Politik

Sistem Ganjil Genap Diperlebar dan Diperlama Durasinya, Akankah Macet Jadi Pemandangan Langka Saat Asian Games?

Menyambut Asian Games yang akan digelar dalam beberapa hari lagi. Indonesia selaku tuan rumah ingin memberikan kesan nyaman dan aman. Terutama dari sektor lalu lintas, Pemprov DKI saat ini akan menerapkan perluasan area sistem ganjil genap. Sistem ini bakal diterapkan di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan DI Panjaitan, Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Soebroto, Slipi, Tomang, Rasuna Said, dan sekitar kawasan Pondok Indah.

Aturan ini pun hanya berlaku untuk kendaraan pribadi saja Bung, dan tidak berlaku untuk motor, ambulans, dan kendaraan umum, kendaraan pejabat, serta rombongan atlet tentunya. Durasi dari sistem ini pun bakal dilakukan dari pagi hingga malam hari. Jam 06.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta saran dan masukan dari warga DKI Jakarta guna mengatasi kemacetan saat pelaksanaan Asian Games 18 Agustus – 2 September 2018. Sampai saat ini pun Pemprov DKI masih menggali sistem atau solusi lain guna mengatasi kemacetan. Sistem perluasan dan pertambahan durasi akan dimulai sejak 1 Agustus 2018. Kira-kira apakah akan efektif, Bung?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Canggihnya 5 Lapangan Olahraga Ini Dapat Membuat Bung Terkesima

Tanpa lapangan sepak bola, mungkin permainan sepak bola bakal tetap ada di jalan, di gang-gang, atau di lapangan yang ukurannya seadanya. Apabila Bung melihat di luar negeri, stadion, atau lapangan sepak bola maupun non sepak bola di sana sangat memenuhi standar dari segi ukuran hingga fasilitas. Bahkan, fasilitas yang super mewah pun juga dihadirkan sehingga membuat stadion tersebut sangat megah.

Di Indonesia sendiri kita memiliki stadion kebanggaan Gelora Bung Karno, yang pada beberapa waktu lalu direnovasi hingga menghabiskan dana Rp 500 milliar. Bahkan bisa dibilang stadion tersebut merupakan stadion termegah di Indonesia. Nah melihat beberapa stadion di luar, kecanggihan tidak hanya terletak dari fasilitasnya saja. Namun, ada beberapa sarana tambahan yang membuat stadion olahraga ini menjadi yang termegah. Kira-kira stadion apa saja ya, Bung?

Allianz Arena

Pasti Bung tahu dengan stadion yang bernama Allianz Arena. Ya, stadion ini merupakan milik dari tim terkuat di Jerman, Bayern Munchen. Dengan luas 66.500 m2, Allianz Arena berdiri kokoh dengan kapasitas mencapai 75.000 penonton. Sisi menarik dari stadion milik Bayern ini adalah tampilan luarnya yang memakai teknologi LED agar terlihat bercahaya.

Warnanya pun bakal berubah sesuai warna kebesaran tim yang sedang memimpin jalannya pertandingan. Selain itu, Allianz Arena bukan hanya milik Bayern Munchen saja Bung, melainkan ada tim lainya yakni TSV 1860 Munchen. Lantaran terkendala krisis finansial maka Bayern Munchen mengambil alih kepemilikan stadion tersebut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Ganda Putra Indonesia Bertingkah di Ajang Piala Thomas 2018, Membuat Warganet Gerah

Sumringah atas kemenangan memang boleh-boleh saja, tak ada yang mengharamkan akan aksi tersebut. Mungkin saja ini yang ingin dilakukan oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sebagai pasangan ganda putra Indonesia di ajang Piala Thomas 2018. Alih-alih ingin memberikan psywar guna meruntuhkan mental pasangan Malaysia, malah membuat pasangan tersebut diserang oleh komentar warganet Tanah Air yang menganggap aksinya terkesan meremehkan dan tak perlu.

Kevin Sanjaya lah yang menjadi aktor akan aksi yang dicap “tengil” oleh warganet sehingga membuat banyak warganet mengungkapkan keresahannya lewat sosial media. Bahkan ada pula yang ingin melempar raket ke wajahnya. Terhitung ada tiga aksi yang dilancarkan Kevin untuk memanaskan pertandingan.

“Saya akan melempar raket di wajah kevin sanjaya,” tulis @Cjgerrardkop di akun Twitter pribadinya.

Tak sampai di situ akun @onetwohae  juga turut mengkritik cara pemain tersebut. Menurutnya cukup dengan bermain baik saja, tak perlu ada aksi yang menjengkelkan.

“Kok Kevin Sanjaya menjengkelkan banget? Itu bukan Kevin yang baik. Hentikan. Bermain saja dengan baik,” bunyi kritikan netizen.

“Jika dia (Kevin) bukan orang Indonesia, saya pasti akan membenci Kevin Sanjaya,” sambung @ompanda48.

Aksi yang dilakukan oleh Kevin ternyata sukses memancing kekesalan pemain dari Malaysia. Adapun pasangan Malaysia yang diwakili oleh Goh V Shem/Tan Wee Kion, Kevin/Marcus berhasil ditundukkan dengan tiga set, 21-19, 20-22, 21-13. Indonesia pun berhasil melaju ke babak semifinal Piala Thomas 2018 yang berlangsung di Impact Arena, Bangkok.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sport

Saling Tuding Kesalahan Atas Insiden Tabrakan di Moto GP Spanyol

Lintasan balap memang tak bisa lepas dari tabrakan antar kendaraan, meskipun yang bermain dalam lintasan adalah pengendara handal di kelasnya yang mendapatkan pelatihan setiap hari soal kecepatan dan bermain aman. Tidak ada jaminan kalau pebalap bakal tetap aman dari insiden atau kecelakaan. Seperti yang terjadi pada pagelaran Moto GP 2018 yang dihelat di Spanyol beberapa waktu. Setidaknya tiga pebalap kawakan, Andrae Dovizioso, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa harus menyudahi lebih dulu balapannya dari pebalap lainnya.

