Lebih Tahu

Ingat Bung, Lupa Perpanjang STNK 2 Tahun Maka Plat Nomor Akan Dihapus

Nampaknya setelah membaca judul bung langsung mengecek STNK dan memperhatikan masa berlaku.  Yap, kewaspadaan itu wajar kalau datang, apalagi plat nomor akan dihapus apabila sudah lewat jangka waktu dua tahun. Tak bisa protes, bung harus siap-siap nomor plat tersebut akan hilang dari peredaran. Setelah STNK mati maka kendaraan akan dihapus dari samsat. Dengan kata lain mobil atau motor akan berganti status jadi bodong alias tidak terdaftar!

Kasubdit Regident Polda Metro Jaya, AKBP Sumardji menyatakan kalau hal ini diterapkan dalam waktu dekat. Sebab secara aturan dan undang-undang sudah jelas tinggal menunggu keputusan Kakorlantas Polri. Sebelum diputuskan, untuk sekarang ini masih dilakukan sosilisasi guna memberikan informasi yang akurat.

Yap, peraturan ini akan berjalan tinggal menunggu keputusan Kakorlantas Polri. Sejauh ini pihak Korlantas telah melakukan kajian secara umum dengan kata lain setuju akan aturan tersebut. Mengingat aturan telah tertuang dalam undang-undang yang berlaku. Aturan tersebut terdapat dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.
Adapun bunyi UU Nomor 22 Tahun 2009 pasal 74 sebagai berikut:

1. Kendaraan Bermotor yang telah diregistrasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 64 Ayat (1) dapat dihapus dari daftar registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor atas dasar: a. permintaan pemilik kendaraan bermotor, atau b. pertimbangan pejabat yang berwenang melaksanakan registrasi kendaraan bermotor.

2. Penghapusan registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) Huruf b dapat dilakukan jika: a. kendaraan bermotor rusak berat sehingga tidak dapat dioperasikan, atau b. pemilik kendaraan bermotor tidak melakukan registrasi ulang sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun setelah habis masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor. 3. Kendaraan bermotor yang telah dihapus sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) tidak dapat diregistrasi kembali.

3. Kendaraan bermotor yang telah dihapus sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) tidak dapat diregistrasi kembali.

Selain itu kebiasaan masyarakat dalam menjual kendaraan baik roda dua atau roda empat engan tidak memblokir nama serta alamat yang tertera pada STNK. Padahal langkah ini sangat penting untuk menghindari pajak progresif saat membeli kendaraan, juga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Contoh kasus seperti yang dijelaskan Kasubdit Regident Polda Metro Jaya AKBP Sumardji tentang banyak penunggak pajak kendaraan di DKI Jakarta setelah ditelusuri alamatnya ternyata bukan pemilik mobil. Justru pemukiman biasa yang secara logika tidak mungkin membeli mobil dengan harga ratusan sampai miliaran.

Jadi sebaiknya langsung blokir saja. Setelah diblokir, pemilik baru kendaraan itu ketika bayar pajak harus sekalian balik nama karena kalau diblokir otomatis tidak bisa aktif lagi,” pungkas Sumardji.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Biar Lebaran Di Kampung Terlaksana, Perhatikan Roda Dua Sebelum Berkendara

Menjelang hari lebaran yang terhitung beberapa hari lagi, pasti momen pulang ke kampung halaman atau mudik jadi tradisi yang tidak bakal putus. Segala macam jenis tranportasi dilakoni demi melepas rindu kepada orang tua terkasih sampai kerabat dan saudara di kampung. Salah satunya dengan roda dua.

Roda dua menjadi transportasi yang dinilai fleksibel selain beberapa jenis transportasi umum yang sudah mahal sampai menjulangnya harga tiket. Roda dua jadi kendaraan yang dipakai karena tidak ribet mampu mampi ke mana saja dan istirahat di mana saja. Akan tetapi pemudik tak boleh asal mencekek gas kuda besi apalagi saat perjalanan jauh, maka dari itu cek dulu speksifikasi sebelum memutuskan untuk pergi.

Roda

Ini merupakan salah bagian dari roda dua yang tak boleh luput dari pengecekan. Karena roda akan tergerus dengan jarak berpuluh-puluh KM nantinya. Pastikan kalau bearing , teromol hingga jeruji dapat berputar dengan lancar dan tidak goyang atau retak. Selain itu pastikan juga mur roda terikat dengan sempurna agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Rem

Nah hal yang satu ini sangat vital karena tanpa rem kendaraan tidak dapat dikontrol dengan baik. Apalagi banyak kejadian kendaraan yang mengalami kecelakaan saat mudik karena rem blong. Tandanya memang kendaraan tersebut tidak dicek dengan baik. Apalagi saat padatnya jalanan ketika mudik membuat bung dapat berhenti sewaktu-sewaktu. Jadi jangan lupa mengganti rem saat hendak mudik.

Suspensi

Agar kenyamanan berkendara jarak jauh dapat terjaga makan supensi harus dicek juga. Kemampuan suspensi motor yang baik tentunya tak membuat badan sangat lelah saat berkendara. Kalau bung ingin tahu cara mengeceknya dengan cara ditekan dan posisi motor langsung kembali seperti semula atau tidak.

