Health

Pria Di Inggris Tuli Karena Tersumbat Kotoran, Kok Bisa?

Jangan pernah menyepelekan kotoran di telinga karena bisa menyebabkan tuli. Hal ini terjadi di Inggris, saat Dr. Neel Raithatha menemukan pasiennya yang mengalami tuli secara mendadakan karena ada penumpukan kotoran di telinga. Bahkan pasien yang tidak mau disebutkan namanya tersebut kaget ketika Neel menceritakan bahwa kotoran sudah bercampur rambut halus dan menempel ke dinding telinga.

Kotoran telinga yang sudah tertumpuk tersebut menyumbat saluran pendengaran sehingga dapat membuat seseorang menjadi tuli. Untuk membersihkan telingan disarankan oleh Neel untuk ditemani seorang dokter agar pembersihan telinga sangat maksimal.  Dengan kondisi pasien seperti itu, Neel harus menggunakan pengait untuk memisahkan kotoran telinga dari dinding saluran telinga tersebut.

Sekilas hal ini mungkin terkesan remeh, tapi perlu untuk kita jaga.

Hindari Membersihkan Telinga Terlalu Dalam Karena Pendengaran Dapat Terancam

Ketika bung ingin membersihkan telinga dengan cotton bud, jangan dipakai untuk membersihkan bagian dalam. Karena cotton bud sendiri tidak di desain untuk membersihkan telinga bagian dalam tetapi bagian daun telinga saja. Karena untuk membersihkan telinga bagian dalam disarankan untuk memakai obat tetes telingan yang dapat ditemukan di apotik. Obat tersebut akan melunakan gumpalan kotoran telingan sehingga mudah untuk dibersihkan. Perlu diingat pula, bahwa membersihkan telinga bagian dalam dapat dilakukan jika anda tidak mengalami gangguan atau infeksi.

Membersihkan Telinga Dengan Cotton Bud Tidak Direkomendasikan

Bagi bung yang kerap membersihkan telinga bagian dalam dengan menggunakan Cotton Bud lebih baik mulai berhenti, lantaran Cotton Bud bisa membuat hal naas kepada anda. Pemakaian Cotton Bud untuk membersihkan telinga bagian dalam dapat mendorong kotoran, bukan mengeluarkan.

Karena seperti sudah dijelaskan di atas bung, bahwa Cotton Bud tidak di desain untuk membersihkan telinga bagian dalam. Selain itu, dampak terburuk dari terlalu sering menggunakan Cotton Bud dapat menggores dinding bagian telinga dan bisa melubangi bagian telinga tersebut.

Jenis Kotoran Telinga Dapat Dibagi Faktor Genetik Atau Keturunan Lho

Sumber : bainbridgeoptometrists.co.uk

Untuk kotoran telinga sendiri dapat dibagi menjadi dua tipe, yakni basah dan kering. Hal yang menentukan kotoran telinga basah dan kering bukan kondisi, melainkan faktor genetika. Mereka yang berasal dari keturunan Kaukasia atau Afrika memiliki tipe kotoran telinga basah. Sementara, Asia Timur memiliki tipe kotoran telinga kering dan berserpih di dalam telinganya. Sedangkan dua jenis kotoran telinga basah dan kering terdapat pada kalangan etnis Kepulauan Pasifik, Asia Tengah, Asia Kecil, dan Suku Asli Amerika.

Kenali Gejala Atau Tanda-Tanda Ketika Telinga Anda Tertutup

Ada tanda-tanda sebelum gejala tuli dadakan tersebut menyerang anda bung. Seperti ada suara di sekeliling terdengar kecil, terasa sakit di bagian telinga sebelum bung akan mengalami tuli sebagian pada nantinya. Tanda-tanda lain yang mengindikasikan keadaan yang memberukuk adalah kehilangan pedengaran secara total, rasa sakit pada telinga dan dan mengalami demam. Ketika hal tersebut terjadi alangkah baiknya bung menghubungi dokter.

Cara Menangani Telinga Tersumbat

Sumber : npr.org

Untuk gejala yang masih dalam tahap ringan ketika telinga tersumbat dapat ditangani sendiri. Bung hanya butuh minyak bayi, glycerin atau minyak mineral untuk melunakka kotoran telinga. Cara lainya dengan melakukan yang disebut irrigation. Namun, bung harus memastikan bahwa gendang telinga tidaj pecah. Kalau bung merasa ragu atau sudah memasuki tahap yang lebih serius, alangkah baiknya bung mengunjungi dokter THT demi kepastian dan kesehatan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Paketan Motor Sport yang Dicintai Dari Suzuki Memadukan Kecepatan Dan Melesatnya Penjualan

Pangsa penjualan otomotif khususnya di roda dua sebenarnya kurang tercapai dari segi target dalam skala nasional di tahun 2017. AISI selaku Asosiasi Industri Sepedamotor pun membenarkan hal tersebut. Penjualan di tahun lalu diharapkan mampu menyentuh angka 5,9 juta unit secara nasional tidak terealisasikan lantaran hanya menyentuh di angka 5.886.103 unit. Jumlah tersebut merupakan penurunan 0,76 persen. Di tahun 2016 penjualan roda dua berhasil mencapai 5.931.285.

