Fashion

Utak Atik Penampilan Agar Kencan Pertama Meninggalkan Kesan

Pada kencan pertama, saking excited-nya, terkadang laki-laki kerap berusaha tampil maksimal di depan si nona. Namun ia malah merusaknya karena memaksakan perpaduan pakaian yang dikenakan, alhasil kesan pertama yang coba dibangun untuk membuatnya kagum, malah hancur berantakan.

Kencan pertama yang berantakan sudah pasti menutup potensinya adanya kencan kedua, ketiga dan selanjutnya. Untuk itu bung harus tampil tidak asal-asalan atau jangan panik dalam memilih apa yang harus dikenakan. Apabila bung kerap kebingungan karena kerap salah dalam meramu dandanan. Coba simak beberapa tampilan yang kami rekomendasikan.

Memadukan Kemeja Putih Dengan Celana Chino, Menandakan Bung Tak Berlaku Sembrono

Briliant dan elegan, mungkin dua kata itu yang muncul ketika si nona yang notabene teman kencanmu melihat bung dari kejauhan. Meskipun terkesan simple, karena tidak banyak hal yang dikenakan, justru itu ampuh. Karena melihat bung dengan minim aksesoris dan terlihat ganteng, sudah cukup membuat nona merasa tak salah menerima ajakan kencan.

Mengenakan Jaket Bomber dan Denim, Menjadi Pilihan Untuk Pertemuan Kencan yang Intim

Dengan kaos gelap, kemudian jaket bomber yang melindungi badan disambut celana denim menjadi hal yang senada. Ini menjadi alternatif yang keren, sampai balutan sepatu yang kalian cocokan dengan selera bung masing-masing. Seperti boots atau sneakers pun tak jadi masalah, asalkan warnanya tetap hitam.

Menumbuhkan Kesan Bad Boy, Dengan Balutan Hitam

Meskipun bung tidak bad boy in a way, tapi dengan berdandan menjadi bad boy dapat membuat si nona gemes dan gregetan. Tentu sederhana saja untuk meramu gaya berpakaian ini. Dengan menjadi serba gelap. Kaos hitam, celana denim hitam sampai boots hitam, tentu saja docmart sih yang disarankan agar kesan keren muncul tidak karuan.

Tampil klasik, Tak Selalu Dipandang Udik Justru Dinilai Asik

Tampil lah secara klasik, karena sangat jarang disadari kalau setelan denim shirt dan celana white denim bisa jadi tampilan segar di hegemoni hypebeast yang kebanyakan diadopsi. Gaya ini masih sangat cocok kok apabila dikenakan sekarang, kesempurnaan pun makin terjalin dengan slip on coklat.

Membalut Kemeja Gelap dengan Dipadankan Kaos Garis-garis

Kemeja gelap dipadukan dengan kaos garis-garis yang bakal membuat bung terlihat lebih menyita perhatian. Bawahan bisa kalian lengkapi dengan denim fit gelap dan sneakers yang bewarna senada, alternatif gaya membuat dapat membuat kalian terlihat lebih muncul di tengah keramaian bung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Apakah Bung Berani, Menyatakan Diri ‘Ganteng’ di Hadapan Kawan Lelaki?

Kalau tidak, kenapa? apa takut mendapat justifikasi ‘sok ganteng’? atau tidak merasa ganteng?

Ini wajar sih bung. Karena bicara masalah ganteng memang agak tabu bagi laki-laki. Tak seperti nona yang malah wajar untuk memuji cantik satu sama lain. Perbedaan ini tentu menjadi perhatian yang menarik bagi produk  Men’s grooming terkemuka seperti Axe, lewat sebuah survey yang mereka lakukan bersama laki-laki di lima kota besar di Indonesia ternyata baru 3 dari 10 laki-laki Indonesia yang berani menyatakan bahwa diri mereka ganteng lho bung!

Di sisi lain, obrolan ini menunjukkan bahwa pada dasarnya kaum adam butuh untuk dinilai ‘ganteng’. Hal ini diamini pula oleh Raditya Beer selaku Senior Brand Manager Axe, yang mengatakan kalau ada suatu tekanan kenapa seseorang tidak percaya diri untuk mengatakan dirinya ganteng. Terutama pada barometer kegantengan laki-laki yang dinilai harus memiliki fisik sempurna seperti perut sixpack, rahang kotak sampai berambut klimis.

Lewat sebuah diskusi kami dengan seorang pengamat gaya hidup laki-laki, salah satu penyebab masalah ini adalah banyaknya streotip lama tentang standar ganteng seorang laki-laki, yang ternyata masih dihubungkan dengan tampilan fisik serta pembawaan yang super macho. Akhirnya stereotip semacam ini menuntut kaum adam berubah menjadi orang lain demi diterima oleh lingkungan,” ujarnya.

