Inspiring Men

Febby Sagita, Bukan Kolektor Moge Biasa

Dahulu bisa dibilang keberadaan moge masih masuk kategori langka. Ketika itu mata mudah terbelalak ketika bertemu moge di tengah jalan. Namun 5 tahun ke belakang, motor-motor berkapasitas gambot ini mulai banyak bermunculan.

Tak cuma lewat importir umum, para ATPM juga mulai menjajal memasukan motor yang berkategori moge. Walhasil, kita jadi mulai merasa terbiasa ketika bertemu moge di jalan. Kendati begitu, tetap ada moge yang berhasil mencuri perhatian. Terutama motor-motor yang diproduksi dalam jumlah terbatas atau punya nilai historis tertentu.

Adalah Febyy Sagita yang bisa dibilang sebagai salah satu kolektor motor-motor “ajaib” tersebut. Dijamin ketika Bung menyambangi garasinya akan terpana melihat koleksi motornya.

Meski koleksi mentereng, tak perlu canggung berbincang dengan Febby Sagita. Karena pria yang akrab disapa Om Febs ini terkenal ramah dan jauh dari kata sombong meski punya koleksi motor yang harga satuannya mencapai miliaran. Di kanal youtubenya febs78 atau akun instagramnya @febs78, ia terlihat santai meladeni subscriber dan mereka yang berkomentar.

Wajar jika Om Febs berperilaku positif macam itu, karena pria yang juga punya hobby balap ini bukan baru-baru ini saja punya moge. Sebelum mengkoleksi moge limited, ia sudah mulai berkenalan dengan banyak motor.

Ia mengaku keranjingan membalanjakan uangnya demi motor ber-CC besar, mulai dari MV Agusta F3, BMW 1200 GS, Honda CBR 600, Ducati Paul Smart sampai Yamaha R6. Motor-motor ini pernah dimilikinya secara bersamaan sekaligus.

“Jadi waktu itu gua sempet punya banyak motor dalam satu waktu bersamaan (salah satunya motor-motor yang sebutkan di atas). Tapi karena nggak punya tempat simpennya alias garasi gua cuma bisa mampu menampung 5 motor, akhirnya gua jual-jualin” tutur Febby mengenang.

Dari sinilah kemudian Febby mulai “naik kelas” memilih moge yang diproduksi terbatas atau punya nilai historis. Jumlah koleksinya mungkin jadi lebih sedikit namun nilai prestise dan keasikannya jadi lebih tinggi.

“Setelah memilih menjual motor gue mulai ambil motor-motor yang limited. Di tahun 2014 gua udah kepikiran untuk koleksi motor (limited), karena gua berfikir mending gua kumpulin motor yang gua bisa koleksi lama dan punya nilai jual dan ada prestisenya” kata Febby.

Ducati Desmosedici RR akhirnya jadi salah satu koleksinya yang paling mentereng dan dicintai Febby saat ini. Seberapa istimewa motor ini? Ducati Desmosedici ini merupakan motor yang diproduksi tahun 2007 sampai 2008, dan dibuat hanya 1.500 di seluruh dunia.

Motor ini pada dasarnya sama persis dengan motor Ducati yang digunakan di lintasan balap Moto GP tahun 2006. Menggunakan mesin V4 dengan body hingga footstep full carbon. Hanya saja lantaran ingin dijual sebagai motor yang legal di pakai di jalan, Ducati pun melengkapi motor ini dengan lampu depan dan lampu sein.

“Di zaman itu ga ada lah motor se-sophisticated itu teknologinya seperti Desmo yang horse power-nya udah 200, kalau liat shok depannya itu udah pake Ohlins FGR yang udah ada tabung gasnnya. Even sampai sekarang belum ada motor yang diproduksi masal pake shok bertabung gas begitu kecuali kawasaki ZX 10R tapi itu pun pakenya showa. Motor yang pake ohlins FGR yang pertama itu Desmo setelah itu sampai sekarang nggak ada. Baru dibikin lagi sama BWM HP4 Race dan itu juga motor limited edition,” Kagum Febby pada Ducati Desmosedici.

Bukan cuma soal motornya yang istimewa cara mendapatkannya pun istimewa. Pasalnya untuk di Indonesia, Desmosedici ini hanya ada 5 motor. Dimana hanya 2 diantaranya yang dilengkapi surat resmi, termasuk milik Om Febs tersebut.

