Entertainment

Ribuan Gerai Starbucks Tutup di Philadelphia? Ada Apa Ya?

Rasialisme memang tidak bisa ditolelir di mana pun. Karena hidup itu setara, tidak ada yang membedakan manusia satu dengan yang lainnya. Terkait rasialisme, hal ini membuat 8000 gerai Starbucks di Philadelpia ditutup untuk memberikan pelatihan tolerasi ras terhadap pengunjung yang datang ke kafe.

Sebanyak 175 ribu pekerjanya mengikuti pelatihan. Menurut Starbucks, cara ini dianggap sebagai upaya untuk mendinginkan ketegangan rasialisme di gerai Starbucks di Philadelphia.Terlebih lagi telah muncul berbagai unjuk rasa dan tuntutan boikot produk Starbucks yang dipicu oleh kasus pengusiran dan penangkapan dua laki-laki berkulit hitam oleh aparat polisi Philadelphia.

Hal itu pun terjadi lantaran manajer Starbucks menelpon 911 (sebuah layanan bantuan) dengan alasan ada dua pria berkulit hitam yang tidak memesan menu dan hanya menggunakan toilet. Alhasil dua polisi pun datang dan mengusir kedua pemuda tersebut. Kasus ini menjadi viral berkat video yang diunggah oleh seseorang sehingga mengundang simpati.

Mungkin dalam benak manajer itu, cara tersebut tidak pantas dilakukan untuk seseorang yang tidak memesan, kan Bung? Padahal bisa saja menegur dengan cara yang sopan, sebelum mengambil tindakan berlebihan seperti menelpon 911.

Meskipun tutup, manajemen Starbucks tetap membolehkan para pekerjanya untuk membuka gerai yang berada di bandar udara dan outlet kecil. Penutupan sementara seluruh gerai Starbucks tersebut diumumkan pada 17 April 2018. Guna memantapkan pelayanan dengan memberikan edukasi secara matang.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Yang Harus Kamu Siapkan Sebelum Pergi Nobar Piala Dunia




Menonton gelaran olah raga besar macam Piala Dunia yang dihelat sejak 14 Juni 2018 lalu memang akan lebih seru dinikmati dalam suasana nonton bareng. Pergi bersama kawan-kawan sambil membahas detail tentang permainan. Aksi saling mendukung dan berbagi kesenangan memang terasa lebih maksimal jika dinikmati bersama-sama.

Yup, Indonesia boleh dikata sedang menyaksikan pergesaran sosial dari sepak bola. Dari sekedar olah raga yang dinikmati secara langsung, bergeser menjadi ajang interaksi sosial. Sepak bola digunakan oleh banyak orang Indonesia untuk mengisi waktu senggangnya dan mencari kesenangan lewat interaksi sosial yang berkisar di soal olah raga bola.

Sepak bola menjadi alat tukar sosial untuk diperbincangkan bagi para pecintanya. Munculah kemudian budaya kontemporer “nonton bareng alias nobar”. Karena ajang ini menjadi media paling tepat untuk pertukaran interaksi sosial tadi. Fenomena ini sendiri mulai marak sejak pertelevisian Indonesia mulai menyajikan tayangan liga-liga sepak bola Eropa. Dan mencapai puncaknya ketika ada gelaran macam Piala Dunia saat ini.

Nah, itulah mengapa setiap ada aksi nonton bareng tak lagi terbatas hanya perkara soal siapa menang kalah di lapangan. Tapi banyak hal yang umumnya dipersiapkan agar interaksi dengan kawan dan kerabat menjadi lebih seru.

Mencari Tempat Nyaman Dan Mendukung Suasana Nonton Bareng

Hal ini penting! Karena jangan sampai kita salah memilih tempat menonton. Ketika sedang ajang Piala Dunia macam ini biasanya nyaris setiap restoran atau tempat nongkrong memasang tayangan Piala Dunia. Namun bukan karena ada tayangan lantas kita bisa merasakan atmosfer nobar.

