Entertainment

Skyfall: Film James Bond Yang Paling Laki-Laki

Mungkin “melucuti gadget canggih jagoannya”, jadi trend baru di Hollywood. Setelah sebelumnya Ethan Hunt di Mission Impossible 4, Batman di The dark knight rises, kini giliran James Bond di film Skyfall. Penggemar Agen rahasia Inggris MI6 satu ini pasti tahu betul kalau Bond idientik dengan gadget paling canggih di jamannya. Tapi hal berbeda ditemui dalam film terakhirnya ini.

Jalan cerita di awali dari aksi kejar-kejaran James Bond (Daniel Craig) dengan seorang penjahat yang membawa daftar seluruh agen MI6 yang sedang menyamar. Aksi kejar-kejaran itu berakhir di sebuah atap kereta, dimana Bond harus berkelahi dengan lawannya. Dan ujungnya ia tertembak justru oleh kawannya sendiri.

Tentunya aksi bond tertembak ini lagi-lagi adalah sebuah situasi yang jarang kita temui dalam film Bond. Mengingat dalam 22 film sebelumnya bahkan tatanan rambutnya saja pun jarang rusak.

Dari sini kita akan dibawa ke sebuah plot film bond yang berbeda. Akibat luka tembak, fisiknya sudah tidak selincah dulu. Mentalnya pun jatuh bahkan berpengaruh hingga ke akuratannya dalam menembak.

Masih ingat dengan tokoh “Q”? Ia adalah profesor yang selalu menyediakan gadget hingga mobil canggih untuk james bond. Tapi di film ini, Q hanya memberi Bond sebuah pistol dan dan sebuah radio transmiter yang bisa mengirimkan lokasi. Ya, hanya itu!

[quote]Kadang cara-cara lama seperti mengendarai Aston Martin DB klasik dan perkelahian dengan pisau commando justru paling menarik![/quote]

Karena itu ke flamboyanan Bond jadi jauh berkurang. Justru aksi keras dan action kasar mendominasi jalannya cerita. Perkelahiannya pun sangat “hardcore” dan jauh dari kesan manis. Apalagi musuh yang dihadapinya adalah juga mantan agen terbaik MI6.

Javier Bardem memerankan Silva sang penjahat dengan sangat keren. Ia memang tidak bisa berkelahi sehebat bond, tapi pikirannya yang semi psikopat membuat James Bond bekerja ekstra keras. Apalagi Silva punya dendam pribadi dengan M sang pemimpin MI6.

Karena itu kita menobatkan Skyfall ini sebagai film James Bond paling laki-laki. Semua kembali ke action dasar tanpa gadget canggih. Dan beberapa kali muncul dialog “The old ways are sometimes the best” yang seolah ingin menggambarkan keseluruhan cerita Bond kali ini yang minus alat dan sangat mengandalkan fisik dan pikiran. Ya, gadget canggih dan mobil keren memang asik, tapi kadang cara-cara lama seperti mengendarai Aston Martin DB klasik dan perkelahian dengan pisau commando justru paling menarik!

skyfall james bond

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top