Lebih Keren

Merasakan Esensi Tunggangan Beroda Tiga Lewat Yamaha

Yamaha sepertinya ingin memberikan pengalaman yang berbeda dalam berkendara. Kali ini, perusahaan berlambang garpu tala itu, menelurkan sebuah produk Leaning Multi-Wheel (LMW) bernama Yamaha Niken. Motor beroda tiga dengan tampilan monster ini, sudah diperkenalkan lebih dulu pada ajang Tokyo Motor Show 2017. Namun belum ada info pasti tentang kapan rilisnya Yamaha Niken di Indonesia Bung. Bagi Bung yang tidak sabar untuk berada di level berbeda dalam mengendarai sepeda motor nampaknya harus menambah durasi kesabaran.

Memiliki design yang sangat sporty dengan dua roda yang berada di depan, Yamaha Niken mendeklarasikan teknologi Multi Wheel yang tersemat di produk teranyarnya ini, membuat akselerasi akan jauh lebih sempurna apabila di tikungan. Selain itu teknologi Multi Wheel juga dirancang secara canggih dan berstandar tinggi sehingga Bung tidak perlu meragukan teknologi terbaru yang sedang dikembangkan oleh perusahaan asal Jepang tersebut.

Teknologi Mutakhir Dikembangkan Guna Tagline Yamaha Yang Semakin Di Depan

Sumber : Yamaha

Teknologi Leaning Multi-Wheel menjadi highlight terbesar yang berada di prodak terbaru Yamaha satu ini. Dengan pengaplikasiannya yang baik, membuat motor beroda tiga ini sangat mudah untuk berbelok dan tetap stabil Bung. Sehingga penggunaan motor beroda tiga ini tidak jauh berbeda penerapannya dengan motor konvensional. Garpu dua tube yang upside down ditopang dengan roda berukuran 15 inci.

Kedua roda yang beroperasi secara independen ketika berbelok membuatnya dapat bermanuver dengan baik. Apabila dengan dua roda motor dapat cornering apalagi menggunakan roda tiga, yang jelas ban bakal lebih lengket ke aspal. Teknologi ini juga mempu mengurangi efek perubahan lingkungan dalam berkendara sekaligus menjaga stabilitas dalam menikung.

Tampilan Gahar Dengan Mesin Pacu Yang Menggelegar

Sumber : Yamaha

Sebagai motor sport keluaran Yamaha yang memakai tekonologi Leaning Multi-Wheel (LMW), tentu mesin pacunya menjadi bahan pertanyaan. Lantaran dapatkah motor beroda tiga memiliki kekuatan yang sama saat melaju seperti halnya motor beroda dua? Tapi Yamaha Niken nampaknya tidak melupakan soal kecepatannya karena spesifikasi motor ini dilengkapi kubikasi 900 cc dengan 3 silinder. Toh, lewat kubikasinya tersebut nampaknya pernyataan soal daya pacu sudah terjawab lugas.

Desain Sporty Membuat Yamaha Niken Makin Kece

Sumber : Yamaha

Secara kasar tampilan dari Yamaha Niken serupa dengan MT 09. Mengusung gaya sport dengan Mug Guard guna melindungi dari debu selain itu sudah tidak ada lagi tampilan rear fender, yang menjadikan tampilan sporty begitu ditonjolkan. Tentu bagian yang paling unik dari desain adalah bagian depan. Di mana terdapat dua roda yang mana Yamaha menyebutnya sebagai Double Inverted Fork. Selain itu adanya dua suspensi up side down di kedua roda depan diklaim Yamaha membuat pengendaliannya bakal lebih optimal.

Segi Keamanan Pengendara Untuk Sekaliber Motor Monster Yamaha Jelas Tetap Terjaga

Sumber : Yamaha

Untuk keamanan saat berkendara tetap terjaga di motor sport terbaru Yamaha Niken. Dari segi pengereman misalnya Bung, sistem yang digunakan dua cakram 298 mm di depan yang terletak di bagian luar roda. Sedangkan bagian belakang menggunakan cakram tunggal 282 mm. Posisi duduknya pun membuat pengendara lebih mundur dua inci ke belakang. Lantaran posisi yang bergeser guna berikan distribusi bobot yang tersalurkan membuat pengendara dapat mengendalikan motor lebih baik.

