Health

Santapan Sehat Saat Liburan Dengan Bujet Pas-Pasan

Guna membunuh rutinitas selama satu tahun yang membuat bung lupa piknik. Berlibur menjadi pilihan yang nikmat di akhir tahun seperti ini, demi melepas penat yang  menghambat pikiran beberapa waktu lalu. Kendala liburan di akhir tahun adalah harga yang makin mahal dari akomodasi, penginapan, biaya rekreasi sampai kepada makanan! Untuk yang terakhir ini menjadi ‘modal’ kita untuk berjalan-berjalan karena badan butuh asupan tenaga. Otomatis makanan harus disiapkan dengan benar.

Nah, untuk mengatasi bujet yang minim karena beberapa harga sudah naik. Bung bisa milih beberapa menu makanan yang sehat dengan minim bujet dibanding bung memilih makan di restoran. Biasanya beberapa orang lebih memilih makan di restoran di akhir tahun karena ingin liburannya semakin lengkap.

Akan tetapi dikutip dari Value Penguin, rata-rata orang dalam hal ini yang menjadi responden adalah penduduk Amerika menghabiskan USD 33 atau Rp477 ribu sekali makan. Nah, dari pada buang-buang biaya mendingan simak beberapa makanan sehat dengan bujet minim dikutip dari Money Smart. 

 Protein dan Mineral Tinggi Terkandung Dalam Telur

Makanan sehat yang minim biaya sebenarnya tidaklah sulit. Salah satu opsi dari makanan tersebut adalah telur, makanan ini memiliki protein yang tinggi dan mineral tinggi. Alhasil telur sangat cocok disajikan untuk menu sarapan.

Agar makanan yang bung konsumsi semakin lengkap nilai kesehatan dan gizinya, bisa dikombinasikan dengan sayur. Sebagai penutupnya bisa juga makan buah-buahan. Agar kandungan kesehatan semakin lengkap.

Lauk Favorit Indonesia yang Mendunia Sampai Ke Inggris Sana 

Tentu bung akrab dong dengan lauk bernama Tempe. Makanan yang populer di negara Jepang dan Inggris ini memiliki kelebihan protein yang tidak diragukan lagi. Artikel Time mengatakan tempe dapat menggantikan posisi daging untuk para vegetarian.

Selain itu olahan tempe juga banyak ditemukan, seperti digoreng, tumisan dan rebusan. Sampai-sampai di London terdapat sebuah tempat makan bernama Warung Tempeh yang menjual berbagai makanan sehat yang dimiliki oleh Will Mitchell.

Tahu Bisa Jadi Lauk yang Mengandung Mineral Melimpah di Dalamnya

Kandungan protein dan nutrisi memang lebih banyak terdapat di tempe. Akan tetapi mineral yang terkandung di dalam tahu juga baik bagi tubuh, karena tempe dan tahu mengandung senyawa yakni isoplavone. Senyawa ini adalah salah satu golongan senyawa metabolit sekundar yang banyak terdapat pada tumbuh-tumbuhan.

Kacang Almond Bisa Dimakan dan Diminum Dengan Segudang Kesehatan Di Dalamnya

Berbicara soal kandungan gizi yang terdapat di kacang almond, tak kalah tinggi dari beberapa sumber protein yang lain. Almond pun bisa dikonsumsi langsung, dipanggang atau disangrai. Barang tentu ini merupakan makanan yang berkhasiat. Uniknya, kalau bung tidak suka tuk menyantap langsung, bung bisa mengolahnya menjadi susu almond. Untuk rasa tak usah diragukan, mau dimakan atau diminum sama lezatnya.

Pisang Bermanfaat Tuk Tubuh, Sebab Mampu Membuat Rasa Stres Luluh

Buah satu ini nampaknya menjadi favorit setiap orang. Biasanya ini menjadi makanan yang sangat cocok untuk pencuci mulut. Selain memberikan segudang manfaat untuk tubuh, seperti kesehatan jantung dan menurunkan kadar stres, berat badan dan meningkatkan penglihatan. Pisang dapat bung konsumsi dengan menyantap langsung atau diolah menjadi jus. Sehingga buah ini dapat dikonsumsi kapan saja.

