Lebih Baik

Si Nona Tidak Melihat Ketampanan, Namun Mencari Kualitas Dari Seorang Pejantan

Jangan merasa Pede dengan ketampanan yang dimiliki, toh itu tidak menjadi satu-satunya kriteria yang diinginkan perempuan terhadap laki-laki. Di saat Si nona mulai mencari tambatan hati, memang paras jadi bahan pertimbangan (karena manusia tidak munafik untuk mencari yang ganteng atau cantik) namun itu juga tidak dipandang kalau memiliki sikap yang menyakitkan.

Berbicara tentang pencarian jodoh, pasangan atau apapun itu. Tentu para perempuan berhak untuk memilih. Setidaknya memilih berdasarkan apa yang ia sukai untuk jadi pasangan serasi. Kalau persoalan ketampanan adalah hal relatif, lantas yang dicari perempuan adalah kualitas. Nah, bagi bung yang merasa laki-laki sejati coba simak kualitas yang dicari si nona di bawah ini terhadap laki-laki.

Mampu Menghargai dan Menghormati Si Nona

Sudah sewajarnya kan? tidak ada orang yang ingin dinjak-injak harga diri atau diremehkan. Terlebih dari sosok yang dicintai. Apabila terjadi tentu terbayang rasa pedih dan sakitnya si nona seperti apa. Maka, jadilah sosok yang dapat menghargai dan menghormati perempuan, bahkan ke semua perempuan tidak hanya pasangan.

Dengan cara menganggap posisi mereka sama seperti ibu kalian. Ini dapat menjadi poin penting bagi perempuan saat bertemu laki-laki, kalau menghargai perempuan saja tidak bisa jangan harap dapat mencintai seutuhnya.

Dapat Menjaga Komunikasi, Karena itu Adalah Kunci!

Yap, komunikasi adalah hal dasar dalam hubungan, sudah sepatutnya bung tahu kenapa ini harus dijaga. Komunikasi tidak hanya kunci, tapi juga memiliki peran vital dalam hubungan. Sederhananya, bagaimana perasaan bung kalau menunggu kabar si nona yang tak kunjung datang seharian? khawatir, kan? bahkan bisa uring-uringan sambil bolak-balik telfon atau cek kolom obrolan. Tau kan rasa itu tidak enak? nah itu alasan kenapa komunikasi harus dijaga. Sekali komunikasi tidak terjaga hal yang ditakutkan adalah jadi kebiasaan.

Jangan Jadi Lelaki Pencemburu

Curiga sih boleh-boleh saja asal ada dasar yang jelas. Jangan menaruh curiga kepada si nona terhadap laki-laki yang bersamanya, tanyakan dengan jelas siapa dia? ada urusan apa dengan si nona. Cemburu itu wajar kok, tapi menjadi pencemburu adalah hal tidak wajar! apalagi yang sudah mengarah posesif, tentu si nona akan meresa terkurung dalam kerangkeng yang tidak wajar. Dan saat menanyakan tetap kepala dingin, jangan langsung menjustifikasi.

Biarkan Ia Menjadi Dirinya Sendiri, Merubahnya Jadi Orang Lain Adalah Hal yang Tak Mungkin

Boleh-boleh saja membayangkan dia seperti apa dan menjadi apa, tapi tak bisa memaksanya berubah. Kalau pun terjadi pasti ada saja yang kurang. Lagi pula memaksa orang untuk berubah adalah hal yang menjengkelkan.

Lebih mudahnya, coba saja posisi itu dibalik dengan si nona menuntut bung berubah untuk menjadi apa yang ia mau. Apalagi setelah dilakukan masih saja ada yang kurang, pasti menjengkelkan. Sebaiknya belajar menerima dia apa adanya karena hubungan itu ada karena saling mencintai adan menerima.