Bagaimana ia bisa memilikinya? Ketika itu ada kerabatnya yang ingin menjual motor tersebut lengkap dengan surat. Jelas hal ini bikin Om Febs pun tergoda. Tanpa basa-basi ia langsung melego dua motor di garasinya untuk memboyong motor yang konon harganya kini sudah mencapai lebih dari 2-3 miliar tersebut.

“Gua waktu itu dapatnya second, jadi dulu ada anak Ducati lama yang punya Ducati Desmosedici ini. Dia beli di tahun 2009. Waktu itu alasan dia jual karena khawatir anaknya akan mau pake motor tersebut. Sementara dia nggak memiliki kepercayaan kepada anaknya. Apalagi motornya pun juga masih berada di angka 600 atau 800 KM, jadi memang jarang dipakai” Ungkap Om Febs.

Urusan pertambahan kilometer Ducati Desmosedici RR ini juga salah satu sektor yang menarik untuk dibahas. Lantaran sebagai motor canggih, sudah pasti motor ini pun memiliki perawatan yang sangat amat mahal Bung.

Menurut penuturan Om Febs biaya servis-nya pun bisa mencapai angka 12.000 USD atau setara Rp 150 juta! dengan catatan motor ini sudah mencapai 10.000 KM dan sangat diwajibkan untuk mengganti komponen yang ada di dalamnya seperti Ring Seher, Piston, Tiang Piston dan sparepart lainnya.

Eitss, Rp 150 juta itu belum termasuk jasa servisnya Bung. Itu pun biaya dua tahun lalu ketika Om Febs mengeceknya di Amerika. Kalau di tahun 2018 mungkin bisa lebih. Itu juga yang menjadi alasan kenapa Om Febs sangat jarang memakai motor ini. Ia mengaku hanya memakainya ketika ada event besar saja, khususnya event Ducati.

“Gua nggak ekspetasi sampai 10.000. KM juga Ducati Desmo gua. Bahkan, di luar negri motor Desmo yang menyentuh angka sampai 10.000 km itu jarang, dan udah banyak yang nggak keluar sekarang jadi ibaratnya dimuseumkan. Bahkan 5 tahun belakang motor ini sudah menjadi koleksi banget jadi udah jarang keluar,” celotehnya.

Itu hanya salah satu koleksinya. Karena selain Ducati Desmosedici RR, Om Febs pun memiliki motor koleksi lainya. Seperti MV Agusta F4, Yamaha R1 M, Aprilia RSV4 RF dan Honda RVF 400 keluaran tahun 1994.

Masing-masing bisa dibilang berstatus “motor yang jarang terlihat”. Ambil contoh Yamaha R1 M miliknya yang cuma ada 7 di Indonesia, sementaran Aprilia RSV4 RF malah cuma ada 2 di Indonesia. Tak berhenti sampai disitu, secara jujur ia mengatakan masih berhasrat untuk menambah koleksinya.

“Ada dua sih sebenarnya yang saat ini ingin dimiliki, pertama BMW HP4 Race sama Honda RC123V-S ya motor Marc Marquez yang dipake di Moto GP. cuma si Honda RC123V-S harganya masih nggak make sense bagi gue, karena kalau disuratin (dibaca paper) bisa mencapai Rp 9 Milliar. Makanya gua masih belom kepikiran (beli)” terang om Febs.

Yup itulah Om Febs dan koleksinya. Baginya motor adalah sesuatu yang tidak dapat terlepas dan sudah menjadi soul mate. Bahkan ketika orang bilang terlalu gila untuk mengeluarkan kocek sedalam itu untuk motor yang bakal kena panas dan hujan, itu pun tak membuat bergeming. Karena satu hal menurut Om Febs, bung tidak bisa menilai hobi dan hati seseorang dari sebuah barang. Ibarat belahan jiwa seberapa besar pun biaya-nya, apabila masih sanggup, pasti akan dilakoninya.

Apalagi motor limited edition macam ini tidak hanya sebagai tunggangan biasa saja, namun bisa menjadi nilai investasi tinggi. Terutama bagi yang memiliki surat seperti motor koleksi yang dimiliki oleh Om Febs. Harga jual kembalinya akan terus mengalami kenaikan. Jadi bung siap mengikuti jejak Om Febs?

