Health

Ternyata Ada Pantangan Minuman dan Makanan Sebelum Bung Melakukan Hubungan Badan

Rupanya ada beberapa makanan yang tidak boleh dimakan sebelum bung melakukan hubungan badan. Bukan tanpa alasan, melainkan makanan ini ditenggarai dapat mengganggu bung dalam sesi bercinta. Seperti mempengaruhi mood sampai menurunkan libido, tentu saja itu sangat berpengaruh saat bercinta membuat esensi kenikmatanya akan sirna begitu saja.

Terkait makanan dan minuman tersebut bisa jadi salah satunya adalah hal yang kerap bung konsumsi sebelum berhubungan. Nah, setelah bung membaca apa saja makanan dan minuman tersebut mungkin ini bisa menjadi salah satu alasan kenapa bung sampai sekarang tidak merasakan nikmatnya sesi bercinta dengan pasangan.

Daging Merah Bisa Membuat Nuansa Seksual Dalam Diri Hilang Seketika

Memang sedap menyantap daging dan sulit untuk menolak apabila dihidangkan. Namun bung harus bisa menolak apabila memiliki jadwal untuk bercinta, meskipun dalam berhubungan badan terkadang tidak ada jadwal melainkan kondisi dan situasi yang mendukung itu semua terjadi. Daging merah pantang dikonsumsi karena lama dicerna di dalam tubuh, bung bakal mulai merasa lesu dan lelah hingga akhirnya tidak memiliki hasrat berhubungan seks.

Hasrat Seksual Dapat Terbunuh Apabila Mengonsumsi Keju

Sebenarnya tidak hanya terpaku dengan keju, tetapi semua produk mengandung susu dapat membunuh hasrat seksual. Jadi hindarilah mengonsumsi semua makanan atau minuman yang mengandung susu, karena tubuh akan menghasilkan lebih banyak lendir dan membuat perut kembung karena mengandung gas.

Alkohol Mesti Dihindari, Karena Libido Bisa Tak Meninggi

Dalam film garapan Hollywood, nuansa di bar dengan segelas bir kemudian berakhir di ranjang hampir terjadi di semua genre film. Hal itu memantik bung, untuk bersikap selayaknya seseorang dalam film yang sebelum melepas hasrat seksual mengonsumsi bir atau alkohol terlebih dahulu. Padahal, nyatanya minuman tersebut tidak baik dikonsumsi sebelum bercinta lantaran libido dapat turun dan sangat berpengaruh saat bung bercinta.

Sayuran Memang Sehat, Tapi Brokoli Membuat Kadar Bercinta Akan Rehat

Memang benar kalau sayuran dapat meningkatkan kesehatan. Karena kandungannya yang kaya akan gizi dan vitamin, namun tak berarti saat bercinta bung akan lebih bergairah apalagi kalau brokoli santapannya. Efek samping yang terdapat di brokoli dapat membuat efek samping kembung. Dapat merusak suasana hati saat bercinta.

Mood Saat Berhubungan Dapat Menurun Karena Kacang

Mood menjadi hal yang penting dan sensitif yang sangat berpengaruh saat bung sedang merancakan hubungan badan. Sangat disarankan jangan mengonsumsi kacang, karena mengandung oligosakarida  yang sulit dicerna dan tidak dapat sepenuhnya memecah di dalam tubuh. Saat bung mengonsumsi kacang dapat menyebabkan kram perut dan juga gas berlebih. Tentunya situasi tersebut tidak ideal saat ingin berhubungan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Penyakit Jantung Tak Akan Bung Rasakan Kalau Sering Liburan

Sudah berapa kali bung mengambil cuti? apakah tahun ini sudah merasakan liburan yang menyenangkan? kalau belum itu bahaya bagi kesehatan. Menghindar dari rutinitas pekerjaan bermanfaat bagi kehidupan. Bahkan sebuah penelitian mengatakan kalau liburan adalah cara ampuh mencegah penyakit jantung!