Dengan menyesuaikan standar ganteng yang ditetapkan lingkungan atau sosial. Membuat seseorang mengejar untuk mencapai kepada titik tersebut, seperti rajin berolahraga, melakukan perawatan sampai totok aura! padahal menurut Radit, pencapaian itu semua akan berakhir sia-sia kalau tidak ada rasa kepercayaan diri yang di bawa dalam diri seorang laki-laki.

Saya rasa 3 dari 10 laki-laki yang nggak merasa ganteng dan menarik padahal punya penampilan menarik, karena nggak percaya diri. Padahal ganteng itu dari dalam diri. Ya mungkin fisik kita biasa-biasa aja nggak seganteng Jefri Nichol atau Ganindra Bimo (Brand Ambassador Axe). Cuma intinya apa yang kita rasain di dalam. Kalau kita ngerasa yakin, kita percaya diri, kita ganteng, pada dasarnya itu semua akan menunjukkan secara alami,” jelas Radit.

Kepercayaan diri seseorang yang terpancar dalam diri, mungkin bisa dibilang seperti inner beauty dari perempuan. Mungkin dalam laki-laki kita bisa bilang sebagai inner handsome ya bung? lantaran ini berkaitan dengan apa yang ada di dalam diri. Seseorang yang memiliki tampilan sempurna, tapi masih minder dengan dirinya mungkin kadar kegantengannya tidak akan muncul seperti mereka yang percaya diri. Mungkin tipe laki-laki semacam itu.

Namun Raditya sendiri percaya kalau di Indonesia terdapat dua tipe laki-laki. Pertama, laki-laki yang merasa dirinya ganteng atau laki-laki yang tidak merasa ganteng sama sekali. Hal ini pula yang memancing Axe meluncurkan gerakan baru #GantengCaraGue diselingi peluncuran produk terbaru seperti body spray, body wash, facial wash dan harirstyling yang digelar di Livespace, SCBD, Jakarta Selatan pada hari Jumat, 8 Februari 2019 lalu.

Patut disayangkan lebih banyak laki-laki yang nggak ngerasa dirinya ganteng. Itu yang sebenarnya mindsetnya ingin kita rubah, makanya #GantengCaraGue ini lebih ngomongin kepada laki-laki yang belum ngerasa ganteng. Untuk sama-sama stereotipe-nya kita pecahin, biar semua laki-laki indonesia sadar dan ngerasa jadi lebih ganteng,” jelas Radit soal gerakannya.

#GantengCaraGue menjadi sebuah komitmen panjang yang bakal dijalankan Axe. Isinya akan berisi edukasi grooming khusus laki-laki. Lantaran Radit sadar kalau laki-laki Indonesia tidak memiliki referensi yang banyak. Edukasinya yang dicontohkan pun akan bekerjasama dengan Barber dengan membuat konten yang beruhubungan dengan rambut. Intinya campaign #GantengCaraGue akan membuat laki-laki lebih percaya diri dengan penampilan mereka.

Setelah melebarkan produk Axe ke beberapa body spray, body wash, facial wash dan harirstyling. Radit mengatakan kalau produk grooming yang paling banyak dicari adalah hairstyling dan facial wash.

“Karena modal laki-laki ganteng itu dari leher ke atas (dibaca : muka). Seiring dengan peningkatan barber di Indonesia yang semakin menjamur, laki-laki mulai berkesperimen dengan gaya rambut dan mulai sadar juga untuk merawat wajah. Karena kita tahu memang kalau muka nggak dijaga kan, rasa percaya dirinya jadi berkurang,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Mengenakan ‘Supreme’ Demi Penampilan Atau Berhemat Supaya Hidup Mapan?

Meskipun sotoy sedikit dalam menebak, acap kali, nafsu untuk berdandan yang menggebu-gebu juga dimiliki laki-laki lho. Terlihat dari keseriusan mereka untuk memiliki brand street wear kenamaan macam Supreme dan kawan-kawannya. Lantas adakah yang salah dengan itu semua? tentu tidak bung. Karena itu menjadi hak setiap orang tentang bagaimana mereka membelanjakan duitnya.

Tanpa perlu diberitahu, bung pun sudah mengetahui harga brand tersebut sangatlah menguras gaji bulanan. Apalagi bagi mereka yang gajinya cuma digaris UMR. Namun, demi meningkatkan penampilan atau terinspirasi dari public figure di Instagram, membuat seseorang ingin mengenakkan Supreme. Brand yang didirikan oleh James Jebbia pada tahun 1994 ini menjadi ikon global soal urusan fashion di masa kini.

