Otomotif

Situasi Kian Rawan, Amankan Motormu dari Pencurian dengan Cara Ini

Nah, belakangan ini aksi pencurian kendaraan motor (curanmor) memang semakin marak. Tak hanya rawan di jalan raya kena begal tapi motor yang lagi diparkir di dalam rumah pun bisa raib digondol pencuri. Bermacam modus dipakai para pelaku curanmor, mulai dari menggunakan kunci T, menggunakan cairan kimia untuk merusak kunci, hingga memepet kendaraan korban dan meminta paksa.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang tahun 2015 lalu, telah terjadilebih dari 38.000 kali aksi curanmor di seluruh wilayah Indonesia. Angka ini cenderung menurun jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahun 2014, yang bisa mencapai lebih dari 40.000 kasus.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah kejadian curanmor terbanyak di Indonesia, yaitu 5.000 kasus pencurian, lalu di urutan kedua, Sumatera Utara dengan 4.900 kasus, dan urutan ketiga DKI Jakarta dengan 3.200 kasus.

Selanjutnya, Sumatera Barat berada di urutan keempat dengan 3.000 kasus pencurian motor, Sulawesi Selatan di urutan kelima dengan 2.500 kasus, Jawa Tengah di urutan keenam dengan 2.500 kasus, Sumatera Selatan di urutan ketujuh dengan 1.700 kasus, Aceh di urutan kedelapan dengan 1.600 kasus, Papua di urutan kesembilan dengan 1.500 kasus, dan urutan kesepuluh adalah Kalimantan Timur dengan 1.400 kasus pencurian motor.

Aih, ngeri ya kalau lihat deretan angka tersebut. Tapi kita tak bisa terus larut dalam ketakutan bukan? Coba kita lihat bagaimana cara mengamankan tunggangan kesayangan kita.

Gunakan Kunci Pengaman Tambahan

Ada baiknya, sobat Yomamen menggunakan pengaman tambahan untuk mengamankan sepeda motor kesayangan. Bentuknya bisa macam-macam. Inovasi baru juga bermunculan soal kunci tambahan ini. Misalnya kunci tambahan yang disematkan pada tuas rem. Ada juga berupa kunci yang dikaitkan ke velg motor.

Paling sederhana adalah menggunakan gembok biasa alias gembok pagar rumah yang cara penggunaannya bisa diselipkan ke lubang cakram sepeda motor. Tentunya pilihlah kunci gembok yang bagus, kokoh dan berkualitas. Jangan pelit membelanjakan uang untuk pengaman tambahan satu ini.

Masukan Motor ke Dalam Rumah

Seringkali kita memarkirkan motor secara sembarangan. Bahkan bila berada di rumah, motor hanya diparkirkan di pinggir jalan depan rumah dengan alasan kepraktisan agar mudah dan tidak ribet saat akan digunakan.
Padahal kebiasaan semacam ini justru dapat memancing pencuri motor untuk beraksi. Inget pepatah, “kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelaku tapi juga karena ada kesempatan”.

Nah untuk itulah sebaiknya kiya selalu memasukkan motor ke dalam rumah apabila selesai digunakan. Mencegah lebih baik dari pada kehilangan motor kesayangan. Bisa dipastikan, pencoleng akan berpikir dua tiga kali untuk mengambil motor yang tersimpan rapi di dalam rumah.

Parkirkan Motor di Tempat Parkir Resmi

Saat berkunjung ke satu tempat, apakah pusat perbelanjaan, pasar, atau perkantoran, sebaiknya memarkirkan sepeda motor di tempat parkir resmi dibandingkan parkir di tempat parkir liar. Sebab bila parkir di tempat parkir resmi yang saat akan masuk kita harus mengambil struk parkir dan harus memperlihatkan STNK saat akan keluar area parkir. Setidaknya hal ini membuat motor lebih aman.

Memang sih agak sedikit ribet dan bayar parkirnya progresif sesuai lamanya waktu parkir, namun ini lebih baik dari pada kita berisiko kehilangan sepeda motor. Apalagi sebagian parkiran resmi ini sudah menyertakan biaya asuransi kehilangan untuk setiap harga tiket yang kita bayarkan. Jadi kita bisa lebih aman meninggalkannya bukan?