Selalu Mendukung Hobi dan Cita-cita Si Nona

Sumber : Instagram.com/Kalianijohnson

Siapa sih yang tidak senang saat didukung ketika memiliki hobi dan cita-cita? begitu pula dengan si nona. Selama itu positif, berikan bentuk dukungan tentang apa yang ia lakukan. Jangan merasa karena hobi kalian tidak sama maka bung berhak mengomentari atau menyuruhnya berganti. Apalagi untuk urusan cita-cita.

Pasangan harus menjadi bagian yang ada di setiap proses yang dilakukan, tentu si nona bakal senang kalau bung mendukung bahkan membantu. Terutama saat ia sedang down karena menemui jalan buntu. Jadi, jangan pernah membiarkan ia berjuang sendiri, temani dan dukung terus dirinya bung.

Selalu Ada Di Saat Senang Maupun Susah

Nah, ini bagian terpenting. Sebagai pasangan harus selalu ada di dalam dua kondisi baik senang maupun susah. Jangan mau enaknya saja! ketika senang ada, tapi ketika susah malah menghilang entah ke mana.

Nona pasti sangat mencari pasangan yang selalu ada di dalam dua kondisi tersebut. Ketahuilah, setiap orang pasti akan menemukan posisi tersulit sampai tersenang sekalipun dan sudah saatnya bagi kalian para laki-laki mampu menjadi tempat bersandar dan memberikan solusi.

Jangan biarkan ia sendiri kesusahan sampai berlari dari yang namanya masalah kehidupan. Ajarkan ia untuk tetap berani menghadapi segala hal yang akan terjadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

‘Food Calls’ Atau Makan Gratis Jadi Alasan Si Nona Menerima Ajakan Kencan

Begitulah fakta, terkadang menyimpan kenyataan yang tidak terduga, salah satunya adalah menerima ajakan kencan karena ingin makan gratis. Kencan seharusnya jadi salah satu modal mengenal satu sama lain justru dimanfaatkan demi kepentingan yang lain.

Society for Personality and Social Psychology membeberkan hasil studi terbaru, yakni sekitar 1/4 sampai 1/3 perempuan heteroseksual bersedia berkencan dengan seorang laki-laki demi makan gratis.

Fenomena ini disebut ‘Foodie Calls’, biasanya perempuan yang melakukan hal ini terpicu kondisi keterbatasan dalam hal pemasukan, bahan makanan favorit sedang kosong di pasaran sampai menu restoran yang mahal bagi kantongnya.

Dua studi dilakukan para peneliti dari Azusa Pacific University dan UC Merced, Amerika Serikat membongkar hasil tersebut. 820 perempuan yang terlibat di studi pertama dan 327 perempuan terlibat di studi kedua. Hasilnya sekitar 23 persen partisipan mengaku pernah bersedia kencan demi makan gratis pada studi pertama dan 33 persen pada studi kedua.

Kesediaan perempuan yang menerima ajakan kencan karena makan gratis cenderung memiliki kepribadian yang lebih gelap. Hasil ini diungkapkan oleh Brian Collisoon, Jennifer Howell dan Trista Harig dari Azusa Pacific University dan UC Merced. Lebih lanjut lagi, Collisson menjelaskan kalau mereka yang suka ‘makan gratis’ sangat mungkin terlibat praktik kencan semalam, memalsukan orgasme atau mengirin pesan foto dewasa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Ada Beberapa Tips, Jika Bung Terpaksa Bekerja di Kantor yang Toxic!

Di dunia kerja zaman sekarang, berada di lingkungan toxic atau burnout dapat mempengaruhi kesehatan pekerja. Kelelahan, depresi atau sakit jadi kendala yang sering ditemui. Situs luar macam The Ladders menyatakan toxic dalam dunia kerja adalah kondisi kantor tidak ideal, seperti bullying, kurangnya kepercayaan, tidak menghargai dan bermacam jenis hal negatif lain. Secara efek tidak hanya merugikan pekerja tapi kondisi internal kantor.

Sebenarnya solusi dari lingkungan di tempat kerja toxic adalah pindah kerja. Namun tak semua orang bisa begitu mudah untuk pindah kerja bung. Faktor yang membuat orang bertahan biasanya belum mendapat tempat kerja baru dan ingin mendapatkan pengalaman minimal setahun.

