Narasi

Upah Minimum Provinsi Meningkat 8%, Kesejahteraan Pun Terangkat

Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) telah menaikkan upah minimun provinsi (UMP) tahun 2019 sebesar 8,03 %. Hal ini tentunya disambut suka cita para pekerja, meskipun kenaikannya tidak begitu signifikan. Terkait kenaikan upah minimun provinsi tersebut tertuang dalam surat edaran tanggal 16 Oktober 2018, dengan nomor B.240/M.NAKER/PHI9SK-UPAH/X/2018, terkait penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto tahun 2018.

Peningkatan nilai UMP berdasar akan formula penambahan dari pertumbuhan ekonomi nasional serta data inflasi nasional yang sumbernya berasal dari Badan Pusat Statistik Nasional RI , sesuai dengan ketentuan Pasal 44 Ayat 1 dan 2 PP Nomor 78 tahun 2015.

“Dengan demikian, kenaikan UMP dan/atau UMK tahun 2019 berdasarkan data inflasi nasional dan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 8,03%” bunyi surat keterangan tersebut seperti dikutip Detik.

Karena sudah adanya penetapan UMP 2019, Gubernur setiap Provinsi wajib menetapkan UMP 2019 yang diumumkan serentak pada 1 November 2018. Sementara untuk upah minimum kabupaten atau kota ditetapkan dan diumumkan selamabat-lambatnya 21 November 2019. UMP nantinya mulai berlaku terhitung 1 Januari 2019.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lifestyle & Fashion

E-board, Perlahan Naik Dari Beken Menjadi Trend

Sederetan gaya hidup dan permainan pernah terlahir menjadi sebuah trend, seperti halnya sepeda fixie. Berbicara electronic board atau E-board menjadi salah satu hal yang cukup dibicarakan dan digandrungi oleh beberapa kalangan kan bung?

Secara sederhana E-board adalah sebuah papan skateboard yang dipasangi motor penggerak yang diatur lewat kontroller. Fiturnya yang futuristik membuat banyak orang tertarik dengan papan canggih ini. Mungkin bung juga salah seorang yang tertarik, tapi apakah sudah coba berpapan ria?

Casey Niestat, sebagai salah satu Youtuber terkenal dengan 10 juta subscriber turut mempopulerkan dengan beberapa kontenya yang memainkan E-board. Di Indonesia juga banyak yang mempopulerkannya, seperti Alit Susanto, Statement Prod, DaysAfter24 hingga Arind Kunto, Erick Saujana yang beberapa konten videonya membahas soal E-board.

Tapi apakah E-board dapat menjelma sebuah tren di mana orang berbondong-bondong untuk memainkannya? untuk menjawab soal itu, kami bertemu dengan Arieb Rahadian salah satu founder dari komunitas E-board Jakarta yang dapat ditemui di Instagram dengan nama sama (@eboardjkt).

Sebenarnya sih udah menjadi trend, cuma untuk dapat E-board itu susah. Makanya orang itu jadi mikir bagaimana ya saya buat dapetinnya. Cara mereka mendapatkannya ada dua antara ngerakit atau beli pabrikan,” ujar Arieb saat ditemui di bilangan FX, Jakarta Pusat.

Bagi bung yang sering tongkrongin kanal Alit Susanto di Youtube, pasti pernah melihat tentang konten saat ia membuat elektronik board rakitan dengan suku cadang yang ia impor, kan? di video tersebut Alit menjelaskan urutan pembuatan secara detail sampai ke percobaan dengan E-board DIY versinya.

Ada keseruan memang saat merakit E-board mungkin nuansanya sama seperti zaman kecil dulu kita merakit Tamiya. Tetapi E-board DIY tidak se-manis yang kalian kira lho. Bahkan Arieb menyarankan untuk membeli pabrikan sebelum merakit sendiri. Karena kendala dari negara kita adalah mengumpulkan part-partnya yang agak sulit dan mesti import dari luar.

Saya saranin untuk beli pabrikan karena sekarang udah ada beberapa re-seller di Indonesia tetapi harga lebih mahal. Kalau mau beli dari luar, ada kendala E-board nggak bisa dikirim ke Indonesia. Karena regulasi IATA (International Air Transport Association) baterai di atas 160 Watt tidak dapat dimasukkan ke dalam pesawat,” jelas Arieb.

Merakit E-board memang ada sisi keseruan tersendiri, Arieb pun tidak menampik hal tersebut. Pria berkacamata ini sempat berada di satu moment di mana lebih senang memakai E-board rakitannya dibanding yang ia beli. Mungkin karena ada sisi perjuangannya ya bung? haha Namun ketika ia membeli Mepoo Board salah satu produk E-board, ia mulai keranjingan memakai yang dari pabrik. Alasannya sangat masuk akal karena sangat enak dipakai sehari-sehari (terutama bagi pemula) dan ringan.

