Lebih Tahu

Produsen Rokok : Asap Rokok Mulai Dikurangi, IQOS Dipandang Jadi Solusi

Kebijakan perlawanan rokok semakin gencar, hal ini juga terjadi di Indonesia. Salah satu negara yang mayoritas masyarakatnya perokok aktif. Perlawanan dimulai dari menampilkan foto akibat dari perokok aktif. Tampilan menyeramkan untuk dilihat terutama bagi perokok. Tak jarang kami menemukan perokok yang meminta ditukar rokoknya karena tampilan gambar, atau ada yang mensobek bungkus agar tampilan tersebut tidak tampak.

Dibalik gencarnya perlawanan, penutupan pabrik rokok secara  preventif juga tidak mungkin dilakukan. Berapa banyak pengganguran yang hadir nantinya? Selain itu masalah cukai, pendapatan freeport selaku tambang emas termasyhur di tanah air pun kalah dengan ‘cukai rokok’ yang bernilai Rp 139,5 triliun tiap tahun. Lantas bagaimana cara perusahaan rokok terus bertahan dibalik geliatnya gerakan ‘anti-rokok’ di dunia?

Perusahaan Rokok Memerangi Asap Rokok

Seperti yang sudah kami bahas bung, kalau pembatasan rokok membuat perusahaan rokok memutar otak untuk menjalankan bisnis. Salah satunya dilakukan oleh PMI. Eitss, bukan Palang Merah Indonesia lho melainkan Philip Morris International pemegang saham utama PT HM Sampoerna Tbk, di mana produlnya ‘Sampoerna Mild’ jadi rokok favorit di Indonesia.

Demi menjaga roda bisnis PMI memiliki visi membebaskan dunia dari asap rokok, terdengar anomali kan? Andre Calantzopoulos menyatakan perusahaan tembakau sedang mendapat tantangan. Dengan menjawab mengganti rokok dengan produk alternatif yang rendah risiko bagi perokok dewasa. Terutama yang sulit berhenti dan berpegang teguh untuk terus merokok.

Visi : Berada di Jalur Tepat Mencapai Ambisi yang Berani

Laporan keberlanjutan terbaru kami mencerminkan kerja keras dan dedikasi semua karyawan kami secara global dalam mencapai target masa depan bebas asap. Ini menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai ambisi yang berani ini dan berada pada posisi yang tepat untuk mengatasi tantangan masa depan,” ujar Calantzopoulos, diansir dari Antara.

Visi dinyatakan PMI nampaknya cukup jelas. Tidak hanya memikirkan profit namun memikirkan langkah terbaik bagi masyarakat. Alhasil ia pun menciptakan produk alternatif dari rokok yang diberi nama IQOS. Perangkat elektronik yang memanaskan batang tembakau dirancang khusus pada suhu di bawah tingkat pembakaran.

IQOS Diciptakan Untuk Membunuh Kimia Berbahaya Dalam Tembakau

Apa alasan PMI memilih IQOS untuk jawaban geliat pasar tembakau di masa depan? tanpa tendensius, PMI menjawab bahwa rokok tembakau dibakar dengan suhu mencapai 600 derajat Celsius. Akibatnya pada suhu tinggi ini berbagai kimia berbahaya terbentuk.

Namun dengan IQOS, tembakau dipanaskan pada suhu 350 derajat Celsius. Pemanasan tersebut cukup untuk ‘mengeluarkan’ rasa tembakau. Karena tanpa pembakaran, berbagai asap maupun abu yang berbahaya bagi kesehatan tak terbentuk bung. Alhasil risiko yang ditimbulkan IQOS tidak se-berbahaya rokok biasa.

Melakukan Kampanye Lewat Sebuah Situs

Entah bagaimana, ini terjadi bung, sebuah perusahaan rokok mengkampanyekan bebas asap rokok sekaligus mengenalkan IQOS sebagai alternatif. Kampanye tersebut terjadi lewat unsmokeyourworld.com, sebuah situs yang jadi wadah bagi mereka yang ingin berhenti merokok atau membuat orang sekitarnya berhenti merokok. Situs ini bertujuan untuk menarik dan menginspirasi orang untuk memulai perjalanan bebas asap rokok.

Cara terbaik untuk berhenti merokok adalah dengan sepenuhnya berhenti merokok dan mengonsumsi nikotin. Namun, untuk perokok dewasa yang tak memilih cara itu, pilihan terbaik berikutnya adalah beralih ke alternatif yang lebih baik,” tulis David Fraser, Philip Morris International Media Office lewat siaran pers.

