Komunitas Oto

Riuhnya Komunitas Dari Aksi Sampai Ajang Silaturahmi

Riuhnya komunitas yang hadir dalam acara Suzuki Bike Meet Jambore Nasional 2018 di Sentul Sirkuit membuat suasana pagi setelah diguyur hujan menjadi hangat. Karena panasnya knalpot dan rasa antusias setiap anggota merebak menjadi satu di arena yang biasa dijadikan pacu untuk berbalap.

Diprediksi ada 3.000 bikers yang hadir bahkan lebih untuk mengikuti acara ini. Terlebih lagi sambutan hangat dari PT. Suzuki Indomobil Sales yang mengajak Hamish Dauh selaku Brand Ambassador dari Suzuki, sekaligus dua pebalap Andrea Iannone dan Alex Rins dari Team Suzuki Ecstar MotoGP 2018 untuk berbaur bersama bikers.

Acara yang dibuka dengan iring-iringan konvoi dipimpim oleh Andrea Iannone dan Alex Rins menjadi sapaan hangat bagi para bikers. Sebanyak 63 klub dan komunitas dan pihak Suzuki ambil bagian dalam acara iring-iringan. Selain itu keriuhan komunitas terpancar dari aksi yang dilakukan.

Dari Rumah Pagi-Pagi Buta Demi Hadir Di Acara

Seluruh komunitas hadir dari berbagai daerah seperti Cikarang, Cengkareng, Tanggerang, Parung bersatu menjadi satu titik menuju Sentul Sirkuit. Acara yang digelar cukup pagi sekitar pukul 10 tersebut ternyata tidak menyurutkan niat dari berbagai komunitas.

Salah satunya Pak Tugimin dari Komunitas GSX Tanggerang Kota yang berangkat sekitar jam 6 pagi. Lebih dari 50 bikers Komunitas GSX berangkat secara rombongan menurut pengakuan Pak Tugimin yang sudah memakai GSX sejak seri pertama keluar.

Bersamaan dengan Suzuki Bike Meet – Jamboree Nasional 2018, SIS juga kembali memperkenalkan produk GSX-R150 Shuttered Key System. Berbasis sama dengan GSX-R150 sebelumnya yang menggunakan Keyless Ignition System, produk ini hanya berbeda di sistem kunci pengaman saja yang menggunakan sistem mekanis, sehingga konsumen yang mengidamkan GSX-R150 kini memiliki lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan. Sambil menemani keberadaan penjualan Suzuki GSX-R150 varian Keyless Ignition System saat ini, SIS terus memenuhi permintaan dan keinginan konsumen Tanah Air yang beragam.

SIS memberikan harga yang lebih terjangkau bagi calon konsumen yang sudah tidak sabar ingin memiliki Suzuki GSX-R150 Shuttered Key System, yaitu dengan harga Rp 28.900.000,- (On The Road DKI Jakarta). Terdapat 3 warna menarik yang dapat dipilih sesuai selera konsumen, antara lain Brilliant White, Stronger Red/Titan Black dan Solid Black/Gloss. Sebagai bonus pembelian, SIS juga melengkapi anak kunci GSX-R150 dengan keyholder Suzuki.

Knalpot Merongrong Mencuri Perhatian Seisi Sentul Sirkuit

Dari setiap komunitas yang baru singgah pasti akan mendapat sambutan oleh komunitas lain. Seperti kalimat “Selamat Datang” atau sapaan non verbal dengan suara klakson yang dibalas lambaian tangan. Hal itu sudah menjadi hal lumrah bagi anak bikers.

Komunitas Satria Parung misalnya, yang ketika datang mereka memberikan kalimat salam lewat knalpot garang khas Satria 2 tak. Yang terus di-geber untuk menimbulkan suara bising yang riuh. Suara dari Knalpot kerap merongrong hingga banyak orang yang terpalingkan perhatiannya.

Sekitar 50 motor melakukan hal yang sama hingga kebisingannya berada di batas maksimal. Karena motor ini 2 Tak, jadinya seisi area Sentul ditutupi asap knalpot yang pekat akibat aksi dari Komunitas Satria Parung.