Nah, jadi bung sudah mendapatkan solusinya kan untuk menghemat bujet yang pas-pas’an tuk liburan dengan memilih makanan yang kaya akan kesehatan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Penyakit Jantung Tak Akan Bung Rasakan Kalau Sering Liburan

Sudah berapa kali bung mengambil cuti? apakah tahun ini sudah merasakan liburan yang menyenangkan? kalau belum itu bahaya bagi kesehatan. Menghindar dari rutinitas pekerjaan bermanfaat bagi kehidupan. Bahkan sebuah penelitian mengatakan kalau liburan adalah cara ampuh mencegah penyakit jantung!

Lewat laman Dailymail, para ilmuwan menemukan di mana semakin banyak waktu berlibur yang dimanfaat pekerja dalam setahun, maka semakin kecil pula risiko terjangkit sindrom metabolik. Sindrom metabolik sendiri merupakan sebuatan dari kondisi seperti hipertensi dan kolesterol tinggi. Atau yang lebih dikenal sebagai gejala penyakit jantung, diabetes tipe-2 dan stroke.

Nah, penelitian menyatakan bahwa salah satu cara menurunkan sindrom metabolik dengan plesiran. Bahwasanya setiap liburan atau plesiran yang dilakukan maka sindrom metabolik menurun hingga seperempat dari semula.

Alhasil semakin jauh terkena risiko penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Syracause, New York dipimpin oleh Dr Bryce Hruska, Assiten Profesor di Departemen Kesehatan Masyarakat Universitas Falk

Apa yang kami temukan adalah orang yang lebih sering berlibur di 12 bulan terakhir memiliki risiko lebih rendah untuk sindrom metabolik dan gejala metabolisme,” ungkap Dr Hruska.

Sindrom metabolik lebih lanjut lagi dijelaskan sebagai kumpulan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Apabila seseorang terserang sindrom metabolik, maka akan berisiko lebih tinggi terjangkit penyakit jantung.

Kita benar-benar melihat pengurangan risiko penyakit jantung, dengan semakin banyak orang berlibur. Ternyata gejala metabolik dapat dimodifikasi, itu berarti mereka dapat berubah atau dihilangkan,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Tak Lepas Dari Smartphone Dapat Menimbulkan ‘Tanduk’

Terlalu lama memegang gawai pintar ternyata berimbas pada perubahan struktur di kepala, salah satunya tanduk.

Studi yang dilakukan para ilmuwan yakni David Shahar dan Mark G. L. Sayers menemukan kalau generasi milenial kemungkinan terbesar terserang penyakit ini. ‘Tanduk’ yang tumbuh di pangkal tengkorak dikenal sebagai EEOP (Enlarged External Occipital Protuberance (EEOP) atau tonjolan besar oksipital ekstenal yang dikenal dengan nama Inion.

Inion adalah tonjolan tulang oksipital yang menonjol dan salah satu tulang yang membentuk tengkorak. Berbentuk seperti cawan, atau trapesium dengan ujung melengkung. Tulang ini terletak dibelakang tengkorak yang mempunyai daerah lebih rendah. Usia rentan yang terkena penyakit ini sekitar 18-30 tahun.

Lantas apakah tumbuhnya tanduk ini bahaya? bisa dibilang tidak bung, tumbuhnya tanduk adalah sebuah respon terhadap kehidupan manusia modern. Apalagi menghabiskan banyak waktu menatap ponsel menyebabkan ketegangan pada leher kita.

Hipotesis EEOP dapat dikaitkan dengan postur menyimpang karena penggunaan teknologi genggam yang meluas seperti smartphone dan tablet,”ujar Peneliti.

Peneliti juga mengatakan kepada Washington Post bahwa hal tersebut adalah tanda bahwa kepala dan leher tidak dalam konfigurasi yang tepat dan bisa menimbulkan penyakit ditempat lain.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Tumbuh Rasa Suka dengan Sepupu, Apakah Boleh Menikahinya?

Menikah dengan sepupu jadi pertanyaan besar yang dicari di google di awal bulan Juni lalu. Tren pencarian kata ‘Menikah dengan Sepupu’ dalam 5 tahun terakhir meningkat pada pekan silaturahmi lebaran. Nah, untuk boleh atau tidaknya, jawabannya ‘boleh’.

