Otomotif

Tak Mau Urus Hal Ini, Jelas Akan Bikin Bensin Motor Boros

Berapa banyak biaya yang kita keluarkan dalam sebulan untuk keperluan mengisi bensin pada motor? tentu jawaban dari masing-masing kita akan berbeda-beda. Tentunya bergantung pada jenis motor yang digunakan dan banyaknya perjalanan yang ditempuh di setiap bulannya.

Memang benar demikian. Namun sesungguhnya tiap jenis motor itu punya konsumsi bahan bakar yang optimal. Sejumlah perawatan dan hal kecil lainnya akan mempengaruhi, dekat tidaknya kita pada kondisi optimal tersebut. Sayangnya, banyak dari kita yang menganggap remeh hal-hal tersebut dan menganggap wajar jika budget bensin kita melonjak.

Tak Cuma Untuk Melumasi Mesin, Oli Juga Sangat Berpengaruh

Pelumas oli yang baik dan sesuai standar pasti akan lebih baik dalam mempengaruhi kemampuan mesin dalam bekerja. Membuat gesekan yang terjadi pada dapur pacu motor akan lebih halus dan mengurangi suhu panas pada mesin. Tentnya ini akan memacu lari motor lebih cepat karena ringan dan tentunya yang akan berujung pada berkurangnya konsumsi bensin. Dan sebaliknya pemilihan pelumas oli yang tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan akan mempengaruhi performa mesin. Jangan heran jika kemudian bensin menjadi boros karena pemilihan oli yang keliru.

Hal lain yang perlu untuk diperhatikan adalah jangka waktu untuk penggantian oli mesin. Sebaiknya dilakukan ketika jarak tempuh sudah mencapai 2.000 – 2.500 km. Lewat dari waktu tersebut juga bisa mempengaruhi cara kerja mesin pada motor. Karena oli yang usianya terlalu lama akan bersifat encer dan tak akan melumasi mesin dengan baik.

Tekanan Udara Pada Ban Motor Bukan Hanya Semata Soal Kenyamanan

Mungkin terdengar sepele tapi nyatanya tekanan udara yang kurang berpengaruh pada performa mesin dan konsumsi bahan bakar. Kurangnya tekanan udara pada ban akan membuat lari motor lebih berat. Nyatanya tekanan udara pada ban yang kurang mampu membuat pemakaian bensin lebih boros hingga 10% – 15%.

Sehingga bensin yang tadinya kita perkirakan akan bertahan untuk seminggu tiba-tiba sudah habis dalam waktu 3 hari hanya karena ban motor yang kurang udara. Untuk itu menjaga tekanan udara pada ban adalah hal yang perlu kita perhatikan agar pemakaian bensin lebih hemat lagi. Selalu pastikan ban dalam keadaan optimal dan tidak kurang udara.

Ganti Serta Bersihkan Busi Pada Rentang Waktu Yang Dianjurkan

Ini adalah salah satu komponen paling penting yang mampu menentukan hemat atau tidaknya konsumsi bensin pada motor. Mesin bisa bekerja karena adanya pembakaran yang dipicu oleh percikan api dari busi. Nah, pemakaian busi yang sudah melebihi waktu yang dianjurkan akan membuat pembakaran tak sempurna, hingga menuntut pemakaian bensin yang lebih banyak.

Maka dari itu perhatikan waktu penggantian busi ketika motor sudah mencapai jarak tempuh antara 6.000 – 7.000 km. Karena jika sudah lebih dari itu dapat dipastikan bahwa ini akan mempengaruhi performa mesin dan pemakaian bensin. Selain itu perhatikan pula kebersihan busi yang kita pakai. Sebab bila elektroda busi sampai diselimuti kerak, bisa menurunkan kualitas percikan busi. Serta jangan lupa pula untuk mengatur kerenggangan elektroda busi sesuai spesifikasi yang dianjurkan oleh pabrik.

Perhatikan Kondisi Pelek dan Pengaturan Kopling

Hal lain yang sering mempengaruhi beratnya laju motor adalah kondisi pelek pada motor, untuk itu kita perlu melakukan pengecekan pada pelek motor secara bertahap sesuai waktu yang kita tentukan. Perhatikan kebersihan roda serta kemampuan berputarnya, laju motor yang berat biasanya dikarenakan bearing roda yang sudah aus.

