Relationship

Si Nona Ini Bahagia dan Ikhlas Dimadu Saat Sang Suami Menambah Pendamping Baru, Bung

Tak semua perempuan setegar Lela Qaseh Arayyan Arfan, lantaran ia bahagia saat suaminya menikah lagi atau yang kerap dikenal dengan poligami. Kebahagiaan Lela bukan sekedar anggapan saja, melainkan ia coba mencurahkan rasa bahagianya lewat akun media sosial.

“Alhamdulillah semuanya selamat, selamat pengantin baru suamiku. Bertambah lagi tanggung jawab awak. Moga awak boleh membimbing kami ke jalan yang diredhai, dan kami sentiasa bahagia bersamamu hingga Jannah Allah, Aminn. #2julai #Diemaduku #ManisnyeMadu #kamiIsteriDie #AllahSebaikBaikPerancang #DoakanKebahagiaanKami,” tulis Lela Qaseh.

Ketegaran perempuan asal Malaysia ini semakin menjadi-jadi saat ia mengunggah kebahagiannya menghadiri acara pernikahan sang suami dengan pendamping barunya. Kelapangan hatinya makin terlihat, setelah ia memberi caption pada foto tersebut dengan kalimat “Pengantin Baru Suamiku”.

Tak ayal, postingan dari Lela Qaseh mengudang perhatian netizen atau dunia maya. Bahkan hingga berita ini diturunkan, postingan soal lelah telah dibagikan sebanyak 11.000 kali dengan ribuan tanggapan, yang mana berisikan pro dan kontra akan keputusannya. Postingan tersebut diunggah pada tanggal 3 Juli 2018.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Penelitian Menyebut Kecerdasan Itu Sexy

Sebagian orang masih mengasosiasikan “pintar dan cerdas” itu dengan tampilan kaku macam kutu buku. Padahal sesungguhnya saat ini banyak tokoh-tokoh yang lekat dengan kecerdasan macam Elon Musk atau Mark Zuckerberg yang justru dianggap menarik dan sexy.

Beberapa penelitian juga bahkan menunjukan hal ini. Salah satunya adalah penelitian yang digagas psikolog Gilles Gignac, Joey Darbyshire, dan Michelle Ooi dari University of Western Australia. Mereka menemukan bahwa orang-orang dengan IQ tinggi memiliki skor tinggi dalam hal keseksian ketika dinilai oleh orang lain.


“Kecerdasan” Menjadi Faktor Kedua Daya Tarik Setelah “Kebaikan”

Penelitian tentang kecerdasan dan daya tarik di atas melibatkan sedikitnya 10 ribu peserta dari 33 negara di dunia. Salah satu temuan menariknya adalah para peserta penelitian menempatkan “smart” di nomor dua sebagai daya tarik.

Posisi ini hanya dikalahkan oleh faktor “kebaikan dan pengertian” yang menempati urutan nomor satu. Jadi sesungguhnya dengan menjadi baik dan terus melatih kecerdasan sudah bisa membuat orang lain tertarik kepada kita.

Salah Satu Indikator Kecerdasan Adalah Selera Humor

Dalam penelitian itu juga ditanyakan mengenai indikator apa yang digunakan untuk menilai seseorang cerdas atau tidak. Sebagian menyebut bahwa salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kecerdasan seseorang adalah selera humornya.

Karena mereka yang cerdas selalu berpikiran terbuka dan orang yang berpikiran terbuka ini cenderung punya selera humor yang baik. Mereka yang smart juga dikatakan tidak akan mudah tersinggung dan aspiratif terhadap ide-ide baru.

Tak Cuma Pada Individu, “Smart Dan Sexy” Juga Kini Diterapkan Pada Hal Lain

Perpaduan menarik ini tak cuma ditemui dalam urusan penggambaran individu seseorang. Karena kini banyak sektor juga menerapkan konsep ini. Coba tengok misalnya gadget yang selalu menemani kita.

