Sponsored Content

Laki-laki Itu Wajib Menjaga Si Nona Dalam Bentuk dan Situasi Apa Saja

Bukan bermaksud menganggap nona mahluk lemah, justru sebaliknya. Si nona yang berada di sisi bung saat ini termasuk pribadi yang kuat. Kami percaya akan hal itu. Namun sekuat-kuatnya nona apabila ada sesuatu yang menimpa tentu tak bisa didiamkan saja kan?

Sebagai mahluk sosial kita memang ditugaskan untuk saling membantu antara satu dan yang lain. Bung tak bisa lepas tangan atau berdiam diri ketika melihat orang lain sedang kesulitan atau dalam bahaya. Kejadian yang membahayakan si nona dalam bentuk nyata ada banyak. Diantaranya sangat memprihatinkan apabila tidak diperhatikan.

Yap, Kaum hawa cenderung mudah dapat ancaman, atau serangan secara verbal dan non verbal. Untuk itu sebagai laki-laki, ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk menjaga perempuan. Karena sudah jadi garis takdir kita untuk menjaga si nona.

Jaga Lisan, Berbicara Buruk Di Depan Nona Sangatlah Mengancam

Lisan harus dijaga, jangan berujar yang tidak pantas saat di depan nona. Lantaran ia akan merasa terancam dengan kata-kata kasar yang muncul dari mulutmu. Perempuan adalah mahluk sensitif. Bertindak dari sisi emosional, bentuk perkataan yang tak pantas didengar bisa membuatnya takut bahkan terancam. Meskipun ujaran kasar atau umpatan yang dilakukan tidak tertuju kepadanya. Intinya lisan harus dijaga agar tidak berdampak pada si nona.

Enggan Membiarkan Si Nona Terperangkap Dalam Masalah

Setiap orang di bumi ini memiliki masalah. Masalah dianggap sebagai salah satu cobaan yang diujikan sang Pencipta untuk menaikkan derajat manusia. Di sisi lain, masalah tidak bisa dipikul sendiri. Seseorang bisa mencapai depresi apabila masalah yang dilalui sangat berat. Apalagi si nona, meskipun ia bisa melewati tetapi ia butuh teman cerita atau bersandar. Terkadang nona hanya butuh didengarkan, kalau bisa diberi saran.

Apabila ada saran tentu nona sangat menghargai. Sebagai laki-laki yang kerap memakai logika, problem solving sangatlah ditunggu oleh nona. Jangan menganggap si nona sudah dewasa berarti ia bisa mengatasi masalahnya. Justru sebagai laki-laki kita harus peka dan mengerti bung, saat si nona butuh teman untuk mencurahkan masalahnya.

Kontrol Emosi Agar Tidak Meluap-luap Saat Masalah Melibatkan Bung dan Si Nona

Saat menyatukan dua hati dan dua pikiran. Rasa tidak seragam pasti ditemukan. Perbedaan jadi barang baru dalam hubungan yang harus dimengerti. Tak mungkin ada pasangan yang tidak mengalami keributan atau permasalahan. Itu adalah batu kerikil dalam menjalin hubungan, yang menguji ketahanan kalian sebagai pasangan.

Untuk itu saat masalah muncul di permukaan, kontrol emosi sudah jadi garis mati yang tak bisa dilewati. Bung pun tahu, banyak kasus kekerasan terjadi kepada pasangan yang notabene perempuan karena emosi tak bisa dikontrol. Jadi, kontrol-lah emosi agar kalian tidak main fisik saat menghadapi masalah yang sedang ditemui.

Mengkritik Nona Sah-sah Saja, Tapi Jika Caranya Salah Bisa Jadi Beban untuknya

Kekurangan pasangan bung anggap sebagai beban. Kritik pedas bung layangkan, harapannya si nona akan berubah menjadi lebih baik kedepannya. Bung, setiap orang memiliki hak untuk dicintai, dihargai sampai diperhatikan pada tingat fisik maupun emosional.

Klisenya, setiap orang tidak ada yang sempurna. Selalu ada kekurangan yang harus bung pahami dan maklumi. Merubahnya jadi lebih baik bukan langkah tepat. Anggap saja kondisi ini berbalik kepada bung. Di mana si nona menuntut bung berubah dari sikap sampai fisik menjadi yang diinginkan, apakah bung merasa terbebani? Kami yakin sih iya. Bisa juga, ketika bung menuntut nona berubah dan perubahan sudah dilakukan, pasti masih ada saja yang kurang.

Jangan Biarkan Nona Pulang Malam Sendirian, Jagalah Keamanannya dengan Tunggangan yang Kuat Secara Performa

Banyak kejadian yang tidak mengenakkan ketika si nona pulang malam. Bentuk ancaman pun bisa hadir seiring orang jahat melihat ada ‘mangsa’ di depan mata. Maka dari itu jemputlah si nona agar kemanan terjaga. Untuk menjaga keamanan bung harus memiliki kendaraan yang siap di segala medan seperti Suzuki GSX-R150. Motor keren dengan tampilan mapan sekaligus sporty sangat cocok dinaiki para lelaki santun seperti bung ini guna mengantar nona pulang.

Varian warna yang banyak sekaligus tampilan yang gahar saat mengaspal. Membuat Suzuki GSX-R150 jadi motor sporty nomor satu! selain itu fitur canggih seperti keyless ignition system, full digital speedometer, sampai mesin yang responsif  dibekali untuk GSX-R150 yakni  DOHC 4-Valve 150cc.

Mesin overbore Suzuki Suzuki GSX-R150 ini, mengadopsi DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, motor ini menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Alhasil, dengan motor semacam ini menjemput dan mengantar si nona pulang jadi lebih aman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top