Nah bagi bung yang sudah terjebak , terdapat cara meredakan efek negatif di tempat kerja dengan cara memulai dari sebelum kerja, saat kerja dan sepulangnya. Berikut ini tips yang dilakukan dirangkum dari The Ladders.

Tidak Mengecek Email Sebelum Kerja

Sebelum memulai pekerjaan, semisal sedang di rumah dan bersiap untuk berangkat jangan mengecek email kerja. Karena akan menghabiskan waktu lebih lama dengan mindset negatif.  Jaga kemungkinan untuk tetap positif, karena dalam lingkungan kerja yang toxic segala hal kaitan dengan kerja bisa memberikan mindset negatif.

Ingat Sebuah Hal Positif yang Sudah Bung Lakukan di Pagi Hari

Hal positif banyak macam, mengingat hal ini dapat memberikan sentuhan bagus untuk memulai hari dengan positif. Semisal memulai hari dengan olahraga, dapat jadi acuan kalau diri sudah melakukan aktvitas positif. Bisa juga dengan mengingat kemari dapat pulang tepat waktu meskipun ranah pekerjaan yang banyak. Membawa pikiran ke hal seperti itu dapat membawa ke ranah yang positif.

Bersyukur Dengan Apa yang Telah Didapat

Dengan cara membuat daftar bersyukur lewat apa saja keuntungan yang telah bung dapatkan di tempat kerja.  Terutama keuntungan-keuntungan yang sifatnya positif. Mood bung dapat berubah serta mencegah otak terbawa ke arus pikiran yang negatif.

Hindari Rekan Kerja yang Berpotensi Menciptakan Konflik

Ketahui medan kerja itu penting apabila berada di lingkungan yang toxic. Dengan cara melihat rekan kerja yang berpotensi membawa arus pertikaian. Menyingkirlah dari mereka, konflik tersebut bisa menyebabkan stres karena waktu harus terbuang dengan pertengkaran yang tak jelas serta membawa aroma negatif di tempat kerja.

Mencari Support System

Menciptakan support system menjadi salah satu cara untuk mensiasti tempat kerja yang terlalu toxic. Pasti dari sekian rekan kerja yang menyebalkan, ada yang masih dapat diajak bekerja sama. Setidaknya untuk membuat lingkungan kerja jadi produktif untuk memancing semangat satu sama lain, terutama saat sedang down.

Untuk Jaga-Jaga, Selalu Dokumentasikan Segala Perlakuan yang Tak Menyenangkan

Mendapatkan perlakuan yang tak menyenangkan bisa saja terjadi di lingkungan kerja yang toxic. Bahkan sampai yang merugikan sekalipun, untuk itu guna menjaga-jaga coba mendokumentasikan apa yang terjadi. Perekaman dilakukan dalam interaksi positif dan negatif, yang bisa bung laporkan saat mendapatkan kelakuan toxic dari pihak yang berwenang.

Cobalah Ganti Cara Berpikir Bung

Cara berpikir harus diganti untuk menghadapi sesuatu yang sifatnya negatif terutama terkait interaksi. Coba memandang secara positif dapat mengurangi stress. Kurangi kadar emosi yang diberikan terutama dalam interaksi. Tarik nafas dalam merespon sesuatu dapat membantu pikiran untuk tetap fokus demi raih hasil positif.

Meningkatkan Kualitas Diri

Pelajarilah sebuah skill baru. Selain menambah ilmu, menambah skill juga menyiapkan diri untuk peluang kerja di masa yang akan depan. Selain itu, memiliki kemampuan baru sangat berguna apabila tiba-tiba bung didepak dari kantor oleh hasil picik yang dilakukan rekan kerja toxic. Jadi lebih percaya diri untuk pindah nanti.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Traveloka Tak Lagi Sekedar Layanan Jalan-jalan Tapi Berikan Pengalaman!