Lantaran ketiga pebalap ini saling tabrakan hebat hingga tidak bisa melanjutkan padahal balapan tinggal menyisakan tujuh lap sebelum usai. Keuntungan lewat kecelakaan tersebut, dimanfaatkan oleh Marc Marquez untuk mendapatkan point penuh dengan mengambil podium utama. Lantaran para pesaing di depannya, yakni mereka yang terjatuh, harus ditimpa sial dengan insiden tersebut.

Berburu Gelar untuk Menjadi yang Utama Membuat Persaingan di Tikungan Kurang Waspada

Tikungan keenam, menyisahkan tujuh lap dan saling memperebutkan tempat utama mengakibatkan ketiga pebalap haus podium ini harus bersaing ketat. Saling salip dan geber kecepatan coba dimaksimalkan, beberapa kali mata penonton tertuju terhadap pesaingan sengit itu guna bertanya-tanya siapakah yang bakal menjadi jawara. Naas bagi mereka bermula saat Lorenzo berniat menyalip Dovizioso di tikungan.

Setelah berhasil menyalip Dovi, Lorenzo coba kembali ke dalam guna mengamankan posisinya agar Dovi mengendurkan gasnya guna tak menyalip Lorenzo. Tetapi skenario berkata lain, sebab Pedrosa dari belakang yang coba merangsek ke depan dengan kecepatan tinggi. Akhirnya Lorenzo bersenggolan dengan Pedrosa yang kemudian melebar dan menabrak bagian depan motor Dovizioso.

Pedrosa Menyalahkan  Lorenzo dengan Melempar Semua Tudingan

Siapa yang salah dan siapa yang terbebani dalam insiden tabrak beruntun ini memang sulit. Banyak sudut pandang yang dapat dipakai untuk melihat siapa biang atas insiden ini. Menurut kacamata pebalap asal Repsol Honda yang menjadi korban, Pedrosa, Lorenzo-lah yang salah. “Lorenzo sedang miring ke arah dalam tikungan, dia bisa sedikit banyak melihat saya, dan karena juga saya berpikir saat Anda melebar kemudian kehilangan racing line, Anda harus mengecek sebelum kembali,” ucap Pedrosa dikutip dari Motorsport.com.

Namun, Lorenzo pun tak mau disalahkan atas insiden ini. Mungkin menurutnya ini semua terjadi di luar kuasanya. Sehingga tudingan dari Pedrosa pun dibantahnya. Menurutnya, pebalap ketiga yakni Pedrosa harusnya dapat melihat situasi ini karena ia berada di belakang Dovi dan Lorenzo.

“Saya mau membalap dengan empat mata tetapi itu tidak bisa. Sesorang di belakang yang seharusnya bertanggung jawab tetapi itu Dani. Dani, saya, dan Dovi, tidak pernah ada di aksi seperti ini sebelumnya jadi saya tidak mau mengatakan (kesalahan siapa),” ucap Lorenzo masih dikutip dari situs yang sama.

Selisih Paham Antara Satu Tim Apakah Akan Kembali Intim?

Dua pebalap Ducati yakni Jorge Lorenzo dan Andre Dovizioso berselisih paham setelah insiden tersebut. Terjadi di lap ke-18 yang menyisahkan tujuh lap lagi, lewat kesialan yang menimpa mereka bertiga, menurut Andre Dovizioso memang Pedrosa salah seorang yang bisa disalahkan dari insiden ini. Namun, bukan berarti ia tidak menyalahkan rekan satu timnya. Karena menurutnya kesalahan terjadi di kedua pebalap.

“Ini adalah perpaduan kesalahan. Tentu saja keduanya, Dani dan Jorge melakukan kesalahan,” kata Dovi. Lewat insiden ini bisa saja terjadi keretakan yang terjadi di kubu internal Ducati. Terutama yang terjadi pada kedua pebalap handal ini.

Sang Legenda Tikungan pun Angkat Bicara Soal Kecelakaan

“Saya sudah melihat tayangan videonya, kesalahan terjadi pada Pedrosa dan Lorenzo” ucap Rossi dikutip Tuttormotoriweb. Menurut sang pebalap handal di tikungan seperti Rossi, yang mana tahu sela dan celah ketika menyalip layaknya angkat bicara. Seperti yang ia bilang kesalahan terjadi antara Pedrosa dan Lorenzo yang memicu semua ini.

“Lorenzo tidak dapat melihat Pedrosa di sana, sedangkan Pedrosa juga tidak mengira Lorenzo akan kembali ke dalam tikungan,” ucap Rossi menjelaskan.

Tidak Ada Penalti sehingga Tak Perlu Cemas Atas Semua Ini

FIM Moto GP Steward pun sudah memberika pernyataan bahwa tak ada penalti yang diberikan. Terutama kepada ketiga pebalap yang terlibat insiden. Hal ini pun disetujui oleh salah satu korban, yakni Dovi yang mengatakan terlalu berlebihan kalau sampai memberikan penalti.

“Tetapi pada akhirnya, saya tidak membuat kesalahan dan saya pulang tanpa membawa hasil Jadi ini selalu sulit untuk membuat keputusan tepat, untuk mengatakan mereka kena penalti atau tidak. Pada akhirnya saya pikir lebih baik tidak. Tetapi tergantung dari sudut pandang mana.” pungkas Dovi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top