Review

Teruntuk Bung Photographer Enthusiast, Sony Memiliki Kado Istimewa Buat Anda

Sony A7 Mark III tidak menargetkan fotografer pemula, melainkan fotografer profesional atau photography enthusiast,” kata Kazuteru Makiyama selaku Presiden Direktur Sony Indonesia yang dikutip dari Liputan 6. Dapat dibilang soal menangkap gambar sudah menjadi hobi bagi sebagian orang, apalagi kemunculan media sosial macam Instagram yang menjadikan foto sebagai objek tampilan dari setiap profile user. Otomatis membuat beberapa orang menjadi keranjingan untuk berfoto ria, meskipun tidak semua lho.

Foto tidak hanya menjadi bahan pewartaan mendukung keakuratan sebuah berita. Foto sudah menjadi salah satu memori atau secara gaul-nya disebut capturing moment. Mungkin bung menjadi salah satu orang yang bekerja sebagai fotografer atau sangat antusias di bidang ini, kebetulan sekali Sony baru mengeluarkan A7 Mark III. Sebuah kamera jajaran mirrorless yang memiliki kualitas terbaik.

Sony A7 Mark III Ibarat Sebuah Warisan yang Diturunkan Para Pendahulu Untuk Semakin Di Depan

Kamera Sony A7 Mark III bisa dikatakan sebagai sebuah warisan, yang diturunkan dari A9 dan A7R Mark III dari segi fitur-fiturnya. Sistem autofokus Alpha A7 Mark III diadopsi dari A9 dengan 693 titik phase-detect AF, yang meliputi 93 persen area gambar, 425 titik contrast-detect AF sekaligus Eye AF yang secepat kilat dan handal. Tidak sampai di situ bung, kamera ini pun ditopang dengan sensor full-frame 24,2 MP yang memiliki teknologi Back-Illuminated Exmor R CMOS terbaru. Dengan ditambah jangkauan ISO dari 100 hingga 51.200. Bahkan dapat mencapat 204.800 untuk gambar yang tak bergerak.

Tersedianya Fitur yang Dapat Mempercantik Pengambilan Gambar

Dari segi pengambilan gambar, fitur yang tersemat tentu saja dapat memudahkan fotografer untuk mengambilnya. Alpha 7 Mark III dapat membidik gambar secara terus-menerus sampai 10 fps (frame per second) bung! dengan fitur semacam mechanical shutter atau silent shooting dan full auto focus/auto exposure tracking.

Apabila pengambilan gambar terusik dengan adanya cahaya, bung dapat mengaktifkan fungsi anti-flicker yang sangat memungkinkan kamera mendeteksi frekuensi cahaya secara otomatis dan dapat menentukan waktu untuk meminimalisir efek cahaya pada gambar yang bakal diambil. Namun, fitur ini meminimaisir eksposur atau anomaly warna yang terjadi di bagian atas atau bawah gambar yang ditangkap dalam kecepatan shutter tinggi.

Bahkan, Merekam Gambar Sampai Kualitas Tinggi Pun Dijabani Oleh Kamera Ini

Tidak hanya handal dalam menangkap gambar, untuk soal merekam pun juga tak terelakkan. Kemampuan dari kamera Sony Alpha 7 Mark III dapat menyanggupi rekam video 4K (3.840 x 2.160 piksel) dengan frame rate 24 fps atau 30 fps (crop 1,2x).

Sementara pada resolusi full HD (1080 pikesl) mendukung perekaman slow motion 120 fps. Bagi bung juga yang gemar membikin konten video, mungkin bisa beralih untuk memakai kamera ini. Semisal video travelling, pernikahan, reunian bahkan sampai vlog sekali pun. Karena kualitas video yang tinggi, membuat orang semakin betah untuk menyaksikkan lho.

Urusan Memori dan Profil Gambar, Menjadi Jawaban yang Tak Ditawar Oleh Sony

Profil gambar yang tersemat bertipe HLG (Hybrid Log-Gamma) tersedia di keluaran terbaru Sony. Sony Alpha 7 Mark III juga mendukung workflow HDR Instan yang membuat gambar semakin beragam. Guna meningkatkan fleksibilitas colo grading, Zebra Functionality, gamma display assist hingga proxy recording, tersedia pula S-log2 dan S-log3.