1 Comment

1 Comment

  1. Novan

    May 1, 2018 at 5:27 am

    Junjunganq, informatif bgt. Kukira r1m banyak ridernya ternyata sedikit ya di indo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Agar Tak Menanggung Malu Karena Lupa Cukur Bulu Hidung

Penampilan tak hanya sebatas pakaian, celana sampai sepatu, persoalan bulu hidung dan telinga tak boleh luput perhatian. Rambut-rambut kecil ini memiliki fungsi menyaring partikel dari debu dan patogen, supaya membantu seseorang dalam kesehatan yang lebih baik. Namun hal ini mengganjal sebagai penampilan apabila bulu-bulu tersebut ke luar dari ring telinga dan kuping, tentu saja dilihat sebagai yang janggal bagi orang lain bahkan terkesan menggelikan.

Salah satu tindakan yang pasti dilakukan adalah dengan mencukur. Ini merupakan hal normal kok, lagi pula pasangan bahkan si Nona yang sedang bung dekati pasti akan risih melihat ini. Bayangkan saja saat bung berbicara dekat dengan nona, tiba-tiba ia menjauh dan fokus ke arah bulu hidungmu, tidakkah itu membuat bung malu? cara menghilangkan rambut-rambut kecil ini perlu perawatan. Perawatan yang baik dan bersih, sekaligus tidak glamor.

Gapai Gunting Kecil dan Cukur Daerah yang Tergapai

Cara untuk memangkas rambut-rambut kecil yang mengganggu adalah dengan mengambil gunting kecil yang bisa tergapai. Karena rambut kecil ini memiliki manfaat, jadi jangan mencukur terlalu dalam, sekiranya bung cukur yang terlihat dari luar saja. Caranya sih simple, pegang gunting di satu tangan dan gunakan cermina pembesar di tangan lainnya untuk melihat lebih dekat. Hindari godaan untuk mencukur terlalu dalam karena fungsi rambut kecil ini ada manfaatnya.

Bisa Juga Dengan Pisau Cukur Listrik Namun dengan Pisau Khusus

Kalau bung merasa bulu hidung atau kuping cepat tumbuh dan tebal, cobalah berinvestasi dengan pemangkas berkualitas atau pisau cukur listrik. Karena dapat mencukur sampai ke akarnya. Tapi harus hati-hati jangan memaksa mencukur terlalu dalam ikuti petunjuk yang terdapat di perangkat tersebut, dan bung harus bisa menilai apakah ini terasa nyaman atau tidak dengan cukurannya.

Ingat, Menghilangkan Rambut-Rambut Kecil di Hidung dan Telinga ada Risiko Peradangan!

Ini alasannya kenapa kami bilang menghilangkan rambut-rambut kecil ini  butuh perawatan. Lantaran metode apapun yang dilakukan, mencukur rambut kecil itu membuka pori-pori dan menempatkan diri pada risiko peradangan atau infeksi. Jadi gunakan alat bersih, kemudian alihkan alat yang memungkinkan saat berpindah dari telinga ke telinga atau dari telinga ke hidung. Alasannya untuk mencegah kontaminasi dan akan melokalisasi infeksi ke satu area, jika memiliki infeksi kami sarankan langsung ke dokter ya bung.

Apabila Terinfeksi, Tenang dan Tangani

Meskipun telinga dan hidung bagus saat mencegah infeksi, tetapi itu tidak berarti saat terinfeksi tidak dapat meningkat dengan cepat dan menyakitkan loh! apabila tanda peradangan di bagian ini sudah muncul harus ditangani dengan cepat. Rongga telinga dan hidung memang terkenal menciptakan berbagai macam gejala, seperti sakit telinga dapat dianggap sebagai sakit gigi. Kemudian infeksi sinus yang menyakitkan itu, dapat dianggap sebagai migrain. Jadi saat infeksi terjadi tenang dan tangani.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Novan

    May 1, 2018 at 5:27 am

    Junjunganq, informatif bgt. Kukira r1m banyak ridernya ternyata sedikit ya di indo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Berpakaian Sesuai Umur Agar Pesona Tak Lekas Luntur

Pernah melihat seseorang tidak pantas mengenakan pakaian tertentu karena mereka terlalu tua? kalau iya, berarti bung dihadapkan oleh salah satu contoh kalau berpakaian itu harus sesuai umur. Yap, setiap pakaian dibentuk tentu memiliki tujuan pasar yang ingin dirangkul, bisa anak-anak, remaja atau orang dewasa. Maka ada suatu anomali apabila pakaian anak-anak dikenakan oleh orang dewasa.

