Relationship

Urusan Menduakan Kekasih, Si Nona Jauh Lebih Lihai Dibanding Kelihatannya

Jangan heran, kalau si nona bisa berbuat seenaknya untuk urusan percintaan dan kesetiaan, seperti menduakan Bung dengan laki-laki lain. Mendua atau berselingkuh, bisa saja dilakukan oleh kaum hawa, karena hal ini tidak menutup kepada satu gender saja. Meskipun secara luas, laki-laki sering kali yang kedapatan berselingkuh, namun tetap saja kalau urusan lihai dan handal, ternyata Bung kalah jauh loh dibanding si nona.

Sebuah buku karangan Daniel Gomez, bertajuk ‘Play For Win’ yang membahas tentang betapa jagonya si nona untuk mengkhianati kesetiaan, mengatakan gaya perselingkuhan yang dilakukan oleh si nona jauh lebih rapat dan sulit diendus oleh Bung. Sehingga Bung selalu terkecoh dengan permainannya. Lantas permainan seperti apa ya Bung, yang dilakukan si nona sehingga membuat perselingkuhannya terkesan rapi.

Sangat Teroganisir Dalam Merangkai Cerita yang Terlampir

“Saya sering melihat mereka (perempuan) berhenti di depan rumah rekannya, lalu berfoto-foto. Lalu, mereka posting photo tersebut di Facebook sebagai bukti mereka bersama teman-teman. Padahal, mereka cuma bertandang ke rumah rekan sepanjang 10 menit, tetapi mereka begitu kreatif untuk memanipulasi realitas agar tampak selalu bersama teman-teman sepanjang saat, ” tutur Gomez.

Alasan si nona lebih lihai dalam berselingkuh adalah karena ia takut ketahuan akan perselingkuhannya. Sehingga si nona pun merangkai cerita lebih pandai sehingga semua terlihat baik-baik saja. Caranya pun dengan mencari alasan agar bisa hang out bareng dengan temannya, seperti mengadakan arisan, belanja, sampai makan bareng. Padahal tak keseluruhan kegiatannya dilakukan bersama rekannya.

Si nona Sangat Mengutamakan Keamanan Kala Menjalani Perselingkuhan

“Perempuan cenderung menghabiskan banyak waktu dalam merancanakan perselingkuhan. Bahkan mereka memiliki nomor hp baru untuk berkomunikasi dengan “pacar”-nya itu,” ungkap Gomez. Keamanan menjadi hal utama yang dijaga oleh si nona dalam melancarkan misinya (dibaca: berselingkuh).

Baginya selingkuh itu semacam privacy, yang tak bisa diganggu dan harus dijaga tingkat kerahasiaanya. Dibanding laki-laki yang kerap tak terorganisir dalam melakukan perselingkuhan, bahkan ada yang melakukan secara terang-terangan.

Insting Turut Serta Beperan, Apalagi Kala Terjadi Hal Genting

Insting si nona memang lebih kuat dibanding Bung, dalam berselingkuh pun si nona melakukannya dengan insting. Seperti yang dibahas, kalau si nona merupakan orang yang sangat takut apabila perselingkuhannya terbongkar.

Maka ia tahu kapan harus bertemu dengan selingkuhannya, apabila instingnya merasakan kalau hal ini aman maka ia tak segan untuk bertemu. Namun, apabila tak baik maka si nona akan mengurungkan niatnya. Oleh karena itu, kala Bung selingkuh, si nona seperti memiliki insting tajam, jadi jangan heran kalau si nona akan dengan gampang memergoki Bung saat sedang selingkuh.

Bertingkah Lebih Adem dari Biasanya, Bahkan Tak Lagi Marah Apabila Bung Lakukan Kebiasaan Buruk di Depannya

Ada beberapa kebiasaan buruk yang Bung tak sengaja lakukan di depan si nona, dan membuatnya kerap marah. Apesnya, Bung pun tak bisa lepas dari kebiasaan buruk tersebut, dan respon si nona selalu sama yakni memarahi Bung.

Tetapi apabila ia tak marah, bukan berarti kalau ia sudah selesai dan lelah untuk memberitahumu, Bung. Bisa jadi ada hal yang disembunyikan oleh si nona. Karena di satu posisi, si nona pun sadar bahwa perselingkuhan yang dilakukan adalah kesalahan dan membuat dirinya merasa bersalah padamu, Bung. Dengan begitu si nona pun memilih tak memarahi Bung untuk meringankan rasa bersalahnya.