Dahulu mungkin handphone hanya digunakan sebagai alat komunikasi suara dan teks. Kini perkembangannya sudah jauh lebih dari itu. Mulai dari mengakses internet, sosial media, pesan makanan, penunjuk arah hingga fungsi lainnya yang dulu hanya impian.

Tapi toh kamu juga tak mau hanya menggunakan gadget yang cerdas saja bukan? Begitu banyak pilihan ponsel cerdas, tentunya kamu juga memilih yang di desain menarik lagi sexy. Karena hal tersebut juga menunjukan jati diri.

Bahkan Meluas Hingga Urusan Tata Kota Juga Tersentuh Unsur Kecerdasan

Familiar dengan istilah Smart City? Yup inilah konsep yang diinisiasi oleh Suhono S. Supangkat dari ITB. Kota tak lagi hanya menjual soal “keindahan dan kecantikan” namun juga harus bersifat smart.

Menurutnya, Smart City adalah kota yang bisa mengelola Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber daya lainnya sehingga warganya bisa hidup nyaman aman dan berkelanjutan.

Seperti adanya transparansi dan partisipasi publik, transportasi publik, transaksi non tunai, manajemen limbah, energi, keamanan, data dan informasi. Hal ini dapat didukung melalui teknologi informasi dan komunikasi. Terbayang menyenangkannya hidup di kota yang di tata macam ini bukan?

Tak Mau Ketinggalan, Urusan Kendaraan Juga Harus Mengadaptasi Ini

Soal “smart dan sexy” ini juga merambat ke urusan kendaraan. Mengingat hal ini melekat dengan kita dan digunakan juga untuk berativitas sehari-hari. Wajar rasanya jika konsep ini juga diterapkan pada kendaaraan kita.

Ambil contoh Yamaha Lexi yang mengusung konsep “Smart is The New Sexy” yang bermakna bahwa sexy tidak hanya tentang penampilan melainkan tentang karakter, sikap dan pola pikir yang Smart. Yamaha Lexi mempunyai 3 pilar konsep Utama

Untuk Smart & Sexy Design, Motor ini mengkombinasikan unsur Luxury dan Elegan dengan bobot yang paling ringan di kelas MAXI YAMAHA. Tampilannya yang berkelas ditunjang desain lampu Grand LED Headlight ditambah eye line biru yang menawan memperkuat kesan mewah dan elegan. Apalagi untuk tipe Lexi-S, desain joknya  memadukan dua tekstur kombinasi yang disatukan dengan motif jahitan elegan membuat tampilan motor menjadi lebih berkelas.

Tak cuma tampilan karena yamaha Lexi ini punya Smart Features. Untuk Varian Yamaha Lexi-S dibekali fitur Smart Key System yang merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless. Kunci ini juga sudah disematkan fitur Immobilizer dan Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Berkendara dalam jarak jauh juga kini tidak perlu khawatir karena Yamaha Lexi memiliki bagasi yang luas dan lega untuk menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Urusan dapur pacu diserahkan pada Smart Engine. Dari segi performa mesin, Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA). Mesin ini secara cerdas akan membuat aksi berkendara lebih efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin. Apalagi Yamaha Lexi dilengkapi Liquid Cooled 4 Valves (LC4V) yang membuat suhu mesin lebih stabil dan performa lebih maksimal.

Tak berhenti disitu Yamaha Lexi dibekali fitur canggih Stop & Start System (SSS) berfungsi untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu pada saat motor sedang berhenti. Apalagi ditambah Smart Motor Generator (SMG) membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Jadi bagaimana? Kamu sudah siap mengikuti trend smart is the new sexy ini?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Belum Berencana Menikah, Tiba-tiba si Nona Mengandung Buah Cinta

Pergaulan, nafsu dan asmara semu bisa membuat sepasang kekasih bersikap kelewat batas yang seharusnya belum dilakukan sekarang, tapi nanti. Tabu menjadi tembok di mana hal ini jarang dibicarakan, atau sudah dibicarakan namun tidak memiliki solusi pasti lantaran takut mendapat justifikasi.

