Lebih Keren

Laki-laki Mau Pakai Cincin, Baiknya Di Jari Mana?

Bagi bung yang sudah menikah tentu akan memakai cincin pernikahan bukan? berbicara soal cincin ternyata ada beberapa cara dalam pemakaiannya yang mengundang banyak tanggapan dari orang disekitarmu bung. Selain itu, ternyata cara pemakaian cincin tidak hanya memberi tanggapan, tetapi dapat mempengarui pendapat seseorang di sekitar kamu. Karena kenyataan cincin itu mengandung banyak pesan dibalik bentuknya yang melingkar dan terpasang di jemari.

Selama ribuan tahun, tentu bung pernah melihat ketika cincin memberikan sinyal status kepada orang yang melihatnya, kalau cincin pernikahan sudah jelas menandakan kalau ia sudah berkeluarga. Tetapi beberapa cincin lainnya ada yang memberikan kesan kekayaan sampai asosiasi. Tidak sampai di situ, bahkan penempatan cicin di jari bung juga menjelaskan beberapa makna yang bisa bung simak.

Terdapat Makna dari Cincin yang Berada di Kelingking

Pemakaian sebuah cincin ternyata memang memiliki makna tersendiri, salah satunya memakai cincin di kelingking. Dilansir dari artofmanillness, memakai cincin di kelingking memberikan lambang keluarga. Meskipun tidak ada bukti kuat kalau memakai cincin di kelilngking berarti bung ada seorang mafia, tetapi banyak anggapan yang beredar seeperti itu loh.

Di sisi lain secara astrologi menghubungan jari kelingking dengan kualitas kecerdasan, ketajaman dan persuasi. Sekaligus bersamaan dengan kemampuan yang baik untuk bung mengeskpresikan diri,

Jari Manis Tidak Hanya Soal Pernikahan, Tetapi Sumber Kreativitas dan Romantis

Di daerah Amerika Utara dan Selatan, jari manis memiliki kaitan atau simbol terhadap pernikahan. Sebuah cincin yang melingkar di tangan kanan tepat di jari tengah mengindikasikan keterlibatan hubungan (dibaca : tunangan). Sedangkan di tangan kiri melambangkan pernikahan.

Hampir sebagian besar dalam kasus pemilihan cincin pernikahan selalu dipilih oleh laki-laki loh. Di sisi lain secara simbol, jari manis itu melekat kaitannya dengan sumber kreativitas dan kecantikan, serta hubungan yang romantis.

Jari Tengah adalah Jari yang Terbesar dan Paling Berani

Diyakini kalau jari tengah adalah jari yang paling besar dan dianggap paling berani karena ukurannya yang lebih menonjol dari yang lain.  Bahkan banyak laki-laki yang memakai cincin di jari tengah karena merasa nyaman, kokoh dan kerap dianggap jantan.

Tak bisa dipungkiri banyak laki-laki yang merasa risih dengan pemasangan cincin di kelingking. Bahkan secara filosofis jari tengah dianggap melembangkan struktur, keseimbangan, hati nurani dan ketertiban.

Ratusan Tahun Lalu, Jari Telunjuk Menjadi Lokasi Paling Umum Untuk Cincin Pria

Kalau balik ke ratusan tahun lalu, jari telunjuk ternyata lokasi paling umum untuk laki-laki memkai cincin. Bahkan di beberapa bagian Eropa, ada orang-orang tertentu yang dilarang menggunakan cincin di jari telunjuk, karena sarat akan menunjukkan status keluarga, terutama bagi mereka yang berada di kasta-kasta terbawah.

Jari telunjuk dianggap tempat yang paling baik untuk pemasangan cincin persaudaraan, keluarga dan keanggotaan. Meskipun ada juga laki-laki yang memilih jari manis untuk menempatkan cincinya pada saat itu. Secara asosiasi astrologi jari tengah dianggap melambangkan kekuasaan, kepemimpinan dan otoritas. Selain itu mengenakan cincin di jari ini diyakini adalah laki-laki yang percaya diri.