Memberikan Banjir Perhatian Tanpa Ada Satu Alasan

Para pakar psikologi mengatakan, alasan utama seorang perempuan berselingkuh bukanlah seks seperti halnya laki-laki. Tetapi karena ada hubungan emosional yang kuat dengan orang ketiga. Intinya hal tersebut membuatnya lebih bahagia. Kebahagiaan yang ia terima dari orang ketiga, coba ditularkan kepada Bung yang notabene adalah kekasihnya. Dengan alasan ingin menyimpan rahasia dan menutup jejaknya. Agar potensi ketahuan lebih kecil. Jadi kalau si nona tiba-tiba bersikap manis, tanpa ada alasan atau hari tersebut bukan hari bahagia kalian berdua, bisa jadi ada petaka besar dibaliknya.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Teknologi

Sebuah Perusahaan Siap Bayar 1,4 Milliar Asalkan Bung Tidak Pegang Smartphone Selama Setahun

Tidak memakai smartphone dalam hitungan hari saja setiap orang sudah merasa hampa, Apalagi setahun? Mungkin banyak perubahan yang terjadi yang berbuah positif ataupun negatif ketika seseorang terlepas dari jeratan smartphone. Namun kalau bung berani menantang diri sendiri dengan berikrar tidak memegang smartphone selama satu tahun, ada sebuah perusahaan minuman berenergi yang bersedia menyiapkan uang yang cukup besar untuk ini lho.

Vitaminwater adalah perusahaan yang menawarkan hadiah sebsar USD 100.000 atau setara dengan Rp 1,4 Milliar apabila bung rela mengesampingkan smartphone dalam kurun waktu satu tahun! Ini bukan sebuah tantangan sebenarnya, melainkan sebuah kontes yang diadakan si perusahaan. Dengan tujuan menantang jalan hidup yang monoton, yang apa-apa serba membuka smartphone. Lantas apakah bung siap untuk menerima tantangan?

Hidup Semakin Membosankan Karena Jemari Kerap Scrolling Tanpa Pikir Panjang

Kami berpikir tidak ada yang lebih membosankan daripada scrolling ponselmu tanpa berpikir, dan ini adalah peluang untuk mengambil gerakan melawan rutinitas dan memberikan seseorang USD 100 ribu untuk melakukan sesuatu yang luar biasa unik pada waktu mereka,” ujar Natalia Suarez, Associate Brand Manager Vitaminwater.

Yap, memang hidup akan berjalan garing karena kerap terpaku terhadap smartphone. Apalagi jemari selalu scrolling dari atas sampai bawah di sosial media. Meskipun konten yang ditawarkan di sosmed terkadang seru, dari yang trending sampai yang receh,

Namun tetap saja melakukan aktivitas begitu-gitu saja dalam hitungan jam adalah hal yang monoton. Ketimbang berosialiasi gencar di dunia maya, sosialasi di dunia nyata lebih menyenangkan lagi karena ketemu dan berpapasan dengan orang beragam karakternya.

Kontes Ini Dimulai Dengan Memposting di Sosial Media Sebagai Bentuk Keikutsertaan

Tentu saja kontes untuk menyingkirkan smartphone selama 365 hari ini terbuka untuk umum. Cara untuk ikutan pun dengan memposting di Twitter atau Instagram dengan menyertakan hashtag #nophoneforayear dan #contest sebelum tanggal 8 Januari 2019. Sebagai tanda kalau bung sudah ikutserta ke dalam kontes yang terbilang unik dan sulit ini karena menggunakan smartphone sudah seperti candu bagi sebagian orang.

Setiap orang yang ingin ikut serta dalam kontes ini juga harus memberikan penjelasan menarik tentang hal apa saja yang dilakukan selama tidak memakai smartphone. Bagian ini tentu menarik, karena bisa saja setiap orang memiliki beberapa kegiatan menarik yang dilakukan tanpa terfokus kepada layar handphone.

Meskipun Begitu, Bung Masih Bisa Memakai Perangkat Lain Seperti Laptop

Seperti kontes pada umumnnya tentu ada aturan yang berlaku yang harus dilakukan oleh setiap peserta. Sudah jelas dong kalau tidak boleh menggunakan smartphone. Bahkan milik orang lain pun tidak diperkenankan untuk digunakan.

Meskipun begitu, tak berarti bung tidak memiliki kesempatan untuk berkomunikasi seperti teknologi SMS dan telfon. Vitaminwater selaku perusahaan akan memberikan ganti alat berkomunikasi para peserta dengan ponsel era 1996. Sejatinya kamu masih bisa telfon dan SMS dengan keluarga atau orang yang ingin kamu kabarkan.

Setelah Setahun Berlalu, Peserta Bakal Dites Kebohongan Untuk Membuktikan Bahwa Murni Menjalani Setahun Tanpa Smartphone

Tentu tidak mudah untuk menjalani keseharian tanpa mengakses smartphone. Apalagi saat bung mati gaya, otomatis membuka sosmed di smartphone menjadi salah satu hal yang dilakukan dari pada bengong seperti kambing conge, istilahnya.