Selain itu pilihan cara untuk pengaturan kopling pada motor (yang mungkin memakai kopling) juga berpengaruh pada konsumsi pemakaian bensin. Penyetelan kopling stel pada motor jangan terlalu sensitif, artinya saat tuas kopling ditekan, gigitan kampas kopling jadi cepat ngelos. Dimana hal ini akan membuat kopling mudah selip saat gas dipelintir serta kondisi motor yang jadi tertahan tapi putaran mesin malah meninggi. Kita harus memastikan bahwa kondisi kampas kompling masih bisa berfungsi dengan baik jika ternyata sudah mulai tidak baik segeralah untuk menggantinya dengan yang baru.

Hindari Bobot Serta Aksesoris Yang Berlebihan Pada Motor

Rasanya ini adalah sesuatu yang wajar karena biar bagaimanapun setiap motor telah dirancang dengan beban maksimal yang memang sanggup untuk beban bawaan tertentu. Jika ternyata motor kita sering mengangkut beban bawaan yang melebihi kapasitas jangan heran jika konsumsi bensinnya juga akan lebih boros.

Karena beban yang berat akan memaksa motor untuk mengeluarkan tenaga dan laju yang juga lebih berat lagi, disamping itu kita juga patut untuk memerhatikan pemasangan aksesoris pada body motor yang kita gunakan. Hadir dengan desain dan komponen yang telah ditentukan oleh pabrik sudah membuat motor tersebut layak untuk dipakai sehingga seharusnya kita tidak perlu lagi untuk menukar dan menambah modifikasi pada motor demi menjaga beban bawaannya.

Sesekali Gunakan Bahan Bakar Beroktan Tinggi

Meski terdengar aneh karena harganya justru lebih mahal tapi pilihan ini dipercaya mampu mengurangi pemakaian bensin yang lebih sedikit. Karena penggunaan bensin setingkat Pertamax atau Pertamax turbo dipercaya lebih irit daripada penggunaan bensin premium biasa.

Ini tak lain karena penggunaan pertamax mampu membuat pembakaran lebih besar daripada menggunakan premium bensin biasa. Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah penggunaan pertamax juga akan membuat tarikan lebih enteng dan mesin menjadi selalu pada keadaan prima daripada menggunakan premium. Dengan laju yang ringan dan enteng tentu akan membantu mesin lebih hemat dalam pemakaain bahan bakar.

Dan Yang Terakhir Adalah Mengubah Cara Kita Berkendara

Point paling penting dari semua hal diatas adalah bagaimana cara kita dalam berkendara, karena semuanya hanya akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan cara berkendara yang tepat. Beberapa diantaranya adalah kebut-kebutan dijalan, menarik gas mendadak setelah motor berhenti dan menarik rem mendadak saat laju motor masih cukup kencang.

Sebaliknya jika kita jalankan motor dengan tenang dan beraturan, mengurut gas perlahan-lahan waktu berakselerasi, memposisikan perseneling pada kondisi kecepatan dan putaran mesin yang pas akan lebih membantu kita untuk menghemat bensin yang akan dipakai oleh motor.

Karena intinya semuanya telah diatur dengan standar yang sesuai dari pabrik, pakailah motor sesuai dengan aturan yang memang dianjurkan untuk pemakaian yang lebih hemat tentunya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

6 Kiat Berkendara dengan Motorsport

Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky. Selain harus menyiapkan fisik dan stamina yang prima—lantaran bobot body motor semacam ini pastinya di atas motor skuter matic, menunggangi kuda besi yang satu ini tak seperti naik motor lainnya. Pasalnya, ada tips khusus yang perlu diketahui agar tubuh tetap nyaman selama berkendara dan motor pun tetap dalam kondisi baik setibanya di tujuan seusai berkendara.

1.Biasakan Melakukan Cek Secara Menyeluruh Sebelum Berkendara

Sebelum memulai perjalanan, biasakan mengecek motor apakah motor dalam kondisi prima, mulai dari ban, rem, kopling, hingga sektor lampu. Jika semua aman, baru cari riding position alias posisi duduk yang menurutmu paling nyaman sehingga saat berkendara pun bisa santai namun tetap hati-hati.

2.Pastikan Sudah Tahu Posisi Badan yang Benar Saat Hendak Berkendara

Jangan karena mengejar gagah-gagahan lantas Bung memposisikan badan jauh dari stang sampai tangan lurus dan kaku. Karena ini bukan motor skuter matic, maka badanmu justru harus sedikit menunduk dengan posisi lenganmu sedikit menekuk.