Persoalan pakaian, penampilan, dan tentang apa yang dikenakkan, memang balik lagi kepada keinginan seseorang. Tetapi kalau berfikir kembali, apakah tidak lebih baik uang tersebut ditabungkan saja bung? lantaran menghabiskan uang berjuta-juta demi pakaian kami rasa terlalu berlebihan.

Alangkah baiknya bung menghemat demi mempersiapkan diri di masa depan. Mulai dari menyiapkan tabungan masa tua, menikah (btw bung kapan nikah?), keluarga sampai hal tidak terduga.  Bukan menakut-nakuti tetapi hidup itu penuh misteri.

Harga Satu Outfitnya, Bisa Buat Biaya Hidup Selama Sebulan

Untuk sebuah baju, Supreme bisa mematok harga Rp 1,5 juta sebagai harga terendah. Mengenakan pakaian seharga segitu pasti ada kebanggaan, terutama saat mejeng di pusat perbelanjaan. Namun kalau ditabung, itu bisa bernilai, apalagi secara berkala selama satu tahun. Tabungan bung yang terkumpul akan sebanyak Rp 8 juta!

Selain sangat bermanfaat apabila ditabung. Dengan biaya Rp 1,5 juta bisa buat hidup selama sebulan. Hitung saja kalau bung menghabiskan uang makan per hari 20 ribu rupiah, otomatis selama sebulan penuh bung hanya keluar uang sebesar Rp 600 ribu. Tentu sisanya masih bisa bung belikan bensin sampai mengajak nona untuk kencan.

Investasi di Barang Langka?

Dalam sebuah perayaan ke 21 tahun Mo Wax Recrods, sebuah label rekaman yang bekerja dengan beberapa brand terkenal macam A Bathing Ape, Converse, Nike dan Supreme. Untuk kolaborasi yang terakhir mereka memutuskan merilis sebuah kaos box-logo (kaos yang ada logo kotak supreme di bagian tengah). Produk yang terbatas dan cuma tersedia di pameran Mo Wax tahun 2014, membuat barang ini sangat langka. Sampai harga reseller ada di kisaran Rp 38 juta.

Kami sih tidak yakin untuk memakai kaos tersebut dalam berakitivitas bung. Sampai kena sambel saja, tentu ada rasa geram, nampaknya. Kalau difikir-fikir saat seseorang bilang “barang langka ini menjadi investasi”, menurut kami tanggung. Sekalian saja beli emas, investasi yang nyata adanya. Dengan harga emas sekarang yang mencapai Rp 563.000 per gram, bung bisa memiliki 65 gram emas dari uang Rp 38 juta. Selain investasi, ini bisa jadi pegangan yang berarti dan mudah dijual kembali.

Biaya Mahal Dalam Berpakaian Tak Serta Merta Membuat Penampilan Terlihat Spesial

Apabila berpakaian mahal akan terlihat spesial tentu dapat disimpulkan siapa yang mengenakan kaos termahal, dia adalah paling spesial di dunia? nyatanya? tidak demikian kan? membeli pakaian mahal mungkin membuat seseorang mendapat pengakuan dari teman-temannya di dunia sosial.

Tetapi itu tak merujuk tentang seberapa kerennya anda bung. Pengakuan yang diunggah hanya sebatas takjub karena bung mampu membeli pakaian yang harganya selangit. Persoalan apakah bung menjadi lebih keren dan ganteng, itu relatif.

Di usia sedewasa ini, di mana sudah mengerti pahitnya mencari rezeki seharusnya bisa lebih bijak lagi mengelola keuagan. Jangan terbawa godaan setan alias hawa nafsu. Karena meskipun ‘setan’ sulit dilawan, tak berarti tak bisa dikalahkan.

Supreme Pernah Keluarin Hoodie Seharga Rp 60 Juta, Bung Rela Demi Jaket Merogoh Kocek dengan Harga Luar Biasa?

Sebagai kiblat fashion masa kini, yang kerap dilabeli barang hypebeast. Supreme pernah kollabs dengan brand elegan macam Louis Vuitton. Lahirlah sebuah Hoodie, dengan nama Supreme x LV Hoodie Bogo yang didapuk harga pasarannya di angka Rp 60 juta. Kalau pun disuruh nyicil kira-kira bung rela nggak? kalau menurut kami sih jawabannya nggak.

