Lifestyle

Menyebut Diri Sebagai Pecinta Kopi, Kepribadianmu Bisa Ditebak Hanya Dari Jenis Minuman Kopi Favoritmu

Sebagian dari kita mungkin menjadi orang yang mengharuskan diri minum kopi untuk memulai hari. Kesukaan  akan kopi membuatmu percaya bahwa meminum secangkir kopi dipagi hari akan mendatangkan semangat dan energi baru.  Tak heran bila minum kopi dipagi hari menjadi sebuah keharusan yang tak bisa ditawar lagi. Menurut sebuah penelitian di Inggris, pecinta kopi di negara tersebut menghabiskan sedikitnya 70 juta cangkir kopi setiap paginya. Menarik bukan!

Bukan itu saja, ternyata jenis kopi yang disukai bisa menggambarkan bagaimana kepribadian seseorang. Hal ini dibenarkan oleh seorang Psikolog klinis, Dr. Ramani Durvasula yang telah menganalisis kurang lebih 1.000 orang coffee lovers. Dari hasil analisisnya tersebut ia bisa membaca bagaimana karakter dan pribadi seseorang hanya dengan bertanya apa minuman kopi kesukaannya.

Kopi Hitam Disukai Oleh Dia Yang Tidak Suka Berbasa-basi, Selalu To The Point Untuk Segala Sesuatu

Pecinta kopi hitam terkenal lugu namun tidak suka berbasa-basi. memilih untuk tetap menjaga hal-hal sederhana yang sudah dimilikinya karena bisa bertahan dalam perubahan. Selalu sabar dan terlihat tenang ketika menjaga situasi hatinya, mereka juga digambarkan sebagai pribadi yang misterius, ambisius dan pekerja keras. Sering terburu-buru untuk menentukan target pilihan, tapi mereka adalah orang-orang kreatif yang sering menuntut. Baik itu menuntut diri sendiri ataupun orang lain. Terkenal jujur membuat mereka disenangi banyak teman, itu sebabnya penikmat kopi hitam selalu memiliki teman yang banyak. Tidak terlalu suka dengan suasana yang kacau dan sulit untuk menunjukkan sisi romantisnya kepada lawan jenis adalah hal yang bisa ditemui pada diri pecinta kopi hitam.

Cappuccino, Si Santai Yang Tahu Betul Bagaimana Menikmati Setiap Proses

Dr. Durvasula mengungkapkan bahwa penyuka cappuccino adalah orang yang sangat obsesif namun santai, suka mengendalikan orang lain, terlalu sensitif, namun sangat sadar akan kesehatan. Penyuka kopi jenis ini termasuk orang yang memang santai dalam menghadapi apa pun, tidak mau diburu-buru meski pada akhirnya segala sesuatu dapat dibereskannya. Hidup baginya seperti menikmati cappucino, ringan namun tetap nikmat. Kemampuan bersosialisasinya cukup baik itu sebabnya ia disukai banyak teman, lebih klasik dan kreatif. Baginya segelas cappucino bisa menjadi moodbooster sekaligus pupuk membuat kreativitas semakin meningkat.

Latte, Seseorang Yang Murah Hati Dan Suka Menolong Orang Lain

Memiliki sikap pengayom yang selalu mencari kenyamanan dan ketenangan, terknenal suka menolong orang lain tapi sering mengabaikan diri sendiri. Peminum kopi ini juga dikenal sebagai pekerja berat namun dia juga sangat mudah mengeluh . Penyuka latte sering menghilangkan rasa pahit dari kopi dengan susu, dalam hidup juga ia kerap melakukan hal yang sama. Berusaha untuk menyenangkan hati orang lain tapi hal ini sering dilakukan hanya untuk menarik perhatian orang lain. Meski memiliki sikap yang kurang dewasa tapi orang-orang yang menyukai jenis kopi latte terkenal dengan sisi baiknya yang mencintai kedamaian.

