Lebih Keren

Dalam Meminjam Barang Seperti Alat Perkakas, Bung Harus Tahu Batas

Kadang kala ada saatnya keinginan merawat kendaraan seperti mobil atau motor secara mandiri. Sebagai pemilik kendaraan sepertinya wajib dong untuk merawat kendaraanya supaya lebih awet dan terjamin saat di bawa dalam perjalanan. Meskipun bengkel selalu menyediakan jasa, kalau permasalahannya standar nggak perlu juga kan mengeluarkan biaya? Toh waktu dan tenaga masih tersedia untuk mengatasinya.

Biasanya dalam merawat kendaraan bung selalu terhalang dengan keterbatasan tool set untuk membongkar kendaraan. Alhasil bung coba meminjam kepada teman yang memiliki tool set lebih lengkap, seperti yang disarankan oleh akun Youtube, Humble Mechanic.

Namun ada kebiasaan buruk yang selalu mengakar kepada yang meminjam tool set. Padahal dalam tata cara meminjam ada etika dan batasan yang harusnya sudah diketahui di luar kepala sebelum memutuskan untuk meminjam.

Jangan Mengambil Seenaknya, Minta Izin Lah Kepada yang Punya

Saat meminjam alat tool set sudah sepatunya bung izin dahulu kepada yang punya. Jangan sampai bung mengambil seenaknya tanpa izin. Secara etika, meminjam adalah hal dasar yang sudah seharusnya bung lakukan. Perihal diizinkan atau tidak tergantung yang punya. Salah pula apbila bung menjustifikasi saat tidak dipinjamkan, karena bisa aja pemilik sedang memiliki kepentingan yang sama seperti bung.

Gunakan Barang Semestinya, Jangan Memakai Diluar Kemampuan Tool Set

Dalam Tool set tersedia bermacam alat seperti obeng dan deretan kunci berbagai tipe untuk membuat komponen-komponen baut. Sebagai seorang yang meminjam, menjaga kualitas barang sudah hal yang sepatutnya dilakukan. Seperti menggunakan obeng untuk mengencangkan dan mengendurkan baut. Jangan memaksa obeng untuk mengungkit barang berat atau dipakai yang tidak menjadi fungsinya.

Sebelum Dikembalikan, Jika Ada Noda-Noda Disekitaran Alat Segeralah Bersihkan

Hal wajar apabila dalam suatu alat perkakas terdapat noda dari kendaraan yang sedang bung rawat. Seperti oli yang bercucuran ke obeng atau kunci misalnya. Etikanya, dalam menjaga alat tersebut tidak hanya menjaga kelengkapan. Tetapi apabila ada noda di alat-alat otomatis bung harus membersihkan demi menghindari nyinyiran atau rasa enggan untuk meminjamkan kembali.

Komunikasikan Apabila Ada Alat yang Hilang atau Rusak Kepada Pemilik

Sebelum meminjam bung pastikan jumlah alat yang tersedia di dalam tool set. Apabila ada kurang, bung pastikan kepada pemilik kalau memang sebelum ia meminjam ada obeng atau kunci yang hilang. Lain cerita kalau obeng atau kunci mengalami rusak atau hilang saat bung meminjam. Gantilah kunci tersebut sekaligus meminta maaf kepada pemilik atas keteledoran dalam meminjam.

Kembalikan Apabila Sudah Selesai, Jangan Menunda Karena Itu Menyebalkan

Posisi ini akan berasa apabila bung yang memiliki tool set. Kemudian yang meminjam lama untuk membalikkan alat tersebut, akan terjadi ‘kejar-kejaran’ antara pemilik dan peminjam dan itu adalah kejadian yang menyebalkan. Untuk itu, saat bung meminjam segeralah memulangkan apabila pemakaian tool set telah selesai. Dari pada terjadi perselisihan yang bemula dari pinjam meminjam, tentu tidak lucu kan?