Fitur pun tidak hanya dimaksimalkan dari kualitas menangkap dan merekam gambar. Adapun layanan dua slot SD Card, layar sentuh 3 inci lengkap dengan teknologi titling screen, electronic viewfinder (EVF) 0,5 inci dengan 2,3 juta titik XGA color OLED, joystick untuk memilih titik AF, dan weather sealing. Semakin menambah kesan futuristik dari Sony Alpha 7 Mark III.

Kamera Ini Mahal Bagi Pemula Namun Tidak Bagi yang Profesional

Untuk ukuran harga memang relatif, setiap orang dapat menanggapi berbeda-beda. Kamera ini mungkin terbilang mahal bagi fotografer pemula karena dibanderol dengan harga US$ 2.000 atau Rp 27 jutaan (body only). Untuk di Indonesia, harganya sendiri bisa mencapai di angka Rp 28.999.000 (body only). Namun, seperti dilansir dari Liputan 6 bahwa Sony Alpha 7 Mark III merupakan jajaran mirrorless seri entry-level atau paling murah. Kalau menurut bung?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Sesungguhnya yang Terpenting Dalam Hidupmu Adalah Bisa Dekat Dengan Pasanganmu  

Pasangan memang bukan segalanya. Namun, hidup rasanya hambar jika tak berbagi dengan orang yang paling mengerti kita. Apalagi hidup kerap penuh tantangan, mulai dari pekerjaan hingga urusan kehidupan sosial. Mungkin Bung termasuk orang yang sudah mengalami hal ini?

Karena Waktu Pekerjaan Kerap Menyita Waktu Bung Dengan Nona

Waktu bung dengan nona sudah terbatas dengan rutinitas pekerjaan. Pekerjaan bung mulai menyulitkan waktu bung untuk bertemu dengan nona. Membalas chat saja bung sudah mulai terbatas, yang tadinya bisa berbicara panjang lebar sekarang malah terbentur dengan beberapa chat saja. Seperti bertanya, lagi apa?, Udah makan? sampai Jangan kecapean ya. Terkadang hal yang bung tuliskan itu sudah template membuat obrolan berjalan basi.

Belum Lagi Sabtu Minggu Hanya Habis Untuk Istirahat Saja

Nampaknya sabtu minggu itu bukan waktu untuk bersenang-senang, tetapi waktu berleha-leha dengan tenang. Dengan catatan tak ada pekerjaan tambahan. Mau bertemu nona rasanya tidak mood karena kondisi badan yang tidak memungkinkan. Sehingga bung kerap kali terlelap dan bangun siang bahkan malam. Kemudian bung memberikan kabar, Maaf aku terlalu lelah, kamu lagi apa? Lantas apakah bung tak merasakan kalau nona bakal sedih kalau ini berjalan setiap hari?

Ingatlah yang Menyemangatimu Setiap Waktu Adalah Pasanganmu

Mungkin di sini, kami harus menjelaskan dibalik semua hal yang membuatmu kerap mengabaikan nona. Ingatlah, saat bung tak bisa merangkak karena merasa terpuruk akan kondisi kerja. Kerap direndahkan saat berbuat kesalahan sampai tak mampu bersemangat saat keringat bercucuran dibalas dengan hujatan. Nona yang selalu setiap ada disamping bung, dan mempercayai bung setiap waktu meskipun kondisi tak menentu. Mungkinkah dengan semua ini yang terjadi, bung masih melupakan apa yang terjadi.

Selalu Sediakan Waktu Meskipun Rasa Lelah Nyesek Hingga Ke Dada

Apakah bung tak punya tenaga lebih? demi membahagiakan nona yang selalu ada di sana sampai setiap saat. Meskipun rasa lelah yang bung alami, sebaiknya bung abaikan sedikit demi membalas kebaikan nona sebagai pasangan karena selalu support dan mengharagaimu setiap waktu.

Apalagi Bisa Dekat Dengannya Adalah Kebahagiaan Tiada Tara

Tentu ini yang diinginkan nona dan bung juga seharusnya. Bahwasanya tidak ada jarak yang memisahkan antara kalian berdua adalah hal yang sangat diinginkan. Kalau bung tak ingin terpisah, meskipun dalam kondisi berpergian sekalipun, maka bisa mencicipi  Suzuki GSX-150 Bandit, karena jok pengendara depan dan pembonceng menyatu.