Pilih lah tempat yang memang secara khusus mengadakan nobar. Jadi mereka sudah siap menampung orang lebih banyak, sekaligus juga menampung adrenalin para penonton. Tak ada pengunjung tempat itu yang akan tergagap-gagap ketika kita dengan lantang meneriakan kata GOL!!

Cari Informasi Terbaru Sebelum Hari Pertandingan

Karena ini soal interaksi sosial tentunya kamu tak mau jadi orang yang minim informasi bukan? Sebelum berangkat nobar akan lebih seru jika kamu mencari informasi seputar tim yang akan bertanding.

Siapa perkiraan starting elevennya, bagaimana prediksinya, bagaimana sejarah pertemuan keduanya. Nantinya bahan-bahan ini akan berguna ketika dalam suasana menuju pertandingan. Interaksimu akan terasa menyenangkan jika bisa saling bertukar informasi bukan?

Gunakan Jersey Untuk Memperkuat Identitas

Ini salah satu keseruan dari interaksi sosial tadi. Kesamaan maupun persaingan akan lebih terasa ketika kita menggunakan salah satu jersey dari tim yang sedang bermain. Karena berbeda dengan menonton langsung di stadion yang area antar pendukung dibedakan, ketika nobar umumnya para pendukung akan bercampur baur.

Dengan menyatakan tegas lewat jersey kita mendukung siapa, maka kita juga akan dilatih dewasa ketika memenangkan pertandingan sekaligus legowo ketika kalah. Sebuah energi yang tidak kita dapatkan kalau hanya menggunakan pakaian “bebas”. Kalau tidak ada jersey timnas negara yang bertanding tak ada salahnya juga menggunakan jersey dari liga negara tersebut. Atau menghias wajah dengan nuansa tim yang bertanding

Bangun Energi Sporty Sejak Berangkat

Seperti dijelaskan sebelumnya, nobar bukan hanya soal siapa kalah menang di lapangan. Ini soal budaya kontemporer tempat mengisi waktu senggang mencari kesenangan. Karena itu akan lebih seru jika kita membangun energi itu sejak berangkat dari rumah.

Misalnya boyong kendaraanmu yang punya aura sporty untuk mendukung energi ini. Salah satu yang mengusung tema ini adalah Yamaha Aerox 155VVA R-Version. Scooter MAXI Yamaha yang satu ini menyematkan dua warna baru, Matte Silver yang terinspirasi dari Yamaha YZF-R1M dan Racing Yellow yang terinspirasi dari warna livery legendaris Yamaha di MotoGP. Coba bayangkan kamu pendukung brasil yang lekat dengan warna kuning datang dengan Aerox Racing Yellow!

Dan layaknyaa pemain bola profesional, motor satu ini tak hanya tampilannya yang sporty, karena Yamaha Aerox 155VVA didukung mesin 155cc generasi terbaru dilengkapi Variable Valve Actuation (VVA) yang diklaim membuat tarikan mesin lebih bertenaga. Semua tipe Aerox 155VVA sudah dilengkapi teknologi Blue Core sehingga performa mesin kian maksimal namun tetap irit bahan bakar.

Aerox pun didukung Smart Motor Generator (SMG) yang membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan. Nah, berbeda dengan versi standar, Yamaha Areox R Version ini sudah menganut sistem subtank berwarna emas untuk shock breaker belakangnya.

Ditambah lagi R Version ini dilengkapi cakram depan berbentuk gelombang dengan ukuran 230mm. Kombinasi ini tentunya akan memberikan pengalaman berkendara yang lebih stabil dan maksimal. Masih penasaran sama motor yang satu ini, Yuk tengok detailnya di halaman ini!

Jadi yuk kita nobar, kamu mau ajak siapa?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Agar Hati Nyaman Tak Terusik Meninggalkan Motor Di Kala Mudik




Ingat Bung, mudik naik motor sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah! Masih mau nekat? Sebagian Bung mungkin merasa mampu melakukannya. Apalagi sudah biasa touring jarak jauh.

