Health & Personality

Sesuatu Ini Sejatinya Tak Penting Dalam Pernikahan, Namun Tetap Diperjuangkan Meski Kocek Bolong Sedalam Jurang

Pada pernikahan di zaman sekarang memang ada beberapa hal yang ditambahkan, meskipun tak berfaedah namun tetap diusahakan. Padahal jika dihitung dari segi biaya, cukup menyita pengeluaran. Bagi Bung yang mengalami hal ini, lebih baik berpikir lagi. Pernikahan itu ikatan dua sejoli bukan urusan membuat konten menarik atau tidak dalam suatu ajang. Jadi apabila Bung terlalu memusingkan berbagai hal diluar urusan kesakralan nampaknya sangat aneh Bung.

Seperti booth foto di pernikahan sebenarnya tak terlalu dianjurkan. Akan tetapi banyak yang rela mengeluarkan biaya lebih untuk perihal seperti ini. Sebenarnya memang tidak salah sih, namun apabila Bung merasa keberatan sebenarnya tidak dilakukan pun juga tidak akan mengurangi kesakralan pernikahan. Lantas hal apa saja yang sering dilakukan padahal tidak begitu krusial dalam pernikahan?

Foto Pre-Wedding Sebenarnya Adalah Budaya yang Tidak Perlu Diperanakkan

Untuk foto pre-wedding biasanya seseorang sudah mengincar beberapa spot matang. Saking matangnya, sampai rela terbang ke luar kota mencari tempat wisata atau hanya mengandalkan daerah sekitarnya bukan? Tentu saja itu sudah memakan biaya Bung. Belum lagi Bung mesti menyewa fotografer dengan segala macam tetek bengeknya. Sehingga budget pun keluar secara sukarela. Coba lah Bung hitung-hitung lagi berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk foto pre-wedding? Padahal ketika resepsi berlangsung pun, Bung juga menyewa fotografer. Mubazir kan jatuhnya?

Menunjuk Kawan Terdekat Untuk Menjadi Pendamping Pernikahan yang Erat

Penunjukan kawan dekat sebagai pendamping mempelai kerap dilakukan di era sekarang. Tidak hanya perempuan saja yang memiliki bridesmaid, tetapi laki-laki pun juga. Kawan-kawan yang dahulu senasib seperjuangan sehingga menjadi teman dekat, bahkan bisa dibilang saudaraan, Bung daulat menjadi groomsmen. Selain itu, Bung pun mesti mengeluarkan uang lebih untuk membelikan mereka seragam. Ya memang ketika berseragam, memang terlihat lebih elegan, tetapi pikirkan juga soal pengeluaran. Apakah cukup untuk sampai ke jenjang pernikahan atau mesti menghutang.

Menggunakan Vendor Pernikahan Papan Atas Supaya Ajang Pernikahan Terlihat Berkelas

Ketika pernikahan telah direncanakan Bung pun memikirkan segala perihal yang bakal dijalankan. Apa lagi si nona juga turut pusing untuk memikirkan persoalan gedung dan makanan. Karena kepusingan tersebut, Bung pun mendaulat vendor untuk mengerjakan.

Ingin terlihat berkelas di ajang sekali seumur hidup ini, Bung pun mendaulat vendor papan atas untuk mengerjakan semuanya, yang portofolionya pun terpampang telah dipercaya meng-handle beberapa pernikahan selebritis. Termakan oleh iklan dan ego, akhirnya tanpa pikir panjang Bung mengiyakan. Efeknya setelah selesai ajang pernikahan, Bung mendapatkan beban tanggungan berat lantaran biaya yang membengkak.

Pelepasan Masa Lajang Dengan Pesta Bujang

Pesta bujang kerap dilakukan para laki-laki kala bakal melepas masa lajang. Seolah-olah menjadi malam terakhir, pesta lajang pun dilakukan secara besar-besaran. Dengan menyewa kamar hotel, ditambah minuman dari kualitas berkelas, berserakan di sudut-sudut kamar. Hingga pesta pun usai dan tidak sadar kalau sudah menghabiskan uang berjuta-juta hanya untuk memanjakan masa muda yang katanya sudah usai usianya.

Memilih Gedung yang Mahal Agar Pernikahan Terkesan Megah Dan Berkelas

Tempat terkadang menjadi pertimbangan besar untuk menyelenggarakan pernikahan. Biasanya, untuk orang yang memiliki standar kelas yang tinggi otomatis, gedung menjadi salah satu opsi. Memang banyak untungnya, akan tetapi  untuk segi biaya terkadang tidak terlalu istimewa. Harganya pun beragam untuk durasi 2 sampai 3 jam.