Frappucino, Diantara Tidak Berani Mengambil Resiko atau Memang Ingin Menghindari Resiko

Orang-orang penyuka frappucino ini tidak bisa dikatakan introvert tapi mereka memang cenderung mencintai diri sendiri. Meski begitu bukan berarti mereka tidak peduli dengan orang lain, hanya saja mereka suka memilih untuk menenangkan diri dan menghindari hal-hal yang menurutnya bisa menganggu. Itu sebabnya mengapa mereka tidak berani untuk mengambil resiko, ia hanya akan melakukan sesuatu jika hal tersebut sudah pernah dilakukan oleh orang lain.

Double Espresso, Pekerja Keras Yang Sulit Berimajinasi

Mempercayai hal-hal yang menurutnya masuk akal dan tak ingin membicarakan hal-hal supernatural yang kebenarannya belum tentu bisa dipercaya. Mereka lebih mencintai sesuatu hal yang praktis dan tidak bertele-tele namun sedikit sulit jika harus diminta untuk mengembangkan imajinasi. Bagi mereka, double espresso adalah bensin yang akan melecut semangat untuk bekerja keras agar bisa menyelesaikan semua tugas sesuai dengan yang diharapkan.

Decaf, Si Tukang Caper Yang Tak Segan Berpura-pura Menjadi Orang Lain Agar Bisa Diterima Lingkungannya

Penyuka kopi decaf atau tanpa kafein memiliki kepribadian suka mencari perhatian dan juga cenderung terlalu pemilih. Bukan hanya itu, mereka juga suka menyembunyikan kepribadian yang sebenarnya, dalam artian kadang lebih memilih untuk jadi orang lain demi bisa diterima oleh lingkungannya.

Penyuka Kopi Instan Adalah Orang Yang Beranggapan Bahwa Hidup Mengalir Seperti Air

Orang dijajaran ini sangat santai sehingga kurang mampu menyusun sebuah rencana dengan baik. Tidak punya manajemen waktu yang baik menyebabkan ia jarang sekali memerhatikan kesehatan dirinya. Sedikit tertutup untuk masalah pribadi kepada orang lain serta tidak terlalu memerhatikan sesuatu dengan rinci dan detail. Namun meski mereka tidak terlalu suka dengan petualangan, penyuka kopi instan adalah orang yang ramah dan mudah beradaptasi untuk menjalin pertemanan. Baginya hidup biar hidup mengalir seperti air, untuk itu dia terkenal sebagai orang yang suka menunda-nunda pekerjaan.

Bagaimana perasaanmu setelah membaca ulasan di atas Bro? Kamu juga tidak perlu terlalu serius untuk buru-buru mengubah jenis kopi pilihan, karena sebenarnya jenis kopi kesukaan tak sepenuhnya bisa dipercaya untuk mengambarkan sikap dan kepribadian seseorang.

 

1 Comment

1 Comment

  1. siswonesia

    July 20, 2017 at 9:38 am

    Semoga suzuki semakin berkembang dan bisa menguasai pasaran di Indonesia….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Agar Tak Menanggung Malu Karena Lupa Cukur Bulu Hidung

Penampilan tak hanya sebatas pakaian, celana sampai sepatu, persoalan bulu hidung dan telinga tak boleh luput perhatian. Rambut-rambut kecil ini memiliki fungsi menyaring partikel dari debu dan patogen, supaya membantu seseorang dalam kesehatan yang lebih baik. Namun hal ini mengganjal sebagai penampilan apabila bulu-bulu tersebut ke luar dari ring telinga dan kuping, tentu saja dilihat sebagai yang janggal bagi orang lain bahkan terkesan menggelikan.

Salah satu tindakan yang pasti dilakukan adalah dengan mencukur. Ini merupakan hal normal kok, lagi pula pasangan bahkan si Nona yang sedang bung dekati pasti akan risih melihat ini. Bayangkan saja saat bung berbicara dekat dengan nona, tiba-tiba ia menjauh dan fokus ke arah bulu hidungmu, tidakkah itu membuat bung malu? cara menghilangkan rambut-rambut kecil ini perlu perawatan. Perawatan yang baik dan bersih, sekaligus tidak glamor.