Tapi mudik itu bukan cuma perkara perjalanan jarak jauh. Ketika itu kondisi jalanan sedang padat-padatnya. Situasi tidak senyaman perjalanan luar kota seperti ketika kita touring bersama kawan-kawan. Risiko tinggi bahkan nyawa taruhannya.

Karena itu baiknya kendaraan roda dua ditinggal dulu selama kita melaksanakan mudik. Namun tentu masalah lain kemudian muncul. Meninggakan motor kesayangan dalam jangka waktu lama bikin hati tak tenang. Perlu siasat agar hati tetap nyaman meninggalkan motor di rumah selama mudik.

Titip Tetangga Kalau Rumahnya Cukup Lega

Langkah ini bisa Bung lakukan apabila punya hubungan yang cukup dekat dengan tetangga. Terutama jika rumah yang hendak dititip cukup luas dan si tetangga tidak melaksanakan mudik lebaran.

Jangan lupa juga untuk menitipkan kuncinya, sekaligus perbolehkan untuk si tetangga menggunakan motor kita. Dengan begini motor akan tetap terpakai selama kita mudik, dan tak khawatir motor tidak dipanaskan. Nantinya sebagai rasa terima kasih jangan lupa bawakan buah tangan dari kampung halaman untuk mereka ya.

Tak Bisa Dititip? Usahakan Masuk Ke dalam Rumah

Skenario ini harus ditempuh seandainya tetangga terdekat juga ikut mudik pulang kampung. Jangan perlakukan motor seperti biasanya ketika kita beraktivitas sehari-hari. Karena selama ini kita hanya memarkirkannya di teras rumah agar mudah keluar masuk.

Mengingat akan ditinggal lama, kali ini motor harus dimasukan ke dalam rumah. Letakan pada posisi yang lebih dalam agar lebih aman. Sedikit merepotkan tak mengapa asal hati tak was-was di kampung halaman.

Pakai Kunci Tambahan Agar Lebih Aman

Metode ini terkesan sederhana namun terbukti masih cukup ampuh. Pasanglah kunci pengaman tambahan di motor. Selain itu berikan juga gembok tambahan untuk pintu dan pagar rumah.

Meski harus mengeluarkan budget lebih besar, namun belilah perangkat gembok dan pengaman yang mumpuni. Beberapa sudah dilengkapi bahan anti potong dan anti cairan perusak gembok.

Tentunya Lebih Nyaman Untuk fitur Motor Yang Canggih

Nah beruntunglah mereka yang punya motor dengan sistem keamanan canggih. Contohnya Yamaha Lexi-S yang sudah dibekali fitur Smart Key System. Ini merupakan sistem kunci tanpa anak kunci alias keyless.

Tentunya fitur macam ini akan membantu kita bebas dari tangan-tangan jahil yang sering menggunakan modus kunci T untuk mengambil motor. Dan kalau pun starter dipaksa diputar, motor tidak akan hidup karena sudah dilengkapi teknologi immobilizer.

Mudik Lebih Nyaman Ketika Tahu Motor Siap Menanti Ketika Kembali

Hati akan lebih nyaman jika tahu bahwa motor akan baik-baik saja ketika kembali. Menyenangkan jika mesin tak rewel ketika akan dinyalakan setelah sekian lama bukan?

Nah tentunya teknologi macam yang disematkan pada Yamaha Lexi akan sangat membantu mesin tetap lancar digunakan setelah sekian lama. Motor ini sudah dilengkapi Smart Motor Generator (SMG) yang memudahkan motor hidup dan membuat suara motor lebih halus saat dinyalakan.

Apalagi Yamaha Lexi menggunakan mesin generasi baru Blue Core 125 cc yang disempurnakan Variable Valve Actuation (VVA) sehingga pengendara akan merasakan sensasi berkendara efisien, bertenaga dan handal dengan tenaga dan torsi maksimum di setiap putaran mesin.