Dan berbicara E-board sebenarnya tidak afdol kalau tidak membahas harga. Selayaknya teknologi pasti ada nilai besar yang mesti kita taruh untuk mendapatkannya.  Nah, apabila bung menjadikan papan canggih ini sebagai hobby sepertinya bung harus merogoh kocek lebih dalam.

Kisaran harga E-board sangat beragam di mulai dari angka Rp 5 juta – Rp 30 juta, menurut Arieb yang suka melaukan review E-board mengatakan bahwa rata-rata berada di angka Rp 10 juta. Merek-merek seperti Meepo, Quill dan Every Skateboard berada di angkat tersebut.

Namun kalau ingin lebih premium seperti punya Casey Niestat, berada di kisaran Rp 30 juta! yang dikuasai oleh tiga merek ternama sejauh ini seperti Boosted Board, Evolve dan yang nomor satunya, Raptor.

Mungkin hal ini juga yang membuat E-board tidak begitu viral hingga dimainkan oleh banyak orang. Secara jujur bung mungkin bakal berfikiran lebih baik membeli motor dibanding membeli papan canggih yang dapat berlari. Arieb pun juga mengamini bahwa harga yang membuat mentok orang-orang yang antusias memainkan E-board.

Karena antusias soal eboard itu tinggi! banyak yang nanya di instagram seperti beli di mana dan segala macem. Cuma biasanya mereka itu tersangkut di masalah harga jadinya banyak yang nggak terealisasikan. Seperti ada yang nanya, “ada yang di bawah 5 juta nggak?”, ya pasti ada. Tapi harga minim speksifikasi juga minim,” celoteh Arieb.

Dibanding harga Sepeda Fixie, memang bisa dibilang lebih terjangkau dibanding E-board. Namun bukan berarti harga E-board mahal,  karena ada juga yang murah seperti yang diutarakan Arieb. Ia pun pernah memiliki E-board murah seharga Rp 2 juta dan menjadi E-board pertamanya bung. Tapi ia tak bisa menutupi bahwa kekurangannya pun sangat banyak. Seperti baterai yang cepet habis namun charge-nya memakan waktu lama, dan jarak tempuh hanya 7 KM. Tentu bermain E-board dengan speksifikasi minim seperti itu tidak mampu memuaskan hasrat, apalagi bagi laki-laki kepuasan diri sangatlah penting.

Berbicara mengenai kepuasan sudah tentu pria yang mulai tertarik dengan E-board di tahun 2015 ini, ingin memfasilitasi orang-orang yang memiliki ketertarikan sama sepertinya. Tak mungkin untuk menikmati permain ini hanya sendirian, tentu ingin berbagi dan merasakan eksperimen orang lain adalah yang ingin dicapai. Sampai pada akhirnya Arieb Rahdian bertemu dengan Ayit dan Erick Saujana yang mendeklarasikan membentuk komunitas @eboardjkt pada 13 April 2017 lalu.

Akhirnya orang-orang yang punya E-Board pun mencium aroma bahwa ada laki-laki yang memiliki hobby memainkan papan futuristik ini. Satu per satu mereka pun bertemu, bermula dari kumpul bareng sampai riding bareng di Car Free Day. Sampai sekarang sudah ada 20 rider atau E-boarder di Jakarta menurut pernyataan Arieb. Bahkan bagi bung yang tertarik komunitas ini sangat terbuka.

Saya biasanya ngajarin orang juga yang ingin main E-board, mulai dari anak kecil, perempuan sampai bapak-bapak. Dan ini mudah banget, cuma butuh waktu 15 menit sudah bisa mengendarainya! saat ngajarin mereka saya setting e-board ke slow mode karena di awal mereka hanya butuh balance,” cerita Arieb.

Demi mempopulerkan E-board komunitas ini memang tak mempunyai event tahunan. Namun saat Skateboarding Day! mereka biasanya ikut nimbrung nih bung untuk memperkenalkan E-board. Selain itu agar makin terlihat orang oleh orang awam, mereka juga mengadakan night ride, dilengkapi dengan lampu-lampu demi tampilan yang mencolok untuk mengundang rasa penasaran.

Mempopulerkan E-board menjadi sebuah trend memang tidak mudah, karena seperti yang kita bahas bahwa harga menjadi dinding pembatas antara keinginan seseorang dengan harga yang menjulang. Oleh karena itu Arieb berharap bahwa Indonesia mampu memiliki produk E-board sendiri.

