Sponsored Content

Selalu Rasional, Bung Harus Setuju Jika Kita Adalah Makhluk Visual

Ternyata antara visual dengan laki-laki ada korelasi, sampai-sampai kaum adam pun disebut sebagai mahluk visual. Psikolog Bondan Seni Prasetyadi menyatakan alasan laki-laki jadi mahluk visual karena penggunaan sisi rasional.

Secara fisiologis pria merupakan makhluk visual karena lebih banyak menggunakan sisi rasional, sementara wanita kebalikannya lebih banyak memakai emosional. Jadi pria dan wanita tentu berbeda,” ucap Bondan dilansir dari Okezone.

Dengan kata lain, unsur-unsur visual sangat mempengaruhi bung dalam berbagai bentuk. Bahkan berbagai macam kontek yang tersaji dalam ranah digital pun, sebagian besar dalam bentuk visual. Ini menarik, karena nyatanya hal tersebut dapat mempengaruhi apa saja. Mulai dari cara berkomunikasi sampai metode belajar kita.

Selain itu banyak hal yang menarik untuk bung ketahui tentang dunia visual, yang mana masih ada hubungan dengan laki-laki sampai ke trend zaman sekarang. Bung penasaran?

Melirik Perempuan Lain Itu Manusiawi, Mata Hanya Ingin Melihat Pemandangan yang Tersaji

Banyak yang berujar kalau rasa ketertarikan terhadap orang lain bakal hilang ketika komitmen dijalankan. Nyatanya tidak loh bung. Terlebih bagi laki-laki sebagai mahluk visual. Saat melihat si nona lain, otak akan memproses informasi visual yang dilihat sekaligus membuat penilaian instan didasari  dengan ketertarikan seseorang.

Secara alami otak laki-laki peka untuk menangkap keindahan, apalagi kecantikan. Terutama kencatikan si nona yang notabene bukan pasangan kita bung.

Daniel Prager, akademisi sekaligus Presiden Prager University Amerika Serikat menyatakan kalau insting mendorong laki-laki untuk melirik perempuan lain. Sekuat apapun hubungan yang dibangun, laki-laki memang dirancang secara naluria akan tertarik pada lebih dari satu perempuan atau heteroseksual kata beliau loh bung.

Namun di sini ditegaskan pula, kalau perempuan lain bukan target potensial untuk selingkuh ya bung. Melainkan menikmati keindahan visual secara terenyuh.

Metode Gaya Belajar Visual Memudahkan Seseorang Dalam Memahami Sebuah Pelajaran

Selain lewat gerakan atau mendengarkan, dalam hal belajar ada juga visual yang fokus pada penglihatan. Biasanya metode ini digunakan demi memudahkan pelajaran dicerna, dimengerti maupun dipahami. Cara ini sangat nyaman saat belajar menggunakan warna, garis atau bentuk.

Maka dari itu, seseorang yang lebih mudah memahami metode belajar visual, biasanya akan lebih senang ketika pelajaran yang diterimanya adalah paduan warna atau gambar yang mudah dicerna. Hal lain yang juga bisa menandainya, dia yang memiliki karakter seperti ini. Biasanya adalah seseorang yang peduli dengan penampilan dan pakaian loh bung.

Visual Juga Jadi Trend Dalam Konsep Bisnis Besar!

Di Amerika Serikat dalam sebuah survei Building the Ultimate Toolbox for Visual Storytelling, konon Visual jadi sebuah Trend dalam bisnis-bisnis besar. Studi ini mengemukakan, jika konten visual memiliki dampak yang hebat dalam segala konsep bisnis besar!

Yap, seperti mempengaruhi trafik web sebesar 85 persen, brand awarness 84 persen, engagement sosial media 81 persen sampai penjualan produk sampai 71 persen. Dengan kata lain, visual mampu mempengaruhi orang yang dijadikan target pasarnya!

Informasi Bentuk Visual Gampang Diingat Oleh Para Pembaca dan yang Melihatnya

Tidak hanya soal bisnis saja bung, dalam media pun visual menjadi hal paling efektif dalam penyampaian informasi. Maka dari itu bung jangan heran kalau sekarang menjamur tuh konten visual berdurasi satu menit dan semacamnya. Tingkat penerimaan para pegiat informasi terhadap konten visual juga terbilang oke, apalagi konten-konten visual di era sekarang jadi populer dan informatif! nggak kalah dengan konten dalam bentuk teks.

Kiagus Akhamad Auliansya seorang Art Director dari Detikcom pun menyampaikan hal sama. Bahwa 80% informasi yang diterima visual lebih diingat sama pembaca. Dan tak cuma visual dalam bentuk video tentunya, penggunan visual dalam medium infografis, komik jadi bentuk baru dalam penyampaian berita.

Teks atau kalimat sudah dilupakan dan infografis itu sudah dapat menyampaikan informasi dengan baik,” katanya.

Dan Roda Dua Pun Mengalaminya, Tak Hanya Penyengaran Lewat Produk Saja, Visual pun Memiliki Kepentingan yang Sama

Tidak harus lewat rilis produk terbaru saja sebagai bentuk penyegaran dalam dunia otomotif. Perihal visual juga harus diperbarui agar mendapat simpati sekaligus memuaskan hati para pembeli. Contohnya seperti GSX-R150 yang merilis warna baru yakni Matte Summer Red. Pemberian warna merah dalam GSX-R150 mengedepankan kesan mapan dan sporty sekaligus mewakili keinginan publik terhadap gaya Suzuki GSX-R150 yang beda dari yang lain!

Penyegaran dari sisi visual selalu jadi andalan dan kebanggaan pengendara kemanapun dan kapanpun. Sekaligus makin memperuat citra Suzuki GSX-R150 sebagai alat pemenuhan gaya hidup dan berkendara publik di Indonesia. Khusus warna Matte Summer Red, Suzuki membrandol dengan harga Rp 30.900.000 untuk OTR Jakarta, tidak hanya visual yang ganteng bung. Suzuki juga ikut memberikan sentuhan baru pada GSX-R150 matt edition sebagai komponen spesial. Mulai dari single seat cover sewarna dengan bodi yang dapat diperoleh sebagai tambahan aksesoris, emblem krom GSX-R bermaterial halus, serta wheel rim decals. Selain itu fitur canggih seperti keyless ignition system, full digital speedometer, sampai mesin yang responsif  dibekali untuk GSX-R150 yakni  DOHC 4-Valve 150cc.

Mesin overbore Suzuki Suzuki GSX-R150 ini, mengadopsi DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, motor ini menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Jadi, penyegaran sisi visual yang dibalut kesan mapan dan sporty lewat warna merah menjadi GSX-R150 makin ganteng untuk dinaiki. Karena itu motor ini sangat cocok untuk dimiliki. Jadi, setujukah bung jika kita adalah makhluk visual?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top