Kenapa harus begitu? Karena lengan yang menekuk ini akan membantumu meredam rebound alias tendangan balik peredam kejut pada stang saat motor menghantam lubang. Kalau posisi sudah mantap, barulah mulai berkendara.

3.Jangan Asal Naik, Posisi Kaki pun Harus Stabil

Untuk posisi kaki, penempatannya harus pas karena ruangnya tak sebanyak di motor skutik yang menggunakan deck lebar. Motorsport hanya punya sedikit footstep tempat meletakan kaki. Lalu paha harus menempel ke tangki motor dengan posisi menjepit. Kendati begitu bukan berarti diam dengan tegang dan kaku. Kakimu harus tetap dalam kondisi relaks.

Posisi ini akan mempermudah untuk melakukan antisipasi bila Bung akan melakukan manuver ekstrem seperti hendak menghindari tabrakan. Dengan paha yang menempel ke tangki, Bung bisa mempertahankan posisi duduk agar tidak tergeser ke kanan kiri dan dapat mengeliminir risiko terpental dari motor.

4.Carilah Posisi yang Senyaman Mungkin untuk Tangan saat Menggenggam Stang

Untuk posisi tangan, perhatikan posisi tangan ketika menekan tuas kopling dan rem depan. Usahakan ketika mengoperasikan tuas rem depan atau kopling yaitu dengan cara menekan ujung tuas supaya ringan. Menekan tuas kopling bisa menggunakan dua jari yang sekiranya dianggap paling nyaman bagi pengendara.

5.Kenali Bentuk Motor Yang Bung Kendarai

Banyak orang meremehkan hal ini dan langsung saja betot gas ketika menunggangi kuda besinya. Padahal bentuk motor yang berbeda akan membuat pengendalian yang berbeda pula. Ambil contoh misalnya GSX-R150 dan GSX-S150. Dua motor Suzuki ini punya DNA yang sama, namun bentuknya berbeda sehingga handlingnya pun akan berbeda.

GSX-R150 dengan fairing tentunya punya body depan yang lebih lebar jika dibanding saudaranya tipe S yang bertipe naked bike. Tentunya butuh ruang lebih lebar jika merambah kemacetan.

Hal lainnya misalnya spion GSX-R150 yang ditanam di body depan sementara GSX-S150 berada di tangki. Ini akan membuat perbedaan karena GSX-S150 spionnya akan bisa ikut menyelip jika stang dimainkan ketika beraksi diantara kendaraan lain, sementara tipe R butuh perhitungan sebelumnya karena spionnya tang tak bergerak.

6.Kenali Juga Karakter Motormu Agar Tepat Mengambil Kesimpulan Di Jalan

Bung harus mengenali karakter motormu dengan tepat. Mulai dari karakter mesin hingga karakter berkendaranya. Coba kita ambil contoh GSX-S150. Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Karakternya jinak diputaran bawah sehingga membuatmu tak repot kalau mengendalikannya di RPM rendah.Tapi jangan lantas anggap remeh tenaganya. Kenali dulu, karena ketika diputaran menengah dan atas kalau tak siap, Bung akan dibuat terkejut dengan ledakan tenaganya.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang bisa terlihat jelas. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup besar untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Ukuran kekar ini berlanjut hingga kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90. Tentunya cukup lebar untuk membuatmu tetap stabil di jalan lurus, namun cukup lincah untuk melakukan manuver.

Nah dengan kiat-kiat macam itu tentunya Bung akan lebih aman dan nyaman mengendari motorsport milikmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Untuk Membantu Si Nona Mencapai Titik Kepuasan, Terdapat Berbagai Cara yang Dapat Bung Upayakan

Banyak yang bilang, entah itu mitos atau fakta, mungkin Bung bisa mencarinya. Bahwa perempuan memiliki nafsu dua kali lipat daripada laki-laki. Akan tetapi hal itu tidak sejalan dengan fakta kalau si nona yang tidak mudah mencapai ke titik klimaks birahinya. Hal ini dinyatakan oleh salah satu majalah asal Amerika, Cosmopolitan. Majalah tersebut menyatakan bahwa 43 persen perempuan tidak bisa meraih orgasme saat bercinta. Dalam arti si nona tidak merasakan hal yang sama dengan Bung saat sudah klimaks, bisa jadi si nona belum mencapai titik apa-apa saat bercinta.