Etika dalam pinjam meminjam sebenarnya tidak hanya mengacu kepada tool set saja. Tetapi akan berbagai barang. Pahami etika dan batasan. Jangan sampai karena merasa diizinkan membuat bung lepas kendali dalam menggunakan. Alangkah baiknya lagi kalau bung membeli tool set.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Agar Dilirik Lawan Jenis, Coba Pajang Foto Profil Dengan Mobil Jeep

Agar dapat dilirik secara sempurna oleh lawan jenis kita harus berpenampilan menarik. Secara logika itu satu-satunya jalan apabila ingin dilirik, kan? hal ini termasuk juga oleh kendaraan apa yang bung miliki, karena secara tidak langsung itu termasuk ke dalam bagian penampilan.

Kendaraan memiliki banyak simbol yang dapat diartikan oleh lawan jenis, salah satu simbolnya mungkin adalah kesuksesan. Meskipun arti kesuksesan tak hanya diukur oleh seberapa dalamnya sebuah materi. Namun dibalik itu semua, ada sebuah survei yang mengatakan bahwa memajang foto dengan mobi jeep lebih mudah mendapatkan jodoh. Lantas apakah benar demikian?

Potensi Ketertarikan Lawan Jenis Bisa Meningkat Sampai Ratusan Persen!

Survei ini dilakukan oleh salah satu situs kencan yang cukup terkenal akan beberapa bentuk penelitian, yakni Zoosk. Dalam analisisnya kali ini, Zoosk menyatakan lebih dari 15 juta foto kencan online baik perempuan maupun laki-laki yang memuat foto mobil Jeep dengan berbagai merk, meningkatkan potensi ketertarikan sebesar 243 persen! nampaknya sisi ketertarikan ini sangat universal, karena baik laki-laki dan perempuan kalau merujuk pada survei sangat menyukai foto dengan Jeep. Seperti ada sisi tersembunyi yang tersirat dari mobil garang tersebut.

Bung Foto Dengan Jeep Bakal Terlihat Dua Kali Lipat Lebih Laki

Mungkin masih menjadi pertanyaan kenapa mobil Jeep bisa mendapatkan kesan begitu positif di mata kaum adam dan hawa. Menurut kami ini semua terbentuk dari image mobil itu sendiri.  Jeep itu kalau diibaratkan sebagai sosok, mungkin ia adalah sosok yang macho dan jantan! saat bung menunggah foto dengan  mobil Jeep kami yakin si Nona memiliki pandangan semacam ini. Karena dari tampilan dan bentuk, Jeep tidak termasuk mobil yang mewah bahkan menawan, ia adalah sosok mobil yang kuat diberbagai medan dan mampu melewati rintangan. Sedangkan kalau dipajang oleh perempuan, membuat para laki-laki membayangkan sosok yang tahan banting, seksi dan juga mandiri. Jadi wajar kalau kedua belah gender ini saling tertarik dengan foto unggahan Jeep.

Bagaimana Dengan BMW atau Toyota?

Selain Jeep, Zoosk juga sempat membahas dua merek yang cukup memiliki nama di dunia otomotif, BMW dan Toyota. Keduanya mendapat persentase yang tinggi untuk ketertarikan dari lawan jenis. Secara jelas, BMW lebih tinggi dari Toyota merek yang satu ini mendapat perhatian sebanyak 143 persen, sedangkan Toyota ada di kisaran 73 persen. Hal ini wajar, karena BMW terlihat lebih classy, mewah dan menawan, image tersebut memang melekat kepada perusahaan roda empat asal Jerman ini. Sedangkan Toyota lebih kepada sosok yang family friendly, lantaran perusahaan ini sering merilis mobil SUV yang akrab dipakai keluarga.

Tapi Jangan Mencoba Berfoto Dengan Mobil Jenis Hatchback Ya

Namun secara unik Zoosk menyatakan kalau jenis mobil Hatchback bukan menjadi pilihan bung untuk menarik perhatian lawan jenis, karena jenis mobil ini bakal menurunkan kesempatan untuk mendapatkan perhatian dari lawan jenis. Askmen, selaku situs yang membicarakan seputar laki-laki mengamini hal ini dengan mengatakan 15 persen kesempatan bakal turun.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Bung Penasaran Kenapa Para Presiden dan Raja Mobil-Mobilnya Berwarna Hitam?