Gapai Gunting Kecil dan Cukur Daerah yang Tergapai

Cara untuk memangkas rambut-rambut kecil yang mengganggu adalah dengan mengambil gunting kecil yang bisa tergapai. Karena rambut kecil ini memiliki manfaat, jadi jangan mencukur terlalu dalam, sekiranya bung cukur yang terlihat dari luar saja. Caranya sih simple, pegang gunting di satu tangan dan gunakan cermina pembesar di tangan lainnya untuk melihat lebih dekat. Hindari godaan untuk mencukur terlalu dalam karena fungsi rambut kecil ini ada manfaatnya.

Bisa Juga Dengan Pisau Cukur Listrik Namun dengan Pisau Khusus

Kalau bung merasa bulu hidung atau kuping cepat tumbuh dan tebal, cobalah berinvestasi dengan pemangkas berkualitas atau pisau cukur listrik. Karena dapat mencukur sampai ke akarnya. Tapi harus hati-hati jangan memaksa mencukur terlalu dalam ikuti petunjuk yang terdapat di perangkat tersebut, dan bung harus bisa menilai apakah ini terasa nyaman atau tidak dengan cukurannya.

Ingat, Menghilangkan Rambut-Rambut Kecil di Hidung dan Telinga ada Risiko Peradangan!

Ini alasannya kenapa kami bilang menghilangkan rambut-rambut kecil ini  butuh perawatan. Lantaran metode apapun yang dilakukan, mencukur rambut kecil itu membuka pori-pori dan menempatkan diri pada risiko peradangan atau infeksi. Jadi gunakan alat bersih, kemudian alihkan alat yang memungkinkan saat berpindah dari telinga ke telinga atau dari telinga ke hidung. Alasannya untuk mencegah kontaminasi dan akan melokalisasi infeksi ke satu area, jika memiliki infeksi kami sarankan langsung ke dokter ya bung.

Apabila Terinfeksi, Tenang dan Tangani

Meskipun telinga dan hidung bagus saat mencegah infeksi, tetapi itu tidak berarti saat terinfeksi tidak dapat meningkat dengan cepat dan menyakitkan loh! apabila tanda peradangan di bagian ini sudah muncul harus ditangani dengan cepat. Rongga telinga dan hidung memang terkenal menciptakan berbagai macam gejala, seperti sakit telinga dapat dianggap sebagai sakit gigi. Kemudian infeksi sinus yang menyakitkan itu, dapat dianggap sebagai migrain. Jadi saat infeksi terjadi tenang dan tangani.

 

1 Comment

1 Comment

  1. siswonesia

    July 20, 2017 at 9:38 am

    Semoga suzuki semakin berkembang dan bisa menguasai pasaran di Indonesia….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Berpakaian Sesuai Umur Agar Pesona Tak Lekas Luntur

Pernah melihat seseorang tidak pantas mengenakan pakaian tertentu karena mereka terlalu tua? kalau iya, berarti bung dihadapkan oleh salah satu contoh kalau berpakaian itu harus sesuai umur. Yap, setiap pakaian dibentuk tentu memiliki tujuan pasar yang ingin dirangkul, bisa anak-anak, remaja atau orang dewasa. Maka ada suatu anomali apabila pakaian anak-anak dikenakan oleh orang dewasa.

Di sisi lain ada yang berpendapat kalau orang tua memakai pakaian anak remaja bakal terlihat lebih muda. Padahal tidak juga, sesungguhnya anggapan itu lahir dari sebuah standar ganda. Kebetulan saja yang mengenakan pakaian tersebut adalah orang tua yang tampan maka pujian itu datang. Kalau orang tuanya biasa (Re : tidak ganteng) saja pasti anggapan itu tidak muncul ke permukaan. Pesona terpancar lewat persona, termasuk pakaiannya. Maka dari itu berpakaian lah sesuai umur agar pesona tidak luntur.