Memang terdapat banyak faktor kenapa perempuan sulit untuk orgasme dikala hubungan badan. Salah satu penyebabnya adalah Bung yang tidak paham apa yang diinginkan pasangannya. Faktor lainya, mungkin kurangnya stimulus terhadap sisi sensitifnya atau kurangnya durasi foreplay. Sehingga saat si nona belum merasakan fase nikmat, Bung sudah buru-buru merangsek ke intercourse saja. Ayolah! Bung harus bisa menjadi pasangan yang mengerti apa maunya si nona!

Rileks Menjadi Kunci Agar Si Nona Dapat Menikmati Setiap Hentakan Bercinta Tanpa Henti

Membuat suasana rileks dalam hubungan badan itu penting lho Bung. Karena apa yang Bung pikirkan saat sedang bercinta sangat berlawanan dengan si nona. Laki-laki cenderung memikirkan apakah mereka bisa membuat pasangannya puas, sedangkan perempuan takut membuat pasangannya bercinta terlalu lama karena perempuan memerlukan waktu yang lama untuk mencapai klimaks. Hal ini berbasis dari penelitian yang dilakukan di Swedia bahwa butuh waktu 15 hingga 40 menit untuk membuat si nona dapat klimaks saat bercinta. Rileks menjadi faktor penting sekaligus kunci saat bercinta, karena itu membuat Bung dan si nona menikmati setiap sesinya.

Guna Membantu Menaikkan Birahi Si Nona, Buatlah Dia Percaya Diri Apa Adanya

Mungkin Bung belum tahu, kalau perempuan ternyata cenderung memikirkan soal penampilan saat hubungan badan sehingga sulit orgasme. Hal ini pula yang dipubilkasikan oleh Journal of Sex Research yang mengungkapkan kalau perempuan terkadang malu dengan tubuhnya, karena takut tak bisa membuat pengalaman bercinta jadi semakin menyenangkan. Sehingga yang harus Bung lakukan adalah memuji bentuk tubuhnya sampai penampilannya. Dengan memberikan sanjungan dapat membuat si nona tidak minder maupun rendah diri.

Ketika Merangsangnya, Jangan Terlalu Menggebu dan Terburu-burulah Bung

Jangan karena kepalang nafsu membuat Bung berlaku berantakan dalam merangsang pasangan. Lakukanlah semua dengan ritme yang beralur tentram, terutama dalam soal stimulus di bagian payudara perempuan. Berdasarkan penelitian ternyata rangsangan di bagian payudara dapat membantu si nona dalam orgasme. Ingat, jangan buru-buru langsung ke bagian dada Bung, tetapi mulailah dari area samping, atas dan bawah payudara yang ternyata lebih sensitif dari puting ataupun areola. Stimulasi pun bisa lanjut ke tahap area V secara perlahan sebelum melakukan sebuah penetrasi.

Tingkatkan Durasi Foreplay Sampai Si Nona Merasa Tiba Waktunya Untuk Play

Sesi hubungan badan jangan langsung termakan dengan godaan dan birahi yang semakin melawan. Mulailah dengan foreplay yang dapat meningkatkan gairah pasangan. Dengan melakukan ciuman atau pun berupa sentuhan yang membuat si nona menegangkan dan terangsang. Saat si nona sudah menikmatinya, jangan cepat Bung sudahi tetapi mainkan durasi lebih lama sampai si nona merasa sudah waktunya untuk memulai ritual hubungan badan langsung ke arah yang biasa dilakukan.

Prinsip Ladies First Harus Dipegang Teguh Selama Hubungan Badan Tak Hanya Saat Kencan

Konsep ladies first tidak hanya terpakai saat Bung sedang melakukan sesi romantis dan kencan. Tetapi harus dilakukan juga ketika berbicara soal hubungan ranjang, karena ini masalah kepuasan. Sebab dalam hal ejakulasi Bung lebih mudah mendapatkannya dibanding si nona, seperti yang dikatakan di atas si nona membutuhkan waktu maksimal 40 menit untuk mencapai titik kepuasan.

Adapun cara yang bisa Bung lakukan untuk memancing si nona orgasme duluan, meskipun cara ini pun sedikit tricky.  Yakni dengan memancing si nona lewat ‘pemanasan’ yang lama dan Bung baru memasuki ranah penetrasi setelah si nona merasa sudah ingin orgasme saja. Kenapa melakukan hal ini, karena laki-laki setelah berejakulasi biasanya sudah melupakan pasangannya apakah sudah orgasme atau belum. Jadi, dengan mendahulukan si nona akan membuat hubungan ranjang jadi lebih adil dan leluasa, Bung.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Terdapat Beberapa Kategori Laki-laki yang Membuat Si Nona Makan Hati, Semoga Bung Tak Termasuk

Sikap laki-laki ternyata ada yang membuat si nona yang notabene kekasih bakal makan hati dan berpikir ulang untuk melanjutkan hubungan. Padahal kalau berbicara usia sudah tidak lagi muda, tapi mau gimana? Namanya laki-laki, doyannya main kesana kemari. Hingga si nona merasa lelah karena mencari Bung yang tak kunjung memberikan kabar.

