sejarah panjang tukang cukur rambut di Indonesia. Karena dominasi ini tidak terjadi sejak dahulu. Salah satu dokumentasi paling menarik adalah essay foto yang dimiliki KITLV, sebuah institut di Belanda yang berkonsentrasi pada studi asia tenggara.

pangkas rambut madura

Foto tersebut menggambarkan warga etnis madura yang menjalankan profesi tukang cukur di Surabaya tempo dulu. Aktivitas tersebut dicatat pada tahun tahun 1911 dan 1920.

Dari sumber yang sama diperlihatkan pada dekade berikutnya dikisaran 1930-an, terlihat warga etnis Tiong Hoa menjalankan profesi sebagai tukang cukur. Kali ini foto tersebut berlatar kota Bandung.

cukur tiong hoa

Bertahan Hidup Ala Warga Garut

Bergerak ke dekade berikutnya, profesi tukang cukur ini semakin menarik untuk disimak. Dan mulai pada tahun 1940-an inilah warga Garut mulai terlibat. Belum ada data lanjutan tentang bagaimana warga Garut mempelajari seni memotong rambut pria ini. Namun yang pasti penyebarannya ke berbagai daerah ini bukan semata faktor ekonomi.

Dede Saefudin tokoh budaya Garut menjelaskan, bahwa awal penyebaran warga garut disebabkan karena adanya pemberontakan DI/TII dalam rentang waktu 1949-1950. Kala itu banyak warga daerah ini terutama kaum laki-laki yang terancam jiwanya. Tak ada pilihan lain, mereka pun terpaksa mengungsi sebagai bentuk penyelamatan diri.

“Berawal dari pemberontakan DI/TII, banyak pemuda yang pergi Jakarta, bandung dan daerah lain. Ini cikal bakal penyebaran orang garut dan profesi tukang cukur” jelas Dede.

Di daerah baru, mereka datang tanpa membawa sokongan ekonomi. Segelintir dari mereka mencoba peruntungan membuka usaha cukur rambut. Ini menjadi pilihan karena modal yang diperlukan tidak banyak. Hanya gunting dan pisau cukur. Tempat pun hanya mengandalkan sebuah pohon rindang. Dari sinilah istilah tukang cuku r DPR (dibawah pohon rindang) dikenal.

cukur DPR

Tak dinyana, langkah ini membawa sukses bagi para pemuda garut yang menyelamatkan diri itu. Akhirnya banyak yang mengikuti jejak ini. Kemudian pesan berantai pun terjadi dan satu per satu warga garut khususnya Banyuresmi dan Wanaraja belajar mencukur rambut dan menurunkan profesi ini dari generasi ke generasi.

Bentuk usaha pangkas rambut ini pun berevolusi dari usaha kaki lima di bawah pohon, ke bentuk yang lebih baik. Achmad Tossin pemilik usaha turun temurun pangkas rambut Sawargi yang melegenda di Bandung menjelaskan perjalanan ini.

Dulu ayahnya mempelajari teknik cukur rambut dari orang Jepang. Sepeninggalan penjajahan, ayahnya membuka usaha sendiri di jalan Asia Afrika Bandung. Ditahun 1945 usaha itu dimulai juga dari usaha kaki lima.

pangkas rambut

“Dulu bapak memulai dari satu kursi cukur di rumah yang masih setengah bilik dan tembok” kata Achmad Tossin.

Usahanya kemudian terus berkembang seiring dengan konsumen yang makin marak. Bahkan sekelas Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat memilih mencukur rambutnya disini. Wajar jika kemudian usahanya sudah memiliki tempat sendiri dengan suasana yang nyaman. Rekan-rekan sesama warga garut pun diperkerjakan ditempat itu.

Sawargi ini merupakan contoh bagaimana usaha pangkas rambut asal Garut ini berkembang. Sebuah usaha yang awalnya merupakan pertahanan diri dari himpitan sosial berlatar pemberontakan. Telah berkembang menjadi penggerak ekonomi daerah asalnya.

Next : Bukan Lagi Milik Warga Garut

3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: Barbershop dengan konsep top

  2. embi

    February 10, 2014 at 6:49 pm

    Kerennn……asal muasalnya ternyata begitu toh…

  3. rini salon

    November 28, 2015 at 11:46 pm

    terimakasih informasinya gan, injin untuk dikutip ya. terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: Barbershop dengan konsep top

  2. embi

    February 10, 2014 at 6:49 pm

    Kerennn……asal muasalnya ternyata begitu toh…

  3. rini salon

    November 28, 2015 at 11:46 pm

    terimakasih informasinya gan, injin untuk dikutip ya. terimakasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top