Sebelum Yamaha Niken, Lebih Dulu Yamaha Tricity

Sumber : Yamaha

Sama-sama dibekali dengan Leaning Multi Wheel (LMW), ternyata Tricity adalah prodak yang lebih dulu lahir sebagai produk motor beroda tiga Bung. Namun yang menjadi pembeda, Tricity merupakan motor matik sedangkan Niken merupakan motor sport dengan kopling. Bahkan penjualan Tricity terbilang cukup banyak sebagai motor yang futuristik dengan terjual sebanyak 450 unit di tahun 2017.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Tampilan Lain Dari Cleveland Ace 250 Twin

Bung yang sedang cari motor kelas 250 cc mungkin sudah agak bosan dengan model yang tersedia di pasaran. Pilihannya itu-itu saja antara motor sport atau model cruiser. Nampaknya kekosongan pasar inilah yang ingin diisi oleh Cleveland Cycle Werks.

Produsen motor asal Amerika Serikat ini meluncurkan model terbarunya berlabel Ace 250 Twin bersamaan dengan peringatan 5 tahun keberadaan mereka di tanah air. Menurut Presiden Direktur Cleveland CycleWerks Indonesia, Hendra Setiawan mengatakan, rilisnya ACE 250 Twin merupakan apresiasi untuk konsumen dan juga perusahan merayakan 5 tahun eksistensi merek ini di pasar Tanah Air.

“Dengan semangat dan optimistis di usia yang ke-5, kami merilis 2 line-up motor terbaru, Ace 250 Twin Scrambler dan Cafe yang akan meramaikan pasar otomotif Indonesia,” buka Hendra di diler Cleveland CycleWerks Bintaro, Tangerang Selatan.

Motor ini sendiri menganut tampilan retro classic custom dengan dua tipe varian. Pertama adalah scrambler sedangkan yang kedua bertipe cafe racer. Bagi yang sudah familiar dengan Ace 400 tentunya tidak akan asing dengan model satu ini. Mengingat Ace 250 Twin, menggunakan desain yang persis serupa dengan kakaknya tersebut. Perbedaan hanya pada mesin dan kabel body saja serta kelengkapan minor lainnya.

Varian Ace 250 Twin Scrambler menggunakan ban bertipe dual purpose dengan stang berbentuk lebar yang gagah dengan shock depan upside down. Tampilannya bisa mengingatkan kita pada Triumph Scrambler.

Sementara Varian Ace 250 Twin Cafe menggunakan ban tipe aspal dengan stang kemudi yang mengapit shock depan upside down. Posisi mengendarainya jadi jauh lebih menunduk dibanding tipe Scrambler Desain ini nampak lekat dekat Triumph Truxton atau Norton Commando

Mengusung mesin berkapasitas 247 cc dua silinder segaris SOHC berpendingin udara dengan balancer, sudah berstandar Euro 4. Dapur pacu ini mampu menyemburkan tenaga maksimal 12,5 kW atau setara 16,7 daya kuda pada 8.500 rpm dan torsi puncak menyentuh 16 Nm di 6.000 rpm.

Racikan bore x stroke berada di 55 mm x 53 mm dengan kompresi mesin di 9,3:1 bersistem injeksi. Sementara ignition mode menggunakan model CDI dengan sistem starting motor sudah pakai model elektrik.

Salah satu keistimewaan motor ini terletak pada firing ordernya yang menganut 360 derajat. Bung pasti paham, mesin dengan konfigurasi semacam itu menghasilkan suara bass nan merdu layaknya mesin 4 selinder segaris.

Apalagi suara mesin ini diakomodasi dengan knalpot yang ciamik. Dengan tampilan unik ala retro dan suara macam moge 4 selinder, rasanya Bung akan lebih pede memboceng nona dengan motor satu ini.

Bagaimana dengan harganya? Khusus promo Ace 250 Twin ini ditawarkan dengan harga 65 juta off the road. Bung berminat meminangnya?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Biar Lebaran Di Kampung Terlaksana, Perhatikan Roda Dua Sebelum Berkendara

Menjelang hari lebaran yang terhitung beberapa hari lagi, pasti momen pulang ke kampung halaman atau mudik jadi tradisi yang tidak bakal putus. Segala macam jenis tranportasi dilakoni demi melepas rindu kepada orang tua terkasih sampai kerabat dan saudara di kampung. Salah satunya dengan roda dua.

Roda dua menjadi transportasi yang dinilai fleksibel selain beberapa jenis transportasi umum yang sudah mahal sampai menjulangnya harga tiket. Roda dua jadi kendaraan yang dipakai karena tidak ribet mampu mampi ke mana saja dan istirahat di mana saja. Akan tetapi pemudik tak boleh asal mencekek gas kuda besi apalagi saat perjalanan jauh, maka dari itu cek dulu speksifikasi sebelum memutuskan untuk pergi.

