Lebih Tahu

Ketika Xpander Disulap Menjadi Mobil Balap Bertenaga

Saat mendengar mobil Mitsubishi Xpander, apa yang ada di bayangan bung? pastilah mobil MPV yang melekat dengan image keluarga. Namun, bagaimana kalau mobil keluarga tersebut disulap jadi mobil balap bertenaga? tanpa berbasa-basi lagi, lebih baik bung kenalan mobil konsep terbaru Mitsubishi yang bernama Xpander AP4!

Bukan dengan magis, melainkan dengan konsep rapih membuat mobil MPV ini bisa terjun di arena balap. Rifat Sungkar adalah sosok yang merancang modifikasi Xpander tersebut. Lebih lengkapnya, pereli nasional ini mengatakan bahwa konsep yang dituangkan adalah menitikberatkan pengurangan biaya produksi menjadi lebih ekonomis, dibandingkan mobil reli berspefikasi tinggi.

Didorong Event Motorsport Bergengsi, yang Mengusung Konsep Mobil Balap Berbasis Kendaraan Harian

Event motorsport yang dimaksud adalah AP4, di mana tahun ini Mitsubishi Xpander telah direncanakan untuk mengikuti event tersebut. Bagi bung yang belum tahu, event ini memang mengusung konsep mobil balap yang menggunakan basis kendaraaan harian dengan catatan diproduksi dan dijual secara massal di pasaran. Lewat Rifat, Mitsubishi mau membuktikan kalau Xpander bukan sekedar mobil keluarga biasa. Melainkan mobil keluarga yang berfokus pada kekuatan, ketahanan, impresi berkendara yang fenomenal.

AP4 sendiri adalah kelas yang dicanangkan oleh Motorsport New Zealand (MSNZ) dan Confederation of Australia Motorsport (CAMS) pada 2015. Awal mula diciptakan AP4 sebagai alternatif karena mobil reli berjenis R5, yang merupakan spesifikasi World Rally Championship (WRC) terlampau mahal.

Meskipun Mobil Keluarga, Rifat Percaya Dengan Xpander Saat Pertama Kali Menjajalnya

Sebagai pereli kondang di nasional, kami yakin Rifat memiliki klasifikasi dalam mobil yang dipakai untuk balapan. Tentu saja ia tak memilih sembarang mobil dengan asal tunjuk modal telunjuk. Tapi memikirkan matang-matang, apakah mobil A atau B layak apabila dijadikan mobil balap. Rifat sendiri memiliki alasan kenapa ia memilih Xpander. Menurutnya dirinya cukup percaya diri saat pertama kali menjajalnya di Jepang dan ketika membuat iklan. Lewat dua kesempatan itu, Rifat tak ragu menetapkan Xpander sebagai kendaraan balap.

Dua impresi tadi buat saya berkesan, karena saya melihat komitmen dan keseriusan dalam membangun mobil untuk kebutuhan secara akomodasi, yang nyaman juga mudah dikendalikan meski wheelbase panjang,” kata Rifat yang juga brand ambassador PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) dilansir dari Kompas.com

Alasan Lain, Karena Xpander Lekat Dengan Karakter Mobil Mitsubishi Lainnya

Sebagai sosok yang berada dibalik layar terciptanya Mitsubishi Xpander AP4, ia mengatakan bahwa mobil ini sangat melekat dengan sasis dan karakter Mitsubishi EVO. Alhasil ia tak ragu untuk menjadikan mobil ini sebagai mobil reli AP4. Bagiya hanya perlu ubahan sendiri pada bagian interior dan eksterior maka Xpander bisa dibawa melaju cepat dilintasan balap.

Ubahan Dilakukan Maksimal Agar Xpander Tampil Galak

Karena secaraw dasar bukan mobil balap, maka Rifat mengaku banyak melakukan ragam ubahan pada mobil yang berkpasitas tujuh penumpang ini. Ragam ubahan dimulai dari penyesuaian di sektor sasis, mesin, bodi sampai bagian kaki-kaki. Khusus dibagian terakhir, agar makin melaju gahar ia mengganti jadi 4WD. Karena yang diikuti oleh Xpander adalah sebuah event motorsport, maka dalam setiap ubahan yang dilakukan terdapat regulasi yang mengatur. Untuk itu pada bagian transmisi Xpander juga dirubah menyesuaikan regulasi.