Gunakan Motor dengan Magnetic Key Shutter

Pilihlah sepeda motor yang dilengkapi magnetic key shutter. Yakni, pengaman tambahan berupa cover atau penutup rumah kunci kontak. Cover ini hanya bisa dibuka oleh bagian kepala anak kunci yang berbentuk lingkaran dan terbuat dari plastik. Jadi bagian lingkaran anak kunci ini harus dimasukan ke cylinder shutter untuk membuka cover kunci kontak.

Saat ini sudah banyak beredar sepeda motor yang dilengkapi kunci pengaman semacam ini. Teranyar adalah sepeda motor Suzuki yakni, GSX S 150 yang sudah menggunakan kunci tipe ini. Pasalnya beberapa maling sepeda motor sering menggunakan kunci T untuk memaksa membuka kunci.

Dengan model magnetic ini cara tersebut akan terhambat. Apalagi kunci magnetic key shutter milik GSX S 150 ini misalnya sudah menggunakan bahan yaang kuat. Dan otomatis menutup jika kamu mengangkat anak kunci. Jadi tak perlu khawatir kelupaan menutupnya ketika terburu-buru meninggalkan motor.

Gunakan Motor Dengan Keyless Ignition System

Suzuki GSX R 150 malah sudah menerapkan teknologi yang lebih canggih yang diberi nama Keyless Ignition System. Alias tidak lagi menggunakan anak kunci konvensional. Layaknya seperti mengoperasikan sebuah mobil mewah Jadi untuk mengoperasikan motor Suzuki GSX hanya bisa dilakukan dengan menggunakan remote yang sudah disetting ID numbernya. Disarankan nomor identitas itu lebih baik dicatat dan rahasiakan lalu disimpan di tempat aman.

Fitur ini diklaim Suzuki Indomobil Sales (SIS) sebagai yang pertama di kelas sepeda motor sport 150 cc. Sistem keyless membantu pengoperasian motor menjadi lebih mudah. Sistem keyless terdiri dari dua komponen utama, yaitu kunci remote dan anak kunci.

Biasanya pada mobil dengan sistem keyless, anak kunci kontak tersimpan menyatu dengan kunci remote. Namun GSX R 150, anak kunci terpasang pada rumah kunci (main switch) yang letaknya di dekat tangki bahan bakar.

Bentuk anak kunci itu seperti knob, jadi pengoperasian ke posisi on, off, atau mengunci setang tinggal diputar. Anak kunci itu juga bisa dicopot jika biker ingin membuka penutup tangki bahan bakar dan jok boncenger.

Cara menggunakan sistem keyless mendeteksi kunci remote dalam radius 1 meter. Jika terdeteksi maka biker bisa menyalakan mesin. Bila kunci remote berada di luar radius, maka secara otomatis mesin motor akan langsung mengunci.

Ketika anak kunci diputar ke posisi off dan sistem gagal melakukan identifikasi karena remote rusak atau hilang maka lampu indikator LED berwarna biru akan mulai berkedip maksimum 30 detik. Selama itu anak kunci masih bisa diputar ke posisi on.

Bukankah buat maling mudah saja, tinggal potong kabel dari rumah kunci, sambungkan langsung dan menyalakan motor? Nah, Suzuki juga mengklaim sistemnya ini tak bisa di potong dengan menggunakan teknik jumper seperti yang lazim dilakukan para pencuri mobil di film. Mereka telah melakukan uji coba dengan teknik itu dan hasilnya nihil. Semua klistrikan memang terlihat menyala jika jalurnya dipotong, tapi niscaya motor tetap tidak akan mau hidup.

GSX R 150 juga memiliki fitur tambahan keamanan yaitu Answer Back. Fitur yang dioperasikan dari kunci remote ini bisa membuat motor mengeluarkan sinyal lampu dan suara jadi memudahkan pencarian di parkiran. Canggih kan?

1 Comment

1 Comment

  1. Nofantoro

    July 17, 2017 at 8:08 am

    beh… cocok banget nih GSX R 150. Jadi pengen cepet-cepet beli akhir tahun ini. Makasih mas atas tipsnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Menjajal Si Merah: Jinak Di Bawah, Galak Di Atas

Akhirnya kami punya kesempatan untuk menjajal langsung motor GSX-R150 dari Suzuki. Kebetulan yang kami jajal berwarna merah, yang nampak begitu menggoda. Secara umum motor satu ini kami bawa untuk penggunaan harian di aera jabodetabek. Di beberapa kesempatan kami juga membawa motor ini di jalan yang lebih luang untuk menjajal performanya.

