Review

TV QLED Keluaran Samsung Memiliki Fitur Canggih Dari Semua Televisi

Upaya Samsung untuk merajai dunia visual nampaknya tersematkan lewat keluaran produk TV QLED. Sebagai generasi terbaru di tahun ini, dapat dibilang TV QLED adalah jenis TV layar besar kelas premium yang mengusung fitur amat canggih. Dan tak lupa juga merupakan pesaing dari QLED, teknologi yang dikembangkan oleh perusahaan macam LG dan Sony. Persaingan dalam dunia televisi pun semakin unik dengan hadirnya teknologi Quantum Dot Display yang merupakan singkatan dari Quantum-dot Light Emititing Diode (QLED).

Sudah 12 tahun, Samsung, terus berinovasi dan juga meredefinisi inovasi dalam sebuah layar kaca. Sehingga perusahaan asal Korea Selatan ini mengembangkan TV dengan kualitas layar tercantik macam QLED. Adapun produk yang diperkenalkan ialah Q7F (55, 65, 75 inci), Q7C (55 dan 65 inci), Q8F (55, 65, dan 75 inci), Q9F (65, 75, dan 88 inci). Lantas fitur apa sajakah yang tersematkan dalam QLED?

Pusat Pengontrol Canggih Layaknya Asisten Pribadi

Pertama, fitur yang bernama Bixby ini bisa dibilang layaknya asisten pribadi yang dapat diperintahkan untuk memenuhi kemauan Bung. Kehadiran Bixby, dapat memudahkan pengguna untuk mengakses dan menjalankan semua sistem yang ada. Bung dapat memberikan perintah memutar lagu di Spotify sampai serial favorit yang sudah Bung masukkan ke dalam list.

Bahkan kecanggihannya pun dapat terhubung dengan perangkat pintar lainnya yang berada di dalam rumah, dan menjadikan TV QLED berperan sebagai pusat pengontrol. Sebagai contohnya saja, jika Bung malas beranjak ke kulkas untuk melihat ada apa di dalammnya Bung tinggal berujar pada Bixby, “Coba lihat isi kulkasku, tampilkan di dalamnya ada apa saja!”. Bagaimana Bung?

Hadirnya Direct Full Array Menghasilkan Gambar Secara Jernih Seperti Memandangi Dengan Mata Sendiri

Apabila Bung menonton tayangan traveling di televisi, kemudian dihadirkan pemandangan, Bung pasti membayangkan rasanya seperti apa jika berada di sana. Untuk menjawab keinginan Bung yang seperti itu, TV QLED pun menghadirkan teknologi Direct Full Array (DFA) yang dapat menghasilkan kualitas gambar murni sebesar 100 persen sebagaimana yang bisa dilihat oleh mata manusia secara langsung. Dengan tampilan teknologi ini, detail gambar semakin realistis dengan warna kontras yang nyaman dilihat. Teknologi Direct Full Array (DFA) dapat Bung temui pada seri Q8F dan Q9F.

Memaksimalkan Satu Kabel Untuk Banyak Penggunaan

TV QLED dari Samsung memiliki tiga fokus Bung, Q Style, Q Smart, dan Q Picture. Khusus untuk Q Style, pihak Samsung pun menonjolkan sisi desain dan minim kabel. Karena banyaknya kabel yang tersemat di televisi dapat membuat nilai estetika menurun, sehingga kabel yang difokuskan hanya berjumlah satu saja. Selain itu kabel ini pun didesain dengan panjang 15 meter, sehingga Bung bisa menempatkan televisi di tempat yang Bung suka.

“Mereka itu terbatas kalau mau meletakkan TV di tempat favoritnya, ya karena dibatasi kabel. Banyak kabel, jadi repot. Adanya kabel-kabel ini juga membuat nilai estetika dari TV yang dipasang. Makanya tahun ini kita minimalisir penggunaan kabel dengan menghadirkan satu kabel saja, yakni One Invisible Connection 2.0,” ujar Ubay Bayanudin selaku Senior Product Marketing Manager TV dan Audi Visual Samsung Electronics Indonesia dikutip dari Liputan 6.

Dapat Menjadi Lukisan Dadakan Atau Pun Berita Ramalan Cuaca Ketika Dimatikan

Selain mengutamakan desain dan estetika, tak lupa nilai fungsionalitasnya juga ditonjolkan. Televisi di zaman sekarang tak ayal menjadi pajangan, karena setiap individu selalu terpaku dengan gawai pintarnya yang dapat menghabiskan waktu berjam-jam.

Lantaran tak ingin menjadikan TV Sebagai pajangan belaka, QLED pun memiliki fitur bernama Ambient Mode, yang salah satu fungsinya dapat ‘menghidupkan’ TV layaknya sebuah lukisan. Sama seperti produk gawai pintarnya yang terdapat di Galaxy S7, S8 dan S9 yakni “Always On Display”. Saat dimatikan TV dapat menghadirkan gambar lukisan, berita ramalan cuaca, artikel berita, hingga kolase foto. Jadi, nilai fungsionalitas TV pun tak hanya sekedar dari acara yang ditonton saja Bung.

Demi Memanjakan Mata Dan Telinga, Visual Pun Diselaraskan Dengan Suara

Perangkat audio samsung yang dihadirkan di QLED juga tak kalah dengan visual dan fitur-fitur pendukungnya yang canggih. Kualitas suara yang dihadirkan pun jernih sekaligus telah disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya Bung. Seperti HW-N950 dengan Dolby Atmos, dikhususkan bagi orang yang suka menonton film. Sementara, HW-N650 dengan teknologi Acoustic Beam dikhususkan bagi para gamer. Beda halnya dengan HW-NW700 yang menawarkan kualitas suara yang alami hingga menyatu dengan lingkungan.