Urusan Dapur Pacu Jadi Rahasia, Interior pun Dirombak Semua

Memang saat sebuah mobil MPV didapuk sebagai mobil balap, pastilah kita bertanya-tanya apakah mesinnya? namun untuk urusan mesin Rifat tentu mengatakan ini rahasia dapur. Yang jelas mobil ini sudah siap untuk dipakai diajang reli tersebut bung, karena penyusutan berat telah dilakukan secara keseluruhan. Interiornya saja banyak mengalami perubaham, mulai dari jok baris kedua dan ketiga sampai lapisan dek bawah dan atap. Semua telah dikuliti dan diganti dengan palang besi sebagai roll bar. Kemudian bagian kaca diganti dengan material polycarbonate yang membuat bobot turun.

Dengan melepas semua kaca itu menurunkan bobot yang cukup signifikan, karena otomatis juga ikut melepas rangkaian motor power window dan segala komponen lainnya juga,” ujat Rifat.
Selain itu kapasitas Xpander akan didongkrak dengan tiga eksperimen mesin Xpander yang ditingkatkan menjadi 1.600 cc lengkap dengan turbo, mesin Eclipse Cross serta mesin milik Evo.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Royal Enfield Meteor 350: Tak lagi getar dan anti nyasar

Tentu Bung masih ingat bagaimana kami pernah memboyong Royal Enfield Tipe Classic 500 untuk digunakan sebagai kendaraan sehari-hari. Salah satu yang kami keluhkan ketika itu adalah soal getaran yang sangat terasa.

Beberapa memang menyebut kalau getaran ini merupakan khas dari Royal Enfield (RE) Classic. Senada dengan nuansanya yang layaknya motor jadul, getaran in nampak bagai pelengkap.

Namun tak sedikit juga yang mengeluhkan soal ini. Buat kami yang ketika itu memakainya sebagai kendaraan harian tentunya sangat melelahkan. Dengan nada setengah bercanda bahkan kawan kami menyarankan untuk memakluminya, mengingat RE kini berasal dari India yang lekat dengan goyangan.

Nah, menjawab keluhan tersebut, kini ada satu motor baru besutan brand asal Inggris (eh india maksudnya) ini. Yup, Royal Enfield Meteor 350. Tipe ini digadang punya platform yang sangat berbeda dibanding pendahulunya.

Tak sama dengan tipe pendahulunya yang beraroma classic murni, Meteor 350 tampil dengan aroma cruiser. Model begini tentunya cocok buat kita Bung, yang bermimpi punya harley apa daya kantong masih cekak.

Ergonomi duduknya santai khas cruiser. Stang dua dekat dengan tubuh, ditambah jok yang cukup rendah. Tempat duduknya cuma setinggi 765 mm. Pijakan kaki dibuat santai sehingga cocok untuk menempuh perjalanan jauh. Dengan kombinasi tersebut, Bung yang bertinggi 160-an pun dijamin masih nyaman mengendarainya.

Sebagai pembanding, Bung bisa membayangkan motor cruiser yang sudah muncul lebih dulu di Indonesia. Macam Benelli Patagonian Eagle, SM V16 atau Keeway, ya posisi berkendaranya macam itu lah.

Beralih ke mesin. Sektor inilah yang juga jadi andalan Royal Enfield Meteor 350. Mengusung seri J1, mesin ini sudah jauh lebih halus dibanding pendahulunya. Beda paling kentara adalah dengan munculnya balancer shaft di dalam mesinnya. Ini yang membuat mesinnya jadi lebih halus.

Bagaimana tenaganya? Meski berkapasitas mesin 350cc, Bung tentunya jangan berharap punya power macam motor sport. Diklaim mesin ini “hanya” mampu menyemburkan tenaga 20 dk di 6100 rpm sementara torsinya 27 Nm di 4000 rpm.

Tidak bisa dibilang istimewa emang. Namun ini khan motor cruiser Bung, tenaga segitu cukuplah membawa kita melanglang buana. Dengan dimensi 2140mm x 845mm, kita bisa asik meliuk-liuk di tengah padatnya kota. Sembari sesekali menikmati acara luar kota dengan posisi cruisernya.

Keistimewaan lainnya terletak pada fitur yang disematkan di area speedometer. Pasalnya terdapat fitur Turn by Turn (TBT) yang membuat aksi berkendara makin menyenangkan.

Bung cukup mengkoneksikan fitur peta dari smartphone. Nantinya di instrumen panel motor ini akan muncul perintah kapan Bung harus belok dan kemana Bung harus mengarah. Terbayang serunya mengeksplor daerah baru menggunakan motor ini bukan?