Tampilan Fungsional Tanpa Banyak Ornamen Basa-Basi

Kami memilih kata sexy, untuk menggambarkan Suzuki GSX-R150 ini. Nama GSX yang disandangnya sesungguh tak sekedar tempelan belaka. Karena kita bisa melihat tarikan garis serupa dari tipe-tipe GSX yang menggendong mesin lebih besar. Coba kita bandingkan tampilan GSX-R1000 ini dengan GSX-R150 ini. Tarikan garisnya tampak serupa.

Desain bodynya tak di rancang main-main karena dibangun menggunakan perhitungan hasil pengujian wind tunnel di jepang. Hasilnya, GSX-R15o ini menganut model yang terlihat mengalir dan aerodinamis. Pastinya tidak banyak ornamen atau bentuk-bentuk tak bermanfaat yang jamak kita lihat di merk lain. Tapi bukan berarti tampilannya jadi tak menarik.

Karena kami sempat beberapa kali mendapati pengendara lain melirik motor yang kami tunggangi. Terutama bagi sesama pengguna kelas 150cc, motor cukup menyita perhatian di jalan raya. Waspada khusus kami berikan pada sektor spion. Bentuknya yang mendatar dan sangat lebar, menempatkan perangkat satu ini sejajar dengan spion mobil kebanyakan. Walhasil, untuk lancar mengarungi kemacetan, ketika menggunakan motor ini harus sesekali melipat spionnya ke dalam.

Posisi Riding Agresif Dengan Handle Bar Under Yoke

Untuk kelas motor sport 150cc bisa dibilang posisi berkendara GSX-R150 ini paling agresif kalau dibandingkan dengan kompetitor lainnya. Stang jepitnya sendiri bertipe under the yoke alias berada di bawah segitiga depan.

Dalam kondisi berkendara normal, badan menjadi membungkuk dan mendukung tampilan balap dari motor ini. Ketika dalam kecepatan tinggi dengan mudah badan pengendara mendekat dan memeluk tangki. Hal ini didukung dengan jok belakang yang tinggi sehingga menambah kesan agresif.

Hal menarik lainnya, bobot GSX-R150 yang hanya 126 kg lebih ringan dibanding motor 150cc lain yang lebih dari 130 kg. Ditambah lagi tinggi joknya juga paling rendah di kelasnya. Sehingga untuk mereka yang bertinggi badan kurang dari 170 cm pun masih nyaman mengendarai motor ini. Untuk diajak rebah ketika menikung juga tak ragu karena bobotnya yang ringan tadi.

Mesin Over Bore, Galak Di Putaran Menengah Atas

Lagi-lagi Suzuki mengambil langkah berbeda dengan para kompetitornya yang memilih mesin over stroke atau Square. Karena dapur pacu yang disematkan pada GSX-R150 ini justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm).

Layaknya mesin over bore, tenaga yang dihasilkan pada putaran bawah cenderung lebih jinak dan kalem. Karena itu motor ini cukup ramah digunakan di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM. Jangan heran seandainya bung menggunakan motor ini untuk beradu kecepatan, di putaran tengah dan atas cepat mengasapi motor lain.

Teknologi Keyless, Nyalakan Motor Bisa Pakai ID

Kecangihan tak berhenti sampai situ, untuk mengoperasikan motor, Bung cukup mendekatkan remote ke motornya. Motor baru bisa dioperasikan dengan memutar knob yang ada di tangki apabila remote berada dalam radius 1 meter. Sementara sebaliknya keyless ignition system otomatis akan mengunci jika jarak remote lebih dari 1 meter.

Demi keamanan, knob ini pun tidak bisa diputar paksa. Apabila main switch knob diputar paksa dengan tujuan akan dicuri, maka sesuai konstruksinya main switch knob akan berputar kosong.

Setiap keyless remote memiliki nomor ID. Nomor tersebut memungkinkan pemilik motor untuk tetap bisa mengakses main switch knob dalam keadaan remote rusak atau gangguan teknis lainnya. Kita tinggal memasukan 4 digit pin dengan acara menekan knob. Karena itu Pemilik motor disarankan untuk mencatat dan rahasiakan Remote ID serta simpan di tempat yang aman.

