Fashion

Tips Urus Dompet Agar Terlihat Kurus Dan Tipis

dompet laki-laki feature

Coba perhatikan barang yang sering kita bawa saat ini. Smartphone terlihat slim alias tipis. Notebook juga tampil sangat tipis. Bahkan kunci mobil pun kini tak lagi tampil gendut. Trend memang mengarah ke minimalis dan tipis.

Namun coba tengok dompet yang diletakan di saku belakang. Melengkung dengan padat seolah kelebihan bobot. Ini memang jadi problem para pria umumnya. Padahal dengan dompet yang gendut itu penampilan jadi terlihat kurang rapi, apalagi jika dibawa dalam saku celana.

Karena itu memiliki dompet yang lebih ramping merupakan keutamaan. Untuk mendapatkannya kita harus memahami masalah penyebab dompet laki-laki menjadi gendut. Berbeda dengan wanita, biasanya dompet pria berbentuk lebih pendek dan sederhana. Karena itu perlu perhatian khusus dalam memasukan sesuatu kedalamnya.

Masalah pertama biasanya berkaitan dengan kartu plastik. Ini bisa berupa kartu kredit, member card, loyalty card dan beragam kartu lainnya. Jangan lagi berlaku seperti bocah pengkoleksi kartu, yang membawa kemana-mana koleksi kartu super heronya. Coba pisahkan kartu-kartu tersebut berdasarkan jenisnya. Bawa kartu-kartu tersebut berdasakan kebutuhan.

photo dompet pria

Jenis pertama adalah kartu harian yang memang akan setiap hari menghuni dompet. Ini terdiri dari kartu identitas misalnya KTP, SIM, Kartu Asuransi, Kartu commuter line, Keycard untuk masuk kantor dan sejenisnya. Di dalamnya juga termasuk ATM dan kartu kredit yang memang digunakan sehari-hari.

Ingatlah bahwa kartu ATM dan kartu kredit yang dibawa hanya yang aktif digunakan harian. Tinggalkan dirumah ATM dengan tabungan dan investasi. Apalagi jika kita pemilik kartu platinum atau gold cukup bawa dua kartu dengan terbitan visa dan mastercard. Sisakan kartu lainnya dirumah dan tak perlu dibawa.

Jenis kedua adalah kartu mingguan. Ini berisi kartu-kartu membercard yang memang tak setiap hari digunakan. Bisa kartu bioskop theater langganan, member fitness club, golf member, discount card dan sejenisnya. Bawalah kartu jenis ini dihari akan digunakan. Jangan membawanya setiap hari jika memang tak digunakan.

Beberapa club sudah beralih ke sistem digital untuk mendata keanggotaan mereka. Instal-lah aplikasi membership mereka di smartphone agar tak perlu lagi membawa fisik kartu.

Jenis ketiga adalah kartu timeless. Percaya atau tidak banyak diantara para pria yang mengisi dompetnya dengan kartu yang tidak pernah digunakan lagi. Mulai dari Kartu Mahasiswa yang sudah expired sampai kartu timezone jaman dulu yang sudah tak berlaku lagi. Tinggalkan kartu-kartu jenis ini di rumah. Jika memang nilai historisnya begitu berharga, tempat yang layak memang dilaci lemari yang baik.

Setelah melakukan pemisahan, satukan kartu-kartu yang mungkin untuk disatukan. Memisah-misah kartu akan menebalkan dompet karena diantaranya akan terdapat udara dan kulit yang memisahkan antara kartu satu dan lainnya. Namun, sebelum melakukannya cobalah berdiskusi dengan penerbit kartu. Karena ada beberapa jenis kartu mengandung magnet atau chip yang tak boleh disatukan satu sama lainnya.

Masalah berikutnya adalah kertas-kertas bukti pembayaran. Banyak laki-laki yang terus-terusan menyimpan bukti pembayaran dalam dompetnya. Kebiasaan ini tidaklah salah, apalagi jika itu pembayaran yang dilakukan lewat kartu kredit. Menyimpan buktinya bisa berfungsi juga sebagai kontrol diri sekaligus bukti jika ada tagihan bermasalah.

Lantas bagaimana mengakalinya? Setiap hari keluarkan bukti-bukti tersebut dari dompet. Simpan di rumah untuk jangka waktu satu bulan. Bagaimana jika sewaktu-waktu dibutuhkan? Disinilah smartphone berkamera akan berfungsi maksimal. Fotolah bukti-bukti tersebut dan simpanlah dalam gallery. Jadi tak perlu membawa fisik kertas tersebut, cukup membawa versi digitalnya. Beberapa aplikasi di android dan iOS bahkan sudah dibuat khusus untuk menyimpan dan mengelola foto kertas bukti pembayaran ini.

Kaemudian adalah masalah koin. Untuk kasus ini memang tak bisa ditawar. Dompet pria memang tak punya tempat layak untuk dimasukan koin di dalamnya. Tinggalkan koin di rumah atau di dalam mobil. Bagaimana jika sewaktu-waktu dibutuhkan? Gunakanlah uang kertas yang lebih hemat tempat. Atau simpan sedikit uang koin dalam kantung celana depan. Jika menggunakan jeans bisa dimasukan ke dalam kantung kecil bagian depan.

dompet celana jeans

Selanjutnya kita beralih pada koleksi foto. Yang perlu dingat dompet bukanlah galeri seni tempat kita menaruh foto. Beralihlah ke foto digital dan simpan dalam smartphone yang bisa memuat ratusan foto. Scan foto lama yang ada di dompet untuk disimpan dalam bentuk digital.

Tapi ada satu tips menarik yang berkaitan antara foto dan dompet. Simpanlah satu foto bayi atau anda sedang menggendong bayi dalam dompet. Kalau belum punya bayi? Pinjam foto keponakan atau bayi kawan. Fungsinya apa? Menurut statistik, delapan puluh persen dompet yang hilang dengan ada foto bayi didalamnya dikembalikan kepada pemilik oleh mereka yang menemukannya.

Langkah terakhir adalah mengatur uang tunai dalam dompet. Jangan terlalu banyak membawa uang tunai untuk menghindari tampilan dompet yang gemuk. Selain untuk penampilan, menghindari membawa banyak uang juga mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Kemudian bawalah uang dalam pecahan lebih besar. Dibandingkan membawa 10×10 ribu atau 5×20 ribu lebih baik membawa pecahan 100 ribu agar lebih hemat tempat. Untuk tetap mendapatkan kemudahan memiliki uang receh, sediakan maksimal dua hingga empat lembar untuk masing-masing pecahan. Usahakan tidak lebih dari itu.

Bagaimana, punya tips lainnya?

2 Comments

2 Comments

  1. BundaBenua

    February 25, 2014 at 7:18 am

    iya bener banget tuh, dompet yg gendut jd cepet rusak jg lebih baik isi atmnya aja yg gendut hehe…

  2. Rina

    May 13, 2014 at 10:37 am

    tips yang sangat menarik — sebagai salah satu penggiat fashion saya berharap terus berkembang blog sejenis ini untuk menambah pengetahuan para pembaca indonesia tercinta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top