Di sisi lain ada yang berpendapat kalau orang tua memakai pakaian anak remaja bakal terlihat lebih muda. Padahal tidak juga, sesungguhnya anggapan itu lahir dari sebuah standar ganda. Kebetulan saja yang mengenakan pakaian tersebut adalah orang tua yang tampan maka pujian itu datang. Kalau orang tuanya biasa (Re : tidak ganteng) saja pasti anggapan itu tidak muncul ke permukaan. Pesona terpancar lewat persona, termasuk pakaiannya. Maka dari itu berpakaian lah sesuai umur agar pesona tidak luntur.

Ketahui Sebuah Brand Pakaian, Cari yang Sesuai Dengan Usia Bung Sekarang

Beragam jenis brand pakaian atau toko pakaian mendunia ternyata terbagi-bagi dalam kategori usia. Sebut saja H&M, Zara dan Topman yang cocok dikenakan di usia 20 dan 30-an. Karena secara gaya tidak terlalu muda, dan juga tidak terlalu tua. Namun makin usia bertambah, bung tak lagi cocok mengenakan brand tersebut. Sebut saja ketika sudah menginjak usia kepala 4 atau kepala 5, pilihan pakaian semakin sedikit seperti Uniqlo, Gap, J.crew, Ralph Lauren dan Suitsupply. Detail pemetaannya seperti tertera di bawah ini.

Maka dari itu bung harus mulai mengetahui tentang toko-toko pakaian populer, apakah mereka mempunyai katalog untuk usia bung atau tidak. Kalau berbicara usia, usia 20-an adalah usia terbebas dalam mengenakan pakaian apa saja. Lantaran hampir toko pakaian populer menyediakan katalog bagi mereka yang sedang tumbuh dewasa.

Jangan Terpaku Merek, Cari yang Berkualitas dengan Harga Pas

Ketika pakaian menyesuaikan usia, tentu memiliki tujuan yang berbeda-beda dalam membelinya. Mulai dari memilih gaya, merek sampai motif, tapi hal utama yang harus didahulukan adalah kualitas. Seperti kualitas kain, memiliki daya tahan yang lebih baik dan pas dipakai. Karena percaya atau tidak, seiring bertambahnya usia seperti kepala 3 ke atas, investasi dalam pakaian adalah hal penting. Dengan mencari pakaian berkualitas yang dapat bertahan selama bertahun-tahun. Kalau mereka yang baru menapaki usia 20-an cenderung santai dan tidak khawatir akan kualitas. Seiring berjalannya waktu gaya dapat berubah dan selera  pun berubah.

Merambah Hal yang Antik Dengan Bung Mencari Barang Klasik

Membeli barang-barang klasik juga bagian dari peningkatan pesona sesuai usia. Terlebih, barang klasik selalu terlihat menarik. Mau bung sekarang menginjak usia kepala 2, kepala 3 atau selebihnya masih cocok untuk mengenakannya. Penampilan dapat meningkat kalau mengenakan barang klasik seperti  jins dark wash,  pakaian polos bewarna dasar hitam dan putih, sepatu kulit sederhana, jaket denim sampai jam tangan ciamik.  Jadi biarpun era semakin modern, hal klasik dan lawas masih pantas dijadikan barang pentas.

Jangan Ketinggalan Zaman, Perhatikan Tren Agar Makin Keren

Meskipun hal klasik menarik dikenakan serta membuat seseorang terlihat lebih unik. Tren tetap tidak boleh dilupakan, tren harus diikuti dan diperhatikan, bisa saja hal klasik kemudian bangkit karena berawal dari tren yang berkembang jaman sekarang. Maka dari itu perkembangan tren harus diikuti karena bisa memompa gaya setiap orang. Bung tak boleh egois dengan menutup mata dengan tren zaman sekarang dan bangga terjebak akan kebiaasaan.

Berani Berkesperimen Dengan Mencoba Hal Baru

Jangan mau terus-terusan bermain aman, seperti mengenakan kaos, jeans dan sneakers. Lama-lama itu membosankan! selagi masih pantas berkespresi, jangan pernah takut akan hal-hal baru. Siapa tahu justru bung malah menemukan formula ciamik berpakaian untuk pribadi. Mulai berkunjung ke toko perbelanjaan yang belum pernah dikunjungi, kemudian coba ambil sepasang sepatu dan jeans. Bercerminlah, apakah terlihat segar secara tampilan atau malah usang tak karuan.