Iring-iringan presiden ketika berkunjung ke suatu tempat, pasti dilengkapi kajaran mobil berwarna hitam diselingi beberapa roda dua yang siap dengan senjata. Memang tak ada yang mengherankan dari itu semua, selama tinggal di pusat pemerintahan rombongan presiden wara wiri itu bisa jadi hal yang biasa saat di jalan. Nah, yang buat penasaran kenapa mobil para presiden di Indonesia bahkan beberapa negara lain berwarna hitam ya?

Ternyata pemilihan warna hitam tidak didasari karena estetika belaka, atau aji mumpung saja. Hitam, dalam pisikologi warna memiliki konotasi  kekuatan, keanggunan, kualitas serta formalitas. Selain itu, hitam dianggap memilih kekuatan dan otoritas, representasi inilah yang digunakan para pemegang kekuasaan semacam presiden bahkan raja dalam memilih warna mobil.

Pilihan Warna Tersedia, Namun Hitam Tetap yang Utama

Dapat dikatakan kalau warna hitam dalam kendaraan roda empat, jadi warna yang lumrah ditemui di jalan. Kilas balik ke awal pembuatan mobil di abad ke-19, ternyata banyaknya mobil dicat warna hitam ada alasan yakni jenis cat hitam enamel disebut sebagai satu-satunya yang cepat mengering. Biaya murah dan memiliki daya tahan yang lebih baik, sedangkan warna lain membutuhkan banyak biaya dipakai mobil.

Sampai pada tahun 1924 di mana suatu perusahaan memperkenalkan cat Duco Satin Finish Lacquer. Jenis cat baru yang cepat kering sekaligus memangkas waktu pengecatan, dari total 300 jam menjadi 14 jam saja. Cat tersebut mulai dipakai untuk pewarnaan sedan Oaklan yang memiliki pilihan warna biru. Disusul dengan mobil lain Chevrolet, Buick, Oldsmobile, serta Cadillac. Produsen otomotif sejak saat itu memperkenalkan banyak pilihan warna. Tetapi warna hitam tetap abadi dipilih pelanggan sampai hari ini seperti orang-orang penting.

Warna Hitam Jadi Pembeda Iring-Iringan Mobil Kepresidenan

Penggunaan warna hitam untuk mobil kepresidenan beserta iring-iringan di beberapa negara ternyata memiliki alasan. Demi membedakan sejumlah kendaraan saat iring-iringan, khusunya antara kendaraan pemerintah dan instansi lain seperti mobil polisi, kendaraan militer dan truk. Konvoi atau wara-wiri kepresidenan juga dibangun dengan armada khusus, yang telah disiapkan untuk megnhadapi ancaman. Sebab posisi kendaraan sudah ditentukan dengan tingkat ancaman.

Tak Semua Pemimpin Suka, Bahkan ada yang Memilih Warna Putih dan Perak Untuk Penggantinya

Secara psikologi warna hitam melambangkan kekuatan dan otoritas. Namun ada beberapa presiden yang menggunakan warna lain seperti putih dan perak. Seperti Presiden Amerika Serikat Dwight D. Eisenhower yang pernah terpantau menumpang Cadillac Eldorado warna putih dengan atap terbuka pada tahun 1953.

Kemudian para pemimpin Filipina seperti Presiden Ramon Magsaysay yang pergi ke pelantikan dengan Ford putih pada tahun 1953. Kemudian Presiden Ferdinand Marcos mengendarai Cadillac empat pintu lansiran 1962 yang bisa disesuaikan warnanya, meskipun warna dasar mobil masih hitam.

Beda Dengan Presiden Turkmenistan, yang Mengutuk Mobil Berwarna Hitam Karena Dianggap Gudang Kesialan

Dikala beberapa presiden di berbagai negara menggunakan warna hitam sebagai warna kebesaran pemimpin. Justru Presiden Turkmenistan, Gurbanguly Berdymukhammedov mengutuk atau melarang peredaran mobil warna hitam di Ibu kota negaranya dikutip dari Quartz.

Apabila tertangkap maka mobil akan di sita pemerintah, dan mobil akan dikembalikan jika pemilik berjanji mengecat ulang kendaraan dengan warna lain. Warna hitam dianggap membawa kesialan. Bahkan ia pernah dikabarkan mengganti warna limusinnya dari hitam ke putih. Putih dianggap antitesis warna hitam, lambang kesucian dan keberuntungan.