Kendati sama-sama bertipe naked bike, ada perbedaan tegas antara versi GSX-S150 yang keluar sebelumnya dengan GSX150 Bandit. Paling jelas kentara adalah bentuk jok motor ini. Tidak lagi dirancang bertumpuk namun dibuat lebar, panjang dan menyatu antara pengendara dan pembonceng. Khas motor Bandit di kelas dengan kapasitas mesin lebih besar. Jadi tak ada lagi jarak dengan si nona.

Nah berbocengan dengan si nona pasti butuh tenaga motor yang mumpuni. Tenang, bukan Bandit namanya kalau dapur pacunya biasa saja. Secara sejarahnya, Bandit memang selalu dibangun dari basis motor tipe sport berkode GSX. Jadi seperti menyematkan mesin motor sport ke rangka dan bentuk motor naked alias telanjang. Tak heran jika motor-motor Bandit selalu dikenal punya perbadingan bobot dan tenaga yang brutal.

Seolah ingin menjaga sejarah ini, GSX150 Bandit dipersenjatai dengan mesin serupa yang diterapkan pada GSX-R150 dan GSX-S150. Motor bertipe overstroke ini punya performa di atas rata-rata dengan tipikal ganas di putaran atas.Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan. Ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di kelasnya.

Tampilannya pun tak kalah gahar dengan lampu depan meruncing yang dilengkapi cover di atasnya. Lampu seinnya dibuat terpisah sehingga memberikan aksen yang menarik. Dengan paduan macam ini tentunya Bung dan nona akan tambah menikmati perjalanan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Bosan dengan Motor yang Itu? Coba yang Ini dan Berkomunitaslah

“Jangan kebanyakan nongkrong, buang-buang waktu aja.” Wejangan seperti itu kerap meluncur dari mulut orangtua yang ingin anaknya menjadi good boy. Padahal nggak selamanya kongkow bareng teman itu banyak mudarotnya. Sebaliknya banyak juga sisi positif yang bisa diperoleh, misalnya gara-gara nongkrong bareng Bung justru bisa menjalani bisnis atau melancarkan side job.

Lagian, sudah menjadi kodratnya kalau manusia itu adalah makhluk sosial yang hidupnya harus berkelompok. Begitu pun para lelaki. Makanya jangan heran kalau banyak kaum adam yang doyan berkelompok. Tak asal ngumpul, tapi mereka juga rajin menunjukkan eksistensi komunitasnya itu.

 

Kabarnya, di Indonesia Ada Banyak Komunitas yang Telah Terbentuk.

Kebanyakan kelompok-kelompok itu muncul dari adanya kesamaan hobi, profesi, dan suatu tujuan yang sama. Dan dari sekian banyak kelompok,  mungkin komunitas kendaaraan roda dua yang mampu menjaring banyak anggota. Hampir setiap merek dan tipe motor memiliki komunitas. Wajar, karena data menunjukkan pada awal 2018  jumlah motor di Indonesia mencapai 91 juta unit. Angka yang luar biasa bukan?

Lantas mengapa komunitas roda dua banyak bermunculan? Alasannya sederhana saja. Selain ingin menambah teman dan bisa touring bareng, para biker juga ingin memperoleh segala informasi seputar motor kesayangannya itu. Asyiknya jika berkelompok, selain alasan di atas, Bung juga bisa berharap dapat onderdil dengan harga lebih murah dari biasanya. Namun tak jarang ada anggota komunitas yang justru melebarkan sayap bisnisnya dari aksi nongkrong bareng sesama biker.

Saking banyaknya komunitas motor dan Bung mulai bosan dengan pilihan motor yang itu-itu saja, mungkin kini saatnya mencoba motor anyar dengan sensasi baru, yaitu Suzuki GSX-S150 atau GSX-R150. Mengapa Suzuki GSX? Karena tunggangan yang satu ini dianggap mampu menjawab kebutuhan konsumen akan motor sport yang wow saat diajak kongkow dan cadas saat diajak melintas.

Apalagi kalau mau membuat komunitas tentunya akan lebih seru jika punya anggota yang banyak dan beragam bukan? Tentunya ini bisa diperoleh jika penjualan motor itu juga laris manis macam Suzuki GSX Series.

Kehadiran GSX-R150 memang jadi primadona di tengah pasar motor sport, terbukti penjualan GSX-R150 memberikan kontribusi tertinggi tehadap penjualan Suzuki sebanyak 40% dengan jumlah 28.982 unit.