Lewat laman Dailymail, para ilmuwan menemukan di mana semakin banyak waktu berlibur yang dimanfaat pekerja dalam setahun, maka semakin kecil pula risiko terjangkit sindrom metabolik. Sindrom metabolik sendiri merupakan sebuatan dari kondisi seperti hipertensi dan kolesterol tinggi. Atau yang lebih dikenal sebagai gejala penyakit jantung, diabetes tipe-2 dan stroke.

Nah, penelitian menyatakan bahwa salah satu cara menurunkan sindrom metabolik dengan plesiran. Bahwasanya setiap liburan atau plesiran yang dilakukan maka sindrom metabolik menurun hingga seperempat dari semula.

Alhasil semakin jauh terkena risiko penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Syracause, New York dipimpin oleh Dr Bryce Hruska, Assiten Profesor di Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Falk

Apa yang kami temukan adalah orang yang lebih sering berlibur di 12 bulan terakhir memiliki risiko lebih rendah untuk sindrom metabolik dan gejala metabolisme,” ungkap Dr Hruska.

Sindrom metabolik lebih lanjut lagi dijelaskan sebagai kumpulan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Apabila seseorang terserang sindrom metabolik, maka akan berisiko lebih tinggi terjangkit penyakit jantung.

Kita benar-benar melihat pengurangan risiko penyakit jantung, dengan semakin banyak orang berlibur. Ternyata gejala metabolik dapat dimodifikasi, itu berarti mereka dapat berubah atau dihilangkan,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Tak Lepas Dari Smartphone Dapat Menimbulkan ‘Tanduk’

Terlalu lama memegang gawai pintar ternyata berimbas pada perubahan struktur di kepala, salah satunya tanduk.

Studi yang dilakukan para ilmuwan yakni David Shahar dan Mark G. L. Sayers menemukan kalau generasi milenial kemungkinan terbesar terserang penyakit ini. ‘Tanduk’ yang tumbuh di pangkal tengkorak dikenal sebagai EEOP (Enlarged External Occipital Protuberance (EEOP) atau tonjolan besar oksipital ekstenal yang dikenal dengan nama Inion.

Inion adalah tonjolan tulang oksipital yang menonjol dan salah satu tulang yang membentuk tengkorak. Berbentuk seperti cawan, atau trapesium dengan ujung melengkung. Tulang ini terletak dibelakang tengkorak yang mempunyai daerah lebih rendah. Usia rentan yang terkena penyakit ini sekitar 18-30 tahun.

Lantas apakah tumbuhnya tanduk ini bahaya? bisa dibilang tidak bung, tumbuhnya tanduk adalah sebuah respon terhadap kehidupan manusia modern. Apalagi menghabiskan banyak waktu menatap ponsel menyebabkan ketegangan pada leher kita.

Hipotesis EEOP dapat dikaitkan dengan postur menyimpang karena penggunaan teknologi genggam yang meluas seperti smartphone dan tablet,”ujar Peneliti.

Peneliti juga mengatakan kepada Washington Post bahwa hal tersebut adalah tanda bahwa kepala dan leher tidak dalam konfigurasi yang tepat dan bisa menimbulkan penyakit ditempat lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Tumbuh Rasa Suka dengan Sepupu, Apakah Boleh Menikahinya?

Menikah dengan sepupu jadi pertanyaan besar yang dicari di google di awal bulan Juni lalu. Tren pencarian kata ‘Menikah dengan Sepupu’ dalam 5 tahun terakhir meningkat pada pekan silaturahmi lebaran. Nah, untuk boleh atau tidaknya, jawabannya ‘boleh’.

Akan tetapi, banyak risiko mengintai apabila seseorang menikahi sepupunya sendiri. Faktor kesehatan dan keturunan jadi dua hal yang dipertimbangkan sebelum bertekad penuh ingin menikahi sepupu sendiri.