Apakah Ada Kemungkinan Bergeser Warna?

Kalau dibilang apakah akan ada pergeseran warna untuk mobil kepresidenan, itu bisa saja terjadi. Apalagi kini warna putih cukup mendominasi beberapa negara untuk penjualan seperti di Cina. Di negara tirai bambu tersebut warna putih mendominasi pasar dengan 58 persen. Sedangkan di asia meraih 48 Persen dan di Eropa menyumbang 25 persen. Dominasi warna putih cukup mengalahkan kepopuleran warna hitam. Lantas apakah ini akan berimbas kepada pergantian warna dasar mobil kepresidenan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Biar Lebaran Di Kampung Terlaksana, Perhatikan Roda Dua Sebelum Berkendara

Menjelang hari lebaran yang terhitung beberapa hari lagi, pasti momen pulang ke kampung halaman atau mudik jadi tradisi yang tidak bakal putus. Segala macam jenis tranportasi dilakoni demi melepas rindu kepada orang tua terkasih sampai kerabat dan saudara di kampung. Salah satunya dengan roda dua.

Roda dua menjadi transportasi yang dinilai fleksibel selain beberapa jenis transportasi umum yang sudah mahal sampai menjulangnya harga tiket. Roda dua jadi kendaraan yang dipakai karena tidak ribet mampu mampi ke mana saja dan istirahat di mana saja. Akan tetapi pemudik tak boleh asal mencekek gas kuda besi apalagi saat perjalanan jauh, maka dari itu cek dulu speksifikasi sebelum memutuskan untuk pergi.

Roda

Ini merupakan salah bagian dari roda dua yang tak boleh luput dari pengecekan. Karena roda akan tergerus dengan jarak berpuluh-puluh KM nantinya. Pastikan kalau bearing , teromol hingga jeruji dapat berputar dengan lancar dan tidak goyang atau retak. Selain itu pastikan juga mur roda terikat dengan sempurna agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Rem

Nah hal yang satu ini sangat vital karena tanpa rem kendaraan tidak dapat dikontrol dengan baik. Apalagi banyak kejadian kendaraan yang mengalami kecelakaan saat mudik karena rem blong. Tandanya memang kendaraan tersebut tidak dicek dengan baik. Apalagi saat padatnya jalanan ketika mudik membuat bung dapat berhenti sewaktu-sewaktu. Jadi jangan lupa mengganti rem saat hendak mudik.

Suspensi

Agar kenyamanan berkendara jarak jauh dapat terjaga makan supensi harus dicek juga. Kemampuan suspensi motor yang baik tentunya tak membuat badan sangat lelah saat berkendara. Kalau bung ingin tahu cara mengeceknya dengan cara ditekan dan posisi motor langsung kembali seperti semula atau tidak.

Setang

Hal yang paling penting lagi saat berkendara adalah setang motor. Tentu ini juga bagian yang vital untuk memposisikan kendara. Salah satu cara mengecek adalah memasang standar tengah sampa roda menggantung. Periksa apakah setang goyang dengan menggunakan rem depan untuk mengunci roda, dorong ke depan dan belokkan ke kiri dan kanan. Apabila goyang lebih baik bawa dibengkel untuk diperbaiki.

Mesin

Bagian yang harus dicek paling terakhir adalah motor penggerak alias mesin. Perika apakah ada kebocoran di sekeliling mesin sampai warna oli dan knalpot. Dan nyalakan motor dan gas dengan kekuatan penuh, apabila asap yang dikeluarkan motor bewarna putih kebiruan maka ada indikasi kebocoran dalam bagian oli.

Namun setelah roda dua telah siap di bawa jalan, bung harus perhatikan kondisi badan dan rute jalanan. Apakah mampu dilalui atau tidak, karena sudah pasti bung membawa banyak barang bawaan kan terutama untuk diberikan kepada sanak saudara dan keluarga di kampung halaman. Saran dari kami hati-hati bung, jangan sampai pulang membawa duka tapi cerita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top