Namun Terlepas dari kecanggihannya tersebut, SIS selaku produsen Suzuki juga mendengar dan memenuhi permintaan dari konsumen lain yang memiliki karakter berbeda, dengan menyediakan Suzuki GSX-R150 menggunakan Shuttered Key System.

Sambil menemani keberadaan penjualan Suzuki GSX-R150 varian Keyless Ignition System saat ini, SIS memproduksi varian Shuttered Key System dengan komposisi secara khusus sebanyak 15% dari total produksi GSX-R150 setiap bulan. Dengan demikian, calon konsumen bisa memiliki pilihan lebih banyak sebelum memutuskan pilihannya.

1 Comment

1 Comment

  1. Nofantoro

    July 17, 2017 at 8:08 am

    beh… cocok banget nih GSX R 150. Jadi pengen cepet-cepet beli akhir tahun ini. Makasih mas atas tipsnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

Jokowi Kembali Tampil Nyentrik Dengan Motor Listrik, Kira-kira Seperti Apa ya Motornya?

Beberapa akhir ini Presiden Jokowi kerap menjadi pembicaraan. Selepas membeli motor custom chopper dan touring ke Pelabuhan Ratu dengan jaket denim karya @nevertoolavish, sekarang presiden yang doyan blusukan ini tampil nyentrik dengan motor listrik.  Jokowi bersama dengan sang istri, Iriana juga selaku Ibu Negara, berkendara berbocengan saat berkunjung ke Kabupaten Asmat di Papua.

Motor yang secara tampilan mirip dengan motor matic tersebut adalah Zero 8i, motor produksi dalam negeri, WIM Motor. Adapun motor listrik ini diperkenalkan dimuka umum lewat Jokowi guna menyiasati kelangkaan bahan bakar yang terjadi bumi cenderawasih Bung, kalau memakai motor listrik sudah pasti bakal menghemat BBM yang semakin lama kian langka.

Motor Listrik Berdaya 1.000 watt Dengan Jarak Tempuh Puluhan Kilometer

Sumber : Viva.com

Motor listrik memang belum booming di tanah air, meskipun pengembangannya telah dilakukan di mana-mana. Tetapi dari segi urusan pemakaian, mayoritas masih memakai motor konvensional. Padahal Zero 8i keluaran WIM motor memiliki jarak tempuh 50 sampai 80 kilometer lho Bung dengan waktu isi ulang (charging) 8 jam. Capaian jarak tempuhnya yang tak bisa dianggap remeh tentu sudah sangat membantu untuk urusan transportasi. Motor ini tentu saja digerakan dengan motor listrik 48 Volt 1.000 watt dan baterai 48 volt 20 Amphere hour.

WIM Motor Adalah Gambaran Masa Kecil Bung yang Mungkin Terlupakan

Sumber : Viva.com

Apakah Bung masih ingat ketika ada iklan sepeda dengan jargon “Hebooh” yang diteriakan oleh seekor gajah? Ya, Bung benar, itu adalah iklan milik WIM Cycle. Dari kedua nama yang sama, ternyata memang memiliki hubungan antara perusahaan sepeda dengan motor listrik. WIM motor sendiri adalah perusahaan yang didirikan di bawah bendera WIM Cycle, yang bergerak dibidang distribusi toys dengan merk WIM. Yang mengejutkan lagi motor ini sudah ada dari tahun 2009 dan dirakit di Gresik lho Bung.

Perkara Efisiensi Motor Listrik Jauh Lebih Hemat, Nggak Percaya Bung?

Sumber : Viva.com

Coba cek dompet Bung, sudah menghabiskan berapa duit untuk perkara mengisi bensin? Meskipun keluar sedikit demi sedikit, tentu tak terasa kalau sebulan sudah menghabiskan Rp 300 – Rp 400 ribu. Tetapi kalau Bung memakai motor listrik jauh lebih hemat. Mungkin uangnya bisa Bung sisihkan untuk beli cincin guna melamar si nona.