Ada Pula komunitas Satria F Cengkareng yang berangkat dari markas mereka sebelum adzan Subuh berkumandang. Hal tersebut dilakukan lantaran ia tidak ingin kelewatan acara besar yang mengambil tema ‘Born To Ride, Live To Rock’. Adapun tujuan acara ini adalah mengajak seluruh bikers Suzuki untuk terus semangat dan kompak dalam berbagai kesempatan.

Dikesempatan tersebut, Suzuki juga memboyong motor All New Satria. Suzuki melakukan gebrakan baru untuk warna standar yang selama ini mungkin sudah kita kenal. Kali ini pilihannya mulai dari Brillian White, Stronger Red dan Titan Black. Suzuki menyebut, variasi warna-warna ini lahir dari tren dasar otomotif yang digemari pada masa kini.

“Perubahan warna Suzuki All New Satria F150 didasari keinginan konsumen generasi muda saat ini. Tentunya generasi muda yang dijadikan target produk ini adalah yang gaul, suka tampil di depan publik serta mengutamakan gaya maksimal saat berada di komunitas lingkungannya” ujar Yohan Yahya, selaku Sales & Marketing 2W Dept. Head dari PT. SIS

Polwan Cantik Pun Menjadi Sasaran Ajang Foto Bersama

Bukan hanya persoalan memperat tali silaturahmi saja yang dilakukan. Namanya laki-laki bung, frekuensi melihat perempuan cantik masih tidak dapat terpalingkan. Hingga mata kerap jelalatan mencari pemandangan yang indah untuk mata.

Polwan yang bertugas menjadi satuan keamanan di acara tersebut mendadak di serbu beberapa pengunjung. Mereka minta untuk melakukan foto bersama dengan sang polwan. Tanpa ada rasa acuh atau menghiraukan, Polwan tersebut terbuka dengan senang hati apabila ada yang ingin mengabadikan gambar dengan dirinya.

Keriuhan acara Jambore Nasional 2018 yang dilakukan hari Sabtu 3 Februari lalu berjalan meriah. Semua unsur yang terlibat dalam acara ini dapat lepas berhura-hura terlebih lagi ada pertunjukan musik yang diisi oleh Andy /RIF dan DJ Natahalie yang makin menambah kemeriahan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Kenalkan, Ini Pesaing CBR 250 dan R25 dari Suzuki

Melihat Honda CBR 250RR dan Yamaha R25 di India yang saling bersaing. Nampaknya membuat Suzuki tak ingin absen dalam persaingan motor cc besar ini, akhirnya diluncurkanlah Suzuki Gixxer SF 250 di India dengan harga 170.655 rupee atau sekitar Rp 35 juta. Motor ini menggunakan mesin 249 cc, satu silinder, 4 katup, SOHC dengan mesin injeksi yang menghasilkan tenaga 26,5 ps dan torsi 22,6 Nm.

Dilansir indianautosblog, konon mesin itu dikawinkan dengan transmisi 6 percepatan. Memakai Lampu LED untuk lampu utama dan lampu ekornya. Ada juga instrumen digital serta knalpot berlubang ganda yang kekar. Sedangkan tangki dari Suzuki Gixxer sanggup diisi BBM sebanyak 12 liter.

Dari fitur pengereman, Suzuki Gixxer sudah dikaruniai rem cakram pada kedua roda plus tambahan fitur ABS atau antilock brake system.  Memakai suspensi teleskopik dan monoschock di belakang, dan menggunakan roda berukuran 110/70R-17M/C dan 150/60R-17M/C pada bagian depan dan belakang.

Meningkatkan sisi kemewahan, Suzuki pun menggunakan pelek dual tone, hitam dan perak. Tapi sayang motor ini belum disiapkan untuk mengaspal di tanah air. Padahal kami yakin banyak pecinta roda dua tanah air yang ingin kedatangan Suzuki Gixxer. Namun dalam beberapa kesempatan Suzuki mengatakan ingin fokus dulu ke motor yang pasar bermarket besar.

