Health

Saat Obat Ampuh Tak Bisa Atasi Sakit Kepala, Kenapa Bung Tidak Coba Cara yang Alami Saja?

Sakit kepala sangatlah menyebalkan! menghalangi kita untuk berkonsentrasi sama tidak fokus tentang apa yang terjadi. Apalagi kalau hal ini terjadi saat bung di kantor, itu sangat amat mengganggu membuat pekerjaan terbelenggu. Meskipun sakit kepala hanya sakit yang sepele, tetapi tetap saja harus diobati. Toh bung tidak bisa menahan rasa mencekam di kepala secara terus menerus bukan?

Biasanya kadar stres memicu sakit di kepala. Rasa pusing bahkan bisa memicu mual sampai keringat dingin. Mengonsumsi aspirin menjadi solusi, tetapi kala dikonsumsi berlebihan sangat tidak baik karena mampu memicu kerusakan ginjal. Begitu pula dengan obat sakit kepala OTC yang efektivitasnya dapat hilang dari waktu ke waktu, sehingga menyebabkan sakit kepala itu datang lagi. Alhasil yang terjadi bung akan mengambil lebih banyak obat-obatan. Itu bisa memicu lingkaran setan.

Mungkin bung tertarik unutk mencoba sesuatu yang lebih alami dengan menghindari obat-obatan. Dilansir dari Men’s Health, berikut beberapa obat sakit kepala yang alami.

Minum Air Putih Mampu Menyingkirkan Sakit Kepala Secara Alami

Menurut WHO setengah dari populasi manusia secara umum mengalami sakit kepala selama beberapa titik dalam satu tahun tertentu. Lebih dari 90 persen melaporkan sakit kepala pada suatu saat dalam hidup mereka. Selain menggunakan obat, air putih mampu mengobati sakit kepala.

Pada temuan lain, menurut penelitian dehidrasi adalah penyebab sangat umum sakit kepala. Ketika tubuh bung tidak cukup cairan, volume dara dapat berkurang secara keseluruhan. Tidak hanya menurunkan jumlah darah kaya oksigen yang mengalir ke otak tetapi dapat menyebabkan otak berkontraksi sementara. Intinya jika mampu menjaga tingkat hidrasi tetap normal bisa menangkal kurangnnya aliran darah yang menyebabkan rasa sakit.

Mengurangi Makan Coklat, Karena Dapat Memicu Sakit di Kepala

Masih dilansir dari laman yang sama, makanan ternyata dapat memicu sakit kepala terutama migrain. Makanan mampu merusak respons peradangan karena sistem kekebalan tubuh karena menyebabkan peradangan di otak sampai menyebabkan sakit kepala. Secara umum menurut penelitian makanan yang berhubungan dengan migrain adalah anggur merah, coklat, bir hitam, daging deli dan keju tua.

Untuk membuktikannya bung bisa melakukan diet dengan beberapa makanan ini, dan kemudian mencobanya lagi. Jika sakit kepala tetap muncul padahal bung sudah diet dengan beberapa makanan tersebut berarti bukan itu pemicu rasa sakitnya.

Beristirahat Dapat Mengatasi Rasa Mencekam di Kepala

Peneliti nyeri dari Missouri State University menemukan kalau tikus yang kurang tidur nyenyak menunjukkan perubahan yang menekan rasa sakit kronis. Meskipun penelitian dilakukan pada hewan, temuan ini sejalan dengan penelitian lain yang menunjukan kalau seseorang kurang tidur juga dapat sakit kepala.

Menurut National Institutes of Health (NIH), tidur sangat penting untuk berbagai fungsi otak, termasuk penghilangan racun dan pemeliharaan jalur komunikasi dan sel-sel sarah. Untuk itu jaga pola tidur, karena tidur yang buruk dapat menyebabkan sakit kepala sekaligus meningkatkan resiko darah tinggi.

Makan Buah-buahan Terutama Pisang

Setelah tadi dijelaskan bahwa bung harus diet dengan menghindar dari beberapa jenis makanan. Mengonsumsi buah-buahan dapat menjadi obat alami untuk mengatasi sakit kepala, terutama pisang. Pisang mengandung senyawa potasium dan magnesium yang tinggi, jadi mampu menghilangkan sakit kepala berkepanjangan. Untuk menghilangkan rasa sakit kepala berkepanjangan, coba konsumsi minimal tiga buah pisang setiap hari secara rutin.

