Sponsored Content

Situasi Kian Rawan, Amankan Motormu dari Pencurian dengan Cara Ini

Nah, belakangan ini aksi pencurian kendaraan motor (curanmor) memang semakin marak. Tak hanya rawan di jalan raya kena begal tapi motor yang lagi diparkir di dalam rumah pun bisa raib digondol pencuri. Bermacam modus dipakai para pelaku curanmor, mulai dari menggunakan kunci T, menggunakan cairan kimia untuk merusak kunci, hingga memepet kendaraan korban dan meminta paksa.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang tahun 2015 lalu, telah terjadilebih dari 38.000 kali aksi curanmor di seluruh wilayah Indonesia. Angka ini cenderung menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2014, yang bisa mencapai lebih dari 40.000 kasus.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kejadian curanmor terbanyak di Indonesia, yaitu 5.000 kasus pencurian, lalu di urutan kedua, Sumatera Utara dengan 4.900 kasus, dan urutan ketiga DKI Jakarta dengan 3.200 kasus.

Selanjutnya, Sumatera Barat berada di urutan keempat dengan 3.000 kasus pencurian motor, Sulawesi Selatan di urutan kelima dengan 2.500 kasus, Jawa Tengah di urutan keenam dengan 2.500 kasus, Sumatera Selatan di urutan ketujuh dengan 1.700 kasus, Aceh di urutan kedelapan dengan 1.600 kasus, Papua di urutan kesembilan dengan 1.500 kasus, dan urutan kesepuluh adalah Kalimantan Timur dengan 1.400 kasus pencurian motor.

Aih, ngeri ya kalau lihat deretan angka tersebut. Tapi kita tak bisa terus larut dalam ketakutan bukan? Coba kita lihat bagaimana cara mengamankan tunggangan kesayangan kita.

Gunakan Kunci Pengaman Tambahan

Ada baiknya, sobat Yomamen menggunakan pengaman tambahan untuk mengamankan sepeda motor kesayangan. Bentuknya bisa macam-macam. Inovasi baru juga bermunculan soal kunci tambahan ini. Misalnya kunci tambahan yang disematkan pada tuas rem. Ada juga berupa kunci yang dikaitkan ke velg motor.

Paling sederhana adalah menggunakan gembok biasa alias gembok pagar rumah yang cara penggunaannya bisa diselipkan ke lubang cakram sepeda motor. Tentunya pilihlah kunci gembok yang bagus, kokoh dan berkualitas. Jangan pelit membelanjakan uang untuk pengaman tambahan satu ini.

Masukan Motor ke Dalam Rumah

Seringkali kita memarkirkan motor secara sembarangan. Bahkan bila berada di rumah, motor hanya diparkirkan di pinggir jalan depan rumah dengan alasan kepraktisan agar mudah dan tidak ribet saat akan digunakan.
Padahal kebiasaan semacam ini justru dapat memancing pencuri motor untuk beraksi. Inget pepatah, “kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku tapi juga karena ada kesempatan”.

Nah untuk itulah sebaiknya kiya selalu memasukkan motor ke dalam rumah apabila selesai digunakan. Mencegah lebih baik dari pada kehilangan motor kesayangan. Bisa dipastikan, pencoleng akan berpikir dua tiga kali untuk mengambil motor yang tersimpan rapi di dalam rumah.

Parkirkan Motor di Tempat Parkir Resmi

Saat berkunjung ke satu tempat, apakah pusat perbelanjaan, pasar, atau perkantoran, sebaiknya memarkirkan sepeda motor di tempat parkir resmi dibandingkan parkir di tempat parkir liar. Sebab bila parkir di tempat parkir resmi yang saat akan masuk kita harus mengambil struk parkir dan harus memperlihatkan STNK saat akan keluar area parkir. Setidaknya hal ini membuat motor lebih aman.

Memang sih agak sedikit ribet dan bayar parkirnya progresif sesuai lamanya waktu parkir, namun ini lebih baik dari pada kita berisiko kehilangan sepeda motor. Apalagi sebagian parkiran resmi ini sudah menyertakan biaya asuransi kehilangan untuk setiap harga tiket yang kita bayarkan. Jadi kita bisa lebih aman meninggalkannya bukan?