Meskipun Tak Biasa, Memakai Cincin di Daerah Jempol Ternyata Pertanda Kekayaan

Terdapat nuansa yang sedikit aneh, terutama bagi bung yang membaca hal ini adalah ketika mengetahui budaya Amerika Utara konvensional, yang memiliki pengaruh yang cukup umum di seluruh dunia. Karena di sebagian besar masyarakatnya, memakai cincin di jempol adalah kebangaan, tersirat tanda kekayaan.

Selain itu orang-orang yang memakai cincin di jempol (tentu saja yang ukurannya disesuaikan dengan ukurang jempol) dianggap orang yang memiliki pengaruh.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Agar Tidak KO Ketika Bung Kena Pukul

Kami jelas tidak menyarankan Bung berkelahi. Apalagi kita semua paham bahwa perkelahian (jalanan) sama sekali tidak macam di film laga. Jangan berpikir Bung bisa menangkis serangan selincah mungkin macam film IP Man.

Coba saja simak pertandingan tinju atau laga MMA. Kita pasti bisa melihat bahwa sejago-jagonya sang juara pastilah dia terkena pukulan jua. Karena sejatinya, dalam pertarungan tidak ada istilah “menangkis” serangan. Adanya hanyalah bagaimana bisa menerima serangan dengan baik dan meminimalisir kerusakan.

Karena itu kalau situasi sudah sedemikian mendesak dan Bung tak lagi bisa menghindari perkelahian, berikut kami sarankan beberapa langkah yang bisa diambil untuk menghindari celaka yang lebih parah.

Intinya Bukan Kepala, Tapi Di Leher

Kepala manusia itu dilindungi tengkorak yang luar biasa keras. Jadi sebetulnya Bung tak perlu khawatir kalau terjadi pertarungan tangan kosong. Tulang kepala jauh lebih keras dari tulang jari.

Lantas, kenapa petinju ada yang KO ketika di pukul di kepala? Hal ini terjadi lantaran pergerakan mendadak yang terjadi di otak. Ketika terpukul, maka batok kepala kita akan terguncang baik ke depan belakang mau pun ke kiri kanan. Ketika ini terjadi, otak akan terkocok dan mengalami shock. Inilah yang bisa menyebabkan KO.

Karena itu cobalah untuk menegangkan otot leher ketika berkelahi dan hendak menerima pukulan. Rendahkan juga kepala untuk meminimalisir momentum tubrukan. Untuk sekedar jaga-jaga Bung bisa berlatih otot leher. Beberapa gym punya fasilitas ini.

Katupkan Rahang Serta Tekan Lidah Ke Langit-langit Atas Mulut

Jangan kebanyakan nonton film laga lantas membuat Bung tergoda berteriak “watcha…watcha” macam ahli kung fu. Pasalnya mulut yang terbuka membuat rahang menjadi rapuh. Ketika menerima tumbukan, bukan tak mungkin, Bung punya rahang patah.

Karena itu, rapatkan mulut, katupkan rahang. Untuk menambah kekuatan tekan lidah ke langit-langit. Ini juga membantu menguatkan otot leher.

Ikuti Arus Pukulan Jangan Di Lawan

Bung memang harus punya leher kuat untuk menyangga kepala. Namun ketika tumbukan sudah terjadi, maka sebisa mungkin Bung mengikuti arah pukulan tersebut. Istilahnya mengalir macam air.

Karena dengan begitu Bung tidak melawan tekanan yang datang. Namun mengalihkannya searah dengan datangnya pukulan tersebut. Hal ini jauh tidak lebih sakit ketimbang Bung berlagak kuat menantang pukulan.