Ketahui Sebuah Brand Pakaian, Cari yang Sesuai Dengan Usia Bung Sekarang

Beragam jenis brand pakaian atau toko pakaian mendunia ternyata terbagi-bagi dalam kategori usia. Sebut saja H&M, Zara dan Topman yang cocok dikenakan di usia 20 dan 30-an. Karena secara gaya tidak terlalu muda, dan juga tidak terlalu tua. Namun makin usia bertambah, bung tak lagi cocok mengenakan brand tersebut. Sebut saja ketika sudah menginjak usia kepala 4 atau kepala 5, pilihan pakaian semakin sedikit seperti Uniqlo, Gap, J.crew, Ralph Lauren dan Suitsupply. Detail pemetaannya seperti tertera di bawah ini.

Maka dari itu bung harus mulai mengetahui tentang toko-toko pakaian populer, apakah mereka mempunyai katalog untuk usia bung atau tidak. Kalau berbicara usia, usia 20-an adalah usia terbebas dalam mengenakan pakaian apa saja. Lantaran hampir toko pakaian populer menyediakan katalog bagi mereka yang sedang tumbuh dewasa.

Jangan Terpaku Merek, Cari yang Berkualitas dengan Harga Pas

Ketika pakaian menyesuaikan usia, tentu memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam membelinya. Mulai dari memilih gaya, merek sampai motif, tapi hal utama yang harus didahulukan adalah kualitas. Seperti kualitas kain, memiliki daya tahan yang lebih baik dan pas dipakai. Karena percaya atau tidak, seiring bertambahnya usia seperti kepala 3 ke atas, investasi dalam pakaian adalah hal penting. Dengan mencari pakaian berkualitas yang dapat bertahan selama bertahun-tahun. Kalau mereka yang baru menapaki usia 20-an cenderung santai dan tidak khawatir akan kualitas. Seiring berjalannya waktu gaya dapat berubah dan selera  pun berubah.

Merambah Hal yang Antik Dengan Bung Mencari Barang Klasik

Membeli barang-barang klasik juga bagian dari peningkatan pesona sesuai usia. Terlebih, barang klasik selalu terlihat menarik. Mau bung sekarang menginjak usia kepala 2, kepala 3 atau selebihnya masih cocok untuk mengenakannya. Penampilan dapat meningkat kalau mengenakan barang klasik seperti  jins dark wash,  pakaian polos bewarna dasar hitam dan putih, sepatu kulit sederhana, jaket denim sampai jam tangan ciamik.  Jadi biarpun era semakin modern, hal klasik dan lawas masih pantas dijadikan barang pentas.

Jangan Ketinggalan Zaman, Perhatikan Tren Agar Makin Keren

Meskipun hal klasik menarik dikenakan serta membuat seseorang terlihat lebih unik. Tren tetap tidak boleh dilupakan, tren harus diikuti dan diperhatikan, bisa saja hal klasik kemudian bangkit karena berawal dari tren yang berkembang jaman sekarang. Maka dari itu perkembangan tren harus diikuti karena bisa memompa gaya setiap orang. Bung tak boleh egois dengan menutup mata dengan tren zaman sekarang dan bangga terjebak akan kebiaasaan.

Berani Berkesperimen Dengan Mencoba Hal Baru

Jangan mau terus-terusan bermain aman, seperti mengenakan kaos, jeans dan sneakers. Lama-lama itu membosankan! selagi masih pantas berkespresi, jangan pernah takut akan hal-hal baru. Siapa tahu justru bung malah menemukan formula ciamik berpakaian untuk pribadi. Mulai berkunjung ke toko perbelanjaan yang belum pernah dikunjungi, kemudian coba ambil sepasang sepatu dan jeans. Bercerminlah, apakah terlihat segar secara tampilan atau malah usang tak karuan.

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. siswonesia

    July 20, 2017 at 9:38 am

    Semoga suzuki semakin berkembang dan bisa menguasai pasaran di Indonesia….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Karena Jadi Hartawan Lebih Manjur Gaet Nona Dibanding Cuma Modal Rayuan

Sudah bukan lagi zamannya kaum hawa “Termakan” gombal rayuan, kini perempuan lebih sadar bahwa cinta itu sesungguhnya butuh modal bukan hanya gombal. Bukan mengkalsifikasikan bahwa perempuan mata duitan, melainka tamparan bagi laki-laki yang kerap merasa semua bisa didapat hanya modal bujuk halus bersangkar rayu. Kini laki-laki harus jadi sosok yang berarti dengan memiliki harta yang banyak dan itu cara yang tepat untuk mendapatkan hati si Nona.