Ciri-ciri orang mapan dilansir dari Detikfinance bahwa orang tersebut bebas dari jerat hutang konsumtif. Apabila memiliki hutang produktif, tentu itu tidak masalah bung. Utang produktif merupakan utang yang memiliki nilai aset jangka panjang seperti Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA). Kalau punya duit Rp 60 juta bung sudah menyicil rumah, otomatis ungkapan mapan sudah layak dikenakan, bukan?

Jadi Pilih Mana Penampilan Masa Kini Atau Mapan Demi Masa Depan Nanti?

Dihadapkan dua pilihan sangatlah menarik. Tentu bung memiliki pilihan tersendiri untuk memilih mana yang terbaik. Seperti halnya antara beli barang Supreme atau menabung. Sah-sah saja kalau bung berpenghasilan puluhan juta dan membeli produk tersebut tiap bulannya.

Mungkin bung memiliki pencapaian tersendiri, dan sudah membagi mana yang dihabisi mana juga yang buat investasi. Tetapi kalau secara rasional tentu harga selangit demi sebuah baju, topi, sepatu sampai hoodie kami rasa bung harus cukup selektif. Lantaran membeli barang dengan harga yang terlalu over bisa membuat keuangan game over.

Lantas bung pilih mana, mengenakan ‘Supreme’ demi penampilan atau berhemat supaya hidup mapan?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

Memberikan Sentuhan Boots kepada Sepatu Sneakers lewat Adit and The Bandits

Melihat ubahan motor dalam video-video Atenx Katros mungkin sudah menjadi rutinitas Bung yang tak perlu diingatkan. Namun, kali ini Atenx memiliki salah satu video yang cukup berbeda dari sekian video lainnya. Yakni tentang custom sepatu! Sepatu tak ayal menjadi bahan bergaya yang kerap dianggap penting bagi laki-laki dalam menentukan jati diri. Seperti sepatu boots yang sangat mencerminkan jiwa macho dan jantan apabila dipakai.

Tetapi bagaimana kalau sneakers dicustom menjadi sepatu boots? Hal ini cukup menarik disimak, lantaran sneakers biasanya dipakai seseorang untuk bergaya casual. Salah satu orang yang mampu membuat ubahan sneakers menjadi sepatu boots adalah Adit yang bisa disamperin di Instagram lewat @aditandthebandits.

“Awalnya kenapa gua bisa seperti ini (custom sepatu sneakers menjadi sepatu boots) bermula dari kecintaan gua sama sepatu boots. Itu mengilhami gua juga untuk bermutasi dari sneakers ke boots menjadi bentuk yang kalau gua bilang Light Boots,” ujar Adit.

Upaya Adit untuk mengubah rangkaian sepatu sneakers kenamaan pun terbilang cukup rapi. Terlihat dari cutting-an yang ditunjukan dari beberapa bentuk mutilasi snekarsnya. Basic sepatu yang di-custom mulai dari sepatu Converse, Bata, sampai Onitsuka Tiger. Ubahan yang dilakukannya mulai dari membongkar cover sepatu yang disesuaikan dengan bentuk cuttingan, kemudian mencopot solnya dan menggantinya dengan sol Vibram.

Vibram sendiri merupakan produsen sol terkenal di dunia yang telah berdiri dari tahun 1937, yang dibuat oleh pendaki asal Italia, Vitalia Bramani. Inspirasinya terbentuk dari peristiwa tragis saat ia dan beberapa rekannya mendaki Pengunungan Alpen yang menewaskan ke-6 temannya, karena sempat mengganti sepatu mereka dengan yang lebih ringan, yang mengakibatkan pendakian sulit karena licin dan tidak memberikan insulasi baik.

“Sol Vibram ini gua impor dari Jepang, karena di Indonesia nggak ada yang jual,” ungkap Adit.

Bahkan Adit pun sempat memberikan sentuhan mutilasi-nya kepada sepatu boots, macam Red Wings sampai Dr. Martens. Ubahan snekaers menuju boots, adalah sebuah bentuk yang sesuai untuk dikonsumsi generasi milenial macam Bung yang selalu ingin tampil beda.

Pastilah Bung mendapat segudang pertanyaan, “Ini beli di mana?“, apabila Bung memakai sepatu ubahan macam ini. Oleh karena itu rasanya menarik untuk disimak, siapa tahu Bung tertarik untuk meng-custom sepatunya. Karena Adit tidak hanya menerima sepatu yang diubah dalam kondisi bagus, kondisi yang tidak bagus pun bisa diubah dengan menyesuaikan selera Bung dalam pemilihan warna sol hingga cover.

Jadi mau beli sepatu Converse baru kemudian di-custom atau kembali bongkar rak sepatu untuk memberikan nyawa kepada sepatu sneakers, kira-kira yang mana, Bung?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top