Lantas bagaimana para perusahaan motor asal Indonesia menyikapinya bung? dari sekian perusahaan motor yang hadir di Indonesia, ternyata Suzuki merupakan pemain yang berhasil dengan mencatatkan penjualan tertinggi sebesar 27 persen. Dan menurut Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS, tahun lalu merupakan momen kebangkitan dari Suzuki.

“Tahun 2017, merupakan tahun kebangkitan bagi kami. Hal ini tidak terlepas dari kepercayaan konsumen setia Suzuki atas produk baru Suzuki. Di tahun 2018, kami akan menjawab ekspektasi konsumen dengan menghadirkan beberapa pilihan produk baru, program penjualan, pelayanan aftersales, serta event-event menarik lainnya,” ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. SIS.

Usut punya usut keberhasilan Suzuki untuk bangkit terletak pada kecanggihan dan kehandalan pada mekaniknya. Khususnya dalam mengeluarkan produk Suzuki GSX-R150 dan Suzuki GSX-S150. Khususnya GSX-R150 yang memberikan kontribusi tertinggi terhadap penjualan Suzuki sebanyak 40% bung dengan jumlah 28.982 unit.

Sebagai pemain lama yang pernah mengecap kesuksesan di era 90-an, tentu saja perusahaan asal Jepang ini ingin kembali berada di era tersebut. Apalagi Suzuki merupakan pemain yang diperhitungkan di kelas motor sport. Contohnya saja seperti RGR yang menjadi “jagoan” di pasar motor berbaju dengan mengedepankan teknologi diantara kompetitor.

Berkat cerita dan sejarah yang pernah tertuang di tahun 90-an. Suzuki coba membangkitkan lagi ke era keemasannya. Untuk meramu dan menggarap kelas motor sport Suzuki pun melakukan percobaan secara serius dan matang. Mengingat motor RGR diminati lantaran teknologinya maju, dua motor sport GSX-R150 dan GSX-S150 pun dibekali fitur tercanggih dan terkini.

Mata mungkin bakal tertuju ke penampilannya yang sporty, tapi kalau lebih jeli lagi mata bung bakal disambut LCD Speedometer full digital. Di kelas Suzuki GSX-R150 fitur tanpa kunci atau Key-less Ignition System menjadi teknologi menarik. Lantaran bung sebagai pengendara tak perlu lagi memutar anak kunci di rumahnya. Dengan menekan tombol starter makan mesin akan hidup dengan mengantungi sensor. Fitur ini menjadi terdepan di kelasnya.

Dari dapur pacunya saja sudah dibekali mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal. Sehingga duo GSX bisa meluapkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Salah satu yang digadang dapat diminati dari GSX pemilihan mesin berjenis over stroke atau Square. Dapur pacu GSX-R150 mengadopsi tipe ukuran over bore alias diameter pistonnya 62,0 mm) lebih lebar bahkan berselisih jauh dibanding langkahnya (48,8 mm). Over stroke hampir sama dengan mesin bore yang lebih kalem pada putaran bawah. Dengan menjadikan GSX-R150 ramah di tengah kemacetan tanpa kerepotan mengatasi tenaga dan torsi berlebihan pada putaran bawah.

Berbicara soal kecepatan yang selalu jadi pemantik bung untuk memacu adrenalin, motor ini bisa melesat hingga 13.000 RPM dengan tenaga maksimal berada di 18,9 dk dengan torsi 14 NM. Sebagai catatan sifat asli over bore mulai terlihat pada putaran menengah dan atas dimulai di angka 7000 RPM.

Kecepatan yang tak main-main, begitupula dengan tampilan. Perkembangan warna dan tren yang dicintai warga tanah air membuat Suzuki GSX-R150 memberikan beberapa varian warna seperti Metalic Triton Blue, Titan Black, Solid Black/Gloss, Brilliant White dan Stronger Red. Sedangkan GSX-S15 hadir dalam 4 pilihan warna yaitu Metalic Triton Blue, Metalic Ice Silver, Solid Black/Gloss dan Stronger Red/Titan Black.

GSX-R150 dan GSX-S150 timbul menjadi primadona dan idola baru di kalangan otomotif. Tentu saja pihak Suzuki ingin tren ini tersebut belanjut di tahun ini. Hal ini pun disampakan Yohan yang mengharapkan penjualan dapat tumbuh melewati 100.000 unit.

“Meskipun pasar tidak bergerak naik, kami mengharapkan tetap mendapat bagian yang lebih. Yang kami kejar kenaikan tahun ini dari tahun lalu itu kurang lebih, mungkin 40 persen atau syukur bisa 50 persen,” pungkas Yohan.

Kecanggihan, kecepatan dan tampilan diramu secara menarik. Persuahaan yang telah berdiri sejak tahun 1909 ini nampaknya memiliki blue print yang mana dikeluarkan sebagai senjata ampuh guna menghempas kompetitornya. GSX Series menjadi bukti kalau Suzuki masih bertaji, jadi tak salah kalau GSX Series menjadi paketan motor sport yang dicintai.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

Yomamen.com adalah majalah online khusus pria Indonesia. Lahir dari keinginan untuk menyediakan tulisan khas laki-laki Indonesia. Membahas sekaligus mengkritisi urusan maskulinitas dan gaya hidup pria modern.

Facebook

Copyright © 2017 Yomamen.com

To Top