Motor 250cc, saat ini kita belum masukkan. Nanti ada kok saatnya kita masuk. Sekarang, kita ingin fokus pada market yang besar dahulu agar masuknya motor 250cc lebih enak. Sebab kita pasti selalu menghitung segala sesuatu yang kita produksi atau datangkan,” kata 2W Marketing and Business Development Head Suzuki Indomobil Sales (SIS) Yohan Yahya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Karena Sesungguhnya Hidup itu Harus dibawa Santai Seperti di Pantai

Gelora hidup santai itu sebenarnya sudah dikumandangkan di mana-mana. Kalau bung tak percaya coba saja tengok belahan bumi Eropa seperti Swedia atau bergeser ke Amerika. Negara tersebut telah mempraktikkan slow life  alias pola hidup melambat. Yang merupakan cara dan respons atas rutinitas yang cepat, serba teratur dan penuh kesibukan.  Mereka yang menerapkan slow life rata-rata menjalani hidup secara seimbang dan tidak berlebihan.

Melambat berarti menjalani hidup lebih santai, tidak terpacu meskipun dikatakan sekarang zaman serba cepat. Apakah bung tahu  imbas dari kehidupan serba cepat adalah mengorbankan. Seperti mengorbankan waktu terbuang untuk kerja, mengorbankan kesehatan, tak punya waktu bercengkramah sosial, yang paling parahnya lagi kenikmatan menjalani hidup yang berkurang. Maka dari itu sesungguhnya hidup tak usah terburu-buru seolah dikejar waktu, lebih baik santai apabila tidak terburu-buru.

Terburu-Buru Dalam Pekerjaan Tidak Akan Membuatmu Selesai Baik Tepat Waktu

Pekerjaan yang terburu-terburu dilakukan tidak akan pernah menghasilkan hasil yang memuaskan. Terburu-buru dalam bekerja pasti ada satu dua hal yang terlupa atau terlewati. Ujung-ujungnya atasan atau klien minta revisi, maka dari itu santai lah dalam bekerja. Deadline memang ada dan terus mengejar, tapi dikejar deadline bukan berarti mesti terburu-buru dan tidak santai dalam menyelesaikan. Toh yang bung inginkan adalah selesai dengan hasil baik, kan?

Selalu Ada Kemudahan di Setiap Kesulitan yang Datang

Masalah yang menimpa mungkin berat sehingga membuat bung jadi depresi. Kemudian menjalani sehari-hari dengan kondisi stres, merasa tidak ada solusi. Eitss, santai dulu bung, tidak mungkin hal itu terjadi kepadamu. Setiap masalah yang datang pasti ada solusi. Tetapi solusi tidak datang satu paket dengan cobaan, kan? pasti ada proses di mana seseorang harus mengakses masalah yang datang, ada proses tempa untuk membuat orang tersebut jadi lebih baik. Sesudah itu dalam proses berfikir dan coba menyelesaikan masalah, timbullah solusi.

Menjalani Hidup Terburu-buru Tidak Akan Membuat Hidup Bung Bahagia

Berbicara hidup bahagia itu seperti apa, yang jelas tidak dengan terburu-buru. Menjalani hidup terburu-buru itu tidak membawa kebahagiaan, apalagi kesenangan. Jika bung ingin hidup bahagia dari sekarang coba ubah pola fikir, terutama harus bisa menangani setiap masalah yang ada secara baik dan tidak tergesa-gesa. Maka dari itu coba biasakan diri untuk tidak panik. Karena yang membuat orang kerap terburu-buru adalah rasa panik di dalam diri.

Dibanding Terburu-buru, Santai Meningkatkan Produktivitas Menjalani Hidup

Jika bung berujar kalau hidup tidak ada waktu untuk santai, justru bung termasuk salah seorang yang merasa rugi, karena santai itu memiliki banyak mafaat. Santai adalah hal penting terutama untuk mencapai kinerja optimal dan kesehatan. Selain itu santai dapat meningkatkan produktivitas dalam menjalani hidup. Jika tidak santai, apapun yang bung lakukan terasa berat dan penuh perjuangan. Maka dari itu relaksasi semacam santai menyediakan integrasi pikiran tubuh yang diperlukan untuk kinerja yang optimal.