Seperti kasus di mana si nona hamil duluan, akibat nafsu yang menggunung antar insan. Masalah si nona hamil duluan menjadi masalah pelik. Bayangkan saja bung, orang yang mau menikah saja kerap memikirkan sampai pusing tujuh keliling, apalagi yang nikah dadakan karena kecelakaan macam begini.

Menurut sebuah data yang dikutip dari Sobatask antara tahun 2010 sampai 2014. Lebih dari 32 ribu perempuan di Indonesia mengalami kehamilan tak diinginkan alias KTD. Korban KTD mencakup perempuan yang sudah menikah, dan melibatkan anak muda bahkan sampai yang duduk di bangku sekolah juga bisa menjadi korban.

Ini bukan lagi bicara pengawasan, tetapi lebih kepada mengakomodir nafsu. Namun kalau sudah kepalang tanggung dan perut si nona sudah mengandung. Bung mau berkata apa?

Takut Mengambil Risiko, Mencoba Cara yang Berisiko

Nanas muda, dianggap menjadi solusi dari permasalahan bagi mereka yang tidak ingin bertanggung jawab. Bisa juga diambil sepihak lantaran bung takut guna menghadapi hal yang belum bisa di handle. Konon katanya buah satu ini dapat menggugurkan kandungan, meskipun agak tabu dibicarakan sekaliber dalam tulisan ini, tetapi fakta di lapangan banyak yang melakukan.

Miris kah? iya, tapi bagi mereka yang terjebak dalam kasus ini menganggap ini jalan pintar. Ibarat maling yang menggali bawah tanah demi keluar dari penjara.

Belum lagi ada beberapa curhatan dari teman-teman di tongkrongan yang menyarankan memakai obat-obatan atau menenggak soda guna menghancurkan janin. Tapi apakah memang seperti itu bung? bahwasanya laki-laki gemar melakukan tapi takut untuk bertanggung jawab. Pilihan dan jawaban tentu ada di dalam diri bung masing-masing.

Mereka yang Gentle Coba Bertanggung Jawab Meskipun Tak Tahu Apa yang Dihadapi

Kami tidak streotipe bahwa laki-laki berani melakukan tapi tidak bertanggung jawab, seperti di kalimat akhir di atas bahwa setiap laki-laki memiliki pilihan dan jawaban masing-masing. Lengkap dengan pertimbangan mengapa mereka melakukan hal tersebut. Namun kami harus angkat topi alias salut kepada mereka yang mau bertanggung jawab. Karena ini sangat berat, terutama saat mengakui perbuatan ena-ena ini kepada orang tua sendiri dan juga orang tua si nona.

Tentu cenderung berat kepada orang tua si nona, yang biasanya tak rela ketika anaknya ternyata menjadi korban MBA atau Married By Accident. Bahkan kawan dari penulis pun pernah ada yang mengalami hal ini, ketika ia mengakui kalau ia membuat pasangannya hamil tiba-tiba sepucuk pistol bersandar di kepalanya. Mengerikan. Namun mau bagaimana lagi, karena ini sudah menjadi risiko yang harus ditanggung dan diemban, jadi hadapilah karena kalian yang memilih jalan ini.

Persiapan Kalian Terbatas Hanya Sembilan Bulan

Tentu sembilan bulan menjadi waktu yang paling normal untuk kalian bersiap-siap saat menanggung risiko ini. Bukan apa-apa, karena si nona akan mengandung di bulan kesembilan. Tentu kalian hanya memiliki persiapan minim, di fase-fase awal kalian akan dibuat pusing dengan ucapan, “Aku nggak dapet-dapet”, “Aku telat 3 bulan” .  Psikis kalian terserang karena belum bisa menerima kenyataan kalau sebentar lagi kalian akan menjadi ayah, iya seorang ayah.

Segala macam tetek bengek mulai dari ngomong dengan orang tua. Maaf, maksud kami jujur kepada orang tua (terkait hamil duluan). Kemudian menyatukan keluarga guna membicarakan perihal pernikahan dadakan ini seperti apa.