Bahkan Langkah dari PMI Sejalan Dengan WHO

Anomali kedua terjadi setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memang menjadikan rokok sebagai musuh masyarakat yang harus ditindaklanjuti dan dilawan. Lantaran menyebabkan banyak kerugian kesehatan bagi perokok dan sekitar

Tapi Calantzopoulos menyatakan langkah yang ditempuh sejalan dengan uapaya WHO, untuk mengurangi prevalensi merokok. Bahkan target yang dipatok lebih ambisius ketimbang target dari WHO. Dengan memasang terget untuk mengurangi kegiatan merokok konsumen dewasa tiga kali lebih cepat dari WHO lho.

Lewat sebuah data, PMI telah memperkirakan kalau kini sudah ada 6,6 juta perokok dewasa yang beralih ke IQOS. Ke depan, perusahaan membidik target lebih banyak lagi dan memprediksi perkok dewasa beralih ke produk bebas asap Pada 2025. Di tahun tersebut diperkirakan sejumlah 55 juta perokok akan berkurang.

Bung yang perokok, apakah mulai beralih ke IQOS sebagai alternatif?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Tahu

Usia Rossi di Yamaha Tak Lama Lagi

Nama Valentino Rossi di dunia balap sudah tidak diragukan. Pebalap kelahiran Italia ini dikenal sangat mahir ketika berada di tikungan. Tak heran, kalau orang sepertinya pernah jadi juara dunia balap motor sebanyak empat kali! Seiring usia berlanjut,  Rossi tak dianggap lagi sebagai senjata Yamaha dalam meraih kemenangan di MotoGP. Menurut kabar, ia tidak akan lama lagi berada di sana.

Performa Rossi tidak konsisten, jadi salah satu faktor kenapa ia akan dikeluarkan dari Yamaha. Belum lagi melihat penampilannya menjelang libur paruh musim kemarin. Semua orang bisa menyaksikan secara jelas kalau Rossi telihat kedodoran. Di seri terakhir MotoGP kemarin tepatnya di seri MotoGP Jerman, tak ada kemajuan yang diperlihatkan.

Lin Jarvis, Direktur Motor Sport Yamaha mengungkapkan keberedaan Rossi. Seolah apa yang diutarakannya  adalah sinyal atau kode bahwa sang legenda tak lama lagi berpisah dengan Yamaha. Meskipun terjalinnya hubungan antara Rossi dengan Yamaha berlangsung sejak 2004.

Pengganti Valentino Rossi sudah ada. Kami tidak akan mempertahankan Valentino Rossi untuk selanjutnya,” kata Lin Jarvis yang dikutip dari Marca.com.

Rossi pernah satu kali berlabuh ke tim lain, Ducati di musim MotoGP 2011-2012. Performa Rossi saat berseragam Ducati sangat buruk, bahkan tidak bersinar. Akhirnya di tahun 2013 memutuskan kembali bersama Yamaha. Kini persaingan berjalan ketat banyak nama muda ingin melampaui sang legenda. Kembali ke Yamaha tak membuat energi gahar-nya kembali sedia kala.

Persaingan dengan pembalap muda. Tapi, bukan berarti Rossi sudah tidak penting untuk kami. Rossi sudah memberikan banyak juara. Bisa saja Rossi akan jadi brand ambasador,” jelas Lin.

Maverick Vinales dan Fabio Quartararo adalah dua pebalap muda andalan Yamaha. Maverick lelbih baik dibanding Rossi di dua seri terakhir. Sedangkan Quartararo tampil mengejutkan di beberapa seri sebelum dan menyikat pole position di babak kualifikasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Keunggulan Honda ADV 150 Ekstrak dari Pendahulu X-ADV

Honda ADV 150 menarik perhatian saat dirilis di GIIAS, pecinta roda dua membicarakan kehadiran motor dari perusahaan berlambang ‘H’ ini. Setelah ditelusuri, banyak keunggulan yang dimiliki ADV 150. Sebelum membahas keunggulan, motor satu ini ternyata merupakan turunan dari versi gahar-nya Honda X-ADV 750. Terbukti dari segi desain. Sosoknya jangkung, visor tinggi, jok berudak memperlihatkan kesamaan dengan pendahulunya.

Lantas apa yang membuat ADV 150 tidak tersirat huruf X ? karena kode ‘X’ adalah kode sebagai motor off-road. Mutsuo Usui, Direktur Pemasaran Astra Honda Motor menjelaskan karena motor ADV 150 memang bukan untuk off-road, tapi bisa dipakai di medan jalan yang berat. Nah, kira-kira apalagi keunggulan dari ADV 150? simak di bawah ini ya bung.

Suspensi Membantu Melintasi Jalan Berbagai Kondisi

Suspensi dari ADV 150 memiliki jarak terendah dari tanah. Yakni sekitar 165 mm, membuat ADV 150 mudah untuk melintasi jalanan di berbagai kondisi. Suspensi depan teleskopik long travel dipadukan suspensi belakang kembar dengan tambahan sub tank besutan Show!

