Sponsored Content

Perlunya Punya Teman yang Punya Satu Tujuan

Mau diakui atau tidak, ada beberapa hal yang bung miliki sekarang kadang datang dari pengaruh seorang kawan. Mulai dari kebiasaan, cara bicara, sampai pada nilai-nilai yang kita percaya. Itulah yang menjadi kesadaran kita, jika berteman itu perlu untuk semua manusia.

Lalu mari sejenak berkaca pada relasi pertemanan yang bung punya. Sudahkah bung punya teman yang bisa jadi tempat bertukar pikiran hingga jadi acuan untuk kehidupan?

Bukan perkara berapa banyak jumlahnya, karena sejatinya teman bukan tentang mereka yang hanya jadi kawan senang-senang. Tapi, mereka yang bisa tetap tinggal meski bung sedang kesusahan. Lalu bagaimana cara menilai, siapa mereka yang patut dijadikan teman?

Untuk Mengembangkan Diri Coba Lihat Teman Mana yang Paling Mahir Menyalurkan Energi

Pada beberapa fase, ada kalanya bung merasa rendah diri. Tak percaya pada kemampuan sendiri, hingga sering kalut akan situasi yang sedang dihadapi. Nah, disinilah peran penting teman yang kita miliki. Walau katanya, kaum kita jarang mau terbuka dan bercerita ketika ada masalah. Rasanya, semua unek-unek bisa dengan mudah disampaikan jika pada seorang kawan.

Disinilah bung harus bijak dalam memilih, karena selain jadi teman yang bersedia untuk dicurhati dan membantu kita mengembalikan energi. Beberapa kawan, bisa jadi pemicu emosi kian tinggi. Yap, bukannya memberi solusi malah menambah beban diri. Hati-hati bung, jangan sampai salah memilih teman yang ingin dimintai saran.

Berani Mengkritik dengan Kejujuran Lebih Baik Daripada Memuji dengan Kebohongan

Konon, selain pengalaman, teman adalah guru terbaik yang bisa memberi kita pengertian. Memberi kita beberapa pilihan, hingga membantu mencari jalan keluar yang paling dibutuhkan. Bimbang dalam memilih pasangan, kadang jawabannya justru datang dari seorang kawan. Begitu pula dengan hal pekerjaan, bahkan sampai pada perkara pakaian.

Jika kita salah, ia tak segan-segan untuk menegur dan memberi kita pengertian. Awalnya mungkin ada rasa tak enak hati. Merasa rendah diri, karena ternyata apa yang dijalani adalah sesuatu yang salah pilih. Tapi dari situ kemudian kita bisa belajar, bahwa meski pahit sebuah kejujuran akan selalu lebih baik daripada kebohongan yang dibalut dengan puja-puji.

Teman Yang Asik Itu Yang Memberi Dampak Baik

Harusnya perbedaan dan segala opini yang memang tak bisa seragam, bisa dirayakan. Sialnya, beberapa orang justru datang jadi perusuh dalam keyakinan yang sudah sekian lama dipegang. Meracuni kita pada paham yang sebenarnya sudah benar, hingga kerap memberi gambaran bahwa dirinyalah jelas paling hebat daripada kita.

Benar memang, bung mungkin bukanlah sosok laki-laki yang sudah sempurna dengan punya segala kecerdasan yang cukup membanggakan. Tapi seorang teman yang baik, tak akan pernah merendahkan orang. Apalagi sampai mempermalukan bung di depan orang. Tak perlu merasa enggan, dia yang memberi dampak buruk memang pantas ditinggalkan.

Tak Melulu Soal Jumlah Tapi Seberapa Banyak Memberi Nilai Tambah

Kerap berada ditengah-tengah banyak orang, memang selalu terlihat keren. Seolah-olah bung disukai semuanya, walau sejatinya pasti ada saja yang sedang berpura-pura. Tapi lebih daripada itu, berapa banyak teman yang bung punya bukanlah nilai yang sebenarnya. Namun bagaimana kita bisa tetap bertahan dan memaksimalkan relasi pertemanan adalah point penting yang harus diutamakan.

Tak perlu berkecil hati bung, kalau teman yang bung punya hanya itu-itu saja. Sebaliknya, berbahagialah karena dengan kata lain bung adalah kawan yang setia. Karena masih tetap mampu mempertahankan mereka sebagai teman. Karena dengan merekalah bung bisa jadi diri sendiri, dan bisa saling menghargai.

Dan Akhirnya, yang Patut Dipertahankan Adalah Mereka yang Bisa Dijadikan Teman Satu Tujuan

Bukan mereka yang hanya datang saat bung senang, tapi siapa mereka yang tetap bertahan walau bung sedang kesusahan, adalah orang-orang yang patut dipertahankan sebagai teman. Tapi tak hanya teman yang itu saja bung, anda juga tentu punya teman yang juga punya satu tujuan lain. Apalagi kalau bukan, si kuda besi yang setiap hari menemani.

Tak jauh berbeda dari memilih teman, memilih kendaraan juga jadi sesuatu yang krusial. Untuk itu, bung tak boleh salah dalam menentukan. Di berbagai kegiatan harian sampai aktivitas touring yang menyenangkan, Suzuki GSX150 Bandit akan jadi teman baik di sepanjang perjalanan yang mampu memberi bung rasa aman dalam segala lika-liku yang menantang.

Serupa dengan tagline yang diusungnya, yakni ‘Teman Satu Tujuan’. Suzuki GSX150 Bandit, dilengkapi dengan jok tebal yang akan membuat bung merasa nyaman. Desain joknya dibuat menyatu dengan pembonceng sehingga motor ini cocok untuk diajak riding berdua dengan sahabat atau pasangan.

Performa dapur pacunya pun tak perlu diragukan, stabil di setiap lintasan jalan. Menggunakan mesin DOHC 150cc yang punya torsi dan tenaga besar. Dilengkapi dengan pendingin radiator, motor ini macam teman baik yang tak akan rewel kepanasan meski diajak jalan berlama-lama.

Asiknya Suzuki GSX150 Bandit ini punya desain yang mampu mendongkrak tampilan penggunanya. Lihat saja lampu depannya yang sudah mengadopsi teknologi LED, yang mencuatkan aura modern. Apalagi desainnya modern yang membuat Bandit jadi terlihat kian garang. Sementara itu untuk melengkapi perjalanan, ada 4 pilihan warna yang bisa bung jadikan teman satu tujan. Mulai dari Metallic Matte Titanium Silver, Brilliant White / Aura Yellow, Stronger Red / Titanium Black,Titanium Black.

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top