Tak lama bersua, kemudian bertemu di saat dewasa jadi alasan timbul rasa ketertarikan. Bahkan ditelisik di Google tren, terdapat tiga topik yang berkaitan dengan pencarian tersebut. Pertama adalah soal kesehatan, kedua hukum dan ketiga topik syariah (hukum islam). Selain risiko yang mengintai, kira-kira hal lain apa lagi yang berkaitan dengan keinginan menikahi sepupu? Bagaimana hukum mengatur pernikahan antar-sepupu?

Negara Tak Melarang Perkawinan Antar Sepupu

Secara hukum negara Indonesia tidak melarang perkawinan antar-sepupu bung. Dijelaskan lewat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan, isinya perkawinan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaanya.

Beda soal kalau di negara berpenduduk sedikit seperti Islandia, penduduk khawatir secara tidak sengaja menikahi kerabat mereka. Dilansir dari situs Worldmeters, populasi penduduk negara ini Per Juni 2019  sekitar 340.395 orang.

Tentu berbanding jauh dengan Indonesia yang dapat mencapai 200 juta jiwa lebih. Untuk menanggulangi ‘ketidaksengajaan’ terdapat aplikasi bernama Islendinga-App yang mampu memeriksa kekerabatan penduduk Islandia asli.

Praktik Pernikahan Sedarah Sudah Dilakukan Sebelum 1950

Pernikahan sedarah ternyata sebuah praktik pernikahan yang sudah dilakukan sejak lama. Dilansir dari Popular Science, ini dilakukan ketika moda transportasi masih terbatas dan masyarakat cenderung tinggal di tanah kelahirannya.

Bahkan praktik pernikahan ini juga dilakukan beberapa tokoh dunia yang terkenal, sebut saja Charles Darwin dan Albert Einstein. Kedua orang yang sangat berpengaruh dalam dunia teknologi dan biologi ini menikahi sepupu pertamanya. Seperti Darwin dengan Emma Wedgwood, Eintsein dengan Elsa Lowenthal.

Persamaan Genetik Bisa Memicu Masalah Besar

Kesehatan dan keturunan jadi masalah besar dalam pernikahan antar-sepupu. Dapat dilihat dari besar kemungkinan persamaan genetik. Dilansir dari Tirto, persamaan genetik manusia dari persatuan sepupu adalah 12,5%, pada persatuan sepupu pertama, 3,13% pada persatuan sepupu kedua, 0,78% pada persatuan sepupu ketiga, 0,20% pada persatuan sepupu keempat, 0,05% pada persatuan sepupu kelima dan 0,01% pada persatuan sepupu keenam.

Sedangkan pada persatuan sepupu ketujuh hubungan genetik yang dimilik sudah tak berati sama sekali. Masih dilansir di laman yang sama, ternyata perbedaan materi genetik akan melindungi seseorang dari penyakit tertentu. Perbedaan susunan gen dapat membantu mencegah penyakit tersebut tak muncul pada keturunan apabila di salah satu pasangan memiliki penyakit tertentu.

Keturunan Dapat Mengalami Cacat Lahir

Keturunan akan jadi korban yang merasakan imbas dari perniakahan sedarah. Seperti yang dialami Ruba dan Saqib yang diceritakan langsung dalam artikel BBC. Hasil pernikahan sedarah membuat harus kehilangan tiga anaknya, bahkan Ruba, sang istri pernah mengalami enam kali keguguran.

Selain itu risiko seperti cacat lahir atau kelainan bawaan, gangguan pendengaran dini, gangguan penglihatan dini, keterbelakangan mental, ketidakmampuan belajar, perkembangan terhambat, kelainan darah bawaan, kematian bayi, epilepsi, dan kondisi parah tertentu yang tidak terdiagnosis.

Ini disebabkan karena ayah dan ibu memiliki DNA serupa, yang berakibat pada 4 sampai 7 persen anak-anak lahir dari pernikahan dengan sepupu pertama bisa memiliki cacat lahir seperti Ruba dan Saqib.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top