Setelah diuji berkali-kali dengan hal semacam itu, si nona bakal dongkol dan malas untuk melanjutkan hubungan. Apalagi kalau Bung telah melakukan kesalahan, kemudian kerap mengulanginya. Jangan harap hubungan dapat berjalan lama. Apalagi berharap si nona bersabar, tentu sudah cukup baginya untuk diuji lewat sikap Bung sudah kelewatan. Selain kerap mengulangi kesalahan yang sama, apalagi ya sikap Bung yang membuat si nona makan hati?

Bung Suka Kalap Dalam Bermain Sehingga Kabar Kepada Si Nona Tidak Terjalin

Selain itu, sikap yang membuat si nona bakal makan hati adalah tidak adanya kabar dari Bung saat jauh dengannya. Laki-laki tipe ini biasanya senang sekali untuk menghilang, membuat si nona selalu mencari. Meskipun kita juga tahu, Bung bukan tipe seseorang yang ingin dicari, lantaran terlalu kalut terbawa susana bermain dengan teman bahkan game sekalipun. Namun kalau Bung suka lupa memberikan kabar selalu, tentu si nona bakal keki dengan aksi-aksi Bung yang seperti itu.

Menjadi Pencemburu yang Tidak Beralasan, Membuat Si Nona  Terheran-heran

Saat si nona sedang mengobrol dengan teman laki-lakinya, Bung selalu menaruh rasa curiga. Apalagi kalau mereka berdua begitu serunya mengobrol sampai lupa kalau ada Bung di sebelahnya. Padahal si nona dengan teman laki-lakinya memang sudah tidak lama bertemu, nostalgia masa lalu menjadi satu hal seru. Karena sudah kepalang cemburu, Bung tidak berpikir jernih dengan menjadi pribadi pencemburu. Si nona yang jengkel dengan sikap aneh ini, tentu makan hati karena dituduh hal yang tidak masuk akal.

Memenjarakan Si Nona Atas Dasar Cinta

Si nona merasa terkekang ketika Bung bersikap kelewat protektif padanya. Mau main saja harus melapor, selain itu Bung harus selalu bersamanya. Tujuan baiknya guna mencegah ada “main dibelakang” antara si nona dengan laki-laki lain. Lucunya lagi, akun sosial media si nona pun dalam pantauan Bung sehingga si nona merasa terbatas ruang ekspresi dan privasinya. Kalau Bung ingin menjaga tak perlu bersikap protektif, selama masih terikat komitmen dan sudah dewasa, lihat saja sejauh mana si nona menjaga komitmennya.

Mengumbar Janji yang Tak Bisa Ditepati

Mengumbar janji memang mudah, tinggal berkoar saja semua selesai. Tetapi untuk menepatinya? Ada atau tidaknya halangan entah kenapa sulit untuk menepati. Mungkin ini yang Bung alami, si nona sering kesal karena tidak ada satu pun janji yang menjadi nyata. Hanya sekedar kata “maaf” dan kemudian Bung berjanji lagi. Kalau terus seperti itu siapa yang akan tahan?

Jiwa Bung Masih Begitu Berhasrat Untuk Tebar Pesona Ke Semua Perempuan Di Luar Sana

Hati tetap satu, tapi urusan mata masih jelalatan. Kata tersebut menjadi tameng saat Bung kerap melirik perempuan lain apabila kepergok oleh nona. Tetapi si nona tentu tidak bisa menerima alasan tersebut, semakin banyak Bung melirik dan tebar pesona tentu membuat si nona makin berkarat hatinya. Lagi pula, siapa yang kuat diperlakukan begitu, apabila hal ini berbalik apakah Bung mampu menahan perasaanmu untuk tidak cemburu?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Jokowi Kembali Tampil Nyentrik Dengan Motor Listrik, Kira-kira Seperti Apa ya Motornya?