Untuk itu, menjadi tantangan tersendiri apakah setahun tanpa smartphone bisa dilakukan oleh orang jaman sekarang kan bung? kontes yang dilakukan secara terbuka ini, bisa saja dijalani para pesertanya dengan kebohongan, yang berarti dia sempat memakai smartphone dalam kurun waktu satu tahun tersebut.

Vitaminwater pun akan melakukan tes kebohongan setelah setahun berjalan guna melihat apakah para pesertanya sungguh-sungguh menjalaninya atau tidak.

Lantas Apakah Ada yang Bisa Menjajal Kontes Ini?

Dari beberapa riset yang dikumpulkan, mengatakan kalau pemakaian smartphone memang menjangkit para mileinial, 92 persen diantaranya memakai smartphone. Sementara hanya 85 persen dan 67 persen diantara Generasi X dan Baby Boomer yang memiliki smartphone.

Kalau berbicara apakah bisa atau tidak dan merujuk kepada generasi milenial, kami rasa sulit bahkan ada yang tidak sanggup. Seperti kita tahu gejala candu sosmed sudah merasuk kebeberapa orang, sampai ada gerakan detox sosmed pun menandakan kalau smartphone dan sosmed menjadi hal yang sulit dilepaskan, namun harus dikontrol.

Tetapi kami pun tak menutup mata kalau ada orang yang sanggup untuk melakukan itu. Bagi kalian yang tertarik kontes ini, kontes dimulai pada tanggal 22 desember 2018.

Bagaimana bung, tertarik mau coba?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Cinta Ditolak, Alkohol Bertindak

Bukan hal yang tabu lagi kalau laki-laki yang patah hati kerap menjadikan alkohol sebagai solusi. Kondisi tidak sadar tersebut dijadikan proses untuk melupakan luka di hati, dengan harapan hilang secara abadi. Muncullah sebuah istilah kalau cinta ditolak, alkohol bertindak sebagai pemaparan laki-laki yang coba mengobati luka akibat gagal asmara.

Berbicara tentang laki-laki yang patah hati, mungkin bung punya beberapa cara tersendiri. Namun kami meyakini kalau bung membutuhkan dorongan emosional untuk tetap tegar bukan? meskipun bung juga terkadang pura-pura bersikap tegar agar luka dihati tidak ketahuan oleh teman-teman.

Namun, diantara semua tindakan yang dilakukan laki-laki kami percaya bahwa ada beberapa hal yang secara mayoritas dilakukan kaum adam. Selain mabu-mabuan kalau kata anak jaman sekarang. Ada beberapa hal lagi yang diyakini laki-laki dapat mengobati patah hati.

Cinta Ditolak, Disko Pun Ikut Bertindak

Salah satu cara lainnya selain menyerahkan raga kepada alkohol sepenuhnya adalah dengan pergi ke clubbing. Budaya yang mulai muncul di tanah pada era 90-an akhir ini, dijadikan laki-laki untuk mengobati patah hati.

Dentuman musik keras diiringi dengan goyangan tiada henti, membuat laki-laki menjadi mati rasa. Untuk mengalahkan kesedihan adalah dengan bersenang-senang, jadi ya cukup berkesinambungan kalau clubbing dikira menjadi hal yang tepat untuk mengobati patah hati. Karena siapa tahu bisa mendapat kenalan baru.

Bekerja Lebih Keras Diyakini Dapat Menghilangkan Rasa Cinta yang Kandas

Dilansir dari beberapa sumber, laki-laki yang berusia di atas 30 tahun mengatasi putus cinta dengan bekerja lebih keras. Karena ia meyakini pekerjaan menjadi cara terbaik untuk menjauhkan diri dari rasa atau kenangan menyakitkan. Menyibukkan diri bisa melupakan rasa teringat akan mantan atau moment asmara yang menyakitkan. Makanya seseorang memilih bekerja sebagai pelampiasan sakit hatinya.

Melakukan Olahraga Melupakan Sesak Hati di Dada

Cara terbaik untuk melupakan sakit hati adalah berolahrga sebenarnya bung. Banyak laki-laki yang merasa kegiatan menguras tenaga seperti bermain basket, pergi ke gym atau bermain futsal, dapat membuat badan lelah dan berakhir istirahat. Alhasil tidak terlintas lagi tentang moment sakit hati. Bahkan bagi sebagian orang yang pergi ke gym, mengangkat beban dapat mengganti memori yang menyebalkan.