Dapatkah bung bayangkan betapa peliknya persiapan akibat nafsu ini. Di saat usia bung yang sedang bertarung demi karir dan menghabiskan setengah gaji sebagai balas dendam akan peliknya pekerjaaan, harus mulai mengurusi rumah tangga sampai membeli susu dan popok.

Malu Bertemu Dengan Mereka, Karena Justifikasi Selalu Menghantui Anda

Enggan bertemu dengan teman, kawan, bahkan tetangga karena kerap membicarakan betapa kasihannya kalian yang harus bertarung sebagai ayah dan ibu di usia belia (tentu bagi kalian yang masih pelajar). Itu masih wajar, karena ada rasa empati. Hey bung, kita hidup di mana setiap omongan orang lain terkait kesalahan sama dengan kepedihan.

Justifikasi yang mengarah kepada kalian, terutama bung,  akan dicap sebagai laki-laki tidak benar sampai kepada sebutan keji lainnya yang tak mungkin disebutkan di sini. Butuh waktu dan mental yang kuat untuk menghadapi tekanan semacam ini, bersyukur kalau kalian tumbuh di wilayah atau dikelilingi orang-orang yang support saat kalian salah. Tetapi naas kalau kalian berada di lingkungan yang memandang kesalahan secara mutlak dan kebaikan tidak pernah dipandang.

Lebih Baik Tahan Hingga Nanti, Daripada Tak Kuat Menahan Risiko Segudang Arti

Alangkah baiknya untuk menahan nafsu ena-ena ini hingga nanti. Secara logika mungkin bung sulit untuk memikul beban menjadi calon ayah, memiliki tanggung jawab untuk menghidupi istri dan anak. Seyogyanya lakukan lah semua itu saat bung menikah, karena kenikmatannya jauh lebih terasa.

Tapi bagi bung yang nakal dan bandel, coba fikirkan risikonya, mungkin bung bisa memakai pengaman dari pada merenggut masa depan si perempuan. Hamil itu bukan perkara mudah dengan mengeluarkan seorang bayi dari badan, itu harus bung camkan.

Meskipun banyak teori berseliweran kalau ena-ena kurang nikmat pakai pengaman, coba fikirkan kembali apakah bung siap menerima risiko seandainya nasib apes menghantui, seonggok sperma menjadi seorang bayi?

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Relationship

Terdapat Pelajaran Berharga dari Pahitnya Mereka yang Melakukan Perceraian

Putusnya ikatan pernikahan antara suami dan istri memang tak mengenakkan. Perkara seperti ini bisa menimpa siapa saja. Memang, tujuan pernikahan itu adalah sekali seumur hidup. Tetapi kondisi dan situasi ‘kan tidak ada yang tahu, sehingga mengarahnya suatu hubungan ke arah perpisahan bisa saja terjadi yang ditengarai oleh banyak faktor dibelakangnya. Salah satunya adalah KDRT, yang menjadi salah satu alasan selain adanya orang ketiga.

Perlakuan emosional yang diterima dari pasangan membuat seseorang tak kuasa untuk mempertahankan hubungan lebih jauh, Bung. Tak menutup mata, pelaku KDRT sendiri didominasi oleh kaum adam. Namun dibalik itu semua, kita pun tak mengharapkan hubungan yang terangkum dalam ikatan sumpah sehidup semati untuk terputus. Lagi pula perceraian adalah salah satu hal yang tak ingin didengar oleh setiap pasangan.Tetapi ada beberapa hal yang kita bisa pelajari dari perceraian yang dialami oleh mereka, pasangan yang kurang beruntung hingga harus menyudahi ikatannya.

Timbulnya Gejala Hubungan yang Mengarah ke Arah Toxic

Toxic relationship adalah proses kala hubungan tak lagi menyenangkan bagi diri sendiri dan orang lain. Jangan sampai kala pernikahan sudah selesai digelar, Bung dan si nona baru menemui ternyata salah satu dari kalian sudah mengarah ke arah toxic relationship.