Orang Santai Paling Cocok Menggunakan Suzuki Suzuki GSX-S150

Suzuki GSX-S150 memang menjadi rujukan yang tepat bagi orang santai. Karena motor ini dikhususkan kepada pengendara yang tampil dengan styling lebih santai dan menyenangkan setiap hari. Nah,Motor bertipe street sport ini memang dirancang dengan  gaya jalanan yang terbuka. Body fairing yang tidak ditampilkan secara full membuat motor yang satu ini nampak elegan nan garang. Bagian bawah mesin disematkan undercowl yang bukan hanya sebagai pemanis desain tapi berfungsi sebagai pelindung mesin. Lalu di bagian tangki diaplikasikan fairing mini shroud yang berfungsi untuk membelah angin.

Suzuki GSX-S150 menggunakan rangka single cradle, membuatnya terlihat kekar. Karena memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi mencapai 1.070 mm. Sementara untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm. Dengan ukuran seperti ini, Suzuki GSX-S150 ini terlihat besar untuk motor kelas 150cc. Tapi tak usah khawatir, sebab tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia. Jadi, Anda tak perlu jinjit saat posisi motor dalam keadaan berhenti.

Mesin yang mumpuni juga membuat GSX-S150 nyaman dikendalikan di tengah kemacetan. arena dapur pacu yang disematkan pada GSX-S150 ini serupa dengan tipe R yang justru mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya (62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm). Tapi sifat asli over bore mulai kelihatan pada putaran menengah dan atas dimulai dari 7000 RPM. Apalagi putaran mesinnya bisa berteriak hingga 13.000 RPM. Tenaga maksimalnya berada di 18,9 dk dengan torsi 14NM.

Bagaimana, mulai bersikap santai dan melirik Suzuki GSX-S150 belom bung?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Makin Gilanya Suzuki GSX RR Di Ajang MotoGP

Alex Rins berhasil jadi runner up dalam gelaran MotoGp Spanyol pekan lalu, pebalap Suzuki Ecstar ini hampir saja mengulang torehan terbaiknya di Texas, Amerika Serikat. Sayang Rins hanya kalah 1,654 detik dari Marc Marquez yang berada di depan. Namun ini juga menjadi catatan baik bagi Rins karena ia memuali balapan dengan posisi start ke-9, hingga berhasil mengunci finis di posisi ke-2.

Merangsek menjadi runner up dari posisi start ke-9 bukanlah sebuah keberuntungan. Tapi sebuah kerja keras dan ketenangan yang membuat rins dapat tampil apik. Belum lagi ia disokong oleh motor bertenaga seperti Suzuki GSX RR. Yang menjadi senjata rahasia Rins dapat bersaing dengan pebalap lainnya. Kami yakin, performa tim Suzuki membaik  juga imbas dari roda duanya.  Lantas bagaimana speksifikasi Suzuki GSX RR versi motoGP? simak di bawah ini ya bung

Suzuki GSX-RR MotoGP 2019 Dibangun Lewat Suara Para Pebalap

Menjadi tunggangan bertenaga, Suzuki GSX-RR MotoGP 2019 ternyata memang dibangun lewat permintaan para penunggang atau pebalapnya lho! demi memudahkan mereka saat beradu kecepatan satu sama lain. Mungkin hal ini lah yang menjadi faktor bagaimana, pebalap Suzuki Ecstar bisa melesat sampai depan. Masukan dan saran diterima dan coba direalisasikan. Hal ini dinyatakan langsung oleh Project Leader Suzuki Ecstar, Shinichi Sahara.

”Telah dibangun atas maskan dari Rins, Mir dan Guintoli. Motor telah dibangun dari berbagai aspek yang akan memungkinkan kami mencapai musim yang positif, dan tentu dengan dukungan tim yang solid,” ujarnya.