Mengasingkan Diri Dengan Berjalan-Jalan

Tentu bung menginginkan semua hal yang mengganjal ini lepas. Traveling, diyakini dapat membuat bung bisa melarikan diri dari segala penat yang ada. Berkontemplasi, menikmati alam, sambil perlahan melepas segala keadaan adalah hal yang baik untuk dijalankan.

Bertualang sendirian juga tidak masalah, entah itu tujuan itu jauh atau dekat, yang pasti aktivitas ini dapat membantu bung untuk mengisi pikiran dengan hal-hal yang menyenangkan.

Berselancar di Dunia Maya Menjadi Hal Standar yang Dapat Melupakan Semuanya

Berkelana di dunia maya sangat asyik untuk merehatkan pikiran apalagi ketika bung telah bersusah payah melaksanakan semuanya. Tidak hanya buka situs-situs yang dapat membuatmu senang  saja. Bermain game online pun juga bisa dilakukan.

Bahkan sampai ada laki-laki yang menonton film porno pun, tak bisa dipungkiri lagi. Semuanya dilakukan demi satu hal, agar tak ada lagi perasaan yang mengganjal.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Personality

Kesalahan Laki-laki Dalam Bercinta Adalah Terlalu Fokus Kepada Vagina

Terlalu dihantui birahi kerap membuat laki-laki langsung menuju sisi inti. Tentu saja ini menjadi kesalahan laki-laki dalam bercinta. Karena bercinta itu memiliki tahapan yang dapat membuat dua pihak mendapat kesenangan. Laki-laki harus mengetahui beberapa tahapan seperti bagaimana foreplay berjalan dan kapan bung harus melakukan intercourse. Apabila dua hal tersebut berjalan nona pun merasa terpuaskan.

Tanpa menjustifikasi, terkadang laki-laki merasa sudah melakukan hal yang sudah tepat kepada pasangan. Padahal ada beberapa kesalahan dalam bercinta. Untuk itu, dilansir Mens Fitness ada beberapa kesalahan yang dilakukan laki-laki dalam bercinta. Tentu ini harus bung perhatikan karena bisa jadi bung juga melakukan kesalahan.

Bung Terlalu Banyak Merayu Membuat Konsentrasi Tak Menentu

Mungkin terlalu banyak mengonsumsi film hollywood, sehingga terinspirasi untuk kerap memberikan rayuan dalam saat sesi bercinta. Untuk menambah kesan romantis sih boleh-boleh saja. Namun terlalu banyak rayuan verbal atau pujian akan membuat konsentrasi dalam bercinta mengurang.

Bahkan sejumlah perempuan bisa menjadi canggung, untuk itu tahan dorongan untuk tidak terlalu banyak bicara ya bung.

Memberikan “Gerakan” Terlalu Kasar, Bagi Nona Itu Tak Wajar

Perhatikan berbagai gerakan yang bung lakukan saat bercinta. Apabila gerakan bung terlalu kasar tentu nona akan merasa, bung melakukan hubungan secara tidak sadar atau dalam kondisi mabuk. Jadi bung mulailah dengan sentuhan yang lembut dan berusaha sensitif dengan zona panas si nona. Karena meskipun dalam kondisi di mabuk asmara semacam itu, nona meminta bung memperhatikannya.

Jangan Terlalu Fokus Pada Organ Intim Si Nona

Zona erotis itu banyak, dan bung pun dapat mengulik dari berbagai literatur yang ada, dan tidak cuma vagina. Karena area tengkuk leher, paha sampai sentuhan dan gigitan lembut pun bakal membuat si nona menggila dengan hubungan intim yang coba bung rangkai saat itu juga. Untuk itu jangan terlalu fokus pada organ intim si nona.

Menjaga Ritme Seksual yang Disesuaikan, Karena Si Nona Butuh Waktu Tuk Capai Kepuasan

Bung harus paham bahwa si nona itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencapai orgasme. Jadi bung tidak boleh terburu-buru untuk ke sisi zona sensitifnya. Jagalah ritme seksual agar kedua belah pihak sama-sama mendapat kepuasan. Tidak seperti laki-laki yang dapat bercinta dalam beberapa menit saja hingga orgasme. Jadi harus dibedakan, dan jaga tingkat kenyamanan.

Jangan Ragu Memakai Pengaman

Banyak laki-laki yang merasa ragu kan bung saat memakai pelindung seperti kondom. Lantaran banyak yang ingin terburu-buru untuk melakukan penetrasi mencapai ke arah sensitifnya. Bisa dimaklumi pula, karena nafsu terkadang membuat laki-laki kehilangan kendali. Padahal kondom tidak hanya melindungi dari kehamilan saja, melainkan dapat mencegah penyakit kelamin menular.

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top