Motor konvensional membutuhkan 1 liter untuk menempuh jarak 30 kilometer, sedangkan motor listrik hanya butuh 3 kWh untuk mencapai jarak 60 kilometer. Apabila Bung membeli BBM jenis Pertamax dengna harga Rp 9.000 maka Bung menghabiskan jarak Rp 18.000 untuk menempuh jarak 60 kilometer. Sedangkan motor listrik? Hanya mengeluarkan Rp 4.500 dengan menempuh jarak yang sama.

Motor Listrik Jauh Lebih Ramah Lingkungan Dibanding Motor Konvensional

Sumber : Viva.com

Motor listrik barang tentu jauh lebih ramah lingkungan dari motor konvensional karena tidak ada emisi gas buang yang diproduksi. Sumber listrik pun dapat dipanen secara alami di zaman canggih seperti lewat tenaga angin sampai panel surya. Sementara baterai yang tersemat di motor listrik juga dapat didaur ulang untuk digunakan kembali. Kalau Bung mulai beralih ke motor listrik berarti Bung telah menyelamatkan bumi dari global warming.

Meminimalisir Kecelakaan Lantaran Kecepatan Dapat Diatur Dengan Aman

Sumber : Viva.com

Salah satu kelebihan lainya yang dimiliki motor listrik ialah tenaga diapat diatur sesuai kebutuhan. Fitur ini jelas berguna bagi pengendara, yang kerap melaju cepat tanpa memperhatikan kemanan sehingga timbul kecelakaan. Bahkan, apabila digambarkan, motor listrik yang mesinnya setara 125 cc ini dapat dibatasi kecepatannya sampai 40 km per jam.

 

1 Comment

1 Comment

  1. Nofantoro

    July 17, 2017 at 8:08 am

    beh… cocok banget nih GSX R 150. Jadi pengen cepet-cepet beli akhir tahun ini. Makasih mas atas tipsnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Daripada Masa Pacaran, Momen Pendekatan Sebenarnya Jauh Lebih Berat Untuk Dijalankan

Masa pendekatan seperti sebuah ujian sebelum jadian, ada rintangan yang menghalangi hingga membuat hubungan tidak dapat berjalan yang diinginkan. Karena itu, masa pendekatan masa sulit yang harus dilewati. Seperti ajang pecarian bakat tapi masih dalam kategori kualifikasi. Bung harus usaha keras agar jalan berat bisa ringan diselesaikan.

Pendekatan biasanya dijalani penuh semangat meskipun rasa cinta belum tentu terbalas. Bagaimana bung mau tahu kalau hal itu dapat terbalas kalau belum mencoba untuk menyelesaikan. Lantaran berat di jalani, banyak yang tidak usaha extra ketika di titik ini. Banyak yang cuek dan coba cari sana cari sini yang pas di hati. Tapi malah tetap sendiri karena terlalu selektif memilih calon istri.

Memulai Chatting Awal Bisa Berbuah Basi Karena Respon Nona Datar Tanpa Ekspresi

Mencari bahan obrolan bersama gebetan tentu sulit bung. Apalagi respon gebetan tidak terlalu menyenangkan saat menyapa di waktu sengang. Ingin pendekatan berjalan mulus, bung berlaku bak wartawan dengan menanyakan berbagai pertanyaan untuk menggali kehidupan nona lebih dalam. Garing memang, tapi bung tetap melakukan.

Belum lagi, nona bisa membalas pesan bung dengan jeda 2 sampai 3 jam. Hingga timbul pertanyaan apakah bung bukan prioritas di ranah perasaan nona? sehingga hadir dan tidak, tidak berpengaruh buatnya. Bung yang terlahir sebagai laki-laki kuat, harus bisa mensiasiti dan menaklukan nona. Karena tantangan seperti itu saja tidak bisa, bagaimana ke langkah selanjutnya?

Uang Menjadi Pertaruhan Untuk Kemenangan Masa Pendekatan

Kalau chatting sudah berjalan aman, bisa jadi pertemuan akan segera dilakukan. Karena pesan yang berjalan antara bung dan nona, sudah menggali rasa penasaran. Meet up, istilah gaulnya. Merujuk ke tempat makan yang tak mewah namun menawan. Agar nona bisa menilai, kalau bung cukup memiliki selera dan nilai untuk memilih tempat pada sebuah pertemuan.