“Tahun 2017, merupakan tahun kebangkitan bagi kami. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan konsumen setia Suzuki atas produk baru Suzuki. Di tahun 2018, kami akan menjawab ekspektasi konsumen dengan menghadirkan beberapa pilihan produk baru, program penjualan, pelayanan aftersales, serta event-event menarik lainnya,” ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS.

Lantas apa yang membuat penjualan Motor Suzuki jadi meningkat pesat? Jawabnya ada pada Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150. Sebetulnya apa yang membuat motor ini diminati? Sesungguhnya ketika era 90-an Suzuki bisa dibilang pemain yang diperhitungkan di segmen motor laki alias motor kelas sport. Lewat model RGR, pabrikan berlogo huruf S ini menguasi pasar motor bertudung dengan teknologi berkelas di depan kompetitornya yang lain. Karena itu GSX series langsung mengingatkan kembali kehebatan Suzuki ini.

Melalui dua model tadi Suzuki terlihat tak main-main menggarap segmen kelas motor sport. GSX bisa diminati karena punya keunikan dibanding motor sport lain yang ada di pasar. Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya bung menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Tak Cuma urusan dapur pacu yang digarap serius. Tampilan juga menjadi perhatian serius Suzuki. Mengikuti perkembangan tren warna yang disukai oleh publik Indonesia, Suzuki GSX-R150 hadir dalam 5 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Titan Black, Solid Black/Gloss, Brilliant White dan Stronger Red. Sedangkan GSX-S15 hadir dalam 4 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Metalic Ice Silver, Solid Black/Gloss dan Stronger Red/Titan Black dan yang paling baru Daytona Yellow.

Aura modern juga langsung terasa begitu kita duduk di motor ini. Karena kita akan disambut oleh LCD speedometer full digital. Khusus kelas tertingginya GSX Series ini telah dilengkapi fitur canggih seperti Key-less Ignition System. Jadi pengendara tak perlu lagi memutar anak kunci, cukup mengantungi sensor dan menekan tombol starter untuk menghidupkan mesin. Sebagai perbandingan, fitur ini menjadi yang pertama di kelasnya.

Dengan kombinasi macam itu wajar jika kemudian motor ini disukai oleh banyak pecinta otomotif dan mendongkrak penjualan Suzuki. Nah, bagaimana Bung, masih mau nongkrong dengan komunitas motor laki yang itu-itu aja? Atau Bung mau mulai dengan motor baru dan siap menderu?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Hidup Aman, Karena Hemat!

Hemat merupakan salah satu cara jitu untuk hidup dengan aman. Di era modern seperti sekarang, ironis kalau bung mengetahui bahwa biaya gaya hidup lebih mahal dari biaya hidup. Nongkrong di tempat beken, dengan nuansa yang sangat instagramable menjadi salah satu pancingan. Karena mayoritas orang di zaman sekarang ini ingin popularitas, meskipun hanya sebatas sosial media dengan memancing komen-komen bernada, “Kelas bung”, dari rekan-rekan sejawat yang sekalangan.

Padahal kebutuhan makin lama sangat menghimpit nafas dompet. Harga BBM yang kian naik, sampai nilai dollar yang makin menggila. Untuk itu, mendambakan kehidupan dengan selamat adalah salah satu pencapaian yang harus dijadikan tujuan. Karena bung tidak tahu apa yang terjadi di depan seperti musibah atau penyakit. Bukan bermaksud menakut-nakuti, tetapi itu adalah kepahitan yang pasti terjadi.

Mulai Merincikan Pengeluaran Dengan Mencatat Pengeluaran

Pengeluaran bung dalam waktu sebulan bisa menjadi salah satu hal yang sulit dipahami. Terkadang bung merasa, “kok uang sudah habis saja”, ya bagaimana tidak habis kalau tiap hari bung bergaya parlente dengan menenteng kopi premium di gelas plastik dengan ada nama di gelasnya. Satu cangkirnya saja bisa Rp 50.000, lantas kalau hampir tiap kerja dia menemanimu, coba bung hitung saja. Jangan malas untuk menghitung pengeluaran, dengan membuat buku pengeluaran bung bisa tahu apakah selama ini lebih besar pasak dari pada tiang.