Padahal gedung tak selau menjadi patokan, apabila budget pas-pasan sesungguhnya rumah menjadi pelaminan idaman. Namun , karena gengsi tinggi yang tak bisa dipungkiri, apa lagi diobati, membuat Bung menjadi gelap mata untuk bisa melaksanakan itu semua. Kalau sudah terlanjur, barulah pengeluaran bejibun untuk sewa gedung begitu berasa. Demi mengiklhaskan semuanya, Bung pun lantas berkata “Tak apa, sekali seumur hidup ini!”, ya kan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Otomotif

6 Kiat Berkendara dengan Motorsport

Yang namanya berkendara dengan motorsport memang agak tricky. Selain harus menyiapkan fisik dan stamina yang prima—lantaran bobot body motor semacam ini pastinya di atas motor skuter matic, menunggangi kuda besi yang satu ini tak seperti naik motor lainnya. Pasalnya, ada tips khusus yang perlu diketahui agar tubuh tetap nyaman selama berkendara dan motor pun tetap dalam kondisi baik setibanya di tujuan seusai berkendara.

1.Biasakan Melakukan Cek Secara Menyeluruh Sebelum Berkendara

Sebelum memulai perjalanan, biasakan mengecek motor apakah motor dalam kondisi prima, mulai dari ban, rem, kopling, hingga sektor lampu. Jika semua aman, baru cari riding position alias posisi duduk yang menurutmu paling nyaman sehingga saat berkendara pun bisa santai namun tetap hati-hati.

2.Pastikan Sudah Tahu Posisi Badan yang Benar Saat Hendak Berkendara

Jangan karena mengejar gagah-gagahan lantas Bung memposisikan badan jauh dari stang sampai tangan lurus dan kaku. Karena ini bukan motor skuter matic, maka badanmu justru harus sedikit menunduk dengan posisi lenganmu sedikit menekuk.

Kenapa harus begitu? Karena lengan yang menekuk ini akan membantumu meredam rebound alias tendangan balik peredam kejut pada stang saat motor menghantam lubang. Kalau posisi sudah mantap, barulah mulai berkendara.

3.Jangan Asal Naik, Posisi Kaki pun Harus Stabil

Untuk posisi kaki, penempatannya harus pas karena ruangnya tak sebanyak di motor skutik yang menggunakan deck lebar. Motorsport hanya punya sedikit footstep tempat meletakan kaki. Lalu paha harus menempel ke tangki motor dengan posisi menjepit. Kendati begitu bukan berarti diam dengan tegang dan kaku. Kakimu harus tetap dalam kondisi relaks.

Posisi ini akan mempermudah untuk melakukan antisipasi bila Bung akan melakukan manuver ekstrem seperti hendak menghindari tabrakan. Dengan paha yang menempel ke tangki, Bung bisa mempertahankan posisi duduk agar tidak tergeser ke kanan kiri dan dapat mengeliminir risiko terpental dari motor.

4.Carilah Posisi yang Senyaman Mungkin untuk Tangan saat Menggenggam Stang

Untuk posisi tangan, perhatikan posisi tangan ketika menekan tuas kopling dan rem depan. Usahakan ketika mengoperasikan tuas rem depan atau kopling yaitu dengan cara menekan ujung tuas supaya ringan. Menekan tuas kopling bisa menggunakan dua jari yang sekiranya dianggap paling nyaman bagi pengendara.

5.Kenali Bentuk Motor Yang Bung Kendarai

Banyak orang meremehkan hal ini dan langsung saja betot gas ketika menunggangi kuda besinya. Padahal bentuk motor yang berbeda akan membuat pengendalian yang berbeda pula. Ambil contoh misalnya GSX-R150 dan GSX-S150. Dua motor Suzuki ini punya DNA yang sama, namun bentuknya berbeda sehingga handlingnya pun akan berbeda.

GSX-R150 dengan fairing tentunya punya body depan yang lebih lebar jika dibanding saudaranya tipe S yang bertipe naked bike. Tentunya butuh ruang lebih lebar jika merambah kemacetan.

Hal lainnya misalnya spion GSX-R150 yang ditanam di body depan sementara GSX-S150 berada di tangki. Ini akan membuat perbedaan karena GSX-S150 spionnya akan bisa ikut menyelip jika stang dimainkan ketika beraksi diantara kendaraan lain, sementara tipe R butuh perhitungan sebelumnya karena spionnya tang tak bergerak.