Bahkan Mengonsumsi Kopi Tidak Berlebihan Memberikan Khasiat Untuk Mengurangi Rasa Sakit Kepala

Kebanyakan minum kopi memiliki dampak buruk terutama bagi kesehatan. Kafein yang ada di dalam kopi jika dikonsumsi terus menerus dapat menyebabkan peningkatan denyut jantung sehingga jantung sering terasa berdebar-debar, efek kopi itu juga membuat sakit kepala dikarenakan pembuluh darah mengalami penyempitan.

Di sisi lain , secara positif kandungan kafein dapat menenangkan sistem saraf yang tegang karena mengalami sakit kepala. Cukup dengan segelas kopi mampu menenangkan saraf anda.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Ternyata Masih Ada Risiko Komplikasi Akibat Sunat

laki-laki di Indonesia lazim melakukan sunat atau sirkumsisi. Meskipun hal ini tergolong bedah ringan namun pakar menyatakan masih ada risiko komplikasi terjadi akibat sunat meskipun jarang. Dr. Yessi Elidayni Sp. BA, dari RS Pondok Indah – Bintaro Jaya menyatakan tindakan operasi kecil bisa menghasilkan infeksi.

“Infeksi luka operasi setelah sirkumsisi sangat jarang, dengan insidensi kurang dari lima persen, namun apabila itu terjadi maka pemberian antibiotika oral dan mandi teratur dapat mengurangi infeksi tersebut,” ujar dr Yessi, dilansir Suara.com

Bedah ringan seperti sunat bisa berimbas pada perdarahan yang terjadi sela-sela jaitan. Meskipun kategorinya perdarahan ringan. Menurut dr. Yessi iu masih dianggap normal. Perdarahan semacam itu cukup dikeringkan dan dioles salep antibiotika topikal untuk membantu proses penyembuhan dan mencegah infeksi.

Namun demikian, segera konsultasikan dengan dokter apabila setelah sirkumsisi ditemukan perdarahan yang tidak wajar dengan jumlah banyak, mengalir tidak berhenti setelah ditekan dengan kain kassa,” tambahnya.

Masalah lain yang dapat terjadi setelah tindakan sirkumsisi adalah meatal stenosis. Meatal stenosis adalah kondisi penyempitan atau perlekatan pada muara saluran berkemih. Keadaan tersebut dapat terjadi pada 11 persen kasus pasien sirkumsisi.

Pada bayi, hal tersebut berhubungan dengan dermatitis yang disebabkan karena kontak dengan popok sekali pakai (diapers), sedangkan pada anak yang lebih besar hal ini berhubungan dengan balanitis xerotica obliterans (BXO).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Baik

Sebelum Narsistik, Merasa Diri Lebih Hebat Dikenal dengan Megalomania

Seseorang yang merasa lebih hebat atau merasa tidak akan pernah salah termasuk salah satu bentuk gangguan jiwa menurut pakar piskologi Sigmund Freud. Hal ini dikenal dengan kata Megalomania. Pilpres Amerika Serikat tahun 2016, kembalinya kata ‘Megalomania’ ketika media-media Paman Sam mendeskripsikan tentang Donald Trump. Membuat kata ini kembali dipakai sebelum orang merasa lazim menyebut itu narsis.

Netizen Indonesia pun sedang ramai membicarakan Megalomania, setelah viral pertengkaran Rai dan Rian D’Masiv di panggung. Hingga Rai meninggalkan panggung sesudah adu mulut. Lalu ia mengunggah insta stories, bertuliskan ‘fu*k Megalomania’, yang digadang-gadang netizen untuk sang pentolan band.

Sebagai penyakit gangguan jiwa dikatakan kalau Megalomania adalah  salah satu sifat yang dimiliki para diktator kejam dalam sejarah. Adolf Hitler, Benito Mussolini sampai Idi Amin. Tapi ini hanya asumsi belaka karena belum ada penelitian yang membuktikan.

Tetapi kalau ciri-ciri dari megalomania terlihat dari perbuatan dan ucapan. Pertama mereka sedang membesarkan pencapaian, bahkan sering bohong demi diakui hebat. Kedua mereka berupaya melakukan apa saja seperti berbohong demi merasa hebat dari orang lain. Ketiga, orang dengan megalomania juga terkenal egois. Mereka lebih mengedepankan dirinya sendiri daripada orang lain, mirip dengan sifat anak-anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Ada Kalanya Stres Memiliki Manfaat

Melihat seseorang dilanda stres saja memancing rasa empati dari kita sendiri, apalagi kita yang mengalami, kan? Ada-nya tekanan yang menyerang seseorang di bagian mental. Membuat si orang tersebut merasa tertekan, tidak bergairah bahkan cenderung mengakhiri hidupnya.