Hal-hal yang berkaitan dengan hal itu seperti merasa tidak aman akan hubungan, timbulnya kecemburuan, munculnya sifat egois, kemudian rasa ketidakjujuran, sampai memberikan komentar negatif maupun merendahkan. Apabila seorang pasangan sudah mengalami konflik batin yang mengarah kepada amarah, depresi, dan kecemasan itu sudah dapat dipastikan kalau hubungan mengarah ke arah toxic relationship.

Jangan Menyembunyikan Masalah Keuangan

Uang adalah kunci. Tidak salah kok Bung kalau kami berkata seperti itu, lantaran masalah keuangan sangat krusial bagi setiap pasangan. Jangan sembunyikan dan terbukalah, kalau dari awal Bung sudah terbuka perihal masalah keuangan terhadap si nona itu merupakan langkah yang positif. Bung bisa berbagi kepada si nona tentang kesepakatan mengenai keuangan rumah tangga. Seperti siapa yang bertanggung jawab terhadap apa.

Berkaitan dengan Pernikahan, Masalah Harus Diselesaikan secara Berduaan

Karena ini berkaitan dengan masalah Bung dan si nona, sebisa mungkin masalah harus diselesaikan berdua. Boleh saja untuk meminta pendapat kepada orang lain tentang masalah yang kalian alami, tapi sebisa mungkin orang tersebut dari keluarga Bung atau keluarganya. Hal ini hanya bersumber kepada saran, jangan sampai ranah sensitif bahkan sampai aib harus Bung beberkan.

Hindari Curhat Terang-terangan di Media Sosial, meskipun Hanya Bersifat ‘Kode’ Semata

Ingatlah Bung ataupun si nona, media sosial bukanlah buku harian di mana Bung bisa curahkan segala emosi dan perasaanmu. Lantaran, tak pantas untuk membagikan permasalahan keluarga di sosial media. Meskipun muncul ungkapan simpati atau respon simpatik dari kalangan teman, tetap saja hal tersebut tak layak dilakukan.

Jangan Mengacuhkan Keluarganya, Karena Bung Ada Masalah Dengannya

Masalah Bung dengan dia, jangan sampai merembet ke keluarganya. Dalam kasus pernikahan, apabila melibatkan perseteruan kedua belah pihak pasangan, jangan sampai membuat pihak keluarga terseret ke dalamnya. Bagaimana pun, kala Bung sudah menikah, keluarganya adalah keluarga Bung juga, ‘kan?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Relationship

Konon Bung yang Berasal dari Zodiak Ini, Diyakini Si Nona Bakal Menjadi Suami Terbaik Untuknya. Selamat, Bung!

Masalah menikah, si nona memang mencari yang pas untuk membangun rumah tangga. Tampan dan kaya adalah bonus Bung bagi si nona, lantaran kalau tampan tapi selalu menyakiti apa yang ingin disyukuri, ‘kan? Apalagi setiap orang meskipun satu gender sekalipun, memiliki kriteria yang berbeda-beda dan tidak sama. Lantas apa yang membuat Bung dipilih dan dijadikan pilihan?

Bagi Bung yang kerap berlaga bak seorang bad boy, mungkin bakal dipilih si nona untuk fase berpacaran. Meski begitu, aura dari seorang bad boy tak akan mampu menggugah si nona untuk mengajak Bung ke jenjang yang lebih serius. Karena untuk membangun rumah tangga, si nona akan mencari nice guy.

Tetapi penerawangan si nona tidak hanya sebatas bad boy dan nice guy saja Bung, lantaran si nona dapat menerawang lewat zodiak. Meskipun tidak dijadikan patokan dan pertimbangan pasti, tapi percayalah kalau sedikit demi sedikit si nona pun akan meraba lewat zodiakmu, Bung. Dilansir dari shopback.id, berikut beberapa zodiak laki-laki yang katanya terbaik untuk dinikahi.