Tundukan Kepala Rapatkan Dagu Ke Dada

Bagian paling keras dari kepala berada di atas alis mata. Jadi tujuan utamanya adalah membuat pukulan mendarat di aera tersebut. Ketika terjadi perkelahian, Bung harus merapatkan dagu ke daerah dada dan kepala sedikit menunduk tanpa mengorbankan pandangan.

Dengan cara ini, penyerang tak punya pilihan lain selain memukul bagian atas alis. Ingat Bung, tengkorak keepala jauh lebih keras dibanding tulang jari.

Tarik Nafas Dan Tahan Di Bawah Perut

Lain lagi soalan jika harus menerima pukulan dibagian badan khususnya perut. Sebelumya tentu akan sangat baik jika Bung sering melatih otot rangka. Sehingga perut menjadi lebih kuat.

Ketika terjadi, coba Bung menahan nafas di bagian bawah perut dan menekannya dengan hembusan. Seketika Bung akan merasakan perut yang lebih kuat dan siap menerima pukulan.

Lindungi Bagian Liver dan Ginjal Dengan Siku

Letaknya ada dibagian samping bawah. Jika Bung terkena pukulan di bagian ini, bisa dipastikan tubuh akan mengalami shock sesaaat dan tak bisa merespon. Tak jarang Bung akan terjatuh tanpa disadari.

Ini respon alamiah tubuh yang tak bisa diatasi. Bahkan petarung paling profesional pun tak ada ampun kalau terkena pukul bagian ini. Karena itu untuk mengatasinya, Bung perlu melindungi dengan tangan layaknya petinju.

Tekuk badan agak menunduk. Letakan tangan bagian siku dibagian pinggang guna melindungi liver. Tekuk bagian kaki ke bawah untuk lebih bersiap menerima benturan jika terjadi.

Latih Insting Dan Respon

Semua di atas adalah teori Bung. Dalam pertarungan sebenarnya Bung tak akan sempat berpikir. Yang tersisa hanyalah insting dan naluri. Karena itu semua keterangan di atas hanya bisa Bung jalankan jika Bung sering berlatih.

Nantinya jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan, memori otot Bung yang sudah dilatih akan otomatis berperilaku seperti hal di atas. Tentunya kami mengingatkan, jika keadaan memungkinkan lebih baik hindari pertarungan. Keluarga meununggu di rumah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Mesin Jebol Akibat Terbiasa Panaskan Mesin Di Posisi Tuas P

Meski mobil bertransmisi automatic alias mobil matic makin umum. Namun tak sedikit yang masih keliru memperlakukan mobil tipe satu ini. Salah satunya, masih banyak orang yang memanaskan mobil matic di posisi gear P.

Banyak pemilik transmisi otomatis masih salah memposisikan gearbox saat memanaskan mesin mobil. Saat memanaskan mesin mobil matic, transmisi dalam posisi Parkir atau P. Memang apa salahnya cara tersebut?

Menurut Hermanto dari Hermanto Matic, ketika memanaskan mobil matic maka, tuas persneling harus berada di posisi N (netral), dan jangan lupa tarik rem tangan. Apa alasannya? Menurutnya, saat mesin mobil matic dipanaskan, sementara gear atau girboks berada di posisi P, akan mencegah oli transmisi bersirkulasi.

Pria yang bengkelnya terletak di Jalan Raden Patah Sisi, Rumah Sakit Aqidah Ciledug Parung Serab, Kota Tangerang ini menjelaskan bahwa dalam posisi P, pompa oli tidak akan bekerja. Nah, inilah mengapa sebaiknya selalu berada di posisi N saat memanaskan mesin.