Roda

Ini merupakan salah bagian dari roda dua yang tak boleh luput dari pengecekan. Karena roda akan tergerus dengan jarak berpuluh-puluh KM nantinya. Pastikan kalau bearing , teromol hingga jeruji dapat berputar dengan lancar dan tidak goyang atau retak. Selain itu pastikan juga mur roda terikat dengan sempurna agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Rem

Nah hal yang satu ini sangat vital karena tanpa rem kendaraan tidak dapat dikontrol dengan baik. Apalagi banyak kejadian kendaraan yang mengalami kecelakaan saat mudik karena rem blong. Tandanya memang kendaraan tersebut tidak dicek dengan baik. Apalagi saat padatnya jalanan ketika mudik membuat bung dapat berhenti sewaktu-sewaktu. Jadi jangan lupa mengganti rem saat hendak mudik.

Suspensi

Agar kenyamanan berkendara jarak jauh dapat terjaga makan supensi harus dicek juga. Kemampuan suspensi motor yang baik tentunya tak membuat badan sangat lelah saat berkendara. Kalau bung ingin tahu cara mengeceknya dengan cara ditekan dan posisi motor langsung kembali seperti semula atau tidak.

Setang

Hal yang paling penting lagi saat berkendara adalah setang motor. Tentu ini juga bagian yang vital untuk memposisikan kendara. Salah satu cara mengecek adalah memasang standar tengah sampa roda menggantung. Periksa apakah setang goyang dengan menggunakan rem depan untuk mengunci roda, dorong ke depan dan belokkan ke kiri dan kanan. Apabila goyang lebih baik bawa dibengkel untuk diperbaiki.

Mesin

Bagian yang harus dicek paling terakhir adalah motor penggerak alias mesin. Perika apakah ada kebocoran di sekeliling mesin sampai warna oli dan knalpot. Dan nyalakan motor dan gas dengan kekuatan penuh, apabila asap yang dikeluarkan motor bewarna putih kebiruan maka ada indikasi kebocoran dalam bagian oli.

Namun setelah roda dua telah siap di bawa jalan, bung harus perhatikan kondisi badan dan rute jalanan. Apakah mampu dilalui atau tidak, karena sudah pasti bung membawa banyak barang bawaan kan terutama untuk diberikan kepada sanak saudara dan keluarga di kampung halaman. Saran dari kami hati-hati bung, jangan sampai pulang membawa duka tapi cerita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Harga Suzuki Katana Cukup Bikin Terpana

Suzuki terus berkespansi demi memanjakan para penikmat roda dua di Indonesia, dengan mengeluarkan motor anyarnya tepat di ajang Jakarta Fair Kemayoran 2019. Kuda besi tersebut bernama Katana yang membuat heboh jagat perasapan roda dua yang sudah dipesan dari sekarang. Karena ada kabar kalau roda dua ini hanya dipamerkan saja di sana.

Kepastian disampaikan langsung oleh Yohan Yahya, Head of Marketing Department PT Suzuki Indomobil Sales Divisi Roda dua.

Saat ini kita tidak menjualnya, tetapi kalau mau pesan bisa. Unitnya kemungkinan (datang) akhir tahun atau awal tahun depan,” kata Yohan Yahya dilansir 100KPJ.

Perkara harga belum dapat dipastikan berkaitan dengan pajak dan biaya impor. Namun kisaran harga motor ini nampaknya akan memiliki nilai yang mahal.

“Harga belum kita pastikan, ada kemungkinan di kisaran Rp500-600 juta,” imbuh Yohan.

Edisi terbarunya kini merupakan pembaruan dari model yang pertama kali muncul pada tahun 1980-an. Soal spesifikasi, Katana dibekali mesin basis Inline-4, DOHC 16-Valve, milik GSX-S1000 – yang diklaim sanggup memuntahkan tenaga hingga 156 HP, plus torsi maksimum 104,3 Newton meter, dan sudah teruji keandalannya.

Untuk mendukung penampilan, generasi anyar sportbike tersebut disematkan berbagai fitur canggih, seperti traction control, easy start, low-rpm assist, dan speedometer digital. Di sektor kaki-kaki, Suzuki Katana terbaru sudah mengandalkan suspensi model upside-down di depan dan monoshock di belakang. Rodanya menggunakan pelek cast wheel, yang dikawal dual-disc brake di depan, serta single-disc brake di belakang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top