Salah satu visi misi dari komunitas @eboardjkt yang paling gua pengenin sih produksi E-board dalam negeri sendiri dengan part-part negeri. Meskipun itu sulit cuma gua harap ini bisa terjadi,” pungkas Arieb.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sosial

Tahun Depan, Jika Bung Bepergian dengan Garuda Indonesia Akan Ada Wifi Didalamnya

Meningkatkan pelayanan dan fasilitas terus dikembangkan oleh maskapai yang namanya diperhitungkan di mata dunia. Pasalnya Garuda Indonesia bakal menyediakan Wifi gratis di pesawat. Hal ini terjadi setelah Garuda Indonesia Goup bekerjasama dengan PT Mahan Aero Teknologi (Mahata), dengan mengumukan peluncuran fasilitas free in-flight connectivity alias sambungan internet gratis.

Guna melengkapi fasilitas ini, Garuda Indonesia Group akan melengkapi armada pesawatnya dengan layanan GX Aviation Sistem dan Inamarsat Aviation. Layanan konektivitas ini sepenuhnya dimiliki dan dioperasikan oleh inmarsat yang juga bekerjasama dengan Lufthansa Technic sebagai penyedia perangkat keras, teknik, desain, dan sertifikasi untuk proyek tersebut. Adapun Luthfansa System sebagai integrasi perangkat lunak.

Juliandra Nurtjahjo menyatakan kalau ini adalah bentuk inovasi guna memenuhi kebutuhan dengan tuntutan penumpang Garuda Indonesia Group, khususnya di era digital. Nantinya, penumpang baik Garuda Indonesia maupun Citilink bisa mengakses in-light wifi gratis sebesar 50 MB per orang. Layanan wifi tersebut bisa diakses ketika pesawat sudah berada di ketinggian 30.000 kaki.

“Memang kalau take off atau landing akan dimatikan. Jadi, layanan wifi ini diperbolehkan ketika sudah di ketinggian 30.000 kaki,” ujar Direktur Utama Mahata M Fitriansyah dalam kesempatan yang sama. Kehadiran in-flight wifi gratis dapat meningkatkan konektivitas yang belum bisa dinikmati banyak orang ketika berada dalam perjalanan udara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sosial

Apakah Bung Tahu, Mengapa Komodo Hanya Ada di Indonesia?

Sebagai spesies kadal terbesar dan langka, Komodo tergolong sebagai predator yang mengerikan lantaran air liurnya yang mengandung racun. Meskipun terlihat kalem namun Komodo dapat menyerang manusia. Namun ada alasan mengapa reptil ini hanya ditemukan di daerah Nusa Tenggara loh bung. Terdapat satu studi yang baru-baru ini diterbitkan di Prosiding Royal Society B. Kalau Komodo adalah hewan yang lebih suka menetap di tanah kelahirannya.

Beberapa ahli yang mengamati Komodo di empat pulau dalam satu dekade mengatakan kalau Komodo enggan meninggalkan tanah kelahirannya sepanjang hidup. Komodo ini tergolong anak rumahan, meskipun ia bisa saja menempuh puluhan mil dan melewati medan berat guna sampai ke daerah lain. Tetapi mereka sepertinya tidak perlu melakukan itu.

“Begitu hewan menjajah sebuah pulau, terlepas dari kemampuan luar biasa yang dimiliki, mereka memutuskan untuk cukup (lebih baik tinggal di rumah),” kata pemimpin studi Tim Jessop, profesor ekologi dari Deakins University, Australia, dilansir New York Times.

Tetapi para ahli mempertanyakan bagaimana hewan macam komodo dapat bertahan dalam beberapa lama dengan generasi yang tak jauh berbeda. Karena tidak mungkin mereka bakal melakukan perkawinan sedarah sekaligus menghadapi kelangkaan sumber daya dan bahaya lain. Apakah komodo tidak percaya dalam melakukan navigasi ke daerah lain.

Demi menjawab rasa penasaran tersebut para ahli memindahkan tujuh komodo dewasa dari wilayah asalnya. Kemudian beberapa Komodo yang diangkut sejauh 13,7 mil jauhnya namun masih ada di pulau yang sama. Sedangkan sisanya dipindahkan ke pulau lain yang terpisah dengan air dan jaraknya hanya satu mil.

Jessop pun mengatakan kalau sedang terisolasi di sebuah pulau, hal sekecil apapun akan menjadi sesuatu yang berharga. Dalam kasus Komodo sebagai hewan yang dipindahkan ke pulau lain ternyata ada sedikit masalah. Karena ia tidak dapat kawin dengan salah satu penghuni di rumah barunya sampai menemukan kesulitan menemukan mangsa. Data DNA pun membuktikan kalau ada tanda-tanda perkawinan di populasi Komodo, mereka juga rentan terhadap kekuarang bahan makanan sekaligus terlibat bencana alam.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top