Dengan kata lain, jika dalam posisi N saat memanaskan mesin mobil matic, maka akan ini berarti pula memanaskan juga isi transmisinya. Oli pelumas atau oli otomatis telah membilas bagian-bagian dalam transmisi. Oleh karena itu, suku cadang yang dilumasi siap menerima beban, sehingga gesekan pada transmisi otomatis tidak terlalu tinggi. Jika gearbox tidak dipanaskan, situasinya berbeda karena pelumas tidak menyiram bagian-bagiannya. Ini akan menyebabkan suku cadang cepat aus, dan lapisan kopling akan selip, sehingga memperpendek umur gearbox.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Perempuan Cenderung Lebih Suka Selingkuh dengan Lelaki brewokan

Survei yang dilakukan salah satu situs kencan asal prancis ini dilakukan terhadap 6.000 wanita yang ditanya apakah mereka pernah melakukan hubungan di luar nikah dengan pria lain. Menariknya, 61% dari mereka mengaku berselingkuh dengan pria brewokan.

Selain dianggap lebih “laki-laki”, pria brewokan selalu menarik perhatian wanita. Hal-hal berikut ini adalah sebagian besar alasan mengapa pria brewok terlihat menarik di mata wanita.

Pria brewokan dianggap protektif dan seksi

Masih dari hasil survei yang sama, temuan lain mengungkap alasan mengapa banyak wanita menyukai pria berjambang lebat. Nah, sekitar 41% wanita menganggap pria bererwok terlihat lebih seksi dan maskulin. 29% lainnya berpikir bahwa pria brewok lebih menarik, sementara yang lain berpikir pria brewok lebih punya sifat melindungi.

Di sisi lain, para ilmuwan Australia telah melakukan penelitian lain. Para peneliti sedang mencoba untuk menemukan hubungan antara brewok pria dan keseksiannya. Hasilnya, banyak wanita yang menganggap pria brewok itu sangat seksi. Di mata mereka, pria brewok memiliki testosteron yang tinggi. Nah, ini dianggap memiliki libido yang lebih tinggi daripada yang tidak brewok

Kemungkin juga dipengaruhi oleh faktor keluarga

Untuk beberapa alasan, pilihan wanita untuk berselingkuh dengan pria berbrewok juga dapat dipengaruhi oleh keinginan untuk memiliki pasangan yang mirip dengan keluarganya.

Artinya jika seorang wanita memiliki kakek atau ayah yang brewok, tanpa sadar ia akan sering mencari dan menaruh hati pada pria yang juga brewokan. Perempuan merasa laki-laki yang brewoknya serupa ayah atau kakeknya itu sebaik ayah atau kakeknya. Meskipun laki-laki itu hanya akan diperlakukan sebagai selingkuhan.

Brewok dianggap menarik untuk sensasi yang berbeda

Dari hasil survei lain, beberapa wanita cenderung menginginkan pria brewok untuk dapat sensai berbeda. Perasaan yang berbeda adalah ketika kulit di pipinya menyentuh rambut wajah atau brewok pria. Apalagi jika kebetulan pasangan resmi wanita tersebut tidak memiliki janggut sama sekali. Jadi berselingkuh dengan pria brewokan adalah tantangan tersendiri.

Dianggap lebih matang dan menarik

Ya, alasan ini mungkin salah satu alasan paling umum yang kita dengar tentang pria brewok. Selain parasnya yang menarik, mereka memang dianggap sebagai orang yang lebih dewasa, seorang wanita selalu merasa nyaman dengan pria yang bisa menjadi pendukungnya. Entah itu hanya sekedar teman yang bisa mengobrol, atau hal lain yang membuatnya merasa nyaman.

Juga Dianggap Dewasa secara seksual

Percaya atau tidak, inilah yang kebanyakan wanita pikirkan tentang pria brewok. Ya, untuk beberapa alasan, wanita selalu berpikir bahwa pria brewokan sudah dewasa secara seksual. Mereka dianggap lebih liar di tempat tidur daripada pria bersih tanpa buku wajah. Dengan kata lain, wanita memiliki lebih banyak fantasi tentang pria brewok daripada pria tanpa brewok.

Nah nona apakah kamu setuju dengan alasan di atas? Atau kamu punya pendapat lain?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top