Semakin gagah karena jarak suspensi belakang sekitar 40 cm. Bagi pengereman ADV didiukung cakram dengan gelombang doameter 240 mm pada roda depan dan 220 mm pada roda belakang. Khusus tipe ABS-ISS sudah bekali ABS satu channel di bagian depan.

Ban Depan dan Belakang Berbeda Agar Mendapat Traksi Lebih Baik

Honda ADV 150 terbilang berbeda dari kelasan 150 cc lainnya. Karena menggunakan ban tipe semi dual purpose. Ban depan memiliki ukuran 110/80 lingkar 14 inci. Sementara bagian belakang 130/70 lingkar 13 inci. Honda R & D Southeast Asia sekaligus pemimpin proyek ADV 150, Kazuya Minowa menyatakan pemilihan ban belakang supaya ban belakang mendapat traksi lebih baik saat dipakai di kondisi jalan kurang baik.

Memiliki Pencahayaan LED

Untuk penerangan Honda ADV 150 sudah memakai teknologi full LED baik di lampu depan belakang sampai sein. Lampu sein ini mirip dengan CBR 150. Membuat tampilan ADV semakin menarik, daya tarik lain yaitu lampu depan juga dilengkapi lampu DRL atau Daytime Running Light.

Terdapat Pelindung Angin Membuat Berkendara Terhalang Terpaan Angin

Terdapat Windscreen pada Honda ADV 150. Berfungsi untuk melindungi pengendara dari terpaan angin. Pelindung angin ini dapat diatur dua tingat sesuai dengan kenginan pengendara. Namun pola pengoperasiannya masih manual, tidak seperti saudaranya Honda Forza yang sudah elektrikal. Pelopor Adjustable Windscreen ini pertama kali muncul di kelasnya skutik lewat Honda ADV 150.

Mengusung Panelmeter Digital

Teknologi canggih dari Honda ADV 150 lainnya terdapat pada sistem digital panelmeter. Layar instrumen dengan negative display ini dapat menampilkan berbagai informasi yang sangat membantu pengendara. Tidak bahan bakar saja, melainkan indikator aki, indikator suhu luar, konsumsi bahan bakar rata-rata dan instan, indikator penggantian oli mesin, jam tanggal, Trip A dan Trip B.
ADV 150 dibanderol mulai  Rp 33,5 juta sampai Rp 36,5 juta. Motor ini memang sudah dikembangkan sejak 2 tahun lalu atau pararel dengan usia PCX lokal saat ini. Jadi bisa dikatakan kalau motor ini tidak dikembangkan secara mendadak. PT. AHM sendiri menargetkan terjual 100.000 unit setiap tahunnya.
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Lebih Keren

Honda ADV 150, Menciptakan Pasar Baru di Kelas cc 150

Nmax disebut-sebut memiliki pesaing bernama Honda ADV 150. Motor tersebut baru saja meluncur di GIIAS 2019 yang berlangsung dari tanggal 18-28 July 2019. Alasan dikatakan jadi pesaing karena memiliki desain serupa. Menonjolkan sporty diselimuti aura maskulin, hingga mirip dengan skuter bongsor dari Yamaha, Nmax.

Tetapi Toshiyuki Inuma selaku Presiden Direktur PT Astra Honda Motor (AHM) membantah anggapan itu. Diciptakannya Honda ADV 150 bukan untuk menantang jenis motor apa pun. Namun, ingin menciptakan pasar baru terutama pada kelas cc 150 di tanah air.

Sesuai rencana kami, kehadiran ADV 150 adalah untuk membuka pasar baru (pada segmen skutik penjelajah 150 cc),” jawab Inuma dilansir Detik, di ICE, BSD, Tangerang.

Secara harga memang terdapat jenjang cukup berbeda. Alhasil tidak begitu tepat kalau dikatakan jadi pesaing Yamaha Nmax. Pasalnya di situs Yamaha tertulis, Nmax dibanderol dengan harga Rp 27,540 sampai Rp 31,150 sedangkan ADV 150 dimulai dari Rp 33,5 juta sampai Rp 36,5 juta. Selisih RP 5 juta jadi bukti kalau kedua motor ini tidak begitu bersaing.

Bahkan ditambahkan Direktur Pemasaran AHM Thomas Wijaya, Honda ADV 150 dikembangkan sejak 2 tahun lalu atau paraprel dengan usia PCX lokal saat ini. Bisa disimpulkan kalau motor ini tidak dikembangkan secara mendadak. PT.AHM sendiri menargetkan terjual 100.000 unit setiap tahunnya.

“Kami juga melihat perkembangan pasar tidak hanya elegan-luxury tapi juga ada pasar-pasar yang pengin sporty, macho, dan futuristik,” kata Thomas.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top