Motor sudah hidup, saatnya menikmati jalanan di waktu liburan tersisa. Berkeliling ke tempat liburan atau mengunjungi kerabat jadi alternatif yang menyenangkan menghabiskan masa berlibur.

Nah, untuk melakukannya tentunya kita butuh motor yang cocok digunakan untuk kegiatan tersebut bukan? Jawabannya ada di Yamaha Lexi yang luas dan nyaman dikendarai jarak jauh. Sebab Yamaha Lexi memiliki big luggage capacity yang mampu menampung barang bawaan lebih banyak. Apalagi, Yamaha Lexi menjamin pengendara tetap terhubung melalui Smartphone karena dilengkapi Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget.

Berbeda dengan MAXI YAMAHA lainnya, Yamaha Lexi merupakan satu-satunya motor MAXI yang memiliki ruang pijakan kaki luas sehingga memberikan kemudahan bagi pengendara untuk menaiki sepeda motor. Spacious Flat Foot Board ini juga memberi kenyamanan posisi berkendara dengan dua posisi kaki khas MAXI YAMAHA.

Berbekal joknya yang bertipe long seat, menjanjikan kenyamanan berkendara baik individu maupun saat berboncengan. Pengendara bisa dengan nyaman membawa kekasih, pasangan, atau sahabat untuk bepergian bersama Yamaha Lexi. Kalau masih penasaran soal motor satu ini kamu bisa lihat detailnya di halaman ini!

Selamat mudik Bung!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Komunitas

Ultimo Hombre; Wadah bagi Casual Gamers untuk Mendapatkan Pentas Selayaknya Profesional Gamers

Bukan amatir, tapi casual gamers mungkin itu hanya eufemisme saja agar terdengar lebih sepadan. Bagi Bung-bung sekalian yang gemar bermain gim, dan akrab dengan ranah kompetitifnya pasti ingin sekali merasakan bermain ditonton ribuan orang. Bukan sekedar khayalan, tapi perusahaan eSports amatir asal Inggris, Ultimo Hombre, bakal menyelenggarakan seri eSports event di seluruh Indonesia.

“Lansekap dunia eSports saat ini lebih berpihak kepada para gamer profesional, namun demikian gamer profesional hanya mewakili kurang dari 1% demografi dunia gaming. Di setiap negara selalu ada gamer kompetitif yang ingin merasakan pengalaman yang sama dengan para gamer profesional, namun tidak selalu mendapatkan kesempatannya,” kata Mark Adams, pendiri Ultimo Hombre.

Mark pun menambahkan, bahwa event-event Ultimo Hombre di negara berdirinya, Inggris, menunjukkan pangsa pasar yang sangat besar, gamers yang berpartisipasi pun mencapai 300 ribu orang. Lantaran mereka yang turut serta pun ingin merasakan apa yang dirasakan pro player dimana mendapatkan pengakuan, setidaknya di komunitas.

Oleh karena itu Ultimo Hombre memimpikan membawa pentas ini ke tingkat dunia, dengan memberikan kesempatan bagi para casual gamers lainya untuk terkoneksi atau sekedar menemukan bakat-bakat terbaru di dunia gaming. Dengan slogan Everyone Can Play, Anyone Can Win’ (Semua bisa bermain, siapa pun bisa menjadi pemenang).

Event ini pun bakal bekerjasama dengan provider asal Indonesia, Axis, yang bakal menggelar event berjatuk “Ultimo Homber Axis Pyramid League” yang berlangsung pada tanggal 10-11 Agustus 2018, di The Hall, Senayan City, Jakarta. Gim yang dipertandingkan diantaranya adalah Defense of the Ancients 2 (DoTA2), Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG), dan Counter-Strike: Global Offensive (CSGO), dengan total nilai hadiah lebih dari Rp 300 juta.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kisah

Mendapat Perlakuan Rasial dan Dijadikan Kambing Hitam, Ozil Memilih Stop Berseragam Jerman

“Dengan berat hati dan penuh pertimbangan setelah banyak kejadian baru-baru ini, saya tak akan lagi bermain bagi Jerman di level internasional selagi saya masih merasa adanya perlakukan rasis dan tak dihormati. Saya dulu terbiasa mengenakan jersey Jerman dengan rasa bangga dan perasaan bersemangat, tapi sekarang tidak lagi,” ungkap Mesut Ozil lewat surat terbuka via Twitter.