Lantas berapa kocek yang harus disiapkan? Royal Enfield 350 meteor ini diluncurkan dalam 3 tipe. Perbedaannya hanya terletak pada finishing dan aksesoris. Untuk tipe Fireball dilepas dengan harga Rp 95,9 juta, tipe stellar Rp 97,9 juta dan tipe tertinggi supernova Rp 99,75 juta. Sebagai catatan harga di atas adalah OTR Jakarta.

Bagaimana menurut Bung, apakah Royal Enfield Meteor 350 ini layak dengan harga demikian?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Agar Tak Menanggung Malu Karena Lupa Cukur Bulu Hidung

Penampilan tak hanya sebatas pakaian, celana sampai sepatu, persoalan bulu hidung dan telinga tak boleh luput perhatian. Rambut-rambut kecil ini memiliki fungsi menyaring partikel dari debu dan patogen, supaya membantu seseorang dalam kesehatan yang lebih baik. Namun hal ini mengganjal sebagai penampilan apabila bulu-bulu tersebut ke luar dari ring telinga dan kuping, tentu saja dilihat sebagai yang janggal bagi orang lain bahkan terkesan menggelikan.

Salah satu tindakan yang pasti dilakukan adalah dengan mencukur. Ini merupakan hal normal kok, lagi pula pasangan bahkan si Nona yang sedang bung dekati pasti akan risih melihat ini. Bayangkan saja saat bung berbicara dekat dengan nona, tiba-tiba ia menjauh dan fokus ke arah bulu hidungmu, tidakkah itu membuat bung malu? cara menghilangkan rambut-rambut kecil ini perlu perawatan. Perawatan yang baik dan bersih, sekaligus tidak glamor.

Gapai Gunting Kecil dan Cukur Daerah yang Tergapai

Cara untuk memangkas rambut-rambut kecil yang mengganggu adalah dengan mengambil gunting kecil yang bisa tergapai. Karena rambut kecil ini memiliki manfaat, jadi jangan mencukur terlalu dalam, sekiranya bung cukur yang terlihat dari luar saja. Caranya sih simple, pegang gunting di satu tangan dan gunakan cermina pembesar di tangan lainnya untuk melihat lebih dekat. Hindari godaan untuk mencukur terlalu dalam karena fungsi rambut kecil ini ada manfaatnya.

Bisa Juga Dengan Pisau Cukur Listrik Namun dengan Pisau Khusus

Kalau bung merasa bulu hidung atau kuping cepat tumbuh dan tebal, cobalah berinvestasi dengan pemangkas berkualitas atau pisau cukur listrik. Karena dapat mencukur sampai ke akarnya. Tapi harus hati-hati jangan memaksa mencukur terlalu dalam ikuti petunjuk yang terdapat di perangkat tersebut, dan bung harus bisa menilai apakah ini terasa nyaman atau tidak dengan cukurannya.

Ingat, Menghilangkan Rambut-Rambut Kecil di Hidung dan Telinga ada Risiko Peradangan!

Ini alasannya kenapa kami bilang menghilangkan rambut-rambut kecil ini  butuh perawatan. Lantaran metode apapun yang dilakukan, mencukur rambut kecil itu membuka pori-pori dan menempatkan diri pada risiko peradangan atau infeksi. Jadi gunakan alat bersih, kemudian alihkan alat yang memungkinkan saat berpindah dari telinga ke telinga atau dari telinga ke hidung. Alasannya untuk mencegah kontaminasi dan akan melokalisasi infeksi ke satu area, jika memiliki infeksi kami sarankan langsung ke dokter ya bung.

Apabila Terinfeksi, Tenang dan Tangani

Meskipun telinga dan hidung bagus saat mencegah infeksi, tetapi itu tidak berarti saat terinfeksi tidak dapat meningkat dengan cepat dan menyakitkan loh! apabila tanda peradangan di bagian ini sudah muncul harus ditangani dengan cepat. Rongga telinga dan hidung memang terkenal menciptakan berbagai macam gejala, seperti sakit telinga dapat dianggap sebagai sakit gigi. Kemudian infeksi sinus yang menyakitkan itu, dapat dianggap sebagai migrain. Jadi saat infeksi terjadi tenang dan tangani.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Berpakaian Sesuai Umur Agar Pesona Tak Lekas Luntur

Pernah melihat seseorang tidak pantas mengenakan pakaian tertentu karena mereka terlalu tua? kalau iya, berarti bung dihadapkan oleh salah satu contoh kalau berpakaian itu harus sesuai umur. Yap, setiap pakaian dibentuk tentu memiliki tujuan pasar yang ingin dirangkul, bisa anak-anak, remaja atau orang dewasa. Maka ada suatu anomali apabila pakaian anak-anak dikenakan oleh orang dewasa.