6.Kenali Juga Karakter Motormu Agar Tepat Mengambil Kesimpulan Di Jalan

Bung harus mengenali karakter motormu dengan tepat. Mulai dari karakter mesin hingga karakter berkendaranya. Coba kita ambil contoh GSX-S150. Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Karakternya jinak diputaran bawah sehingga membuatmu tak repot kalau mengendalikannya di RPM rendah.Tapi jangan lantas anggap remeh tenaganya. Kenali dulu, karena ketika diputaran menengah dan atas kalau tak siap, Bung akan dibuat terkejut dengan ledakan tenaganya.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang bisa terlihat jelas. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup besar untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit.

Ukuran kekar ini berlanjut hingga kaki-kaki. Di depan menggunakan suspensi teleskopik besar dengan di belakang mengusung tipe monoshock guna menambah kestabilan berkendara. Velg alloy berukuran 2,15 inchi di depan dan 3,5 inchi di belakang dibalut ban depan 90. Tentunya cukup lebar untuk membuatmu tetap stabil di jalan lurus, namun cukup lincah untuk melakukan manuver.

Nah dengan kiat-kiat macam itu tentunya Bung akan lebih aman dan nyaman mengendari motorsport milikmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Health & Personality

Kesana-kemari Demi Interview Kerja, Tapi Panggilan Wawancara Tak Kunjung Ada, Lantas Harus Bagaimana?

Lamar pekerjaan bukan perkara mudah, dari step mencari sampai ke gerbang interview kerap dilakoni. Namun, tidak adanya balasan telfon dan surat elektronik membuat bung (yang mengalami) mungkin bingung.

Benar memang, untuk memikat perusahaan, seseorang harus bisa meyakini dengan kemampuan dan catatan prestasi selama bekerja di tempat dahulu atau pun magang. Menurut survei LinkedIn yang memiliki anggota 11.000 pekerja dari 19 negara tahun 2016 menemukan bahwa hanya 35 persen yang merasa yakin bisa membicarakan prestasi mereka.

Kebanyakan kandidat pelamar kerja seolah-olah menyuruh perusahaan menilai kinerjanya saat diterima dan lihat hasil kerjanya. Kalau seperti itu sangat sulit bung, lantaran perusahan memiliki target dengan waktu yang sedikit, kalau hanya berkutat dengan pelamar kerja yang kurang menjanjikan otomatis bakal buang-buang waktu yang tidak perlu.

Bermaksud mengurangi beban yang bung sedang emban, ada beberapa saran dari kami yang perlu bung pertimbangkan.

Manfaatkan Teknologi Untuk Mencari Kerja Dengan Download Aplikasi

Zaman semakin canggih dengan keuntungan semua hal dipermudah demi mengehmat tenaga dan waktu, seperti adanya aplikasi melamar kerja. Dengan adanya aplikasi macam ini, bung tak perlu lagi sulit untuk mengirim surat lamaran lewat kantor pos, kan lewat gawai ponsel pintar semua sudah tersedia. Aplikasi melamar kerja seperti jobstreet misalnya tidak mempermudah namun bisa melihat apakah perusahaan impian bung sedang buka lowongan.

Sebelum melangkah ke ranah itu, CV harus diperbaiki dengan menjelaskan pencapaian apa saja yang sudah bung raih selama ini. Tidak hanya membuat CV yang bagus dan kreatif, ada pun fungsi jangan dilupakan seperti letakan informasi penting tentang dirimu dan porftofolio. Agar perusahaan bisa mempertimbangkan bung dapat masuk ke perusahaanya.

Bukan Instagram yang Perlu Diupdate Untuk Mencari Pekerjaan, Tapi Ada Sosial Media Lain

Berbeda dari sosmed yang digunakan bung sehari-hari. LinkedIn lebih kepada sosmed diperuntukkan dunia kerja profesional karena sistem koneksi pertemanan yang dilakukan di LinkedIn merujuk pada pekerjaan dan perusahaan. Bung bisa melakukan komunikasi yang bersifat pekerjaan lewat LinkedIn, bahkan banyak juga kandidat pelamar kerja yang mendapatkan kerja lewat sosial media ini.

Sama seperti sosial media lainnya, LinkedIn juga memiliki profile seperti tentang pekerjaan bung sekarang dan apa keahlian bung. Kalau bung yang baru perdana kerja atau baru re-sign alangkah baik untuk memperbaiki profilnya karena berguna bagi perusahaan kalau tiba-tiba melirik profile anda bung.