Ozil merasa kecewa dengan perlakuan rasis dan tak dihormati yang diterimanya. Padahal, dirinya pun termasuk ke dalam salah satu skuat yang menyumbangkan gelar juara Piala Dunia 2014 saat menumbangkan Argentina. Kini ia kerap disalahkan atas apa yang terjadi pada Timnas yang dulu dibanggakan tersebut. Apalagi setelah Jerman kalah saat berhadapan dengan Korea Selatan lewat skor 0-2, hingga membuat Jerman tak lolos ke fase selanjutnya di Piala Dunia 2018 lalu.

Tak hanya di dalam lapangan, kritikan dan cercaan juga menyerang dirinya diluar lapangan saat kedapatan berfoto bareng Presiden Turki, Recep Erdogan. Sebagai imigran asal Turki, ia pun menyatakan kalau alasannya berfoto adalah karena ia muslim. Kritikan dan cercaan yang diterima tak datang dari fans saja namun juga dari media dan Presiden Federasi Sepakbola Jerman (DFB) yakni Reinhard Grindel. Sampai akhirnya Ozil berkeyakinan bulat, daripada terus disalahkan, dicerca dan menjadi kambing hitam, pensiun adalah jalan terbaik yang diemban bagi karirnya sekarang.

“Keputusan ini sangat sulit dibuat karena saya selalu memberikan segalanya pada rekan-rekan saya, staf pelatih dan orang-orang baik di Jerman. Tapi ketika pejabat-pejabat tinggi di DFB memperlakukan saya seperti yang telah mereka lakukan, menghina darah Turki saya dan secara egois membuat saja menjadi propaganda politik, maka cukup sudah. Ini bukan penyebab mengapa saya main sepakbola dan saya tak akan diam saja dan tak melakukan apapun soal itu. Rasisme harusnya sama sekali tak pernah boleh diterima,” ujar Ozil.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Politik

Tinjauan Sikap Gubernur DKI Jakarta Disorot Tajam Media Asing

18 Agustus nanti, Indonesia akan resmi menjalankan tugas sebagai tuan rumah Asian Games 2018. Segala infrastruktur penunjang sampai pengaturan lalu lintas sudah dilakukan demi kelancaran pesta olahraga terbesar di Asia itu. Namun, dua hal yang terjadi belakangan ini, soal pemasangan bendera kontestan menggunakan bambu dan penutupan Kali Sentiong dengan waring, rupanya juga menjadi perhatian media asing.

South China Morning Post, mengulas tentang persoalan bendera bertiang bambu. Di artikel yang berjudul ‘Asian Games 2018: Jakarta governor orders residents’ flags be re-erected after Asiad gesture initially falls flat’. Media asal negara tirai bambu membahas langkah Anies Baswedan yang memasang kembali bendera tersebut setalah sebelumnya warganet merasa tidak ada keindahan dari bendera bertiang bambu. Namun, sang Gubernur DKI membela warga yang berinisiatif meramaikan Asian Games 2018.

Sedangkan Channel News Asia, membahas soal penutupan Kali Item dengan artikel berjudul ‘Jakarta covers up ‘stinky, toxic’ river near Asian Games village’. Pemasangan waring yang dilakukan Anies dengan alasan bakal mengurangi bau, yang menurut beliau sinaran matahari akan membuat bau makin menyengat atau dikenal dengan istilah evaporasi. Meskipun banyak pula yang skeptis dengan usaha yang dilakukannya.

Dua media Asing tersebut dari nadanya nampaknya tengah menilai Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 dengan membuat berita. Semoga dua hal tersebut tak membuat nama Indonesia tercoreng sebagai tuan rumah olahraga sekaliber benua Asia ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top