 

 

1 Comment

1 Comment

  1. Novan

    May 1, 2018 at 5:27 am

    Junjunganq, informatif bgt. Kukira r1m banyak ridernya ternyata sedikit ya di indo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Karena Jadi Hartawan Lebih Manjur Gaet Nona Dibanding Cuma Modal Rayuan

Sudah bukan lagi zamannya kaum hawa “Termakan” gombal rayuan, kini perempuan lebih sadar bahwa cinta itu sesungguhnya butuh modal bukan hanya gombal. Bukan mengkalsifikasikan bahwa perempuan mata duitan, melainka tamparan bagi laki-laki yang kerap merasa semua bisa didapat hanya modal bujuk halus bersangkar rayu. Kini laki-laki harus jadi sosok yang berarti dengan memiliki harta yang banyak dan itu cara yang tepat untuk mendapatkan hati si Nona.

Berbicara soal cinta memang terlalu absurd kalau tak ada upaya untuk hidup se-rumah dan membangun keluarga. Tapi membangun keluarga juga konyol kalau tak memiliki modal dan biaya. Apa cuma itu? tidak bung, kalau cinta harus memiliki rasa tanggung jawab, kesiapan untuk memiliki pasangan, mantap untuk menetap dan iklhas menerika keadaan. Kalau sudah memiliki itu semua barulah layak disebut cinta.

Kalau Saling Cinta dan Bung Ingin Bahagiakan Si Nona, Menikah Jadi Jawabannya

Eitss, kamu di situ tidak bilang secara penuh kalau menikah jadi pangkal kebahagiaan dalam berpasangan. Kami juga paham bahwasanya kerikil dalam rumah tangga lebih tajam, dibanding masa-masa berpacaran. Tapi kalau bung ingin bahagiakan si nona, bukan dengan kata-kata manis diselingi pujian dan membuat si Nona nggak kesepian. Namun jadikan ia pasangan yang diajak membangun dalam ruamh tangga. Sebelum ada di tahap itu, bung harus siapkan segalanya dengan penuh pemikiran matang.

Jangan Terlalu Banyak Gombal, Karena Kata-Kata Manis Tak Layak Dijual

Kosa kata dalam merayu tidak perlu diperbanyak karena tidak ada guna. Menjual rayuan kepada si nona adalah hal sia-sia. Bahkan baginya, bung tidak ada bedanya dengan pedagang asongan atau tukang kayu pinggir jalan yang biasa merayu demi dagangan laku. Jadi kalau benar-benar serius dengan pasangan jangan mengumbar cinta, karena cinta tidak mudah seperti saat diucapkan.

Tumbuh Sebagai Sosok Tegas, Siap Menikahi atau Menyudahi

Dalam menghadapi pasangan bung hanya dihadapkan dua pilihan, antara siap menikahi atau belum siap maka sudahi (dengan kondisi nona sudah siap dipinang). Konon si nona adalah sosok yang baik dan mengerti akan keputusan bijak yang dipilih oleh pasangannya. Rasa sedih pasti ada apabila disudahi, tapi nona sudah dewasa, rasa sedih itu akan terobati kala ia mengetahui bahwa memaksakan seseorang untuk menikah adalah hal yang menyulitkan bagi kedua sisi.

Berada di Posisi Siap dan Tidak Siap, Adalah Posisi yang Tak Bertanggung Jawab

Bung tahukah kalian kenapa si nona kerap kesal dengan laki-laki jaman sekarang? salah satu dari sekian jawaban adalah karena laki-laki sangat plin-plan dan tidak ada rasa tanggung jawab. Tanggung jawabnya berada di ambang antara siap dan tidak. Ia tidak tahu akan menghargai perasaan orang lain saat berada di posisi penuh tanya seperti si Nona. Pertanyaan “ini dia serius nggak ya?”, “Dia mainin aku ya?” , sudah ratusan kali melintas di kepala tanpa ada jawaban pasti.

Klise, Kata “Aku Padamu” Akan Kalah Dengan “Aku Melamarmu”

Ini merupakan istilah yang kerap jadi meme di sosial media. Intinya, yang basa-basi dan hanya modal janji bakal kalah dengan yang pasti. Sejujurnya geli sih, tapi itu benar terjadi. Alasan yang cuma menawarkan janji karena belum siap mulai dari mental dan finansial. Maka dari itu perbanyak skill pertinggi karir (meskipun kami tahu itu tak gampang kok bung). Bukan dengan asah skill gombal sana-sini.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Novan

    May 1, 2018 at 5:27 am

    Junjunganq, informatif bgt. Kukira r1m banyak ridernya ternyata sedikit ya di indo…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top