Di sisi lain ada yang berpendapat kalau orang tua memakai pakaian anak remaja bakal terlihat lebih muda. Padahal tidak juga, sesungguhnya anggapan itu lahir dari sebuah standar ganda. Kebetulan saja yang mengenakan pakaian tersebut adalah orang tua yang tampan maka pujian itu datang. Kalau orang tuanya biasa (Re : tidak ganteng) saja pasti anggapan itu tidak muncul ke permukaan. Pesona terpancar lewat persona, termasuk pakaiannya. Maka dari itu berpakaian lah sesuai umur agar pesona tidak luntur.

Ketahui Sebuah Brand Pakaian, Cari yang Sesuai Dengan Usia Bung Sekarang

Beragam jenis brand pakaian atau toko pakaian mendunia ternyata terbagi-bagi dalam kategori usia. Sebut saja H&M, Zara dan Topman yang cocok dikenakan di usia 20 dan 30-an. Karena secara gaya tidak terlalu muda, dan juga tidak terlalu tua. Namun makin usia bertambah, bung tak lagi cocok mengenakan brand tersebut. Sebut saja ketika sudah menginjak usia kepala 4 atau kepala 5, pilihan pakaian semakin sedikit seperti Uniqlo, Gap, J.crew, Ralph Lauren dan Suitsupply. Detail pemetaannya seperti tertera di bawah ini.

Maka dari itu bung harus mulai mengetahui tentang toko-toko pakaian populer, apakah mereka mempunyai katalog untuk usia bung atau tidak. Kalau berbicara usia, usia 20-an adalah usia terbebas dalam mengenakan pakaian apa saja. Lantaran hampir toko pakaian populer menyediakan katalog bagi mereka yang sedang tumbuh dewasa.

Jangan Terpaku Merek, Cari yang Berkualitas dengan Harga Pas

Ketika pakaian menyesuaikan usia, tentu memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam membelinya. Mulai dari memilih gaya, merek sampai motif, tapi hal utama yang harus didahulukan adalah kualitas. Seperti kualitas kain, memiliki daya tahan yang lebih baik dan pas dipakai. Karena percaya atau tidak, seiring bertambahnya usia seperti kepala 3 ke atas, investasi dalam pakaian adalah hal penting. Dengan mencari pakaian berkualitas yang dapat bertahan selama bertahun-tahun. Kalau mereka yang baru menapaki usia 20-an cenderung santai dan tidak khawatir akan kualitas. Seiring berjalannya waktu gaya dapat berubah dan selera  pun berubah.

Merambah Hal yang Antik Dengan Bung Mencari Barang Klasik

Membeli barang-barang klasik juga bagian dari peningkatan pesona sesuai usia. Terlebih, barang klasik selalu terlihat menarik. Mau bung sekarang menginjak usia kepala 2, kepala 3 atau selebihnya masih cocok untuk mengenakannya. Penampilan dapat meningkat kalau mengenakan barang klasik seperti  jins dark wash,  pakaian polos bewarna dasar hitam dan putih, sepatu kulit sederhana, jaket denim sampai jam tangan ciamik.  Jadi biarpun era semakin modern, hal klasik dan lawas masih pantas dijadikan barang pentas.

Jangan Ketinggalan Zaman, Perhatikan Tren Agar Makin Keren

Meskipun hal klasik menarik dikenakan serta membuat seseorang terlihat lebih unik. Tren tetap tidak boleh dilupakan, tren harus diikuti dan diperhatikan, bisa saja hal klasik kemudian bangkit karena berawal dari tren yang berkembang jaman sekarang. Maka dari itu perkembangan tren harus diikuti karena bisa memompa gaya setiap orang. Bung tak boleh egois dengan menutup mata dengan tren zaman sekarang dan bangga terjebak akan kebiaasaan.

Berani Berkesperimen Dengan Mencoba Hal Baru

Jangan mau terus-terusan bermain aman, seperti mengenakan kaos, jeans dan sneakers. Lama-lama itu membosankan! selagi masih pantas berkespresi, jangan pernah takut akan hal-hal baru. Siapa tahu justru bung malah menemukan formula ciamik berpakaian untuk pribadi. Mulai berkunjung ke toko perbelanjaan yang belum pernah dikunjungi, kemudian coba ambil sepasang sepatu dan jeans. Bercerminlah, apakah terlihat segar secara tampilan atau malah usang tak karuan.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top