Tahun Lalu Suzuki GSX-RR Tidak Berimbang, Sekarang Jadi Motor yang Sulit Di Lawan

Sumber : Tribunnews

Kalau melihat Alex Rins di tahun lalu, rasanya bukan pebalap yang mengigit sampai bisa naik podium.  Ia hanya pebalap kawakan biasa yang masih berusia belia atau Rookie istilahnya. Namun sudah dua seri di Amerika dan Spanyol, ia dapat tampil apik. Bahkan di seri Amerika ia berhasil jadi yang utama. Usut punya usut GSX-RR tahun lalu sangat tidak berimbang sebagai motor balap. Kini peningkatan performa dilakukan agar GSX-RR dapat menjadi raja jalanan.

Setelah melalui akhir musim yang baik tahun lalu kami perlu meningkatkan performa GSX-RR. Tentunya berkat masukan para rider, kami membangunnya setahap demi setahap, dan berimbang dalam semua aspek,” ungkap  Ken Kawauchi, Technical Manager Suzuki Ecstar

Perubahan GSX-RR Membawa Keyakinan Alex Rins

Terima kasih Suzuki karena telah bekerja dengan baik. Sebelum musim balap dimulai saya yakin kalau bisa memenangi balapan. Kami memiliki motor yang kuat. Di Qatar kami sangat dekat, sayangnya di Argentina harus memulai balapan dari belakang,” tutur Alex Rins dikutip Motorsport.

Keyakinan Alex Rins akan tunggangannya nampaknya sudah dirasakan sebelum ia menjadi juara di MotoGP Amerika Sekat. Seperti dikatakan di atas, bahkan ia sempat yakin kala di Qatar dan Argentina dapat berada di podium tertinggi. Sayang, itu semua belum terealisasi. Namun cuap-cuap Rins bukanlah pembangkit motivasi belaka, karena benar ia bisa membuktikan ucapannya.

Perubahan Mencolok Terjadi Pada Bulan Februari

Sumber : Suzuki.id

Awal bulan Februari 2019 mereka meluncurkan GSX-RR 2019 yang akan dipakai pada MotoGp 2019. Perbedaan paling mencolok terlihat dari bagian fairing depan yang telah disematkan fairing internal yang menjorok ke depan. Dengan berubahnya bagian depan, membuat GSX-RR 2019 terlihat makin garang sekaligus aerodinamis. Untuk livery Suzuki tetap mempertahankan warna biru khasnya dengan goresan tulisan Suzuki di bodynya. GSX-RR MotoGp 2019 dibekali mesin berkapasitas 1.000 cc berpendingin cairan, 4 silinder segaris, DOHC 4 katup. Tenaga maksimalnya mencapai 176 kw (240 Ps), dan top speed 340 km/jam lebih. Secara desain saja sudah terlihat bahwa motor ini bukan sembarang, karena ini adalah motor Garang.

Penasaran Dengan GSX-RR MotoGP 2019? Coba Rasakan Sensasinya Lewat  GSX-R150

Sumber : Suzuki.id

Bukan Suzuki namanya kalau tidak bisa memuaskan hasrat para pelanggannya. Menelisik GSX-RR yang diturunkan khusus untuk MotoGp otomatis membuat bung yang pecandu adrenalin ingin menikmati. Salah satu cara menikmati, aura motor balap tersebut bisa lewat GSX-R150!

Dengan harga Rp 29 juta bung mendapatkan tampilan garang khas GSX, sampai fitur canggih seperti keyless ignition system, full digital speedometer, sampai mesin yang responsif yang dibekali untuk GSX-R150 yakni  DOHC 4-Valve 150cc.

Mesin overbore Suzuki Suzuki GSX-R150 ini, mengadopsi DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, motor ini menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Tak cuma mesin gahar dan fitur, tampilannya pun sangat khas motogp dengan desain yang agresif. Tampil dengan model full fairing, GSX-R150 tampilannya memang tampak serupa dengan tunggangan pebalap di arena MotoGP. Lampu depan yang menyudut tajam memberikan kesan yang sangat agresif. Struktur jok pengemudi dan penumpang yang tinggi makin memperkuat kesan ini, karena posisi berkendara jadi menunduk. Apalagi terdapat grafis khas tim Suzuki. Karena itu motor ini cocok untuk Bung penggemar sejati MotoGP.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top