Kenapa LinkedIn sangat diperlukan? dilansir dari Blogkarir,  9 dari 10 perekrut menggunakan LinkedIn sebagai media mencari kandidat terbaik bagi persuahaan. 75% dari perekrut men-survey LinkedIn kandidat sebelum memutuskan untuk menerimanya. Jadi itulah alasan mengapa LinkedIn sosial media yang penting.

Buatlah Perusahaan Berkesan Dengan Mencoba Mengetahui Perusahaan Secara Dalam

Sebelum bung menghadiri interview, ada baiknya bung mengetahui tentang seluk-beluk perusahaan. Pewawancara akan terkesan dan menjadi nilai tambah bagi bung. Otomatis, bung telah merengkuh satu poin untuk masuk di perusahaan tersebut. Dengan mengandalkan internet, bung dapat riset semua perusahaan yang ada.

Tips seperti itu sangat berguna untuk mencari kerja bung. Karena persaingan dalam dunia mencari kerja sangat ketat. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan jumlah angkatan kerja Indonesia pada Februari 2017 sebanyak 131 juta orang. Bahkan, jumlah tersebut naik 6 juta dibanding bulan Agustus 2016. Kalau bung tak kunjung bekerja maka kehidupan untuk berkeluarga dengan si nona bisa ketunda.

Jangan Salah Ucap, Berniat Ingin Memikat Malah Terjerat

Sumber : Medium.com

Beberapa jawaban yang bung utarakan ketika interview bisa bersifat blunder lho. Lantaran ada beberapa jawaban yang kurang disenangi perusahaan. Salah satu kalimat yang kerap kali diucapkan pelamar kerja adalah “saya sangat menginginkan pekerjaan ini” , bagi perusahaan kalimat tersebut tidak menunjukan rasa percaya diri dan kompeten. Malahan lebih terlihat rasa putus asa.

“Anda mungkin bermaksud untuk menunjukkan keinginan Anda, namun kenyataannya ini menunjukkan keputusasaan Anda. Putus asa tidak baik dalam konteks apapun,” kata Zachary Painter, penasihat karier dan manajer perekrutan ResumeGenius.com

Coba Gali Kelebihan yang Bung Miliki Dengan Selalu Latihan

Bill Gates pernah mengatakan “Satu-satunya hal yang saya pahami secara mendalam, karena di masa remaja saya memikirkannya, dan setiap tahun dalam hidup saya, adalah perangkat lunak (software). Jadi saya tidak akan pernah melakukan apapun kecuali perangkat lunak,” Ya, setiap orang sudah memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk kelebihan, bung dapat belajar dari Bill Gates dalam menggali potensi dalam diri.

Meskipun bung dapat mempelajari hal yang baru, tapi coba untuk fokus pada keahlian yang sudah bung miliki terlebih dahulu dengan mengasahnya setiap hari. Apapun keahlian yang bung punya, banyak dilatih agar semakin matang. Karena dengan latihan, potensi dalam diri semakin kelihatan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Menikahlah Di Waktu yang Tepat, Bukan Karena Desakan yang Semakin Merapat

Beberapa bulan lagi mau puasa, pasti lebaran juga bakal terbayangkan bukan? Masih ingatkah Bung tahun lalu, ketika momen maaf-maafan menjadi semacam konferensi pers soal pernikahan? Segala macam klarifikasi dan pertanyaan soal berdiri di pelaminan menjadi hal menarik bagi kerabat dan sudara. Tak usah heran, hal itu memang terjadi secara turun-temurun, ada saja desakan yang dialami seseorang ketika umurnya telah semakin matang untuk berumah tangga.

Apalagi laki-laki, mulai dari kerabat sampai sodara pasti mengawali dengan, “Tunggu apa lagi?”, atau “Mau cara yang kayak gimana lagi?”, pertanyaan seperti itu sudah pasti mengawali desakan pernikahan. Tapi untuk menikah jangan sampai terpancing karena desakan. Tetapi pikirkan secara masak-masak? Apakah saat ini, Bung memang sudah ready untuk membangun rumah tangga secara nafkah dan juga batin? Jangan sampai mengeluh rindu bujang ketika buah hati sudah berada di kedua tangan ya Bung!