Akan tetapi, banyak risiko mengintai apabila seseorang menikahi sepupunya sendiri. Faktor kesehatan dan keturunan jadi dua hal yang dipertimbangkan sebelum bertekad penuh ingin menikahi sepupu sendiri.

Tak lama bersua, kemudian bertemu di saat dewasa jadi alasan timbul rasa ketertarikan. Bahkan ditelisik di Google tren, terdapat tiga topik yang berkaitan dengan pencarian tersebut. Pertama adalah soal kesehatan, kedua hukum dan ketiga topik syariah (hukum islam). Selain risiko yang mengintai, kira-kira hal lain apa lagi yang berkaitan dengan keinginan menikahi sepupu? Bagaimana hukum mengatur pernikahan antar-sepupu?

Negara Tak Melarang Perkawinan Antar Sepupu

Secara hukum negara Indonesia tidak melarang perkawinan antar-sepupu bung. Dijelaskan lewat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan, isinya perkawinan sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaanya.

Beda soal kalau di negara berpenduduk sedikit seperti Islandia, penduduk khawatir secara tidak sengaja menikahi kerabat mereka. Dilansir dari situs Worldmeters, populasi penduduk negara ini Per Juni 2019  sekitar 340.395 orang.

Tentu berbanding jauh dengan Indonesia yang dapat mencapai 200 juta jiwa lebih. Untuk menanggulangi ‘ketidaksengajaan’ terdapat aplikasi bernama Islendinga-App yang mampu memeriksa kekerabatan penduduk Islandia asli.

Praktik Pernikahan Sedarah Sudah Dilakukan Sebelum 1950

Pernikahan sedarah ternyata sebuah praktik pernikahan yang sudah dilakukan sejak lama. Dilansir dari Popular Science, ini dilakukan ketika moda transportasi masih terbatas dan masyarakat cenderung tinggal di tanah kelahirannya.

Bahkan praktik pernikahan ini juga dilakukan beberapa tokoh dunia yang terkenal, sebut saja Charles Darwin dan Albert Einstein. Kedua orang yang sangat berpengaruh dalam dunia teknologi dan biologi ini menikahi sepupu pertamanya. Seperti Darwin dengan Emma Wedgwood, Eintsein dengan Elsa Lowenthal.

Persamaan Genetik Bisa Memicu Masalah Besar

Kesehatan dan keturunan jadi masalah besar dalam pernikahan antar-sepupu. Dapat dilihat dari besar kemungkinan persamaan genetik. Dilansir dari Tirto, persamaan genetik manusia dari persatuan sepupu adalah 12,5%, pada persatuan sepupu pertama, 3,13% pada persatuan sepupu kedua, 0,78% pada persatuan sepupu ketiga, 0,20% pada persatuan sepupu keempat, 0,05% pada persatuan sepupu kelima dan 0,01% pada persatuan sepupu keenam.

Sedangkan pada persatuan sepupu ketujuh hubungan genetik yang dimilik sudah tak berati sama sekali. Masih dilansir di laman yang sama, ternyata perbedaan materi genetik akan melindungi seseorang dari penyakit tertentu. Perbedaan susunan gen dapat membantu mencegah penyakit tersebut tak muncul pada keturunan apabila di salah satu pasangan memiliki penyakit tertentu.

Keturunan Dapat Mengalami Cacat Lahir

Keturunan akan jadi korban yang merasakan imbas dari perniakahan sedarah. Seperti yang dialami Ruba dan Saqib yang diceritakan langsung dalam artikel BBC. Hasil pernikahan sedarah membuat harus kehilangan tiga anaknya, bahkan Ruba, sang istri pernah mengalami enam kali keguguran.

Selain itu risiko seperti cacat lahir atau kelainan bawaan, gangguan pendengaran dini, gangguan penglihatan dini, keterbelakangan mental, ketidakmampuan belajar, perkembangan terhambat, kelainan darah bawaan, kematian bayi, epilepsi, dan kondisi parah tertentu yang tidak terdiagnosis.

Ini disebabkan karena ayah dan ibu memiliki DNA serupa, yang berakibat pada 4 sampai 7 persen anak-anak lahir dari pernikahan dengan sepupu pertama bisa memiliki cacat lahir seperti Ruba dan Saqib.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top