Mahluk yang Setia dan Pekerja Keras Adalah Virgo

Konon, si nona yang tak kuat untuk diselingkuhi bakal melipir mencari laki-laki berzodiak Virgo, yang katanya memiliki tingkat setia yang sangat tinggi. Apalagi bagi si nona yang pernah mendapatkan perlakuan yang tak menyenangkan seperti diduakan, otomatis memilih jalan untuk menyendiri sampai entah kapan. Dan ujung-ujungnya bakal memilih Virgo.

Selain itu, sifat pekerja keras yang tumbuh di dalam diri seorang Virgo sangat cocok untuk dijadikan kepala keluarga yang tak kenal lelah mencari nafkah bagi keluarga. Dan dia juga bekerja keras untuk menumbuhkan nuansa romantis dengana si nona yang jadi pujaan hatinya.

Cancer Memiliki Tanggung Jawab dan Prioritas Tinggi Terhadap Keluarga

Si nona pasti tak mau memiliki keluarga yang diabaikan begitu saja, apalagi memasuki usia-usia pernikahan yang sudah berjalan 5 tahun. Hingga kaum hawa pun memilih laki-laki yang berzodiak Cancer, yang katanya memiliki prioritas tinggi terhadap keluarga. Dengan begitu, si nona tak akan khawatir kalau keluarganya bakal terbengkalai.

Sudah memiliki sifat cinta keluarga diatas segala-galanya, laki-laki berzodiak Cancer juga memiliki tanggung jawab tinggi. Otomatis tanggung jawab ini dapat diaplikasikan dalam ranah keluarga juga, ‘kan? Jadi tak ada namanya laki-laki Cancer terdistraksi akan hal-hal yang dapat memecah belah fokusnya dalam mengurus keluarga.

Bisa Menjadi Tempat Bersandar dan Berkeluh Kesah

Setiap masalah dapat diredam sedikit hanya dengan berkeluh kesah dengan seseorang. Bagi si nona, keberadaan orang yang dipercaya untuk berkeluh kesah adalah hal yang paling penting dalam hidupnya. Laki-laki berasi bintang Libra katanya dapat menjadi pendengar yang baik. Bahkan, ia pun dapat berevolusi menjadi teman diskusi yang asyik.

Si nona pun jadi membayangkan kalau hidupnya bakal dipenuhi dengan obrolan dinamis yang bakal terjadi dengan diskusi-diskusi kecil sepanjang waktu. Laki-laki Libra juga dikenal akan kesediaannya membuat perempuan di sampingnya jadi prioritas utama dalam hatinya.

Bung Berzodiak Leo Dapat Membawa Kebahagiaan Sekaligus Tawa di Waktu Bersamaan

Apakah Bung berzodiak Leo? Kalau iya, si nona yang memiliki presepsi sementara kalau pernikahan bakal berjalan membosankan, akan menjadikan Bung target untuk dijadikan pasangan sampai masa tua. Karena laki-laki berzodiak Leo terkenal dapat menjadi badut (dibaca: penghibur) dan kepala keluarga di saat bersamaan. Menghadirkan kebahagiaan sekaligus tawa adalah hal yang diinginkan oleh si nona. Mendapat jaminan kalau membangun keluarga dengan laki-laki berzodiak Leo tak bakal bosan, membuat si nona menjatuhkan pilihan terhadap Leo nice guy.

Serius dan Dewasa Menjadi Karakter Laki-laki Capricorn

Keseriusan dan sifatnya yang dewasa untuk berkomitmen dalama ruang lingkup berpasangan, membuat si nona kagum. Bung yang berzodiak Capricorn mungkin tak dapat menghibur seperti laki-laki berzodiak Leo, tetapi untuk urusan kedewasaan dalam berpikir, Bung satu langkah lebih maju.

Bahkan kalau laki-laki Capricorn sudah menemukan soulmate, ia akan menjalani hubungan dengan hati dan bersikap sangat lembut. Tak ada suara bising ketika Bung dan si nona ribut untuk urusan tak penting, karena laki-laki berzodiak Capricorn memiliki tanggung jawab tinggi, hal sepele sudah pasti tak menjadi masalah lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top