Usaha laki-laki kepada perempuan memang ada saja. Entah kodrat atau memang dicontohkan adam dan hawa, sistem traktir atau bayarin seperti menjadi tanggung jawab laki-laki. Demi merebut hati, apa boleh buat kan bung? dengan mempersiapkan suntikan dana untuk dapat traktir nona. Meskipun bulan depan hidup berkecukupan.

Tak Selalu Mulus, Kadang Dada yang Harus Banyak Dielus 

Setiap rencana pasti tidak pernah mulus. Tahayul apabila ada orang yang selalu mulus dengan rencana yang dibuat tanpa pernah gagal atau ada batu sandungan. Pendekatan sesungguhnya adalah rencana dari setiap orang yang ingin berpasangan, dengan menunjuk satu individu untuk mencoba menjalin hubungan.

Ketika rintangan datang, seperti Nona tiba-tiba menghindar dari peredaran atau ditolak setelah mengajak lebih dari teman. Ya sabar saja bung, itu semua biasa terjadi. Jangan ditangisi karena tidak perlu menangisi yang pergi secara terminologi, terkecuali ia tak lagi hidup di bumi.

Rasa Tidak Yakin Dapat Membuat Rasa Sang Nona Menjadi Terombang-Ambing

Ada lagi rasa kurang yakin hingga membuat gebetan pergi. Lantaran bung terlalu lama mengambil sikap untuk mengakhiri pendekatan dan melangkah maju ke arah jadian. Lagi-lagi, rasa yakin kerap mengantui hingga bung kerap menunda untuk mengikat nona. Padahal nona sudah terbawa suasana, namun dibuat sakit dengan perasaan yang diombang-ambing di segala situasi.

Dilema yang dialami nona, memutuskan untuk pergi, dari pada dibuat pilu karena langkah yang serius seperti hantu. Mampu memperlihatkan dan mengancam tapi tak kunjung bisa digapai. Kalau bung mengalami keraguan coba lah mencari jawaban. Jangan membawa perasaan seseorang ke arah ketidakpastian.

Pribadi Oportunis Selalu Ada, Rajin Melihat Celah Demi Memetik Kesempatan yang Ada

Oportunis mungkin sebutan bagi kawan yang memanfaatkan rasa lengang hubungan, kemudian masuk dan mendapatkan sesuai tujuan. Kalau bung sedang bersama gebetan dan dalam masa pendekatan, jagalah dia. Meskipun belum ada ikatan diantara kalian, namun bisa saja kerenggangan kalian dimanfaatkan oleh seseorang yakni kawan.

Istilah ini sering disebut nikung, tidak hanya merebut gebetan, merebut pacar pun juga demikian. Tapi kalau bung gentle ya biarkan nona yang memilih. Jangan terbesit rasa dendam dan amarah kepada seseorang oportunis tersebut. Kalau bung memang prioritas dan berkesan, pasti nona tak segan buat memilih bukan?

 

1 Comment

1 Comment

  1. Nofantoro

    July 17, 2017 at 8:08 am

    beh… cocok banget nih GSX R 150. Jadi pengen cepet-cepet beli akhir tahun ini. Makasih mas atas tipsnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas

Bike Wash Menjadi Pemanis Acara Komunitas Motor yang Dinilai Kotor

Mungkin mata lelaki memang sedikit nakal, sehingga hiburan berbau erotis pun harus hadir guna meramaikan suasana. Atau, bukan menjadi niatan mereka untuk hadir lantaran ada agenda tarian berbau erotis bukan? Tetapi ketika ada di depan mata, kenapa mesti dilewatkan begitu saja? Apakah begitu jawabannya Bung?

Bung mungkin kurang update, tetapi ada kasus yang menghebohkan di Jepara terkait acara dirgahayu salah satu komunitas motor, yang menghadirkan satu rangkaian acara bernama bike wash. Bike wash sendiri adalah rangkaian tarian (entah berbau erotis atau serupa sexy dance) yang diperankan perempuan di dekat motor, kemudian disemprotkan air sehingga suasana semakin bergelora, terutama bagi kaum adam.

Tapi kalau menggali lebih jauh lagi soal bike wash, kira-kira apakah tarian ini memang perdana terjadi Jepara atau memang sudah ada sebelumnya ya Bung?