Jangan Karena Ibu Ingin Gendong Momongan, Bung Langsung Kelabakan Untuk Melangkah Ke Pelaminan

Salah satu desakan untuk menikah yang paling ngena di hati Bung mungkin “kode” orangtua yang ingin memiliki cucu. Lantaran orangtua terlucuti hatinya ketika reuni SMA, atau berkumpul bareng rekan-rekannya yang bercerita betapa lucu cucunya. Alhasil, mereka pun langsung bertanya, “Kapan ingin segera berumah tangga?”. Sampai pada akhirnya Bung kelabakan untuk segera melenggang ke pernikahan. Tapi kalau mental belum siap, Bung jangan menuruti, daripada pernikahan Bung nanti hanya jadi saksi kegagalan karena munculnya obsesi.

Hidup Bakal Tetap Berjalan Meskipun Ujung Pelaminan Belum Kelihatan

Rasanya menatap pelaminan belum ada dibayangan, lantaran masih ada impian yang ingin diwujudkan atau lagi nabung kecil-kecilan karena ingin berusaha meringankan beban orangtua pada saat pernikahan. Tak apa Bung lama menjadi bujang, asalkan memiliki target kapan harus menikah.

Jangan sampai ketagihan menjadi bujang hingga menikah pun tidak masuk agenda dalam kehidupan. Ketika saudara, teman ibumu bahkan rekanmu terus bertanya kapan menikah, tanggapi santai saja. Bilang saja lihat nanti, jadi dia tidak akan bertanya lagi. Kalau masih bertanya, mungkin dia memang membuka jasa wedding organizer atau semacamnya.

Apalagi Mencari Calon Istri Mesti Teliti, Jangan Sampai Salah Menikahi

Sumber : Medium.com

Tidak semua orang cocok untuk menjadi pasangan, bisa saja hanya pantas sebagai teman, tidak lebih. Maka dari itu untuk memilih pasangan memang harus secara teliti dan matang. Kalau kata orangtua zaman dulu, mesti dilihat bibit, bebet, dan bobotnya. Jangan sampai karena tidak tahan mengalami desakan, menjadikan siapa saja yang datang langsung Bung sambar dengan mengajak ke pelaminan.

Bayangkan, Bung bakal terus bersama si nona, sehidup semati sampai maut memisahkan. Otomatis ketika mata terbuka di pagi hari, wajahnya yang bakal Bung lihat pertama kali. Bayangkan kalau sikapnya sangat bertolak belakang, apakah Bung siap menghadapinya di setiap saat?

Bagi Laki-laki Kesiapan itu Harus, Karena Apabila Rumah Tangga Jadi, Bunglah yang Bakal Membawa Arus

Semua harus dipersiapkan jangan hanya modal nekat dan cinta saja. Karena sebagai laki-laki, kematangan finansial dan mental tak bisa diacuhkan untuk menghadapi pernikahan. Jangan hanya terbayang “ena-ena” saja, karena inti pernikahan bukan soal seperti itu. Kesiapan finansial apalagi, menjadi salah satu pangkal kehidupan yang paling penting. Bahkan tanpa uang, hidup zaman sekarang bisa apa, besar atau pun kecil nominalnya intinya tetap saja uang bukan? Kalau mental itu relatif, mungkin Bung yang sudah ditempa dengan segala macam cobaan bisa menjadi lebih dewasa.

Menunda Pernikahan Bukan Berarti Bung Adalah Laki-laki yang Terpinggirkan

Santai saja Bung! Ketika umur ideal pernikahan malah dipakai asyik berkelana sendirian, bukan berarti Bung adalah laki-laki yang terpinggirkan. Pernikahan adalah sesuatu yang sakral, jangan sampai membuat Bung melakukannya hanya karena desakan. Wahai Bung yang membaca tulisan ini, desakan hanyalah suatu sentilan yang tak perlu dimasukkan ke dalam hati. Santai sajalah dalam menyikapi, karena urusan jodoh masih di tangan Tuhan, bukan lewat obrolan rumpi yang selalu dilakukan saudara atau kerabat Bung sekalian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Dating & Relationship

Menengok Tanda, Sejauh Mana Bung Sudah Siap Mempersunting Si Nona

Konon katanya menikah itu adalah pilihan yang sulit, tapi apa iya bung serumit itu? Kami rasa ini bukanlah sesuatu yang harusnya dibuat susah, sebab bung hanya perlu memeriksa kesiapan dan keinginan dari dalam diri saja. Dan pastikan pula jika calonnya sudah ada.

Lebih dari itu, hal lain yang tak kalah perlu adalah perkara kesiapan mental yang bung punya. Karena hidup berumah tangga bukan soal satu atap berdua dengan nona kemudian membangun istana. Tapi ada perkara lain yang juga bung perlu siapkan dananya,  ya ini yang paling utama.