Kurangi Kencan Akhir Pekan, Karena Itu Bukan Simulasi Kalau Bung Memiliki Pasangan

Kencan akhir pekan kamu yang identik pergi ke restoran, kafe bahkan sampai ke mall. Bisa jadi salah satu hal kenapa kamu bisa menjadi pribadi yang boros. Kalau sesekali boleh-boleh saja, tetapi kalau hampir tiap minggu bisa membuat kantong bolong dan pikiran kosong lantaran duit tak ada sepeser pun di kantong. Mulai cari cara baru untuk kencan, seperti pergi mengunjungi rumah pasangan, DVD Marathon, atau hal asik lainnya. Yang jelas jangan membuat bengkak pengeluaran.

Membagi Pendapatan Dengan Tabungan dan Pengeluaran

Pendapatan yang bung dapatkan tidaklah harus dihabiskan dengan alasan, ada gajian di bulan depan. Melainkan dengan membagi berapa uang yang harus ditabungkan dan berapa uang yang harus dikeluarkan guna membayar kebutuhan. Biasanya, dalam menjawab berapa banyak yang harus ditabung, pakailah persentase yakni dengan menyisihkan 35% dari gaji untuk di tabungkan. Sisanya bung bagi lagi antara uang yang dipakai untuk pengeluaran sampai keinginan.

Membiasakan Membawa Bekal Guna Makan Siang Saat Bekerja

Aroma masakan di kantin kantor mungkin sangat menggoda, sehingga membuat bung kerap merogoh kocek untuk jajan. Nah, bukannya bermaksud pelit. Ada baiknya bung dari sekarang membawa bekal makan siang untuk menghemat pengeluaran. Dari pada bung menghabiskan Rp 20 – 30 ribu di kantor untuk jajan, lebih baik ditabung atau dialihkan guna menabung untuk membeli keiningan seperti pakaian atau sepatu. Sehingga penampilan terlihat baru.

Membawa Tunggangan yang Irit dan Tidak Boros

Jarak yang ditempuh dari rumah ke kantor sangat jauh. Sehingga bung harus menyambung dua kali naik kendaraan umum, yang jelas saja membuat bung harus merogoh biaya yang lumayan untuk sekali jalan. Belum lagi pada saat pulang, dan kemudian coba bung jumlahkan dalam sebulan.

Nah Lebih baik bung membeli tunggangan yang ramah di kantong. Yakni Suzuki Nex II, yang dibanderol Rp 13 jutaan on the road Jakarta. Dengan harga yang ekonomis macam itu bung sudah dapat motor yang punya tampilan modern. Bisa dibilang Suzuki Nex II ini benar-benar berbeda dari motor generasi sebelumnya. Tampilan yang tadinya minimalis diterabas pada generasi terbaru ini. Cukup wajar jika kemudian Suzuki mengusung tema #KerenCaraBaru pada Suzuki Nex II ini.

Salah satu faktor yang membuat motor ini nampak modern dan futuristik, adalah tampilan headlamp yang berada di dalam fairing depannya. Sementara di samping lampu terdapat lubang udara kecil yang menunjang aerodimikanya. Desain bentuk lampu depan dan lapisan pelindung yang futuristik, terdapat unsur DNA dari motor sport Suzuki bermesin besar seperti GSX-1000.

Tidak hanya murah dari segi pembelian, Suzuki Nex II juga mengedepankan soal konsumsi bahan bakar yang irit lho. Begini bung, berdasarkan Worldwide Motorcycles Cycle Test (WMCT) dengan kapasitas penuh sekitar 3,6 liter bisa diandalkan untuk melaju sejauh 176,4 km.

Skutik irit ini dimodali oleh Suzuki dengan mesin berkapasitas 115cc dengan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance). Mesin ini mampu menyemburkan tenaga sebesar 6,7 KW pada 8000 RPM. Torsinya sendiri bisa mencapai 8,5 Nm di 6000 RPM. Kombinasi ini tentunya cocok untuk penggunaan harian.

Apalagi teknologi fuel injectionnya yang canggih memberikan keuntungan konsumsi bahan bakar yang irit. Suzuki Nex II juga memiliki fitur Suzuki Easy Start System yang memastikan Suzuki Nex II selalu mudah ketika mesin dihidupkan.

Nah kalau bung dapat berkendara dengan aman dan tak banyak manuver. Otomatis, bahan bakar bakal irit sehingga lebihan duit bung sangat banyak untuk ditabung yang berguna bagi masa depan. Bisa membeli rumah, kendaraan favorit, sampai simpanan di masa depan. Kalau hidup sudah aman karena bung memiliki tabungan, toh tak ada yang perlu ditakutkan dalam menghadapi pahitnya dunia kalau kata orang-orang, ya kan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top