Aktivitas traveling tidak pernah memasuki masa surut di setiap tahunnya. Tawaran ini selalu menarik bagi siapa saja. Liburan seolah jadi kebutuhan biologis yang wajib dipenuhi setidaknya setahun sekali. Tapi apakah dengan berlibur semua orang dapat merasakan senang? jawabannya relatif, yang jelas sekarang generasi millenial lebih senang menghabiskan pengeluaran untuk sebuah pengalaman.

Hal ini sudah dijelaskan dalam sebuah studi Haris Group bahwa lebih dari 70% kaum milenial suka mencari pengalaman seperti pergi nonton konser artis, mendaki gunung, ikut tur menjelajahi bangkok atau naik wahana di taman hiburan, dibanding membeli rumah atau mobil.

Berangkat dari hal ini Traveloka mulai tumbuh untuk memberikan layanan ekstra kepada para pengguna. Dengan meresmikan Traveloka Xperience demi berikan layanan ekstra. Terdapat 12 layanan yang disediakan untuk pengguna untuk mencari ide saat liburan maupun di sela-sela waktu senggang. Kira-kira apa sajakah layanan tersebut?

Atraksi

Salah satu dari ke-12 kategori yang ditawarkan Traveloka Xperience adalah atraksi. Kategori ini merangkum berbagai atraksi yang ada di dalam maupun luar negeri. Dengan menyediakan tiket masuk ke berbagai wahana rekreasi.

Tanpa perlu disebutkan satu per satu nama tempat yang jelas ini sangat membantu saat bung berencana untuk bepergian. Keuntungannya lagi, Traveloka Xperience menyediakan Easy Access supaya pengunjung terbebas dari antrian dan tidak perlu mencetak tiket. Praktis kan?

Tur

Sumber : Travel. Kompas.com

Bung mungkin tak sempat mengurus agenda perjalanan saat traveling. Atau bung termasuk ke dalam kategori yang malas melakukan hal tersebut. Dengan Traveloka Xperience di kategori tur, dapat berikan layanan tur perjalanan di dalam dan luar negeri. Bung bisa memilih jenis tur berdasarkan destinasi wisata, kota atau durasi perjalanan. Jadi yang perlu bung siapkan hanyalan barang bawaan!

Hiburan

Kurang uptodate akan bermacam tempat hiburan membuat hidup terasa membosankan. Padahal banyak hal menarik setidaknya di kota kita sendiri. Nah, kategori Hiburan sangat pas untuk bung kulik untuk melihat jenis aktivitas apa yang bisa dilakukan. Bahkan di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Secara jelas Traveloka Xperience memang berikan pengalaman berharga terutama dalam soal bersenang-senang.

Bioskop

Menonton film yang lagi hits pasti dihadapkan dengan masalah tidak dapat kursi. Apalagi yang meminta nonton film tersebut adalah pasangan. Kalau tak dapat, bisa kacau, kan? dari pada bung gambling dengan pergi ke salah satu bioskop lebih baik coba menggunakan Traveloka Xperience di kategori Bioskop. Tiket menonton lebih mudah didapat dan pemilihan nomor kursi hingga pembayaran dilakukan dengan metode yang aman dan beragam. Jadi ga ada lagi cerita kena marah pasangan.

Olahraga

Menjalani hidup sehat saat sedang traveling bisa dilakukan lewat Traveloka Xperience. Lewat kategori olahraga, bung bisa mencari tempat mana saja yang menyediakan jenis olahraga, dari yang melatih otot, konsentrasi hingga menguji adrenalin. Tidak hanya fitness, panjat dinding, bela diri sampai trampolin disediakan sebagai pilihan yang menarik bagi para pengguna traveloka.

Kelima kategori ini hanya mewakili gambaran dari betapa serunya menikmati pengalaman dengan Traveloka Xperience selain itu ada kategori event hiburan, spa & kecantikan, transportasi lokal, pelengkap travel, makanan & minuman serta kursus & workshop. Ingat layanan ini tidak hanya di Indonesia tapi diberbagai negara asia tenggara lainnya dan Australia.

Gimana bung, siap untuk menggali pengalaman bersama Traveloka?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top