Berbicara soal cinta memang terlalu absurd kalau tak ada upaya untuk hidup se-rumah dan membangun keluarga. Tapi membangun keluarga juga konyol kalau tak memiliki modal dan biaya. Apa cuma itu? tidak bung, kalau cinta harus memiliki rasa tanggung jawab, kesiapan untuk memiliki pasangan, mantap untuk menetap dan iklhas menerika keadaan. Kalau sudah memiliki itu semua barulah layak disebut cinta.

Kalau Saling Cinta dan Bung Ingin Bahagiakan Si Nona, Menikah Jadi Jawabannya

Eitss, kamu di situ tidak bilang secara penuh kalau menikah jadi pangkal kebahagiaan dalam berpasangan. Kami juga paham bahwasanya kerikil dalam rumah tangga lebih tajam, dibanding masa-masa berpacaran. Tapi kalau bung ingin bahagiakan si nona, bukan dengan kata-kata manis diselingi pujian dan membuat si Nona nggak kesepian. Namun jadikan ia pasangan yang diajak membangun dalam ruamh tangga. Sebelum ada di tahap itu, bung harus siapkan segalanya dengan penuh pemikiran matang.

Jangan Terlalu Banyak Gombal, Karena Kata-Kata Manis Tak Layak Dijual

Kosa kata dalam merayu tidak perlu diperbanyak karena tidak ada guna. Menjual rayuan kepada si nona adalah hal sia-sia. Bahkan baginya, bung tidak ada bedanya dengan pedagang asongan atau tukang kayu pinggir jalan yang biasa merayu demi dagangan laku. Jadi kalau benar-benar serius dengan pasangan jangan mengumbar cinta, karena cinta tidak mudah seperti saat diucapkan.

Tumbuh Sebagai Sosok Tegas, Siap Menikahi atau Menyudahi

Dalam menghadapi pasangan bung hanya dihadapkan dua pilihan, antara siap menikahi atau belum siap maka sudahi (dengan kondisi nona sudah siap dipinang). Konon si nona adalah sosok yang baik dan mengerti akan keputusan bijak yang dipilih oleh pasangannya. Rasa sedih pasti ada apabila disudahi, tapi nona sudah dewasa, rasa sedih itu akan terobati kala ia mengetahui bahwa memaksakan seseorang untuk menikah adalah hal yang menyulitkan bagi kedua sisi.

Berada di Posisi Siap dan Tidak Siap, Adalah Posisi yang Tak Bertanggung Jawab

Bung tahukah kalian kenapa si nona kerap kesal dengan laki-laki jaman sekarang? salah satu dari sekian jawaban adalah karena laki-laki sangat plin-plan dan tidak ada rasa tanggung jawab. Tanggung jawabnya berada di ambang antara siap dan tidak. Ia tidak tahu akan menghargai perasaan orang lain saat berada di posisi penuh tanya seperti si Nona. Pertanyaan “ini dia serius nggak ya?”, “Dia mainin aku ya?” , sudah ratusan kali melintas di kepala tanpa ada jawaban pasti.

Klise, Kata “Aku Padamu” Akan Kalah Dengan “Aku Melamarmu”

Ini merupakan istilah yang kerap jadi meme di sosial media. Intinya, yang basa-basi dan hanya modal janji bakal kalah dengan yang pasti. Sejujurnya geli sih, tapi itu benar terjadi. Alasan yang cuma menawarkan janji karena belum siap mulai dari mental dan finansial. Maka dari itu perbanyak skill pertinggi karir (meskipun kami tahu itu tak gampang kok bung). Bukan dengan asah skill gombal sana-sini.

 

1 Comment

1 Comment

  1. siswonesia

    July 20, 2017 at 9:38 am

    Semoga suzuki semakin berkembang dan bisa menguasai pasaran di Indonesia….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top