Setang

Hal yang paling penting lagi saat berkendara adalah setang motor. Tentu ini juga bagian yang vital untuk memposisikan kendara. Salah satu cara mengecek adalah memasang standar tengah sampa roda menggantung. Periksa apakah setang goyang dengan menggunakan rem depan untuk mengunci roda, dorong ke depan dan belokkan ke kiri dan kanan. Apabila goyang lebih baik bawa dibengkel untuk diperbaiki.

Mesin

Bagian yang harus dicek paling terakhir adalah motor penggerak alias mesin. Perika apakah ada kebocoran di sekeliling mesin sampai warna oli dan knalpot. Dan nyalakan motor dan gas dengan kekuatan penuh, apabila asap yang dikeluarkan motor bewarna putih kebiruan maka ada indikasi kebocoran dalam bagian oli.

Namun setelah roda dua telah siap di bawa jalan, bung harus perhatikan kondisi badan dan rute jalanan. Apakah mampu dilalui atau tidak, karena sudah pasti bung membawa banyak barang bawaan kan terutama untuk diberikan kepada sanak saudara dan keluarga di kampung halaman. Saran dari kami hati-hati bung, jangan sampai pulang membawa duka tapi cerita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Melirik Mobil Bekas Murah, Bisa Dipakai Mudik Untuk Lebaran Sampai Mejeng di Akhir Pekan

Menjelang lebaran yang masuk dalam hitungan hari, beberapa kendaraan bekas tetap jadi incaran untuk dipakai untuk pulang kampung saat mudik lebaran. Namun mendekati musim mudik, membeli mobil baru tentu prosesnya sangat memakan waktu dan tidak mudah, tidak secepat membeli mobil bekas. Duit ada, barang siap, kunci dipegang, mudik pun siap tancap gas dan jalan!

Nah lewat situs Otoasia ada beberapa mobil bekas yang masih bagus untuk ditawarkan kepada bung, yang kepingin memiliki roda empat. Tidak hanya buat mudik. buat mejeng di akhir pekan pun mobil ini masih layak.

Permasalahan membeli mobil baru sungguh amat ribet lho. Jika mobil tidak dalam status ready stock, maka bung harus inden terlebih dahulu dengan menunggu masa pemesanan mobil yang bisa memakan waktu satu sampai dua bulan. Belum lagi urusan surat menyurat sampai TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) yang resmi diterbitkan.

Maka dari itu kondisi waktu sudah sedikit mepet seperti sekarang bisa jadi alternatif. Ya memang membeli mobil bekas itu cocok-cocokan tergantung pembeli, tapi tak serumit membeli mobil baru. Model mobilnya harus disesuaikan dengan budget, setidaknya untuk urusan surat-menyurat tak perlu menunggu proses panjang seperti membeli mobil baru.

Nah disitus tersebut, pilihan mobil bekas sangat beragam dan tak mungkin bung tidak kepincut, minimal satu! yang harus dilakukan pembeli hanya teliti saat membeli dan melihat harga sekaligus kondisi mobil. Lantas apa saja yang ditawarkan?  Mulai dari Toyota Vios, Kia Picanto, Mercedes Benz E-Class, Merecedes Benz C-Class, Nissan Grand Livinan, Honda Stream sampai Honda Jazz. Banyak kan bung? perlu diketahui semua mobil ini bekas dan dibanderol dengan harga di bawah Rp 100 juta.

Bung siap memilihnya?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Harga Suzuki Katana Cukup Bikin Terpana

Suzuki terus berkespansi demi memanjakan para penikmat roda dua di Indonesia, dengan mengeluarkan motor anyarnya tepat di ajang Jakarta Fair Kemayoran 2019. Kuda besi tersebut bernama Katana yang membuat heboh jagat perasapan roda dua yang sudah dipesan dari sekarang. Karena ada kabar kalau roda dua ini hanya dipamerkan saja di sana.

Kepastian disampaikan langsung oleh Yohan Yahya, Head of Marketing Department PT Suzuki Indomobil Sales Divisi Roda dua.

Saat ini kita tidak menjualnya, tetapi kalau mau pesan bisa. Unitnya kemungkinan (datang) akhir tahun atau awal tahun depan,” kata Yohan Yahya dilansir 100KPJ.

Perkara harga belum dapat dipastikan berkaitan dengan pajak dan biaya impor. Namun kisaran harga motor ini nampaknya akan memiliki nilai yang mahal.

“Harga belum kita pastikan, ada kemungkinan di kisaran Rp500-600 juta,” imbuh Yohan.

Edisi terbarunya kini merupakan pembaruan dari model yang pertama kali muncul pada tahun 1980-an. Soal spesifikasi, Katana dibekali mesin basis Inline-4, DOHC 16-Valve, milik GSX-S1000 – yang diklaim sanggup memuntahkan tenaga hingga 156 HP, plus torsi maksimum 104,3 Newton meter, dan sudah teruji keandalannya.

Untuk mendukung penampilan, generasi anyar sportbike tersebut disematkan berbagai fitur canggih, seperti traction control, easy start, low-rpm assist, dan speedometer digital. Di sektor kaki-kaki, Suzuki Katana terbaru sudah mengandalkan suspensi model upside-down di depan dan monoshock di belakang. Rodanya menggunakan pelek cast wheel, yang dikawal dual-disc brake di depan, serta single-disc brake di belakang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top