Gunakan Motor dengan Magnetic Key Shutter

Pilihlah sepeda motor yang dilengkapi magnetic key shutter. Yakni, pengaman tambahan berupa cover atau penutup rumah kunci kontak. Cover ini hanya bisa dibuka oleh bagian kepala anak kunci yang berbentuk lingkaran dan terbuat dari plastik. Jadi bagian lingkaran anak kunci ini harus dimasukan ke cylinder shutter untuk membuka cover kunci kontak.

Saat ini sudah banyak beredar sepeda motor yang dilengkapi kunci pengaman semacam ini. Teranyar adalah sepeda motor Suzuki yakni, GSX S 150 yang sudah menggunakan kunci tipe ini. Pasalnya beberapa maling sepeda motor sering menggunakan kunci T untuk memaksa membuka kunci.

Dengan model magnetic ini cara tersebut akan terhambat. Apalagi kunci magnetic key shutter milik GSX S 150 ini misalnya sudah menggunakan bahan yaang kuat. Dan otomatis menutup jika kamu mengangkat anak kunci. Jadi tak perlu khawatir kelupaan menutupnya ketika terburu-buru meninggalkan motor.

Gunakan Motor Dengan Keyless Ignition System

Suzuki GSX R 150 malah sudah menerapkan teknologi yang lebih canggih yang diberi nama Keyless Ignition System. Alias tidak lagi menggunakan anak kunci konvensional. Layaknya seperti mengoperasikan sebuah mobil mewah Jadi untuk mengoperasikan motor Suzuki GSX hanya bisa dilakukan dengan menggunakan remote yang sudah disetting ID numbernya. Disarankan nomor identitas itu lebih baik dicatat dan rahasiakan lalu disimpan di tempat aman.

Fitur ini diklaim Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai yang pertama di kelas sepeda motor sport 150 cc. Sistem keyless membantu pengoperasian motor menjadi lebih mudah. Sistem keyless terdiri dari dua komponen utama, yaitu kunci remote dan anak kunci.

Biasanya pada mobil dengan sistem keyless, anak kunci kontak tersimpan menyatu dengan kunci remote. Namun GSX R 150, anak kunci terpasang pada rumah kunci (main switch) yang letaknya di dekat tangki bahan bakar.

Bentuk anak kunci itu seperti knob, jadi pengoperasian ke posisi on, off, atau mengunci setang tinggal diputar. Anak kunci itu juga bisa dicopot jika biker ingin membuka penutup tangki bahan bakar dan jok boncenger.

Cara menggunakan sistem keyless mendeteksi kunci remote dalam radius 1 meter. Jika terdeteksi maka biker bisa menyalakan mesin. Bila kunci remote berada di luar radius, maka secara otomatis mesin motor akan langsung mengunci.

Ketika anak kunci diputar ke posisi off dan sistem gagal melakukan identifikasi karena remote rusak atau hilang maka lampu indikator LED berwarna biru akan mulai berkedip maksimum 30 detik. Selama itu anak kunci masih bisa diputar ke posisi on.

Bukankah buat maling mudah saja, tinggal potong kabel dari rumah kunci, sambungkan langsung dan menyalakan motor? Nah, Suzuki juga mengklaim sistemnya ini tak bisa di potong dengan menggunakan teknik jumper seperti yang lazim dilakukan para pencuri mobil di film. Mereka telah melakukan uji coba dengan teknik itu dan hasilnya nihil. Semua klistrikan memang terlihat menyala jika jalurnya dipotong, tapi niscaya motor tetap tidak akan mau hidup.

GSX R 150 juga memiliki fitur tambahan keamanan yaitu Answer Back. Fitur yang dioperasikan dari kunci remote ini bisa membuat motor mengeluarkan sinyal lampu dan suara jadi memudahkan pencarian di parkiran. Canggih kan?

1 Comment

1 Comment

  1. Nofantoro

    July 17, 2017 at 8:08 am

    beh… cocok banget nih GSX R 150. Jadi pengen cepet-cepet beli akhir tahun ini. Makasih mas atas tipsnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top