Tidak Diwajibkan Tetapi Hampir Ada Di Setiap Acara Motor

Saat Yomamen coba menggali ke situs YouTube terkait acara serupa bike wash, ternyata muncul lho beberapa video dengan konten yang sama Bung. Bahkan hampir setiap gerakan dan adegannya hampir sama kok dengan apa yang terjadi di Jepara. Dari gerakannya sampai kucuran air yang mengguyur sang penari di motor tersebut. Barang tentu kejadian di Jepara bukan yang perdana terjadi. Apalagi sampai mengundang kehebohan dari berbagai pihak sampai kepolisian yang turut menghentikan acara ini. Lantas kalau bukan yang perdana, kenapa sampai bisa dihentikan?

Perizinan yang Keliru Membuat Aparat Mengambil Tindakan Terlebih Dahulu

Usut punya usut, mungkin ini menjadi salah satu alasan kenapa bike wash di Jepara menjadi hal yang menghebohkan. Lantaran perizinan yang diajukan ternyata berbeda dengan kejadian di lapangan Bung. Si komunitas motor “katanya” mengajukan perizinan akan ada acara yang berlangsung dari siang hingga sore dengan hiburan organ tunggal. Tetapi tidak ada organ tunggal barang satu pun di sana, yang ada malah penari seksi yang beraksi layaknya organ tunggal.

Alhasil, hal ini membuat AKBP Yudianto Adhi Nugroho dan Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP Suharto mengambil tindakan dengan menghentikan acara. Menurut penuturannya tersangka dinilai telah melanggar pasal Pasal 4 UU No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Tersebarnya Video Berdurasi Singkat Di Akun Sosial Media Membuat Beritanya Berkumandang Ke Mana-mana

Sumber : Hariandepok.com

Selain perizinan yang dilakukan tidak sesuai dengan kejadian, hal ini semakin heboh dengan adanya akun gosip macam Lambe Turah, yang mem-posting kejadian tersebut. Lengkap dengan caption menohok yang mempertanyakan kenapa adegan tersebut digelar di tempat umum seperti itu.

Hal inilah yang semakin membuat kejadian ini ter-blow up ke permukaan. Sehingga banyak warganet tanah air yang mengecam aksi hiburan yang diselenggarakan komunitas motor. Apalagi akun gosip macam Lambe Turah memiliki daya magnet luar biasa dengan pengikut jutaan. Bung tentu sudah bisa membayangkan dampaknya akan seperti apa bukan?

Mencoreng Nama Bikers Tentu Hal yang Bikin Ngenes

Sudah pasti hal yang membuat ngenes dari kejadian ini adalah bikers yang seyogyanya memiliki hobi berkelana dengan roda duanya pergi ke mana-mana sampai ke tempat jauh sekalipun. Biasanya, apabila ada satu komunitas yang berulang tahun di setiap chapter, chapter dari daerah lain pasti menyambanginya seperti mengucapkan selamat. Ketika hal ini terjadi, bisa saja perizinan di setiap daerah bakal sulit untuk menggelar pestanya.

Belum lagi cara pandang orang yang bakal streotipe, kalau biker mengadakan acara, pasti ada tarian erotisnya. Bakal ngenes kan? Cara pandang inilah yang kira-kira bakal mengakar. Apalagi bagi Bung yang bikers, tentu si nona bakal curiga dan mewanti-wanti, “Kalau kamu touring, suka ada bike washnya nggak?” Hmmm… hobi pun menjadi berabe untuk dilakoni di mata si nona.

Apakah Sah-sah Mengadakan Acara Dengan Tarian Seksi?

Nah ini, pasti menjadi pergunjingan bagi banyak orang. Mungkin Bung sendiri bakal timbul pemikiran setelah membaca ini. Sulit adalah jawaban yang absolut. Lantaran budaya dan norma timur yang menjunjung tinggi sopan santun tentu berguna bagi kebaikan. Tetapi tidak hanya acara motor saja kok, beberapa acara lain entah apa format dan pagelarannya ada juga yang mengusung sexy dancer, yang secara tidak langsung hampir serupa meskipun tidak sama. Kalau pun ditentang, apakah bakal tidak terjadi di beberapa pagelaran? Atau bakal terjadi secara diam-diam?

1 Comment

1 Comment

  1. Nofantoro

    July 17, 2017 at 8:08 am

    beh… cocok banget nih GSX R 150. Jadi pengen cepet-cepet beli akhir tahun ini. Makasih mas atas tipsnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top