Kerugian nyata adalah pada fisik. Berat badan menurun, kondisi bawah mata menghitam hingga menimbulkan komplikasi penyakit akibat dampak buruk stres. Penjabaran tersebut semakin mengukuhkan kalau stres adalah hal negatif berbahaya.

Dilansir dari HelloSehat, ternyata stres memiliki manfaat pada tubuh. Terutama stres dengan intensitas ringan dan sedang. Karena seyogya-nya manusia memiliki respon fight-to-flight yakni secara bertarung dihadapkan dua pilihan. Lari atau hadapi. Hal itulah yang membuat orang sedang stres kerap nekat.Sepeti tak punya uang nekat mencuri, atau bunuh diri. Namun di sisi lain ada beberapa manfaat dari stres pada tubuh yang harus bung ketahui.

Ingatan Dapat Lebih Kuat Karena Stres

Universitas Berkeley di Amerika melakukan penelitian dengan tikus sebagai bahan uji coba pada 2013.  Stres pada tikus nyatanya dapat menumbuhkan sel saraf baru pada otak. Lantas apakah efek positif akan terjadi saat itu? tidak bung, tetapi tikus percobaan tersebut mendapatkan hasil ingatan meningkat setelah dua minggu masa uji coba.

Penelitian lain juga menunjukkan, terdapat hubungan antara hormon stres dengan kemampuan mengingat. Jika bung mengalami kondisi stres wajar, misal stres saat persentasi kerjaan. Horom kortisol (stres) membantu tubuh dan pikiran untuk memusatkan ingatan jangka pendek sampai persentasi berakhir. Dan pada kondisi tertentu, stres membantu seseorang lebih berpengalaman mengalami stres lain yang dihadapi.

Mencegah Virus dan Penyakit

Manfaat lain dari stres adalah dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Efek-nya tubuh akan lebih kuat terhadap virus dan bakteri. Tubuh tidak mudah sakit, bahkan bisa dibilang tameng penyakit akan lebih kuat. Kenapa? karena stres merangsang zat kimia interleukin yang membuat tubuh terlindung dari penyakit, peradangan sampai kondisi yang dapat menurunkan kekebalan imun.

Hal ini dibuktikan lewat sebuah studi di Stanford University di tahun 2012. Eksperimen dilaukan lewat tikus uji coba. Hasilnya tikus setelah mengalami masa stres memunculkan efek peningkatan dan menimbulkan kekebalan tubuh yang dikeluarkan oleh kelenjar adrenal. Intinya setelah masa stres (ringan dan sedang) manusia akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih dari biasanya.

Dapat Menyelesaikan Masalah di Masa Depan Lebih Tenang

Keterpurukan seseorang karena mengalami stres didapat karena banyak tekanan. Tapi percayalah tekanan itu dapat membuat bung lebih tangguh di masa depan. Lantaran mengalami situasi buruk yang mengakibatkan stress dan minim solusi, membuat anda melatih cara untuk menghadapi masalah lain yang akan datang.

University of Buffalo membuktikan lewat survei di tahun 2012. Penelitian melibatkan 2.400 orang ini menemukan hasil bahwa orang memiliki pengalaman buruk mengakibatkan stress. Dapat menghadapi masalah lain lebih tenang sekaligus santai dari pada mereka yang belum pernah mengalami stress sekalipun.

Membuat Anak Lebih Pintar

Blomber School of Public Health di tahun 2006 menemukan kalau stres saat kehamilan berpotensi melahirkan anak cerdas. Apabila bung sudah menikah, dan sedang tahap memiliki anak mungkin rasa stres pasangan buat bung cemas. Namun penelitian ini berkata lain. Lantaran peneliti menguji dan mendapatkan hasil bahwa kemampuan motorik anak dikandung saat stress jauh lebih cepat daripada anak dari ibu yang hamilnya rileks dan santai.

Akan tetapi juga tidak menyarankan ibu hamil untuk merasakan stres sebanyak-banyaknya. Namun peneliti mengingatkan saat pasangan hamil mengalami stres, bung jangan cemas dan panik. Karena jadi tanda perkembangan baik bagi sistem motorik bayi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top