Kecanggihan TV Samsung tak hanya itu saja, sebab masih ada VL55O, perangkat kecil yang bisa ditempel di bagian metal mana pun dan bisa digunakan untuk mengontrol musik hanya dengan instruksi suara. Dengan empat perangkat audio terbarunya, Samsung jelas tak main-main lewat TV tercanggih sejagad raya ini, terlebih lagi fiturnya pun memanjakan penggunanya agar betah berlama-lama di depan layar kaca.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

6 Kiat Berkendara dengan Motorsport

Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky. Selain harus menyiapkan fisik dan stamina yang prima—lantaran bobot body motor semacam ini pastinya di atas motor skuter matic, menunggangi kuda besi yang satu ini tak seperti naik motor lainnya. Pasalnya, ada tips khusus yang perlu diketahui agar tubuh tetap nyaman selama berkendara dan motor pun tetap dalam kondisi baik setibanya di tujuan seusai berkendara.

1.Biasakan Melakukan Cek Secara Menyeluruh Sebelum Berkendara

Sebelum memulai perjalanan, biasakan mengecek motor apakah motor dalam kondisi prima, mulai dari ban, rem, kopling, hingga sektor lampu. Jika semua aman, baru cari riding position alias posisi duduk yang menurutmu paling nyaman sehingga saat berkendara pun bisa santai namun tetap hati-hati.

2.Pastikan Sudah Tahu Posisi Badan yang Benar Saat Hendak Berkendara

Jangan karena mengejar gagah-gagahan lantas Bung memposisikan badan jauh dari stang sampai tangan lurus dan kaku. Karena ini bukan motor skuter matic, maka badanmu justru harus sedikit menunduk dengan posisi lenganmu sedikit menekuk.

Kenapa harus begitu? Karena lengan yang menekuk ini akan membantumu meredam rebound alias tendangan balik peredam kejut pada stang saat motor menghantam lubang. Kalau posisi sudah mantap, barulah mulai berkendara.

3.Jangan Asal Naik, Posisi Kaki pun Harus Stabil

Untuk posisi kaki, penempatannya harus pas karena ruangnya tak sebanyak di motor skutik yang menggunakan deck lebar. Motorsport hanya punya sedikit footstep tempat meletakan kaki. Lalu paha harus menempel ke tangki motor dengan posisi menjepit. Kendati begitu bukan berarti diam dengan tegang dan kaku. Kakimu harus tetap dalam kondisi relaks.

Posisi ini akan mempermudah untuk melakukan antisipasi bila Bung akan melakukan manuver ekstrem seperti hendak menghindari tabrakan. Dengan paha yang menempel ke tangki, Bung bisa mempertahankan posisi duduk agar tidak tergeser ke kanan kiri dan dapat mengeliminir risiko terpental dari motor.

4.Carilah Posisi yang Senyaman Mungkin untuk Tangan saat Menggenggam Stang

Untuk posisi tangan, perhatikan posisi tangan ketika menekan tuas kopling dan rem depan. Usahakan ketika mengoperasikan tuas rem depan atau kopling yaitu dengan cara menekan ujung tuas supaya ringan. Menekan tuas kopling bisa menggunakan dua jari yang sekiranya dianggap paling nyaman bagi pengendara.

5.Kenali Bentuk Motor Yang Bung Kendarai

Banyak orang meremehkan hal ini dan langsung saja betot gas ketika menunggangi kuda besinya. Padahal bentuk motor yang berbeda akan membuat pengendalian yang berbeda pula. Ambil contoh misalnya GSX-R150 dan GSX-S150. Dua motor Suzuki ini punya DNA yang sama, namun bentuknya berbeda sehingga handlingnya pun akan berbeda.

GSX-R150 dengan fairing tentunya punya body depan yang lebih lebar jika dibanding saudaranya tipe S yang bertipe naked bike. Tentunya butuh ruang lebih lebar jika merambah kemacetan.

Hal lainnya misalnya spion GSX-R150 yang ditanam di body depan sementara GSX-S150 berada di tangki. Ini akan membuat perbedaan karena GSX-S150 spionnya akan bisa ikut menyelip jika stang dimainkan ketika beraksi diantara kendaraan lain, sementara tipe R butuh perhitungan sebelumnya karena spionnya tang tak bergerak.

6.Kenali Juga Karakter Motormu Agar Tepat Mengambil Kesimpulan Di Jalan

Bung harus mengenali karakter motormu dengan tepat. Mulai dari karakter mesin hingga karakter berkendaranya. Coba kita ambil contoh GSX-S150. Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Karakternya jinak diputaran bawah sehingga membuatmu tak repot kalau mengendalikannya di RPM rendah.Tapi jangan lantas anggap remeh tenaganya. Kenali dulu, karena ketika diputaran menengah dan atas kalau tak siap, Bung akan dibuat terkejut dengan ledakan tenaganya.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang bisa terlihat jelas. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup besar untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Ukuran kekar ini berlanjut hingga kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90. Tentunya cukup lebar untuk membuatmu tetap stabil di jalan lurus, namun cukup lincah untuk melakukan manuver.

Nah dengan kiat-kiat macam itu tentunya Bung akan lebih aman dan nyaman mengendari motorsport milikmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top