Tapi sebelum bung beranjak ke ranah apakah nona jodoh atau bukan, bung lebih dulu pasti memastikan dalam diri. Apakah ada keyakinan dalam sanubari yang sudah membuat bung ingin melangkah pasti menuju pelaminan? Jika sedari tadi kami hanya mencecoki bung dengan halangan dan pertimbangan, kali ini cobaalah untuk memahami beberapa kemungkinan yang ingin kami sampaikan. Barangkali, bung juga sudah mulai merasakan.

Dewasa Bukan Hanya Perkara Bertambah Tua, Tetapi Soal Sikap dan Perilaku yang Bung Punya

Sikap dan perilaku, merupakan dua hal yang saling berkaitan. Kedua hal ini juga menjadi gambaran, apakah seseorang sudah masuk kategori dewasa atau masih bersifat kekanak-kanakan. Untuk urusan laki-laki, apabila bung sudah memiliki gambaran atau perencanaan masa depan, mulai memperkenalkan nona terhadap keluarga sampai rela menyisihkan waktu mu untuk nona. Berarti bung sudah dewasa dan pantas menjadi suami.

Sikap dan perliku bung memang sudah harus seperti seorang suami, sebab nanti kita akan menjadi kepala keluarga. Jadi, jangan sampai lupa kodratnya.

Bung Merasa Memiliki Peran Lebih Dalam Keluarga Sendiri

Sudah pasti sebagai laki-laki harus memiliki peran di dalam keluarga sendiri. Jangan sampai sikap acuh tak acuh terhadap keluarga menjadi bagian dari diri laki-laki. Jelas saja sikap itu bakal menyulitkan bung, apalagi ketika bung membangun keluarga.

Bisa-bisa bung mengacuhkan mereka. Sudah sepantasnya pula bung harus memiliki sikap peduli terhadap sekitar, apalagi keluarga sendiri. Karena laki-laki menjadi penjaga setiap keluarga di mana pun ia berada, bukan hanya numpang makan dan tidur meskipun bayar tagihan listrik tiap bulannya.

Finansial Harus Terjamin Dengan Spesial, Agar Hidup Tak Ketiban Sial

Salah satu hal yang paling kursial, apalagi kalau bukan finansial. Ini lah yang bakal menjadi pangkal kehidupan bagi setiap orang selama di dunia. Bagi laki-laki, finansial pasti menjadi pertimbangan mereka untuk menikah sekarang atau nanti. Karena secara klise, nona tidak bakal kenyang kalau dikasih makan cinta kan?

Bahkan menurut Tina Tessina, Ph.D, seorang psikoterapis dari California mengatakan bahwa secara biologis laki-laki memiliki timing, terutama untuk pernikahan dan jelas berbeda dengan perempuan. Lucu kalau misalkan bung masih kesulitan melunasi tagihan pribadi, tetapi bermimpi untuk menjadi tumpuan rezeki keluaga nanti. Biasanya laki-laki bakal memikirkan hal itu karena mereka tidak mau menjadi beban bagi orang lain.

Tumbuh Naluri Ke-Ayahan Di Dalam Diri

Sifat keayahan seorang laki-laki dapat tumbuh seiring berjalannya waktu. Tidak harus ketika bung membangun rumah tangga, sebelum berumah tangga bahkan menikah pun, seharusnya ada nilai-nilai sikap seorang bapak yang sudah terpancar di dalam diri seorang laki-laki.

Bung, pasti dapat merasakan ketika bung secara spontan ingin melakukan. Ketika bung sudah terpancar nalu ke-ayahan, otomatis rasa ingin meminang nona sebagai istri bakal hadir. Karena tak kuasa ingin mendapatkan buah hati dari orang yang terkasihi.

Yakin Kalau Nona Adalah Pelengkap Hidup Sampai Udara Tak Mampu Dihirup

Jodoh, memang perkara yang rumit. Tidak ada patokan atau pun tanda secara pasti apakah nona merupakan belahan jiwa. Bung pasti juga bertanya-tanya apakah nona merupakan orang yang ditakdirkan untuk hidup bersama.

Namun, biasanya ada keyakinan dalam diri seseorang di mana bung merasakan, kalau nona adalah orang yang pas untuk jadikan pasangan hidup. Keyakinan biasanya tumbuh setelah bung menjalani hidup bersama pasangan. Apabila bung sudah merasakan beberapa hal itu semua, biasanya bung yakin untuk hidup beristri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top