Beberapa akhir ini Presiden Jokowi kerap menjadi pembicaraan. Selepas membeli motor custom chopper dan touring ke Pelabuhan Ratu dengan jaket denim karya @nevertoolavish, sekarang presiden yang doyan blusukan ini tampil nyentrik dengan motor listrik.  Jokowi bersama dengan sang istri, Iriana juga selaku Ibu Negara, berkendara berbocengan saat berkunjung ke Kabupaten Asmat di Papua.

Motor yang secara tampilan mirip dengan motor matic tersebut adalah Zero 8i, motor produksi dalam negeri, WIM Motor. Adapun motor listrik ini diperkenalkan dimuka umum lewat Jokowi guna menyiasati kelangkaan bahan bakar yang terjadi bumi cenderawasih Bung, kalau memakai motor listrik sudah pasti bakal menghemat BBM yang semakin lama kian langka.

Motor Listrik Berdaya 1.000 watt Dengan Jarak Tempuh Puluhan Kilometer

Sumber : Viva.com

Motor listrik memang belum booming di tanah air, meskipun pengembangannya telah dilakukan di mana-mana. Tetapi dari segi urusan pemakaian, mayoritas masih memakai motor konvensional. Padahal Zero 8i keluaran WIM motor memiliki jarak tempuh 50 sampai 80 kilometer lho Bung dengan waktu isi ulang (charging) 8 jam. Capaian jarak tempuhnya yang tak bisa dianggap remeh tentu sudah sangat membantu untuk urusan transportasi. Motor ini tentu saja digerakan dengan motor listrik 48 Volt 1.000 watt dan baterai 48 volt 20 Amphere hour.

WIM Motor Adalah Gambaran Masa Kecil Bung yang Mungkin Terlupakan

Sumber : Viva.com

Apakah Bung masih ingat ketika ada iklan sepeda dengan jargon “Hebooh” yang diteriakan oleh seekor gajah? Ya, Bung benar, itu adalah iklan milik WIM Cycle. Dari kedua nama yang sama, ternyata memang memiliki hubungan antara perusahaan sepeda dengan motor listrik. WIM motor sendiri adalah perusahaan yang didirikan di bawah bendera WIM Cycle, yang bergerak dibidang distribusi toys dengan merk WIM. Yang mengejutkan lagi motor ini sudah ada dari tahun 2009 dan dirakit di Gresik lho Bung.

Perkara Efisiensi Motor Listrik Jauh Lebih Hemat, Nggak Percaya Bung?

Sumber : Viva.com

Coba cek dompet Bung, sudah menghabiskan berapa duit untuk perkara mengisi bensin? Meskipun keluar sedikit demi sedikit, tentu tak terasa kalau sebulan sudah menghabiskan Rp 300 – Rp 400 ribu. Tetapi kalau Bung memakai motor listrik jauh lebih hemat. Mungkin uangnya bisa Bung sisihkan untuk beli cincin guna melamar si nona.

Motor konvensional membutuhkan 1 liter untuk menempuh jarak 30 kilometer, sedangkan motor listrik hanya butuh 3 kWh untuk mencapai jarak 60 kilometer. Apabila Bung membeli BBM jenis Pertamax dengna harga Rp 9.000 maka Bung menghabiskan jarak Rp 18.000 untuk menempuh jarak 60 kilometer. Sedangkan motor listrik? Hanya mengeluarkan Rp 4.500 dengan menempuh jarak yang sama.

Motor Listrik Jauh Lebih Ramah Lingkungan Dibanding Motor Konvensional

Sumber : Viva.com

Motor listrik barang tentu jauh lebih ramah lingkungan dari motor konvensional karena tidak ada emisi gas buang yang diproduksi. Sumber listrik pun dapat dipanen secara alami di zaman canggih seperti lewat tenaga angin sampai panel surya. Sementara baterai yang tersemat di motor listrik juga dapat didaur ulang untuk digunakan kembali. Kalau Bung mulai beralih ke motor listrik berarti Bung telah menyelamatkan bumi dari global warming.

Meminimalisir Kecelakaan Lantaran Kecepatan Dapat Diatur Dengan Aman

Sumber : Viva.com

Salah satu kelebihan lainya yang dimiliki motor listrik ialah tenaga diapat diatur sesuai kebutuhan. Fitur ini jelas berguna bagi pengendara, yang kerap melaju cepat tanpa memperhatikan kemanan sehingga timbul kecelakaan. Bahkan, apabila digambarkan, motor listrik yang mesinnya setara 125 cc ini dapat dibatasi kecepatannya sampai 40 km per jam.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top